PUTRI PETARUNG

PUTRI PETARUNG
Chapter : ...


__ADS_3

Selamat membaca...


Lembaran baru~


Mereka belima berjalan kearah sebuah bangunan megah dengan ramai pengunjung, hong nampak bersemangat dan berjalan begitu cepat. "di pelelangan itu pasti terdapat barang - barang yang kita butuh kan." ujar long dengan ekspresi sedikit datar, namun tak terlalu datar. bong mengangguk setuju, kalau dipikir pikir dia sudah lama tidak datang ke acara pelelangan lagi..


Kristal hanya menuruti kemauan dari ketiga kakak nya itu. jujur saja, kristal tidak pernah menyukai acara pelelangan sejak dulu dia hidup di abad 21, itu terlalu membosan kan dan bahkan mereka menjual barang yang tak terlalu bagus. dasar orang - orang saja yang bodoh ingin membeli barang tak berguna seperti itu..


Mereka sampai didepan tempat pelelangan, namun disaat ingin masuk ada seorang bangsawan pria menghentikan kelima nya. kristal mengangkat alis dengan ekspresi heran, kenapa banyak sekali tikus - tikus got yang merusak mood nya? apa kah dia tak berhak bahagia? setidak nya satu hari saja....


Boji ketakutan dan bersembunyi di belakang kristal, "siapa kau? apakah kau memikili kepentingan?" tanya bong ketus pada pria udis didepan nya. sungguh, pria itu sangat sombong dan bahkan dia tak sudi memandang kearah lima bersaudara. namun tak lama mata nya terarah pada kristal yang sedang berdiri dengan wajah malas


"Cantik juga wanita ini,.." batin nya menyipit kan mata terhadap kristal, long dan kedua adik nya menyadari pandangan dari pria itu,, dengan segera mereka membelakangi kristal sehingga tak terlihat lagi karena tertutup oleh tubuh mereka. apa apaan itu? mereka sangat posesif terhadap kristal, sehingga ada seorang pria yang melihat saja tidak diperbolehkan kan oleh mereka


"Katakan apa yang kau ingin kan?" terus terang bong pada pria itu, "cih, kalian ingin memasuki tempat pelelangan ini bukan? bisa saja, tapi dengan satu syarat." ujar pria itu tertawa sinis sambil memain kan kipas nya. "syarat? apakah tempat pelelangan ini adalah punya nenek moyang mu? sehingga kami masuk pun butuh syarat mu."ketus hong tidak suka, bagaimana ada laki laki konyol didepan nya itu


"Tempat ini memang bukan milik ku, tapi aku adalah seorang tamu VIP disini! aku bisa saja menyuruh pelayan untuk mengusir tamu biasa seperti kalian!" ujar nya yang kali ini sudah tidak ramah lagi. long dan yang lain nya hanya bisa tercengang mendengar ucapan dari orang didepan mereka, bagaimana ada orang senorak dan narsis seperti dia? apakah dia tidak tau jika kristal dan para saudara nya tidak akan peduli akan hal itu..


"Menunduk lah! kau tidak tau masih banyak orang diatas mu! jangan terlalu sombong dan tenggelam dalam kebodohan!"ujar pelan bong sudah malas terhadap pria Ini, sebenar nya pria ini kenapa? mengapa mencari masalah pada orang yang tidak ia kenal

__ADS_1


"Kau pikir kami tak mampu untuk membeli kartu VIP? dasar dungu tidak tahu malu!" maki hong kesal. mereka pergi meninggal kan pria itu, namun sang pria kembali memanggil mereka.


"Jangan pergi dulu, apakah kalian takut sehingga pergi begitu terburu - buru?"ujar nya tersenyum jijik kearah kelima saudara itu. secara paksa kristal dan saudara nya menghentikan langkah mereka dan berbalik badan ke arah pria dungu pencari masalah tadi


"Apa lagi sekarang?" tanya kristal yang kali ini angkat suara, dia begitu malas menghadapi manusia di depan nya itu."bagaimana kita bertaruh, siapa yang bisa mendapat kan barang lelang termahal,, dia akan menang." ujar pria itu mengibas - ngibas kan tangan nya, "untuk apa kami bertaruh pada mu? memang nya kau pikir kami tak memiliki urusan lain apa?" ketus bong sudah semakin tak tahan, andai saja dia berada di sebuah area yang bebas akan kekuatan,, dia pasti akan menghajar pria didepan nya itu. namun sayang nya di sebuah tempat bangunan, khusus nya tempat pelelangan muo tak di perboleh kan menggunakan sihir atau semacam nya


