Rafa Rista

Rafa Rista
Eps. 84 ( kekhawatiran Rafa )


__ADS_3

Seusai Agi dan Rafa berbincang, mereka kemudian melangkah keluar coffe shop. meski sempat sedikit bersitegang saat ngobrol tadi,namun keduanya tak ada saling dendam. Baik Rafa maupun Agi, mereka sama sama menyayangi Rista dan ingin kebahagiaan untuk Rista. Rafa sempat bilang pada Agi tadi, bila sedikit saja dia melukai hati Rista, Rafa tidak akan segan segan untuk memperlakukan Agi seperti Ahmad. Rafa tak akan perduli meski dia berstatus tunangan Marinda kala itu.


Kedua sahabat itu akhirnya berjalan menuju parkiran mobil Rafa, Karena Agi tidak membawa mobil, maka Rafa yang berinisiatif mengantar Agi ke rumah Rista.


Namun saat mereka berdua melewati parkiran motor, kaki Rafa terhenti. Lagi lagi dia melihat motor sport merah itu lagi. Kali ini Rafa benar benar menelitinya. Dia yakin itu motor yang sama persis dengan motor yang dilihatnya di lengkong tempo hari, juga motor yang menyerempet Rista di Bandara . baik plat nomornya ,cat motornya juga striping tangki motornya. Agi yang penasaran apa yang sedang Rafa perhatikan. Agi kemudian ikut meneliti motor tersebut.


" Kenapa lo Fa, sampe segitunya liat ni motor" Tanya Agi sambil ikut meneliti motor tersebut


" Ga papa gue berasa sering banget lihat motor ini" Ujar Rafa sambil terus memperhatikan motor itu, Rafa yakin ini motor yang sama


" Perasaan doang kali Fa, yang punya motor gini kan banyak Fa. ini bukan tipe motor limited edition " Ujar Agi


" Iya sih " jawab Rafa sambil mengangkat bahunya. mungkin memang kebetulan Rafa sering melihat motor tersebut, namun apabila kecurigaan Rafa benar. Motor tersebut berarti selalu mengawasi Rista dimanapun dia berada.


* Udah Yuk ah, anterin gua balik. gue takut Rista ngamuk kalo gue ga ada di rumahnya" Ujar Agi Sambil berjalan menuju parkiran mobil.


Rafa akhirnya melepaskan pandangannya dari motor itu, dan berjalan mengikuti Agi.


Tanpa Agi dan Rafa sadari, seseorang yang baru selesai menyelesaikan pesanan online lagi lagi memperhatikan mereka dari kejauhan. Ya, seorang pria pemilik motor tersebut. Sudah lama dia menanti saat saat ini. Saat dia bisa membalas dendam kepada Rista dan mungkin juga kepada Agi dan Rafa. meski dia tau Rafa dan Agi hanya kebetulan terseret saja pada masalah Rista.

__ADS_1


Lelaki tersebut kemudian beranjak menuju motornya. Mencantelkan pesanan onlinenya pada tangki motor dan segera melaju membelah jalanan Bandung. Dia tidak menyangka, dia akan menjadi seorang pengemudi online di siang hari dan membuka kedai kopi di malam hari. Padahal dulu bisnisnya sedang berkembang pesat. andai saja Rista tidak menghancurkan bisnisnya, dan membuat dia menjadi budak kekasihnya, dia mungkin tidak akan sedendam ini.


Selama di perjalan menuju rumah Rista, Rafa masih memikirkan motor yang di lihat nya tadi di parkiran. Akibatnya beberapa kali Rafa hampir menerobos lampu merah bila Agi tidak menginginkannya.


" Stop Fa" Ujar Agi tiba tiba. mereka hampir saja melabrak lampu merah untuk ke sekian kalinya. Rafa menghela nafas dalam, dia tidak fokus.


" Gantian gue aja yang nyetir, lo gak fokus" ujar Agi sambil bersiap bertukar posisi dengan Rafa


" Sorry.. sorry Gi... gue kefikiran sesuatu" Ujar Rafa


" apasih yang lo fikirin,kan semuanya udah clear " ujar Agi, baik perasaan Rafa, perasaan Rista maupun perasaan Agi, mereka sudah sama sama membahasnya


"hmmm... " jawab Agi sambil memainkan ponselnya, Rista memberi kabar kalau dia sebentar lagi sampai di rumah


" Janji sama gue lo bakalan ngelindungin Rista " Ujang Rafa tajam


Agi menatap Rafa, dia mengernyitkan dahi dan tak mengerti dengan ucapan Rafa, hal ini sudah mereka bahas tadi


" lo ngeraguin gue?" Agi bertanya balik

__ADS_1


" Janji aja sama gue, lo bakalan lindungin Rista apapun yang terjadi" desak Rafa


Agi menatap Rafa tajam . " Gue bakalan buktiin omongan gue Fa,Gue bakalan jagain Rista "


Agi menangkap kekhawatiran yang tidak biasa dari wajah Rafa . Rafa menghela nafas dalam, sementara ini dia memang hanya bisa menyerahkan Rista pada perlindungan Agi. Namun apabila kecurigaan Rafa pada pemilik motor itu benar, maka Rafa tidak akan tinggal diam. Dia pasti akan membongkar tujuan orang tersebut.


Tak butuh waktu terlalu lama bagi Rafa dan Agi untuk tiba di rumah Rista. Saat itu kebetulan Rista baru saja tiba dari Cleanbozz,dia terkejut saat melihat mobil Rafa memasuki pelataran rumahnya, dan lebih terkejut lagi saat melihat Agi dan Rafa turun dari mobil.


Berarti tadi saat Agi bilang ada urusan, sebenarnya dia menemui Rafa, untuk Apa?


Rista kemudian menghampiri mereka berdua, Rafa sedikit canggung melihat Rista.


" Hay sayang, aku kira pulangnya sore" ujar Agi sambil merangkul bahu Rista, seolah ingin menegaskan kepada Rafa bahwa mereka sekarang sudah benar benar jadi pasangan .


" Hay. . tadi udah beres sebagian,aku ga enak ninggalin kamu di rumah sendirian, eh ternyata kamu keluar" jawab Rista. matanya lekat menatap Rafa. Apalagi yang mereka bicarakan? Tanya Rista dalam hati


" Selamat ya Ta, sekarang udah ga jomblo lagi" Ujar Rafa sambil tersenyum. Tak ayal Rista terkejut mendengat ucapan Rafa, Agi pun tak menyangka Rafa akan mengucapkan hal itu. Namun Rista buru buru tersadar dari terkejutnya.


" Ohh . iya makasih, ayo masuk dulu yuk. kita ngobrol ngobrol di dalem" ajak Rista pada Rafa. dia kemudian menatap Agi, Agi kemudian menggerakan kepalanya tanda menyuruh Rafa ikut ke dalam bersama mereka. Rafa pun mengekor Rista dan Agi dari belakang.

__ADS_1


__ADS_2