Rafa Rista

Rafa Rista
Eps. 61 ( Dijemput Rafa)


__ADS_3

Pemberitan Marinda yang ternyata sudah bertunangan ternyata gencar di media masa, bahkan di sosial media pun, akun akun gosip tengah memberitakannya. maklumlah selama ini Marinda di kenal sebagai model dan artis yang tidak terlihat dekat dengan siapapun. Namun sekarang tiba tiba di kabarkan ternyata sudah mempunyai tunangan. Sejak ramainya pemberitaan di media, Rista sedikit menarik diri dari Rafa, entah mengapa,Rista pun tidak mengerti. mungkin karena dia enggan mencari masalah, takunya saat nanti dia sedang bersama Rafa, tiba tiba media memberitakannya.


Hari hati terasa berjalan lambat bagi Rista, terasa seperti dulu saat dia patah hati, namun parahnya sekarang justru dia patah hati jauh sebelum bunga cintanya bermekaran. Kompetisi futsal putri pun sudaj berakhir, selama hampir dua minggu liliputh di Jakarta, dan Alhamdulillah mereka menyabet juara 3. Anggota power rangger merayakan keberhasilan tim futsal dengan makan makan di sebuah resto pinggir pantai di kawasan ancol. Launching kantor dan toko baru Agi pun berjalan sesuai schedule. Rista ikut Agi mewawancara beberapa kandidat terakhir. dan Anya akhirnya tidak menjabat lagi sebagai kepala toko, namun lebih fokus menjadi Sekertaris Agi. Rista sendiri kembali ke aktifitasnya di Cleanboss dan kantor ayahnya, tugas tugasnya masih sama seperti sebelumnya, banyak dan menyita energi. Namun sekarang dia lebih terbuka dengan Agi. Kalau sekilas orang yang tidak tau, pasti menyangka mereka pacaran. Namun hal itu akan tegas di sangkal oleh Rista, dan berkata bahwa mereka teman baik.


Rafa? dia sudah pulang kembali ke Bandung bersama Anwar tak lama setelah kompetisi usai. Rista hampir menolak semua ajakan Rafa untuk bertemu kecuali apabila bersama power rangger. Rista berfikir itu adalah cara terbaik bagi mereka, mengingat Rafa yang masih berstatus tunangan Marinda.


Agi???


dia tentu saja di sibukan dengan urusan kantor dan bisnis alat kesehatannya. Sekarang dia semakin protektif pada Rista. Pengirim pesan misterius itu masih saja menterornya dengan foto2 Rista, namun sekarang hanya foto keseharian Rista yg bangak di kirimnya, kemudian berkata kalau dia bisa saja membuat Rista serasa ingin mati. Sejauh ini tidak ada kejadian apapun lagi kecuali teror teros seperti itu, namun Agi tetap waspada,takut terjadi sesuatu pada orang yang di sayanginya.


***

__ADS_1


Sore ini Rista sedang mengemasi barang barangnya dan hendak bersiap pulang, sejak kepepergian Rona ke Bogor dan Bandung waktu itu Rista memutuskan untuk belajar menyetir mobil sendiri agar lebih mandiri, meskipun sebetulnya sopir kantor siap mengantar kemanapun Rista pergi. Hanya Rista ngga enak kalau supirnya harus menunggu berjam jam atau sampai larut bila dia pergi bersama Agi.


Jam menunjukan pukul 17.25 Semua traff cleanboss sudah pulang, tinggalah Rista yang baru selesai mengunci ruangannya dan berjalan keparkiran. Namun baru saja dia menuruni tangga lobi cleanboss sesorang sudah berdiri di depannya.


Rafa


"Selamat sore orang sibuk" sapa Rafa sambil tersenyum manis.


"Hay Fa, long time no see" Jawab Rista sambil menghampiri Rafa."apa kabar? "


" baik, kamu apa kabar? "

__ADS_1


" sama baik juga, eh sengaja ke sini? tapi cleanbossnya udaj tutup Fa,kamu mau servis? " tanya Rista berbasa basi. padahal dia tau, Rafa pasti sengaja menemuinya


" Cleanboss memang sudah tutup, tapi hati kamu buka kan? "


Rista diam mematung mendengar pertanyaan Rafa.


" maksudnya"


" Ah sudahlah, aku sengaja datang kesini. ada hal yang harus aku obrolin"


Rista mengehela nafas, kemudian mengangguk mengiyakan, mereka mungkin perlu bicara, Rista juga perlu menegaskan pada dirinya sendiri, bahka dia sudah tidak mungkin dengan Rafa. Saat Rafa hendak memgajak Rista ke mobilnya, Rista menolak, lebih baik dia membawa mobiln sendiri. Rista tidak tahu nanti obrolan mereka akan berakhir seperti apa. Keduanya kemudian beriringan menuju Artemis caffe.

__ADS_1


__ADS_2