"Kenapa? kau takut ya?" tanya pria itu memandang nakal kearah kristal, "sudah cukup, kau pikir kami menolak itu tanda nya kami takut pada mu? kami tak memiliki kepentingan terhadap mu! seterah kau ingin mengatakan bahwa kami seorang pecundang, tapi kami tak bodoh sehingga jatuh kedalam jebakan mu!"sambar long naik fitam karena melihat sang adik dipandang rendah oleh pria didepan nya itu, mereka berlalu pergi tanpa mau mengubris sang pria tadi


"Sialan! berani sekali mereka, lihat saja aku akan menunjukan siapa diri ku yang sebenar nya."ujar nya dan kemudian juga turut masuk kedalam banguan yang sudah lumayan dipenuhi pengunjung. kristal dan saudara nya masuk lalu pergi ke meja resepsionis untuk mengambil kartu VIP agar bisa mengambil bangunan atas tanpa harus berdempet dempetan. dengan membeli 5 lembar kartu VIP, mereka harus merogoh kocek seharga 5 tael emas yang setara dengan 1000 kepingan emas


Mereka naik dan duduk bersama mengarah langsung pada altar acara, pelelangan segera di mulai dan tak lama datang pria tadi duduk tak jauh dari kristal dan saudara nya duduki. terdengar suara dari wanita yang sedang menyambut pembukaan acara pelelangan di altar acara, "para hadirin yang terhormat, kali ini kita berada di acara pelelangan spektakuler di daratan muo. diharap kan semua sudah berada di tempat dan mematuhi semua peraturan yang sudah ditentukan, jangan menggunakan sihir atau pun kekuatan lain nya! jangan melakukan kekerasan, atau tidak kalian bisa di tendang secara tidak hormat dari sini!"ujar wanita cantik itu mengingat kan kembali ketentuan dari pelelangan tersebut


Semua nya di awali dengan sebuah batu permata besar dengan tingkat sihir 50 persen. kristal mau pun ketiga kakak nya sama sekali tak tertarik dengan permata tersebur. "dibuka dengan harga 100 keping emas." teriak wanita cantik tadi mulai membuka harga untuk bongkahan permata hitam, pengunjung lain nya nampak tertarik dan mulai memasang masing masing harga, mereka sampai beradu mulud karena tak ingin saling merasa tersaingi


Boji melirik sebuah busur kecil bewarna hitam perpaduan merah yang sedang dibawa oleh panitia ke altar acara, busur itu terlihat cocok dengan ukuran boji dan bahkan terlihat sangat hebat. "ini adalah busur dewa yang telah berusia lebih dari 100 tahun, memiliki 50 persen tenaga tempuh dan 100 biji anak panah. harga dibuka sebanyak 1 tael emas." jelas wanita itu kembali. setelah mendengar penjelasan dari pihak acara, para pengunjung sangat tertarik dan ingin sekali mendapat kan busur itu,


"5 Tael emas,." terdengar seorang pria muda menawarkan harga terlebih dahulu, "10 tael emas." balas pria lain nya tak mau kalah saing, "15 tael emas." sambung yang lain nya kembali. boji murung sambil terus memandangi busur tersebut, seperti nya dia memiliki ketertarikan tersendiri dalam dunia busur


Kristal melihat pandangan sang adik nya itu, dia menyentuh long disamping nya dan memuncung kan mulut menunjukan sang adik sedang memperhatikan sebuah busur di bawah nya. long melihat dan kemudian tersenyum lembut,"kau menginginkan nya?" tanya long pada boji, boji mengangkat wajah nya melihat kearah long,"ah tidak kakak, boji hanya sedang melihat saja." ujar boji tersenyum canggung.

