Rafa Rista

Rafa Rista
Eps.6 ( Kelas Informatika D4 - Part 1)


__ADS_3

Rista benar benar melaksanakan permintaan Ahmad, berubah menjadi lebih feminim. meski belum seutuhnya berubah, namun sepatu kets kesayangannya sudah berganti jadi flatshoes begitu juga baju bajunya, sudah bergaya lebih feminim. sebelum pergi menyempatkan diri dahulu untuk mencatok rambutnya, untungnya hanya sebahu, jadi tidak memakan waktu terlalu lama.


Hari ini seusai kuliah, Liliputh genk sepakat untuk ketemuan, seperti biasa kantin kampus menjadi tempat favorit untuk ketemu, selain perpustakaan dan lapang futsal. Via dan Ane yang kebetulan selesai lebih cepat sudah standby di Kantin kampus. Dede dan Rista sudah mau selesai jam kulia sedangkan Tami sudah menuju ke kantin.


Kantin cukup ramai siang itu, selain karena kebanyakan sesi kelas pagi sudah selesai, ternyata ada beberapa kuliah pergantian juga. Ane dan Via memilih banku panjang di dekat pohon ridang. mereka menikmati Jus pesanan mereka.


" Hey... aduuhh enaknya ngejus jam segini " sapa Tami. dia langsung meletakan diktat kuliahnya dan duduk di sebelah Via.


" Tebel amat Mi bukunya " ujar Via samb mengamati diktat Tami.


" bangeett... terus aku harus ngafalin ini buat ujian semester huaaahhh" ujar Tami dengan nada frustasi.


" oh iya yah, bentar lagi semesteran. Ngga kerasa ih kita kuliah udah mau naik tingkat lagi " Via menimpali.


" Eh Rista sama Dede udah jalan belum ya? " Tanya Ane


" Tadi sih bilangnya udah mau selesai, kenapa emang Ne ? " tanya Tami.


" Ngga apa apa, kita pesen makan yuk. sekalian Dede sana Rista mau di pesenin apa, biar sekalian" Ane berujar lagi


" apa yah , paling samain aja lah sama kita, pasti di makan di makan aja kok sama mereka mah " jawab Tami, dia yang kembaran Dede, sudah hafal kalau dede ngga pemilih makanan.

__ADS_1


Akhirnya Ane memesan makanan untuk mereka berlima. cukup banyak yang antri makanan siang itu, nampaknya kelas Agi juga ada kuliah di kampus yang sama bareng Ane. selain itu ada beberapa kelas Informatika juga yang kebetulan kuliah bareng, pantas banyak laki laki terlihat seliweran.


Ane memesan lima porsinayam bakar komplit dengan 4 es teh manis, spesial buat Rista dipesankan teh tawar, karena kebetulan ngga suka teh Manis. Ane menunggu di sebelah meja kasir menunggu pesanan di siapkan. Rista yang ternyata sudah selesai kuliah menghampiri Ane, sedangkan Dede duduk bersama liliputh yang lain


" udah pesen ne? " tanya Rista


" Eh Ta, udah tinggal nunggu pesenan di siapin " jawab Ane.


" udah duduk aja gih, biar aku yang bawain pesenannya, kan kamu udah mesenin " saran Rista.


" hehehee... tau aja kalo aku pegel" jawab Ane sambil nyengir "yaudah, jangan lupa, nasi ayam bakar lima plus minumnya yah..


" okesip " jawab Rista sambil membuat tanda Ok dengan jarinya.


" Mau di bantuin Ta?"


" Eh.... hayy... " sapa Rista sedikit kaget


" Mau di bantuin ngga?" ulang orang tersebut sambil senyum.


" Mau lah, hehehe makasih yaa.. " jawab Rista sambil tersenyum.

__ADS_1


mereka berdua berjalan menuju tempat liliputh duduk.


" Eh Raffa " ujar Dede


" Hey De " jawab Raffa ramah " ini makanannya ya"


" Makasih Fa " ujar Ane. Ane memang mengenal Raffa, karena sekelas dengan Agi.


" sama sama, well enjoy your meal ya... " ucap Raffa sambil memohon diri.


" Eh, bentar kamu sendirian? " Tanya Rista.


" Engga, anak anak kelas aku lagi pada ngumpul di sana" Jawab Raffa sambil menunjukan sebuah area, tampak beberapa laki laki sedang berkumpul " tapi ngga ada Ahmad Ta "


" Ehh.. iya, Ahmad ngga kuliah kayanya, dari tadi aku coba telepon hp nya masih mati, mungkin masih tidur " jawab Rista sedikit kecewa.


" Yaudah, aku balik ke sana yah, bye semua "


" Bye Fa... " ucap anak anak liliputh berbarengan.


Mereka kemudian melanjutkan makan siang sambil rumpi di kantin. apa saja bisa jadi topik perbincangan mereka, mulai dari kuliah, makanan, baju, futsal dan tentunya tentang lelaki.

__ADS_1


tentu saja semua antusias dan saling menyela kalau membahas masalah lelaki, bisa saling cie... cie... bareng bisa sambil saling ledek ledekan juga bisa saling ngasih masukan. semuanya seru kalau bahas kecengan masing masing, kecuali Rista, dia sedang kecewa dengan Ahmad, beberapa hari belakangan kuliahnya Ahmad berantakan, beberapa kali absen kelas hanya karen ketiduran, dan Rista sudah lelah rasanya mengingatkan dan membantu Ahmad mengatur jadwal ulang kuliah. bukan karena apa apa, namun bagi Rista kuliah adalah prioritas, mau seperti apapun harus di usahakan, karena menyangkut masa depan mereka.


***


__ADS_2