Rafa Rista

Rafa Rista
Eps. 95 ( Obat Penenang )


__ADS_3

Semalaman Rista tidur dalam pelukan Agi. Ini kali pertamanya dia membiarkan seseorang yang bukan keluarganya sedemikian dekat dengan dirinya. Namun saat ini memang Agi yang bisa menenangkan dirinya.


ddrttt...ddrrrtt... ddrrrt...


Suara geraran ponsel terdengar dari nakas di sebelah Rista, Sedikit bergeser Rista melihat k lcdnya. itu bukan ponsel miliknya, itu ponsel Agi. di Lcdnya terbaca nama Anwar. Rista berusaha beberapa kali membagunkan Agi, Namun usahanya sia sia, Agi masih tertidur pulas dan tidak ada tanda tanda akan bangun. Akhirnya Rista memberanikan diri menjawab panggilan dari Anwar.


"Hallo An.." Sapa Rista


" Hallo, eh sorry ini Rista ya?" Tebak Anwar, sedikit heran mengapa Rista yang menjawab telepon Agi


" Iya An, ini aku, Rista. Aku nginep di tempat Agi semalam" Jawab Rista memberikan penjelasan


" Aginya ada Ta? aku mau tukerin mobil "


" Mmmhh... Aginya masih tidur sih An, tadi udah aku coba bangunin, tapi kayanya masih pules banget, kamu buru buru ya?" Tanya Rista lagi, dia ngga mau gara gara dia ada masalah, semua orang jadi repot.


" Oh, yaudah ngga apa apa, nanti aja kalo dia udah bangun Ta, Ta kamu gimana sekarang? Ngga apa apa kan ?" Tanya Anwar lagi. meski mereka hanya sebatas teman, namun dia tahu, antara teman teman sekelasnya dan geng liliputh, mereka saling peduli.


" Aman kok An, aku baik baik aja. Makasih ya "


" kalo butuh bantuan apapun kabarin aja ya, kita dan geng powerranggers siap bantuin kamu"


" Sip An, aku pasti kabarin kalian kalo kenapa kenapa. Makasih banyak yah An, sorry banget kalian jadi ikutan repot "


" Kita sama sekali ngga ngerasa di repotin kok. Ya udah, nanti kabari aja ya, Aku harus antar Nika dulu. see you Ta"


" oke An, See you " Jawab Rista sambil menutup teleponya dan mengembalikannya lagi ke atas nakas, kemuian kembali ke sebelah Agi, Namun ternyata Agi sudah bangun, matanya masih menyipit karena sedikit mengantuk .


" Eh kamu udah bangun Gi " Ujar Rista kaget, karena di sebelahnya Agi sudah membuka matanya


" Hhhmm... siapa yang telepon ?" Tanya Agi dengan suara serak khas bangun tidur

__ADS_1


" Anwar yang telepon, maaf ya aku angkat tadi, aku udah coba bangunin kamu, tapi kamunya ngga bangun bangun " Rista memberikan penjelasan.


" Its oke ga apa apa, jam berapa sekarang sayang? kamu mau kemana rencananya hari ini ?" Tanya Agi sambil menyingkapkan selimutnya dan membuka gorden kamarnya, Cahaya matahai pagi menerobos masuk ke kamar mereka.


Rista kembal melihar ponsel Agi " Jam 7 lewat setengah jam " Jawab Rista " Sarapan dulu yuk, sambil nanti aku fikirin baiknya gimana " Ujar Rista lagi sambil menghampiri Agi.


Agi meraih Rista ke pelukannya, kemudian seklas mengecup dahinya. " kamu mandi duluan kalo gitu, aku sambil siap siap dan ngecek info ya"


Rista kemudian mengangguk dan beranjak ke kamar mandi, namun tak berapa lama dia sudah kembali ke luar kamarmandi dengan keadaan yang belum berubah. Agi yang keberulan sedang mengecek info kabar terkit tunangannya Rafa keheranan di buatnya.