__ADS_1


"Jangan banyak alasan, bilang saja ingin! jangan terlalu berbasa basi." celetus hong mengangkat papan harga, seharga lima ratus tael emas. pengunjung lain nya terkejut dan tak berani lagi memasang sebuah harga tinggi semacam itu, "kakak, itu terlalu mahal, boji tak terlalu mengingin kan nya kok." ujar boji tidak enak, namun hong masih tetap tidak mendengar kan ucapan boji


"Tenang saja, simak saja baik - baik dan duduk cantik disini." suruh bong pada adik bungsu nya, dan akhir nya boji diam walau pun masih dengan hati yang tak enak karena keluarga nya ini harus keluar uang banyak hanya karena ia mengingin kan sebuah busur. namun tak lama terdengar suara pria menawar dan memasang harga yang cukup tinggi, "670 tael emas." ujar nya memasang harga tinggi, kelima nya menoleh pada arah suara, suara itu terdengar tak asing ditelinga mereka. dan benar saja, itu Adalah pria udis tadi yang mencari masalah kepada mereka. pria ini benar benar gila dan tak memiliki otak, banyak sekali barang bagus tadi namun dia tak menawar satu pun,, dan malah menawar barang yang di ingin kan oleh keluarga kristal


Hong jengkel dan kemudian mematok harga yang lebih tinggi, dia sampai berdiri dan menaikan kaki di atas kursi, "820 tael emas." ujar nya menaikan harga, dengan senang hati pria tadi menaikan harga jauh lebih besar dari hong, hong semakin jengkel dengan tingkah dari pria itu, "ck!.. " hong sampai berdecak jengkel dengan mulud yang terus saja berkomat kamit


"1000 tael emas," tawar pria itu kembali, "rasa kan pembalasan ku!" batin nya memandang keluarga kristal dengan sinis. boji menjadi tak enak hati dan delema memilih ingin atau melepaskan, "adik, kakak rasa itu sudah cukup mahal, apakah kau yakin akan tetap melanjut kan?" tanya long mulai khawatir dengan harga busur tersebut


"Boji, apakah kau bisa melepas kan busur itu? kalau boji setuju, kakak akan memberi boji busur yang lebih bagus dari itu."tanya kristal lembut pada sang adik,"boji tak masalah kak,"jawab boji tersenyum manis pada kristal, kristal tersenyum lalu kembali duduk memperhatikan ke arah altar


"Kenapa tidak menawar? apakah kalian tak mampu lagi?"tanya pria tadi dengan sebuah nada menyindir, "apakah tidak akan ada yang menawar lagi?, dalam hitungan ketiga busur ini akan menjadi milik dari tuan terhormat yang berada di ruang VIP, dimulai dari, satu, dua, ti..


"Lima ribu tael emas." ujar kristal mematok harga yang begitu tinggi, awal nya semua orang tercengang dan shock mendengar patokan harga dari kristal, namun segera tersadar karena mengingat jika kristal adalah tamu VIP yang sudah jelas akan kekayaan yang melimpah ruah


"Adik, apakah itu tidak salah? kau kan bilang jika tak mengingin kan busur itu lagi?" bisik bong kaget mendengar harga yang dipatok oleh sang adik. namun kristal hanya menoleh dan tersenyum seolah mengatakan, 'percaya lah pada ku'...


"Sialan, dia terlalu banyak mematok harga, tapi aku tak boleh kalah dengan nya." batin pria tadi jengkel dan mengangkat papan suara, "7000 tael emas." ujar nya sedikit gentir karena harga segitu sudah pasti akan membuat nya rugi, namun apa boleh buat jika sebuah ego lebih besar dari pada akal sehat tak bisa membuat nya untuk berpikir lebih jernih lagi..


"7000 tael emas, apa kah ada yang ingin menawar lagi? dalam hitungan ketiga, busur itu akan menjadi milik tuan terhormat yang telah mematok harga sebesar 7000 tael emas, hitungan dimulai, satu, dua, tiga."pihak panitia acara telah resmi mengumumkan jika busur tersebut telah secara sah didapat oleh pria tadi, wajah nya begitu congkak memandang kearah bong yang sedang memandang nya dengan malas.

__ADS_1


Namun dia tidak tahu jika dia sedang di permainkan oleh kristal, "dasar dungu! tak punya akal sehat!" maki kristal cekikikan sendiri, bagaimana ada orang sebodoh pria itu? ingin jadi peran antagonis, namun memiliki iq jongkok


Bersambung...


__ADS_2