
...╭∩╮(︶︿︶)╭∩╮...
"Gadis rendahan ini lah yang telah menindas anak ku, kaisar aku mohon berilah keadilan kepada meili," pekik xifeng emosi dengan bersujud memegang pedang ditangan nya
Awal nya para bangsawan yang berada didalam ruang sidang tersebut tertegun dan terpesona dengan kecantikan yang dimili oleh kristal. sang kaisar dengan penampilan tubuh sedikit berisi dan rambut yang sudah memutih itu memandang kristal dengan nafsu dan bahkan air liur yang hampir keluar
Namun mereka segera sadar mengingat jika wanita cantik di depan mereka ini merupakan seorang gadis yang telah menindas sang keponakan kaisar, yaitu nona muda dari kediaman adipati
Kristal hanya diam dengan terus berlutut akan tetapi mata nya terus memandang kaisar dengan tidak ragu dan tak gentar seolah mengatakan bahwa ia tidak takut kepada kaisar gendut seperti mu!
"Jadi kau adalah seorang nona muda dari bangsawan kelas rendah di keluarga ates?" tanya kaisar dengan suara serak namun dengan suara yang terdengar bular dan cempreng
"Hamba menjawab yang mulia, memang benar jika hamba adalah nona muda dari keluarga ates,, akan tetapi apa boleh hamba berbalik bertanya pada yang mulia?" jawab kristal dengan keberaniaan yang begitu tinggi dan mata yang terus memandang ke arah kaisar didepan nya
"Berani sekali kau bertanya kepada kaisar! rakyat rendahan seperti mu memang seharus nya dihabisi!" bentak sang pemaisuri kesal pada kristal. permaisuri kesal saat melihat pandangan kaisar tadi yang ditunjukan kepada kristal
"Sial! dia begitu cantik, bagaimana jika nanti kaisar akan menyukai nya dan merebut posisi ku sebagai permaisuri?" batin permaisuri kesal, dan hal tersebut pastinya juga turut dipikir kan oleh para selir selir lain nya karena takut mereka memiliki saingan yang begitu berat seperti seorang kristal
__ADS_1
Para anggota keluarga adipati tersenyum sinis saat melihat kristal dibentak oleh pemaisuri, senyuman puas itu mereka lontar kan pada kristal yang tak sengaja melirik mereka tadi. kristal berdengus kesal dan merasa bosan, dia merasa jika hal ini sama seperti saat ia memainkan peran penjahat dan polisi pada saat ia sekolah di bangku dasar dulu,, mata nya jatuh pada meili yang terus berpura pura seolah merasa tersakiti dan mengalami trauma
"Walau pun kalian tidak memperboleh kan diriku untuk bertanya, aku pasti nya akan tetap bertanya! mengapa kalian membawa paksa diri ku ke istana ini? memang apa yang telah aku perbuat sehingga aku diperlakukan dengan tidak adil?" tanya kristal nyaring mengarah keseluruh ruangan itu
"Sialan, siapa yang memberi mu hak untuk berbicara kasar di hadapan kaisar? kau memang tidak tahu malu! kaisar sebaik nya kau hukum saja dia dan bunuh dengan keji sehingga ia tahu apa yang nama nya kekuatan dari kaisar ling." teriak xifeng dan menyuruh agar kaisar membunuh kristal dan tak lupa pula memberi sedikit taburan pujian terhadap kaisar berbadan gempal itu
Siapa yang tak senang jika dipuji? kaisar merasa senang dan mengangguk saat mendengar xifeng memuji diri nya. dengan lantang ia berteriak pada kristal dan memaki nya,"kau wanita jalan* tidak berguna! sebagai kesalahan yang telah kau perbuat aku akan menjatuhi mu hukuman gantung di alun alun kota! ini adalah titah dari kaisar ling." pekik nya berdiri dengan sebuah apel di tangan nya
Kristal bergumam, wajah nya menatap jijik kearah kaisar gempal didepan nya, "kaisar macam apa kau? kau bahkan tak mencari tahu terlebih dahulu apa yang sebenar nya terjadi, sebagai rakyat kecil jujur saja aku merasa jika kau adalah pemimpin yang serakah dan tak mau mendengar keluhan dari rakyat mu!"pekik kristal berdiri dengan menunjuk kaisar secara tidak hormat
Para prajurit yang berada di kala itu maju kearah kristal dan menodong pedang kearah nya, kristal tertegun dan tak bergeming dari tempat nya. perlahan ia menelan air ludah dan melirik meili yang tersenyum sinis kearah nya
Kaisar beserta orang yang berada disana merasa simpati terhadap meili, mereka memandang rendah kearah kristal. bagaimana kristal bisa berlaku kasar pada meili yang lemah lembut itu?