" Ngga jadi mandi?" Tanya Agi sambil menatap heran mengapa Rista masih menggunakan piyama tidurnya


" Kamu lupa ya? aku kan ngga bawa baju ganti " Ujar Rista cemberut kemudian duduk di tepi kasurnya. Masa iya dia akan pakai baju yang kemarin ke undangan Rafa. Atau pakai baju Agi lagi.


" Hahahha oh iya, aku lupa, gimana dong? mau minta diantar baju ke sini ?" Tanya Agi sambil mengampiri Rista, menggemaskan sekali kekasihnya itu kalau cemberut begini.


" nunggu mami kirim baju paling cepet 30 menit, aku juga udah laper" Ujar Rista lagi " belum lagi harus ke kantor kan"


" Ke kantor kasihin Via dulu aja, kamu remote kerjaan dari sini, kita belom tau media udah sejauh mana, nanti kak Rona juga ke sini" Ujar Agi memberi saran, dari hasil investigasinya barusan, hasilnya ngga terlalu bagus, gosip miring memang seringkali lebih cepat mnyebar, belum kalau di bumbui di sana sini. Rista menghela nafas, apa yang Agi ucapkan ada benarnya juga, Rista ngga tau media sudah seperti apa memberitakan dirinya, sampai pagi inipun Rista belum berani menyalakan ponselnya atau menonton televisi.


" Jangan lupa hubungi Via untuk handle Cleanbozz hari in " Ujar Agi sambil mengucek rambutnya dengan handuk, sepilas aroma wangi shampo merebak di kamar mereka. Rista menjawab dengan anggukannya, ponselnya kini sudah di nyalakan, beberapa pesan masuk, dari mami, papi, kak Rona, juga dari grup poweranggersnya. Mereka semua sepakat untuk membantu Rista dan Rafa, terlepas dari apayang mereka lihat di acara pertunangan Rafa semalam. Rista memikit tombol reply di pesan grup Power Ranggernya


Rista : Thanyou so much gengs dukungannya, it means a lot for me


Dede : be strong ya Ta dan Rafa, kita tau ini pasti ngga mudah


Rista : Makasih dede sayangku :*


Via : fow a while bagusnya kamu ama Agi dulu deh Ta, aku udah cek cek media, agak syerem ya beritanya


Rista : Sementara aku stay dengan Agi, pliss titip kantor ya Vi... sory bangetttttt..

__ADS_1


Via : Its oke.. santai, kerjaan sementara bisa aku handle kok, jangan dl fikirin itu


Tami : we will stay behind you Ta,


Agi : Makasihhh genggers... kalian is the best.. :*


Tami ; Ihhhh Agi.. kok kirim emot kiss gitu sihhh..


Agi : hahahha.. emot doang, kiss yang aslinya cuma buat Rista seorang.


Tami : hampir gue lupa kalo di grup ini tuh ada yang pacaran.. hahhahaa...


Rista : hahahah sorry ya gais.. dia kadang begitu hahhaa...


Dede : It's Oke... titip Rista dulu ya Gi, AWAS KALO DI APA APAIN!!!


Rista : Kok di titip titip, emang gue baranggggg.. :(


Tami : Kamu kesayangan ... :*


Rista : Love u tooo my darling Tami... muuuaaccch.. hahahhaa...


Agi : thankyouuuuu supportny yaaaa powerrangers ku... akupadamu lah..kita sarapan dulu ya gengs ...


Tami : Oke


Via : Sip


Dede : Okeesssip


Anwar : Noted, Gi, gua Pm aja ya kita ketemuan dimana tar masalah mobil, kalo lo udah sans itu juga.

__ADS_1


Agi : Okeeeee..


Rista tersenyum mengakhiri percakapan di grup poweranggernya, beruntung dia memiliki sahabat yang luar biasa. Rista tau dari tadi Rafa hanya menyimak obrolan mereka, Rista yakin Rafa sedang di posisi serba salah sekarang. Agi pun menyangka hal yang sama. Setelah mengakhiri percakapan di grup poweranggernya, dia berpamitan ke Rista untuk mengambil sarapan bagi mereka berdua.


__ADS_2