
Operasi Rista berjalan lancar, Dokter Reza keluar kamar operasi dengan wajah tenang dan menghampiri Rona dan Rafa
" Mas Rona, Alhamdulillah, operasi mbak Rista berjalan lancar, namun mbak Rista masih dalam pengaruh obat bius sekarang " ujar Dokter Reza
" Alhamdulillah, terimakasih banyak Dok. Rista sudah boleh di lihat" tanya Rona, dia ngga sabar ingin melihat keadaan Rista
" Nanti saat sudah di pindahkan ke lamar perawatan, Mas Rona bisa mengunjunginya. kalau sekarang, Mbak Rista masih dalam masa Observasi pasca operasi " Doker Reza memberikan penjelasan
" Ohh begitu, baiklah kalau begitu, saya tunggu di kamar Rista aja kalau gitu "
" Nah itu lebih bagus, saya permisi kalau begitu mas Rona"
"Oh iya silahkan Dok, terimakasih "
Dokter Reza kemudian pergi meninggalkan Rona dan Rafa.
" Fa, kita tunggu di kamar aja yuk" ajak Rona
" Oh iya boleh Kak, tapi sebentar kak, saya lagi ngabarin ke anak anak liliputh dulu kalau Rista sudah selesai operasi "
Rona mengangguk. tak berapa lama kemudian mereka berjalan menuju kamar perawatan Rista, dan akan menunggu Rista di sana. Nanti Rista akan diantarkan oleh suster ke kamar perawatan.
Sementara itu Di Kampus Rista
Perkuliahan sudah di mulai beberapa hari yang lalu, Dede merasa kehilangan Rista. Biasanya dia kuliah bareng dan kemana mana bareng dengan Rista, namun sekarang karena kecelakaan itu Rista harus cuti dari kuliahnya. Meski teman teman liliputhnya masih sering menemani nya namun saat di kelas, tidak ada lagi yang becanda bareng dia.
Dede hendak ganti kelas untuk mata kuliah kedua hari itu saat handphonenya bergetar. di ceknya, ternyata pesan dari Rafa
message from <>
De, Rista sudah selesai Operasi, sekarang sedang di observasi. ada rencana mau ke sini?"
Dede segera memencet tombol reply
Absolutlly yes, aku kabarin anak anak yang lain. secepatnya aku ke RS ya.
Message sent to <>
Saat itu juga Dede memberi kabar yang membahagiakan itu ke grup liliputh dan Agi. Anak anak liliputh sepakat untuk menjenguk Rista nanti sore, agar semua anggota liliputh selesai kuliah terlebih dahulu. Dede bersyukur,. operasi Rista berjalan dengan lancar.
***
Ahmad sedang memeriksa jadwal sewa kendaraan di rentalnya Agi datang membawa 2 cup ice cappucino. Sebagai informasi Agi juga bekerja di Mad's Travel, sebagai manager Operasional merangkap orang kepercayaan Ahmad.
" Gimana keadaan Rista?" Tanya Ahmad saat Agi memberikan ice cappucino-nya
" Baru selesai operasi " jawab Agi sambil berjalan ke jendela " Nanti sore liliputh nengok Rista, kamu mau nengok juga?
" Hhhmmmm.. belum tau, agak sungkan sebetulnya" jawab Ahmad, selain memang dia sudah jadi mantan Rista, namun juga ada hal lain yang di pertimbangkan.
" Kalau mau nengok, ya tengok aja, kamu juga masih peduli dan ngerasa bersalah kan sama dia " ujar Agi sambil memperhatikan Ahmad
" Hhhmmmmfff... Ia sih, aku masih merasa bersalah, gimanapun juga aku mutusin dia tiba tiba "
__ADS_1
" Hhmm... " Agi berguman, Ahmad mutusin Rista tiba tiba, dia di tolak oleh Rista, dan Rista suka sama Rafa, Ahh cinta mereka berputar putar.
