Rafa Rista

Rafa Rista
Eps. 49 (Pertemuan di Jakarta)


__ADS_3

Pertemuan dengan Agi malam itu benar bensr menjadi refreshing buat Rista. seolah menemukan lagi sesuatu yang dia cari dari dulu. Setiap hari secara intens mereka berkomunikasi , Agi juga sudah membuka komunikasi dengan liliputh, mereka semua merindukan Agi. Akhirnya mereka sepakat membuat grup baru di ponsel mereka,mereka menamainya "power ranger". entah Mengap mereka menamai itu, karena sebenarnya yang mempunyai ide tersebut adalah Anwar.


Anwar dan Dede sebagai admin grup tersebut menginvite Rafa, Agi dan semua anggota liliputh, kecuali ane. Mereka merasa Ane sekarang lebih dekat dengan Ahmad dan menarik diri dari liliputh.


Hari menjelang kompetisi futsal semakin dekat. Team futsal putri sudah berada di Jakarta begitu juga dengan Rafa. Rafa yang bukan anggota team futsal putri sengaja memesan hotel dekat asrama agar mudah berinterasksi dengan anggota liliputh dan bisa mendukung mereka saat bertanding. Acara nya sendiri di di helat cukup meriah di salah satu stadion di Jakarta. Rista, Agi dan Rafa mendapat privileg khusus,mereka mendapat tiket untuk menonton acara pembukaan itu berkat Dede dan Tami.


...Hari ini adalah opening ceremony untuk acara kompetisi olah raga antar politeknik se Indonesia. Rista sengaja izin tidak ke kantor apabila tim futsal putri bertanding. dan tentu saja Rona mengizinkan, meskipun dengan syarat semua pekerjaan kantor tidak terganggu....


Acara opening ceremony diadakan sore hari, hari itu Agi sudah sepakat akan menjemput Rista di cleanboss dan janjian dengan Rafa dan Anwar di d epan stadion. mereka aman masuk bersama menyaksikan opening ceremony.


pukul 02.14 siang


Rista sedang memulai make upn tipis d wajahnya saat pintunya di ketuk oleh staffnya dan memberitahukan bahwa Agi sudah menjempunya. Rista kemudian segera menemui Agi di parkiran cleanboss.


" cantik banget hari ini " ujar Agi begitu Rista duduk di kursi sebelah Agi. Rista mengernyitkan dahi, merasa aneh dengan omongan Agi, padahal Rista tidak merasa memakai sesuatu yang spesial. hanya kaos futsan yang ujungnya bawah di ikat di padu dengan celana jeans biru yg ada aksen sobeknya dan sepatu kanvas putih. sedangkan rambutnya di kucir kuuda biasa . tidak ada yang spesial menurut Rista. Namun di mata Agi, penampilan biasa seperti itu memancarkan aura kecantikan Rista. l


" hey... bengong.ayo jalan " ujar Rista sambil menyenggol lengan Agi. Agi tersadar dari lamunannya, mukanya sedikit bersemu merah, malu ketauan bengong karena mengagumi kecantikan Rista.

__ADS_1


Jakarta siang itu ngga terlalu macet, mereka bisa dengan cepat sampai d stadion, menurut info di grup, Rafa dan Anwar sudah tiba juga d stadion. mereka menunggu di gate utama.


Akhirnya, setelah beberapa bulan kepindahan Rista ke Jakarta, inilah kali pertama Rista bertemu Rafa. Jujur sebetulnya sejak di Jalan tadi janturng rista sudah berdebar. Salah tingkah dan bingung harus bersikap bagaimana saat bertemu Rafa. Rista hari itu memakai kalung pemberian Rafa, kalung mas putih dengan permata segitiga.


"yuk turun " ajak Agi ketika mobilnnya terlah terpakir sempyrna. Rista sedikit membetulkan kucirannya sebelum turun. Dan lagi lagi Agi terpesona dengan Rista.


