Rafa Rista

Rafa Rista
eps. 71 ( Rencana ke Bandung)


__ADS_3

Rista memarkirkan mobilnya dan segera masuk ke marina's, khawatir Agi menunggunya terlalu lama.


" Sorry Gi, jalanan macet banget " Ujar Rista begitu tiba di tempat Agi.


" It' s oke . Jakarta sore selalu macet " jawab Agi sambil senyum dan menyerahkan buku menu " Pesen nih, "


" wow dateng dateng langsung di sodorin menu" Ujar Rista sambil membolak-balik buku menu. pilihannya jatuh pada tenderloin steak dan lemon squash. sedangkan Agi memesan T- bone steak. Mereka berbincang sambil menikmati makan malam.


" Gimana kantor" Tanya Agi sambil menguap steaknya


" so far so good, makin sibuk karena kak Rona ngga ada" jawab Rista, dia memang agak kewalahan menangani kantor


" Les di JLC ? " tanya Agi lagi, setahu Agi, Rona tidak mengizinkan Rista berhenti les


" Masih, harus selesai ampe advance kata ka Rona,"


" Bagus lah, biar makin pinter "


" Aku kadang capek, kalau pulang kantor harus belajar "


" Hhmmm iya juga sih, kebayang tuh abis cape di kantor terus hatus mikir" Ujar Agi faham dengan kelelahan Rista


" iya, tapi itu juga buat masa depan aku, kan kamu tau sendiri kuliah aku juga lagi cuti"


" solusinya? kamu ngga bisa kaya gini terus, lama lama sakit kamu " Ujar Agi khawatir


" Aku kefikiran mau nyari asisten, hmmm ya semacam sekertaris lah, buat atur schedule dan yang gitu gitu lah "

__ADS_1


" Kan ada Karin" Agi menyebutkan nama salah satu staff Rista


" Karin itu administrasi, aku keuangan aku butuh asisten lagi, tapi harus yang bisa aku percaya " Jawab Rista,


" Open rekruitmen kalo gitu" saran Agi, Rista menghela nafas,dia pun berfikir begitu, namun dia bukan orang yang mudah percaya, apalagi terkait keuangan.


" Aku mau coba hubungi Via, coba nawarin ke dia mau ngga jadi supervisor keuangan di aku"


" Via kan di sky bistro Ta, setahu aku masih di sana"


" Iya beberapa bulan yang lalu, belakangan aku lihat sosmednya dia mulai jenuh kayanya di Sky" Rista memberikan keterangan. Agi oun mengangguk mengiyakan. Setidaknya kalau Via bisa bergabung, Rista ada teman perempuan di Jakarta, juga ada yang menjaganya saat di kantor. Agi khawatir karena pengirim pesan misterius itu sepertinya mulai nekat.


Rista dan Agi berencana ke Bandung untuk menemui Via, semakin cepat. Semakin bagus karena Rista butuh secepatnya. Rista juga memberri tahu Rona tentang Rencananya itu, dan Rona mempersilahkan Rista untuk membuat keputusan apapun terkait clean boss. Rista harus bisa mulai belajar ngambil keputusan dan konsekuaensinya. Rista dan Agi sepakat weekend ini akan bertolak ke Bandung. Saat itu juga dia memberi kabar ke Via dan anggota geng power rangger.


***


Anggota geng power rangger menyambut gembira rencana Rista ke Bandung. Setelah kepindahannya ke Jakarta ini pertama kalinya Rista kembali ke Bandung. Tami dan Dede menyarankan sambil mengurus kuliah Rista juga, mengingat masa cutinya sudah mau selesai. Rafa pun tak terkecuali menjadi orang yang bahagia dengan kepulangan Rista ke Bandung, namun sepertinya dia tidak bisa berbuat banyak. Mengingat buntut pertemuan dengan Rista di Artemis, di tambah Marinda yang sekarang di Bandung juga dan tengah mempersiapkan pesta pertunangan mereka bersama tektek bengeknya.


Rafa menscroll obrolan di grup Power Rangger, dia juga ikut membalas, meski sedikit menahan diri agar tidak terlalu antusias. Dia tidak dapat membayangkan bagaimana bila nanti dia bertemu dengan Rista. Dan Agi,dia juga orang yang was was dengan pertemuan mereka nanti di Bandung. Diantara semua anggota power Rangger,Agi lah yang sudah tau terkait video di artemis yang sudah tersebar


***


Hari terasa begitu cepat terasa, mungkin karena Rista antusias dengan rencana kepergiannya ke Bandung. Bahkan Rista merasa kecepatan memeriksakan laporannya meningkat, dia ingin sebelum ke Bandung dia sudah memeriksa aemua laporan Karin.


" Bu Rista produktif banget sekarang sekarang" celetuk Karin suatu siang sambil menikmati makan siang mereka, Karin dan Rista memang sesekali makan bersama


" Oh iya? masa sih" Jawab Rista di sela menyuapkan makanan ya

__ADS_1


" Aseli bu.. tau tau udah nagih laporan aja ke karin"


" Hahahha .. mood aku lagi bagus mungkin ya,,jadi semangat"


" Bu Rista lagi jatuh cinta ya?" Todong Karin


" HAH APA? " tanya Rista kaget " Ngaco kamu"


" Eh bener buu.. biasanya kalo orang jatuh cinta segalanya semangat"


" Otak kamu ngawur Rin, udah makan aja yang bener " Rista tak habis fikir, kenapa bisa bisanya Karin berfikir begitu


" Ih karin serius bu, ehhehehe... lagian ibu cocok kok sama Pak Agi" Karin nyengir


" Heh... ngaco" Ujar Rista sambil melotot ke Karin "Agi itu temen baik"


" Ohhh... temen baik ehhehehe" Ujsr Karin cengengesan


" Udah ah, kamu bikin makan siang aku jadingak berselera" Jawab Rista sambil menutup kotak makan siangnya dan meninggalkan Karin.


" Ye ibuuu hehee.. kalo pacaran juga Karin dukung kok bu" Karin masih memanas manasi. Dia tau kalau bos nya itu bercanda tentang ga berselara makan. aslinya makan sianya memang sudah habis.


Rista duduk kembali di kursi kantornya. Ucapan Karin tentang dia dan Agi kok kefikiran terus. Orang awam pun kalau melihat mereka berdua pasti menyangka mereka pacaran. Agi begitu romantis dan baik pada Rista. Namun, Rista belum yakin dengan perasaan nya sendiri. Sebagian hatinya memang masih dengan Rafa.


" Hah ." Rista menarik nafas dalam. Rista tidak ingin apabila pacaran dengan Agi, Agi hanya seolah pelampiasan atau karena dia tidak bisa bersama Rafa. Makanya Rista harus meyakinkan dulu seperti apa sebetulnya perasaannya terhadap Agi.


(permohonan maaf: maaf ya readers ku sayang, sempat tidak update beberapa hari ini, karena neng othor agak riweuh belakangan ini. semoga hari hari kedapannya bisa konsisten update.. minimal 1 bab perhari 😁😁😁😁 . Dukung terus neng Othor ya... dan dukung terus novel by Rys... terimakasihhhhhh banyakkkk ... 🤗🤗🤗)

__ADS_1


__ADS_2