
...**selamat membaca...
...≧∇≦**...
Mereka berjalan menelusuri pasar kota dan tak lupa ketiga nya mengajak kristal bertemu dengan teman mereka berniat untuk memamerkan seorang adik. selama ini mereka selalu diledek karena tak memiliki seorang adik perempuan, namun untuk saat ini mereka sudah memiliki adik dan sangat siap untuk segera memamerkan kristal pada mereka seolah mengatakan bahwa 'lihat aku punya adik, dan bahkan lebih cantik dari adik kalin, dia adik ku loh'
Dan ke empat nya melangkah menuju para pria tampan yang sedang duduk disebuah restaurant yang terkenal di negri muffin, long menyapa mereka dan mempersilah kan kristal untuk duduk terlebih dahulu
"Wah siapa ini?" tanya pria tampan dari kediaman mentri xi, mereka terpana dengan kecantikan itu
"Tentu saja adik kami," jawab serempak ketiga nya dengan bangga, mereka semua tercengang saat mendengar jika keluarga ates mengangkat seorang putri yang begitu cantik
"Apakah mereka mengajak ku jalan jalan hanya ingin memamer kan diri ku? what the heck." batin kristal sudah tak mengerti lagi dengan ketiga kakak nya ini, bisa bisa nya mereka memamerkan diri nya? emang nya dia itu barang?
"Benarkah? hai perkenal kan kakak adalah teman baik dari kakak mu." ujar mereka menggeser tubuh long dan mendekat kearah kristal
Kristal tersenyum canggung pada mereka lalu berkata, "hay senang bertemu dengan kalian." sapa kristal dengan lembut, semua nya berteriak dalam diam melihat kristal yang begitu menggemaskan
Ketiga bersaudara itu mendekap tubuh kristal, atau tidak kristal pasti sudah dimakan oleh para teman teman nya. Kristal hanya bisa pasrah dengan tingkah konyol mereka
"Oh ini rasa nya jadi sugar baby. " batin kristal terkekeh geli, ia diperebutkan seolah ia sangat berharga dan langka,, hal tersebut pastinya membuat kristal menjadi bangga dan tak mau melewat kan kesempatan tersebut
"Lain kali aku akan mengajak adik ku kesini, dia pasti akan senang bertemu dengan mu."ujar mereka dengan senang. mereka terus mengobrol dan saling menanyakan kabar satu sama lain
Namun tak lama datang segerombolan orang mendekat kearah mereka, dengan lima prajurit bersenjata tombak dan 2 pelayan wanita yang sedang mendampingi junjungan mereka ya itu meili nona muda di kediaman adipati
Meili melangkah dengan pandangan tidak suka terarah pada kristal, semua pria menyadari kedatangan meili dan kemudian dengan segera menutupi kristal dengan tubuh mereka. mereka membentuk pormasi lingkarang sehingga kristal terlindungi ditengah tengah nya.
Wajah long, bong dan hong menatap sinis ke arah meili, mereka sangat sebal karena meili berada disini dan pasti tentu nya ia akan mengusik adik nya kristal. dengan wajah tidak suka meili memekik kearah sekelompok pria yang sedang menutupi kristal
"Kalian! jangan melindungi wanita itu, apakah kalian ingin mati?" pekik meili kesal dengan sebuah cambuk ditangan nya
Kristal sangat kesal saat mendengar suara dari wanita yang sangat ia benci itu, "cih! wanita ini datang dan ingin mengantar nyawa kepada ku rupa nya. " batin kristal dengan sebuah senyuman sinis
__ADS_1
"Kau wanita sialan dari kediaman adipati bukan? apakah kau sudah gila? berani sekali mau mengusik adik kami." ujar pria tampan yang berasal dari keluarga dragon. mereka menyebut bahwa kristal merupakan adik mereka dan melindungi nya dari nenek sihir meili
Wajah meili begitu kesal dan kemudian menyuruh semua prajurit nya untuk menyerang sekelompok pria itu, "serang mereka, dan bawakan aku wanita itu! aku sendiri lah yang akan menyiksa nya nanti." titah nya pada kelima prajurit untuk menyerang mereka
Dengan tak gentar sebagian pria maju dan sebagian lagi melindungi kristal agar tak jatuh ditangan meili, kristal hanya menikmati pertunjukan didepan mata nya itu, dan sesekali ia menyalurkan energi kepada ketiga kakak nya yang sudah ia pelajari ketika membaca di ruang perpustakaan galasky
Ketiga nya merasa aneh saat merasakan sebuah energi besar yang mengalir ditubuh mereka, dengan sekilas mereka melirik kristal lalu dibalas kristal dengan sebuah senyuman indah.
Mereka semakin semangat saat tau jika sang adik telah membantu mereka, mereka tak bisa menyia nyia kan hal tersebut. dengan sebuah tinjuan angin hong menghempas dua prajurit sekali gus
Semua penduduk menyaksikan keributan itu, mereka sesekali memaki tidakan dari meili yang selalu saja menindas gadis yang lebih cantik dari nya
Dan kini semua prajurit meili telah tumbang, meili menggeram kesal dan tak menerima kekalahan tersebut, ia maju dan mengayun kan cambuk kearah kristal. wajah ketiga kakak nya terkejut saat melihat sang adik telah di serang oleh meili
Teman teman yang lain nya mencoba maju untuk menghentikan meili, namun kristal membari tanda bahwa ia tidak ingin dibantu sama sekali,.