"kenapa sih dia cantik banget hari ini" ujar Agi dalam hati. Agi juga melihar Rista menggunakan gelang pemberiannya, dan itu membuat dia senang sekali.


Stadion ramai sekali hari itu. opening ceremony kompetisi ini memang di liput media dan mendatangkan beberapa artis ibu kota. Agi menggenggam tangan Rista menyelusup diantara kerumunan orang orang, ada yang sedang mengantri masuk stadion dan ada juga yang sedang menunggu janjian masuk bersama.


kemunculan stand stan jualan juga menabah ramai suasana d luar stadion. setelah hampir 5 menit di tengah kerumunan masa, Agi akhirnya menemukan sosok Rafa dan Anwar di dekat gerbang utama.


Agi berteriak sambil memanggil Rafa dan Anwar, jarak mereka sudah tidak terlalu jaih sekarang. Anwar dan Rafa dapat jelas melihat mereka.


"hey... gila... apa kabar " ujar Agi sambil memeluk Rafa. Di balas dengan dekapan hangat Rafa, setelah sekian bulan ngga ketemu.


"Anwaaarrr.... apa kabar mameeennnn, makin kerennn aja yahhh " ujar agi sambil tos dengan Anwar kemudian memeluknya.

__ADS_1


Giliran Rista menyapa Anwar dan Rafa, reflek dia melepaskan genggaman tangan Agi saat mereka mendekati Rafa tadi, namun Rista yakin, baik Rafa ataupun anwar pasti melihat itu.


" hay pacar Nika.... , apa kabar? " ujar Rista jahil sambil menjabar tangan Anwar. dia selalu senang menggoda anwar. dan jabatannya di balas dengan tawa oleh Anwar, dia tidak pernah tersinggung dengan becandaan seperti itu.


" Hay Fa, apa kabar? " tanya Rista sambil menyalami Rafa, ada desiran di hati Rista, jujur, ini adalah momen yang begitu dinantikan olehnya. bertemu Rafa. Rafa tersenyum menyambut uluran tangan Rista. senyumnya jelasntak bisa di sembunyikan lagi. dia begitu merindukan Rista.


Rafa dapat melihat binar bahagia di mata Rista, hal yang sama juga terlihat di mata Rafa. ya, mereka terakhir merindukan. meskipun komunikasi mereka lancar, namun tetap, pertemuan langsung seperti ini selalu membuat hati berdesir. baik Rafa maupun Rista sama sama merasakan desiran di hati masing masing. Rafa juga melihat Rista mengenalan kalung pemberian darinya, dan itu membuat Rafa sangat bahagia.


" yuk masuk" ajak Agi Pada mereka. kemudian mereka pun melangkah menuju ke dalam stadion yang memang suda ramai sore itu.


Meski acara sore itu hanya opening ceremony, namun ternyata antusias masyarakat terhadap acara itu cukup tinggi. terbukti dengan bejubelnya orang orang memasuki gerbang menunu stadion. Rista dan teman temannya padahal mendapat privilage tempat vip namun ternyata sama saja. tempat vip pun penuh oleh masyarakat yang ingin menonton, ditambah dengan penonton masing masi kampus.


" kamu berdiri depan aku Ta" ujar Agi sambil memegang bahu Rista dan meyuruhnya berjalan di depannya.


" lho kenapa Gi? " tanya Rista tidak mengerti dengan maksud dari ucapan Agi.


" Biar aku jagain kamu dari belakang, takutnya ada yang macem macem" jawab Agi lagi.

__ADS_1


Rista kemudian berjalan di depan Agi, di sebelahnya Rafa sedangkan anwar di depannya. orang orang yang memasuki gerbang vip utama memang banyak, meskipun tidak se bejubel gerbang gerbang yang lain. namun baik Rafa maupun Agi, mereka ngga mau kecolongan, takut sesuatu yanh ga di inginkan kerjadian.


__ADS_2