" Kamu kapan nengok Rista " tanya Ahmad
" Nanti malem, aku mau cek jadwal pegawai dan laporan mingguan dulu " jawab Agi, meskipun bekerja dengan temannya dia orang yang profesional masalah kerjaan.
" Kalau kamu mau nengok bareng liliputh ngga apa apa Gi, pergi aja " ujar Ahmad lagi
" ya, lihat nanti aja. Udah ah aku balik lagi ke bawah " Ujar Agi sambil menepuk pundak Ahmad dan meninggalkan Ahmad di ruangannya. Sepeninggalan Agi, Ahmad mengecek ponselnya, ada pesan dari kekasihnya :
Nanti sore aku mau jalan dengan temen temen kampusku ya, tapi pulangnya jemput ya ay, aku ngga bawa mobil.
Ahmad membalas sambil tersenyum
" oke syng, have fun ya. nanti aku jemput"
Ahmad sebetulnya tau mau pergi ke mana pacarnya itu dengan teman temannya. namun Ahmad lebih memilih tidak ambil pusing. dia kembali fokus pada pekerjaannya.
***
Sore harinya Dede,Via, Tami dan Ane menjenguk Rista. Mereka sudah bertanya kepada Rafa sebelumnya, siapa yang ada di Rumah sakit. Rafa menyebutkan hanya ada Rona di sana, Rafa sendiri sedang pulang terlebih dahulu, sementara Agi baru malam rencananya akan menjenguk Rista.
Dede dan Liliputh berjalan menuju kamar Rista di Lt. 3. Mereka membawa sekeranjang buah buahan dan cake opera kesukaan Rista.
Tok.. tok.. tok ..
Rona yang sedang tiduran di Sofa beranjak membuka pintu
" Hallo Kak " Sapa Via
" Iya Kak "
" Ayo masuk, tuh kebenaran Rista lagi ngga tidur" Rona melebarkan pintu agar Lilipth bisa masuk " Ry, ada temen temen kamu nih "
Rista mendongkakan kepala, dilihatnya Liliputh di depan pintu.
" Hay Ta.... gimana kabar kamu,?" Tanya Via. matanya melihat keadaan Rista
" Ya gini,.. " jawab Rista sambik tersenyum, liliputhnya memang selalu ada buat Rista di kondisi apapun
" Kita bawain cake kesukaan kamu Ta" ujar Tami sambil meletakan cake dan buah di meja sebelah Rista
" Wahhh... makasih banyak ya, kalian emang ter The best "
" Kelas ngga ada kamu sepi Ta, cepet pulih ya, kita juga kangen futsal bareng lagi " Ujar Dede sambil mengusap gips di tangan Rista
" As soon As possible.. aku juga ngga mau lama lama di sini, Eh tadi kalian ke sini pake apa? Tanya Rista lagi
" Kita pake Taxi, kebetulan mobil Ane lagi ngga bisa di pake " Via menjelaskan,
" Ohh gitu... nanti pulang pake taxi lagi? "
" belum tau sih, ahh... lagian nanti aja, gampang masalah pulang mah " jawab Ane
__ADS_1
" Gampang nanti bisa aku anterin " Rona tiba tiba ikutan nyeletuk. otomatis membuat semua liliputh menengok
" Yeee kakak mah mau aja, kalau kakak pergi nanti yang di sini siapa? Tanya Rista, kakaknya itu kadang memang suka jahil, dia tau aja gimana ngambil kesempatan.
" Hahahahhaha.... " ucapan Rona di sambut tawa oleh liliputh yang lain.
" Mumpung banyak yang nemenin, kakak keluar dulu ya" ujar Rona sambil beranjak.
" Kak Ona mau kemana?" Tanya Rista penasaran, dia ngga pernah mau jauh dari kakaknya itu selama di rumah sakit.
" Kebawah doang, menghirup udara " Jawab Ona lagi, dia kemudian keluar, tanpa menunggu persetujuan Rista. Bakalan lama, dan banyak pertanyaan.
