
Seusai makan malam Rona mondar mandir di kamarnya, dia merasa gelisah dengan ucappan Rista saat makan malam tadi. Ah.. bagaimana mungkin Rista bisa suka dengan Rafa. Dan yang membuat Rona khawatir adalah rasa takutnya kalau Rista sampai sakit hari lagi. Rona berharap semoga Rafa tidak memberitahu Rista bahwa dirinya meminta Rafa menjauh dari Rista. Rona tidak ingin membuat Rista terluka. Namun ternyata dia mungkin akan membuat Rista terluka juga karena telah membuat orang yang Rista sukai menjauh.
Rona mengambil ponselnya. Dia harus menceritakan ini pada seseorang.
" Hallo Gi " sapa Rona
" Hallo kak Rona" Agi menjawab dari sebrang telepon
" Maaf mengganggu malam malam Gi, kamu lagi sibuk?"
" Ahh ngga kak, aku lagi santai aja. Gimana kak, ada yang bisa aku bantu? Tanya Agi penasaran. Tak biasanya Rona menelfonnya jam segini.
" Ohh syukurlan kalau ngga sibuk. Aku mau ngajak ketemu. Bisa?" Ujar Rona to the point
" Ohh boleh kak, mau ketemu dimana?"
" hmm.. kita ketemu di Lulaluna ya" jawab Rona sambil menyebutkan sebuah tempat ngopi di daerah jalan Dipenogoro.
" Ohh oke kak, aku segera kesana" Ujar Agi
" Oke deh Gi makasih ya. Sampai ketemu di sana" Ujar Rona sambul mentup teleponnya kemudian bersiap siap pergi.
Malam itu kebetulan Rista tidak sedang menonton TV bersama Mami, biasanya seusai makan malam Rista dan mami akan nonton sinetron favorit mereka, Namun malam ini Rona tidak melihat Mami ataupun Rista di ruang TV. Setelah berpamitan pada mami di kamarnya Rona langsung menuju Lulaluna. Sedangkan Agi, dia tengah bersiap siap menuju lulaluna saat melihat Seseorang memasuki pelataran parkir kostannya. Matanya sedikit mendelik dan tersenyum sinis.Ya, Ane barusaja pulang diantar oleh Ahmad, bahkan kini mereka sudah terang terangan jalan bersama. Agi langsung mengeluarkan motornya tanpa menyapa mereka. Bahkan mungkin nanti Agi lebih memilih pindah kostan daripada harus selalu kesal setiap berpapasan dengan mereka.
Rona sampai di Lulaluna terlebih dahulu, Dia memilihkursi di area outdoor agar lebih leluasa saat merokok. Tak lama kemudian Agi sudah sampai di area tersebut.setelah memesan minuman, Rona mulai menceritakan tentang obrolan saat makan malam bersama keluarganya.
" Aku minta maaf ya Gi kalau Rista menyakiti kamu" ujar Rona sungguh sungguh. Bagaimana mungkin lelaki sebaik Agi di tolak oleh Rista dan malah lebih mencitai Rafa
" Ngga apa apa kak, Aku malah sekarang bahagia, dengan keadaan seperti ini, aku malah bisa lebih dekat dengan Rista. Rista juga jadi ngga sungkan mau cerita apapun sama aku " Jawab Agi sambil tersenyum dan menyeruput vanilla latte nya
__ADS_1
" Apa kamu udah tau siapa lelaki yang Rista sukai sekarang " Tanya Rona hati hati, dia takut pertayaannya justru menyinggung Agi
Agi mengangguk,
" dia Rafa, bahkan aku udah pernah ngobrol dengan Rafa dan bilang bahwa aku sudah menyatakan perasaan ke Rista" Lanjut Agi. Dan kali ini Rona dibuat terkejut lagi.
" Lalu ?" tanya Rona penasaran. berarti saat di rumah sakit waktu itu, ternyata banyak hal yang dia lewatkan, sampai kisah Rista-Agi- Rafa pun Rona tidak tahu.
"Ya tidak lalu- lalu kak. aku hanya menceritakan kalau aku sudah menyatakan perasaan. dan ditolak. Kemudian bilang kalau sekarang sudah ada lelaki yang Rista sukai, namun aku belum menyebutkan kalau itu Rafa" Agi menjelaskan.
Rona menghela nafas panjang. Betapa rumitnya percitaan adiknya ini, berputar putar diantara orang yang ternyata satu lingkaran.
" Ngga usah khawatir kak, aku ngga akan menjauhi Rista hanya karena Rista menolaku dan mencintai Rafa " ujar Agi lagi sambil tersenyum. Rona pun tersenyum mendengarnya,
" Masalahnya sekarang bukan itu Gi " ujar Rona dengan Nada serius. Agi menangkap keseriusan dalam nada bicara Rona kemudian membetulkan letak duduknya
" Lalu ?"
