Rafa Rista

Rafa Rista
Eps.74 ( Aku cemburu )


__ADS_3

Sepanjang siang Rista menghabiskan waktunya di rumah bersama mami, mereka bercengkrama, saling curhat dan tentu saja dia bermanja denga. maminya sambil menikmati puding coklat buatan mbok Na. Rista menceritakan kesibukannya selama di Jakarta juga tentang Rafa.


" kamu masih kefikiran Rafa? masih berniat jadiin dia pacar kamu" tanya mami tajam


" Ri dari dulu ngga ada niat ke sana mam, Ri memang suka,tapi Ri ga ada niat untuk rebut dia dari Marinda"


" Ya baguslah, jangan di rebut. kamu juga sih ah. kenapa harus dengan Rafa jatuh cintanya "


" Cinta mana bisa pandang bulu mam, tau tau suka aja"


" Tapi kakak mu benar Ri, kamu harus jauhin Rafa" saran mami


" Jauhin Rafa?"Rista bertanya aneh


" iya, jauhin Rafa sebentar lagi kan dia meresmikan pertunangan nya dengan Marinda. kemunngkinan minggu depan" jelas mami


":Hah? kata siapa?" tanya Rista tak percaya. dua memang tahu Rafa akan meresmikan pertunangannya. Namun tidak menyangka secepat ini


" Bunda nya Marinda yang bilang saat mami yoga bersama dia "


" hhhhmmm.... " Rista menghela nafas. meski sudah coba berkali kali di ikhlaskan namun kenyataannya masih terasa sakit.


" kamu pasti bisa nemuin orang yang lebih baik dari Rafa "'hibur mami sambil mengusap punggungnya. Rista kemudian memeluk mami erat. Mami mamang selalu jadi suport system terbaiknya.


Rista menscroll timeline grup power ranggernya, sore itu mereka sepakat untuk bertemu, Via juga bisa bergabung.


Rista memilih jumpsuit dan outer untuk style nya sore itu. Rista dan gengnya akan bertemu pusat kuliner kawasan lengkong. Anwar yang memilihkan tempatnya, dia juga akan mengajak Nika yang kebetulan ada di Bandung. dan tidak ada yang keberatan. Rista kemudian menyimpan hp nya di atas nakas dan beranjak untuk mandi. Dia tak membaca percakapan yang masuk setelah itu. Rafa jiga akan membawa Marinda.


Usai mandi dan bersiap Rista menyambar handbag langsung menyambar kunci mobilnya di ruang tv.

__ADS_1


" Mi. Aku jalan jalan dulu ya" Pamitnya pada mami yang sedang menonton drama di tv


" Ih... baru juga dateng, mau kemana sih sayang"


" Jalan jalan, sama anak liliputh, sama Agi juga sih" jawab Rista sambil mencium pipi mami


" yaudah hati hati ya"


" Okey, Assalamualaikum"


" Waalaikumsalam" Jawab Mami sambil kembali fokus ke dramanya. Tak lama kemudian dia mendengar suara mobil meninggalkan rumahnya.


Di mobil Rista membaca pesan di grup. Dia menghela nafas. Ahh... sakit hati itu masih terasa...


Agi sudah menunggu di lobi saat mobil Rista memasuki pelataran parkir Hotel. Agi langsung menghampiri Rista dan membuka pintu supir


" Hay," Sapa Agi


" Anggap aja mau kencan hahahah" Ujar Agi santai. Rista bersemu mendengar itu. padahal Mereka kan mau reuni bareng power ranger dan pacar pacarnya.


Agi kemudian membawa mobil itu melesat membelah jalanan Bandung. Rista di sebelahnya terlihat menikmati perjalanan mereka.


" Ta, Rafa ngajak Marinda" Ujar Agi saat mereka menunggu lampu merah


" Iya," Jawab Rista mengangguk


" Kamu ngga apa apa?"


" It's oke. mau gimana lagi. Aku juga harus bisa nerima kenyataan" Jawabnya santai. seolah tidak ada beban. tidak ada luka. padahal sebetulnya sesuatu menyakitkan terasa di dada

__ADS_1


" Hhhhhmmmmmhhh...'" Agi menghela nafas, semoga hati Rista baik baik saja. Meskipun Agi tau. Ikhlas tak semudah itu.


Kawasan lengkong malam minggu sudah di padati pengunjung,belakangan wisata kuliner di kawasan itu sedang banyak di gemari, tenda tend penjual makana. mulai di padati pengunjung. Dari mulai dimsum, kue cubit,susu murni,ayam geprek, jajanan korea, aneka minuman sampai all you can eat ada di tempat itu. dan pilihan geng power rangger malam itu jatuh pada kedaj all you can eat. Rafa dan Marinda belum datang ketika gerombolan power rangger itu memasuki tempat makan.


" Mereka telat, kejebak macet di naripan" Kata Anwar sambil mengajak temannya masuk ke kedai " mas kursi untuk 10 orang" pinta anwar lagi. Tak lama pelayan mempersilahkan mereka untuk duduk.


" Kalo di Bandung rame ya" Ujar Nika samb duduk di sebelaj anwar


" Ehhehehe sering sering main ke Bandung Nik,kasian juga tuh anwar, ldr mulu hehehe" Ujar Agi. Ditimpali tawa renyah Nika


Tak lama grombolan power ranger itu pun sudah sibuk dengan alat panggang dan hot pot suki di hadapan mereka.


" Hay semua, sorry telat" Sapa seseorang


geng power rangger otomatis menoleh. Nafas Rista seolah terhenti melihat kedatangan mereka berdua. Rafa... dan Marinda...


" Hay... ayo ayo langsung gabung " Ujar Agi memecah kecanggungan Rista


" Ayo sini duduk" Ajak Dede, Rista sempat sedikit menunduk kemudian mengangkat kepalanya dan tersenyum menyapa Marinda dan Rafa


" Langsung ambil ambil aja yaa Fa, Nda.." ujar Rista,tak lama Marinda menggandeng tangan Rafa untuk mengambil beef dan condiment lainnya. Ekor mata Rista mengikuti mereka. Mereka memang nampak serasi. Marinda begitu cantik dan anggun. Malam itu dia mengenakan dress tangan panjang dengan panjang selutut, berwarna hitam. meski tidak memakai high heels, namun tidak mengurangi keanggunannya, rambutnya di biarkan tergerai dihiasi jepit di dekat telinganya. Wajar Rafa mencintainya. Ditambah karir nya di dunia entertainment tidak ternoda oleh gosip miring. " Menantu idaman" ujar Rista dalam hati.


" Kamu cemburu Ta?" Bisik Rafa, geng power ranggernya sedamg sibuk memanggang daging di atas pan.


" Eh.. hah " Rista gelagapan mendengar bisikan Agi " Nggak lah" Ujar Rista pelan


" Akui aja, ngga baik memendam perasaan"


"hhmmm" Rista menghela nafas. dia cemburu, sakit hati namun putus asa juga.

__ADS_1


" Ya, aku cemburu" Ujar Rista dalam hati.


__ADS_2