"Jika dia hidup dizaman ku, pasti dia akan mendapat kan piala dunia perfilm an sebagai aktris yang berbakat didalam dunia ekting." batin kristal terkekeh didalam hati, bagaimana ia masih memikir kan lelucon pada saat ia mengetahui jika ia akan dijatuhi hukuman mati?
"Lihat lah, bahkan anak ku sangat baik dan berhati lembut. lalu bagaimana gadis liar seperti mu menindas putri ku? kau memang tidak memiliki hati." kesal selir memey yang kali ini angkat suara dan memeluk sang putri dengan haru
__ADS_1
Kristal melihat kedua ibu dan anak itu, ia sangat mengingat jika mereka lah yang pernah menyiksa ling ling dengan begitu keji, bibir nya berdesis dan mulai merasakan rasa yang tak nyaman dihati nya."nona meili yang begitu baik hati, apakah kau lupa siapa yang mencari masalah terhadap orang dan selalu menindas gadis yang lebih cantik dan bahkan merusak wajah mereka? apa kau lupa jika diluar sana masih banyak sekali saksi bisu yang menyaksikan kejahatan mu?" ujar kristal begitu datar dan sedikit demi sedikit berjalan mengarah keluarga adipati
"Ap-apa maksud mu? hik hiks aku bahkan sudah berbaik hati memohon kepada kaisar agar melepaskan diri mu, tapi tak ku sangka jika kau seperti ini pada ku." ujar meili yang awalan panik namun segera menangis agar kepanikan nya tertutupi dan kembali mendapat kan simpati dari para hadirin yang hadir di ruang pengadilan tersebut
"Sabar lah sayang, wanita ini memang tak memiliki rasa menyesal dan tak tau berterima kasih pada orang." maki selir memey dan mengusap air mata buaya meili
Semua orang mencibir kristal, kristal kesal bagaimana mereka bisa sebuta itu dan terus percaya pada orang yang salah? ia bahkan memikirkan rencana pembunuhan seluruh anggota kerajaan ling agar negri muffin terbebas dari orang orang seperti mereka, namun hal tersebut belum saat nya ia lakukan mengingat jika ia masih memiliki tugas penting kedepan nya
Disaat orang tak pokus padanya, kristal menoleh kearah xifeng lalu menggerak kan bibir menyebut nama ling ling namun tanpa suara, ia tersenyum sinis seolah menunjukan jika ia mengetahui rahasia yang dimiliki oleh xifeng
Xifeng terkejut melihat kristal menyebut nama putri yang sudah lama tak terlihat didepan mata nya, ia kawatir jika rahasia nya terbongkar dan malah menjatuh kan diri nya sampai dasar tanah
Dengan ragu xifeng memanggil kaisar, "ka-kaisar, apakah hamba bisa berbicara sebentar kepada gadis ini? ham-hamba bermaksud ingin memberi nya pelajaran apakah boleh?" ijin xifeng pada kaisar dengan mersujud
Semua orang heran dengan perlakuan xifeng, akan tetapi mereka akhirnya mempercayai xifeng dan menyetujui permintaan nya. xifeng berajalan menuju luar ruangan, sementara kristal mengikuti langkah xifeng dan sesekali mengejek xifeng dari arah belakang
Bersambung
__ADS_1
🥀🥀