Kali ini Agi yang di buat terkejut dengan ucapan Rona. Rona meminya Rafa menjauh dari Rista, bukankah itu sama saja dengan menyakitii Rista. Padahal Agi tau, Rista tidak mungkin memaksakan perasaannya. Rista bukan tipe orang yang seperti itu.
" Aku mempunyai alasan mengapa melakukan itu " tambah Rona. Agi menghela nafas, sepertinya Rista akan sakit hati bila mengetahui perkataan Rona ke Rafa.
Disaat yang bersamaan Rona menangkap sepasang kekasih mengantri di meja order Lulaluna kopi. Bibirnya tersenyum miris melihat kejadian tersebut. Mata Agi menangkap senyuman miris Rona. Matanya kemudian mengikuti ke arah pandangan Rona. lagi lagi Agi menghela nafas melihat pemandangan itu.
" Itu alasan ku memintanya menjauh dari Rista " Ujar Rona sambil terus memperhatikan pasangan kekasih itu
" Rista sudah mengetahui mereka pacaran kak" ujar Agi. Dia melihat Rafa dan Marinda sedang memesan minuman di meja pesanan.
" Ya, Aku tau. Aku ingin menyelamatkan Rista dari cinta yang salah " ujar Rona lagi sambil meminum kopi nya.
__ADS_1
Agi tidak berkomentar apapun. bagaimanapun juga yang dilakukan Rona memang akan menyakiti Rista, bila Rista tau itu. Namun dibalik itu Rista juga harus tau bahwa ini demi kebaikan dia.
" Lalu apa yang harus kita lalukan kak?" Tanya Agi
" Aku belum tau Gi, yang penting bagiku sekarang Rista tidak terluka lagi dan sembuh seperti sediakala " jawab Rona.
Agi mengangguk tanda setuju. Selama Rista tidak sakit hati, selama untuk melindungi Rista, Agi akan melakukan apapun, Meski itu mungkin akan menyakiti hatinya sendiri. Namun dia rela, asalkan Rista tidak terluka dan menangis lagi seperti beberapa waktu yang lalu.
" Lalu sekarang kegiatan kamu apa gi ?" Tanya Rona mengalihkan perbincangan
" Aku sekarang kuliah aja kak " jawab Agi
" Lho, kamu bukannya kerja di tempat Mad's Travel ?" tanya Rona penasaran
" Aku resign kak kemarin "
" Lho kenapa?"
" Rasanya ngga suka aja Kak melihat Ane dan Ahmad. mungkin aku muak dengan tingkah mereka, yang satu merasa tidak bersalah merebut pacar sahabatnya sendiri, yang satunya lagi merasa tidak berdosa udah mutusin Rista tiba- tiba " ujar Agi lagi.
Agi kemudian menceritakan kronologi saat dia resign dari Mad's Travel. Dia pun menceritaakn bagaimana perasaannya terhadap Rista. Perasaan itulah yang mendorongnya untuk resign hari itu dari Mad's Travel.
" Kalo kamu memang butuh pekerjaan, kamu boleh kerja di Cleanbozz Gi" Rona menawarkan
" Sebetulnya perlu ngga perlu kak, Aku kerja di Mad's karena kebetulan waktu itu dia sahabat aku. Tapi tawaran Kak Rona akan aku pertimbangkan"
" Ngga usah sungkan sama aku Gi, kamu udah baik banget sama Rista, dan itu berarti kamu baik pada keluargaku. jangan sungkan kalau kamu perlu apapun Gi, bilang saja " Ujar Rona sambil menepuk pundak Agi. Agi tersenyum membalas Rona, dalam hatinya dia bersyukur, mungkin ini cara Tuhan membalas cinta Rista. Keluarga Rista begitu baik padanya, padahal dia sudah teledor menjaga Rista Rista bisa kecelakaan.
Malam itu akhirnya mereka berbincang satu sama lain dan saling mengenal. Mereka tak ubahnya seperti sahabat lama yang baru bertemu kembali. Agi menceritakan tentang kuliahnya, Seperti apa Rista di kampus dan bagaimana awalnya dia bisa tertarik hingga jatuh cinta pada Rista. Dan itu membuat Rona geleng geleng kepala. Rona tidak menyangka bahwa Agi yang menyarankan Rista putus dari Ahmad. Namun belakangan dia bersyukur Agi meminta Ahmad memutuskan Rista, karena apabila hubungan mereka di lanjutkan, mungkin Rista akan lebih sakit hati.
__ADS_1