
Rista menyeret koper kecilnya,dan tas satunya lagi memainkan handphonenya.
*stasiun Jakarta jam 6.30 pagi
Rista di antar Karin untuk mencapai stasiun. Ya, hari ini dia akan ke Bandung bersama Agi menggunakan kereta. Kenapa harus kereta, padahal baik Agi maupun Rista bisa menggunakan mobil pribadi. Namun Agi menolak menggunakan mobil, selain dia masih trauma dengan kecelakaan tempo hari saat di pulang dari acara syukuran Rista, dia juga ingin Rista menganggap ke Bandung kali ini bukan hanya urusan membujuk Via, Namun untuk liburan juga.
" enjoy your holiday ya buuuu" goda Karin,begitu dia menurunkan Rista di pelataran parkir stasiun
" Aku bukan liburan Karin . " ujarnya sabar
" Heheheh iya bu,semoga pulang dari Bandung udah resmi pacaran dengan Pak Agi ya ehhehehe " Karin semakin menjadi menggodanya
" Karinaaaa Larasariii... " ujar Rista geram, masih saja staff nya itu menggodanya " Buruan pulang sana"
" hahahaha Okey okey buu... dadah ibuuuu" pamit Karin sambil menutup kaca jendelanya
__ADS_1
" Bye,hati hati " jawab Rista. kemudian dia melangkah memasuki stasiun. dia kemudian duduk di sebuah bangku. " Agi udah sampe belum ya". kemudian dia merogoh handphone di tasnya. mencari nama Agi dan meneleponnya
" Hallo Gi, udah di mana"
" Di belakang kamu" Jawab Agi, Rista reflek menoleh ke belakang, terlihat olehnya Agi sedang tersenyum, dan menggendong tas nya.
" Kirain masih di jalan" Ujar Rista sambil berdiri dan menghampiri sahabatnya itu. Kali ini, bukan Agi yang terpesona oleh Rista, melainkan sebaliknya. Rista yang terpesona oleh Agi. sweater rajut turtle neck,celana jeans, sepatu slip on ditambah kacamata hitam.
"Hey . kok bengong" Agi mengibaskan tangannya di depan wajah Rista.
Rista sendiri berpakaian santai hari itu. blouse warna cream di padu dengan celana jeans dan sandal. Rista sengaja meilih sandal karena takut ngga nyaman memakai sepatu atau flatshoes
kereta menuju Bandung pergi tepat pukul 7 pagi. Bila perjalanan lancar jam 10 mereka sudah tiba di Bandung. Agi ingin memanfaatkan momen ini sebagai refreshing mereka, setiap hari mereka berkutat dengan bisnis, tak jarang fikiran lelah dan stress menerpa. Sejak Rona pindah ke Bali, Agi beberapa kali melihat Rista kelelahan dengan wajah stress. Hingga akhirnya dia mempunyai ide saat Rista bercerita ingin ke Bandung. Dan ini lah ide itu.
Agi mempersilahkan Rista duduk di sisi jendela, agar Rista bisa lebih menikmati perjalanan.
__ADS_1
" nih" Ujar Agi sambil menyerahkan satu cup mathcha frape kesukaan Rista
" Wah,kapan belinya?" tanya Rista antusian
" Tadi, pas masih di stasiun " Ujar Agi sambil menyeruput Iced Cappucinonya.
" Makasih ya Gi" ujar Rista sambil tersenyum
" sama sama, suka?"
" suka banget" jawab Rista dengan senyum merekah. dia suka dengan mathca nya dan suka dengan perjalananya ke Bandung.
Tanpa terasa kereta mulai meninggalkan ibu kota, pemandangan gedung gedung mulai tergantikan oleh perkampungan dan pesawahan. Rista beberapa kali mengabadikan pemandangan di luar, dan beberpa nya ada yang di unggah ke sosmednya.
" kalo kamu cape ato ngantuk,tidur dulu aja, ke Bandung masih lumayan jauh" ujar Agi,
__ADS_1
Rista menjawabnya dengan anggukan. 15 menit kemudian, matanya sudah terpejam bersandar ke bahu Agi. Agi tersenyum melihat Rista terlelap di bahunya. perlahan dia pun memejamkan matanya.