Kehadiran Liliputh sore itu bisa menghibur Rista. Mereka bercerita bagaimana kampus, bagaimana mahasiswa mahasiswa baru di Universitas Ganesha, dan tentu saja mereka juga flashback bagaimana mereka saat ospek dulu dan membandingkannya dengan ospek tahun sekarang. Hanya Ane menjadi sedikit pendiam, dibandingkan saat awal awal bertemu, akhir akhir ini Ane juga lebih sering jalan dengan pacarnya daripada dengan liliputh.
" Kamu kenapa Ne?" Tanya Rista, melihat Ane banyak diam sekarang ini
" Eh,ngga apa apa Ta" jawab Ane
" Kok pacar kamu ngga di ajak Ne,?" Tanya Rista lagi
" Ahh dia sibuk Ta, diakan punya usaha, lagi merintis jadi banyak waktu buat usahanya,aku juga kadang bantu bantu" Ane memberikan penjelasan
" Ohh gitu,kapan kapan kita hang out bareng yah" Ajak Tami
" Ehh iy bener, siapa tau ntar aku udah punya pacar, jadi bisa double. date" sambung Via. diausul dengan seru seruan dari yang lain.
Tanpa teras waktu waktu terus bergulir, kalau ngobrol memang selalu lupa waktu. padahal saat itu mereka sedang menjenguk Rista. Opera cake yang mereka bawa pun akhirnya di buka dan dinikmati bersama sama. mereka bergantian menyuapi Rista,sambil ngobrol, sambil bercanda,mereka semua senang, Rista tampaknya cukup stabil setelah menjalani operasi.
***
Ahmad memarkirkan mobilnya tepat di depat pintu masuk Rumah Sakit,dia menghela nafas.
" Makasih udah nganterin" Ucap Agi pada Ahmad di sebelahnya.
" Sama sama " ujar Ahmad sambil mendongkak ke arah pintu masuk, dia ragu ragu untuk menjenguk Rista, jadi sebagai alasan dia mengantar Agi ke Rumah Sakit. Biar ada alesan aja gitu maksudnya, selain itu Ahmad juga memang ada janji.
" Aku jenguk Rista dulu ya, kalo kamu mau Rista ada di ruang 312 lt. 3 " kata Agi sambil membuka pintu
" Iya,.. aku masih mikir mikir " jawab Ahmad. Agi meninggalkan Ahmad sendirian di Mobil, dia masih menimang nimang apakah dia akan masuk atau tidak.
Sementara itu Liliputh sudah turun dari kamar Rista. Liliputh memilih untuk ngopi dulu di cafetaria sambil menunggu pesanan taxi.
" kita pesen taxi ukuran large aja kali ya, kan kita ber empat nih " ujar Via sambil membuka aplikasi pemesanan taxi
" Eh aku ngga bareng kalian, nanti aku di jemput " ujar Ane
" ohhh gitu... dijemput si sayang yaa?" tanya Tami kepo
" Iihhh kamu... " jawab Ane sambil mencubit lengan Tami.
Akhirnya mereka menunggu di cafetaria sambil ngopi. karena memang masih jadwal pulang kantor, jadi agak susah juga mendapat taxi online. Ane mendapat pesan dari pacarnya kalau dia sudah siap menjemput Ane. Namun Ane membalas kalau nanti dia akan pulang setelah teman temannya pulang, agar mereka tidak curiga.
Ahmad akhirnya menjejakan kakinya di lantai Rumah sakit. Mungkin dia memang harus meminta maaf juga kepada Rista. Ahmad khawatir kalau kecelakaan Rista ada hubungannya dengan dia, bisa saja Rista frustasi saat itu dan mengendarai motor hingga celaka.
__ADS_1
Ahmad menekan tombol open di lift, dia akan menuju ke lantai 3, dimana Rista di rawat.