Meili tersenyum sinis saat kristal tak bergeming dari tempat nya, dan sebuah ayunan cambuk segera mengenai tubuh kristal, namun dengan sangat mudah cambuk tersebut ditarik oleh kristal sehingga tubuh meili juga ikut tertarik dan terhempas ke belakang mereka
Semua orang tercengang menyaksikan kekuatan kristal, para pelayan meili histeris saat melihat junjungan nya sedang di hempas oleh kristal
Meili bangun dengan tertatih, kini harga diri nya sudah benar benar jatuh saat ada gadis yang lebih cantik dan juga kuat dari nya, bagaimana ini bisa terjadi? aku lah gadis yang paling cantik dan juga kuat di negri muffin ini, pikir nya dengan kesal memandang benci ke arah kristal
Sementara kristal, ia memperhatikan meili dengan rendah, sesekali senyum sinis ia lontar kan pada meili, "kau pikir aku sudah mengeluarkan semua nya?lihat saja nanti." batin kristal tersenyum jijik kearah meili lalu mengajak semua kakak kakak nya pergi dari sana
Meili menggeram dengan emosi yang berapi api melihat tajam seperti sebilah belati tajam ke arah kristal. semua orang yang menonton sesekali mencibir nya dan kemudian pergi dari sana
"Wanita jalan* sialan! lihat saja aku akan menuntut balas pada mu." pekik nya dengan emosi, bagaimana seorang gadis jenius seperti nya dengan mudah dilempar oleh gadis lain? seperti nya dia harus mengadukan ini pada ayah nya xifeng
Disebuah perjalanan pulang, kristal beserta ketiga kakak nya sedang duduk di kereta kuda dengan wajah yang begitu bertanya tanya, bagaimana sang adik memiliki energi spiritual sebesar itu sehingga bisa menyalurkan pada mereka? apakah benar sang adik hanya berada di tingkat warrior?
"Adik, apakah kau baik baik saja?" tanya long kawatir melihat kristal yang hanya diam sedari tadi, Kristal menoleh dan kemudian tersenyum
"Aku baik baik saja kak, tapi apakah kalian terluka saat bertarung tadi?" tanya kristal juga turut kawatir terhadap ketiga kakak nya,
__ADS_1
"Tidak, kami tidak terluka sedikit pun, jangan khawatir." timpal hong pada kristal, tangan nya terangkat memurus kepala kristal
Dengan sedikit ragu bong bertanya pada kristal, "hmfp adik, apakah kakak boleh bertanya?" tanya bong pada kristal, seolah mengerti kristal mengangguk setuju
"Sebenarnya kau ini siapa? kau memiliki ilmu spiritual yang begitu besar, apakah kau tak menyembunyikan sesuatu pada kami?" tanya bong selembut mungkin karena tak ingin membuat sang adik menjadi tersinggung
"Apakah kalian mempercayai adik?" tanya kristal dengan senyum lembut memperhatikan satu persatu kakak nya
"Tentu saja kami percaya, kau adalah adik kami." ujar mereka serempak dengan mantap. seulas senyuman terukir dibibir kristal
"Kristal akan menjelas kan semua nya pada kalian selepas makan malam nanti, kristal berjanji." ujar nya dengan memegang masing masing dari tangan kakak nya
Mereka saling tersenyum dan sedang menunggu sampai dikediaman ates, sementara hana dan jibong sedang menunggu anak anak mereka pulang ke rumah setelah tau bahwa kristal sedang di serang oleh nona muda dari kediaman adipati
Jibong berusaha menenangkan sang istri, namun sang istri selalu saja merengek dan mengatakan, dimana putri ku? dimana putri ku dengan wajah yang panik
"Tenang lah hana, kristal akan baik baik saja." ujar jibong menenang kan hana, namun hana selalu saja merengek
"Bagaimana aku tidak kawatir, aku baru saja mendapat kan seorang putri dan aku tidak mau kehilangan putri ku itu." rengek nya berada didekapan jibong
Tak lama kereta kuda dari kediaman ates sampai, hana dan jibong berlari ke arah anak anak nya dengan begitu lega
Kristal baru saja turun dan sudah disambut dengan pelukan dan isak tangis dari sang ibunda, hana begitu lega karena melihat jika sang putri baik baik saja
Jibong juga turut memeluk lalu berkata,"apakah kalian baik baik saja? apakah gadis dari kediaman adipati itu melukai putri ku?" tanya jibong pada ketiga putra nya
"Tenang saja ayah, bunda,, kami dan adik tak mengalami luka sedikit pun." ujar long mencoba menenang kan orang tua nya
"Kristal sayang, apakah dia tidak merundung mu?" tanya hana pada kristal
"Bunda, kristal baik baik saja, hmfp bagaimana kita masuk dulu dan kristal akan menjelas kan semua nya." ujar kristal dengan senyum lembut memurus pipi sang ibunda
Dan akhir nya mereka masuk dengan di temani oleh sang pelayan dan juga penjaga kediaman ates
__ADS_1
Bersambung