Rafa Rista

Rafa Rista
Eps 65. ( tempat bersandar)


__ADS_3

Agi sedang memeriksa laporan kantor Alkes dan beberapa cabangnya,namun tiba tiba handphonenya bergetar.


one message from Rista


buru buru Agi membukanya, tumben Rista mengirimnya pesan selarut ini.


"Gie,sibuk? " Pesan Rista singkat. Agi langsung menekan tombol reply


" Nope, cuma masih di kantor aja" Jawab Agi,. mau sesibuk apapun dia, pasti akan di jawaab ngga sibuk kalau Rista yang mengirim pesan.


" besok kalau kamu ada waktu, aku mau ngajak makan siang atau makan malam"


" wuuhuuu.. asik.. oke,dmn?" kawab Agi ceria, dia senyum senyum sendiri. jarang jarang dia diajak langsung oleh Rista. biasanya Dia yang ngajak Rista duluan.


" besok aku kabarin yaah.. really need you.. " jawab Rista lagi.


"oke, see you Ta" Agi kemudian mengernyitkan dahi, tumben sekali Rista mengirim dia pesan seperti itu, Agi Kemudian khawatir,apakah Rista mendapat pesan pesan dari orang misterius itu? belakangan orang misterius itu terus mengirimi foto foto Rista dengan pakaian tidak senonoh, dan juga foto foto Rista kalau sedang berada d luar rumah,baik itu saat makan, saat keluar masuk apartemen, atau saat di depan apartemen. Agi memang belum sempat meneliti lebih lanjut karena kesibukan dia di kantor.


***


keesokan harinya...


Agi benar benar di sibukkan oleh urusan kantor hari itu, Anya mengirim banyak sekali laporan yang harus di periksa padahal Agi sudah mewanti wanti kalau dia makan siang akan keluar. Namun ternyata laporan dari Anya seolah ngga ada habisnya. Akhirnya Agi memundurkan janjinya dengan Rista ke makan malam. Agi berjanji akan menput Rista di cleanboss.


Rista menghela nafas membaca pesan singkat Agi, namun bagaimana lagi. dia hanya bis bilang "okey".


sementara di ruangan sebelah Rona juga tampak sibuk mempersiapkan kebutuhan dokumen ke Bali di bantu beberapa staffnya. Jam menuju sore akan terasa lambat. Rista kemudian membuka sosmednya. Di beranda muncul postingan Rafa, dia memposting sepasang cincin dengan caption


" all we need is just a little patience"


Rista memijit tombol like, namun tiba tiba membatalkannya, saat matanya tiba tiba menangkap komen dari akun @justMarinda


" I'll be waiting fou you". dan Rafa membalasnya hanya dengan empt senyum.

__ADS_1


Rista mengehela nafas.


"harusnya aku sadar dari dulu, kamu takan pernah bisa bersamaku"


Ujar Rista dalam hati.


*sementara di tempat Rafa


Rafa memainkan sebuah cincin permata di balkon kostannya. Bandung panas hari itu,panas dan ruwet. se ruwet pikiran Rafa. Dia telah menyiapkan cincin itu untuk Rista. Di hari saat pertemuan mereka di Artemis, harusnya dia memberikan cincin itu untuk Rista, saat itu dia bahkan siap untuk melepaskan Marinda dengan segala konsekuensinya. Namun ternyata yang terjadi malah di luar dugaannya.


Rafa melihat sosmednya, tempat dia memposting cincin itu, dan ternyata Marinda luar biasa GR nya, menyangkan kalau cincin itu untuknya. Rafa hanya membalas kometar Marinda dengan emoticon senyum, senyum miris. Miris mengetahui kenyataannya dia tidak bisa lepas dari Marinda. Dan esok dia harus ke Jakarta, untuk menjemput kepulangan Marinda dari Jogja.


***


Sore harinya Agi menjemput Rista di cleanboss. Saat itu Rona sedang bersiap pulang juga. mereka bertemu di lobi cleanboss.


" Hey .. lama ngga ke sini Gie, apa kabar?" Tanya Rona antusias menyambut Agi


" Baik. mau jemput Ri yah?"


" Iya kak, kemarin Rista ngajak makan bareng"


" Oh iya? wah bagus dong"


" Iya kak, tumben Rista ngajak aku duluan, biasaya aku yang harus ngajakin" Ujar Agi sambil tersenyum


" Ya udah ga apa apa, kakak seneng kalian deket. Oh iya, aku titip Rista ya Gie" ujar Rona sambil menepuk pundak Agi


"Lho kakak mau kemana emang?" tanya Agi terkejut


" Kakak mau riset ke Bali, mungkin agak lama"


" Oh iya, berapa lama?"

__ADS_1


" Ya... lumayanlah,agak lama. makanya tolong bantu Rista ya Gie,dia kan ngga ada siapa siapa di sini" Ujar Rona. Setidaknya bila ada apa apa Agi bisa membantu Rista.


"kapan akak pergi? " tanya Agi lagi


" besok"


" Hah, besok, ngedadak banget kak" ujarnAgi terkejut


" kakak udah bilang sebetulnya sama Rista, mungkin dia ngajak kamu ketemu hari ini mau cerita tentang itu " Rona menjelaskan


" Ohh iya, ya.. mungkin ya kak"


" Yaudah sana kamu temuin Rista, Dia masih ada di kantornya " Ujar Rona sambil menepuk punggung Agi, dan berlalu menuju parkiran.


Agi menghampiri Rista di kantor nya. di lantai 2 cleanboss, dilihatnya Rista sedang membereskan peralatan nya dan bersiap pulang. meski ngga banyak kerjaan dia hari itu,namun dia merasa capek sekaliungkin karena dari kemarin kemarin emosinya banyak terkuras. lelah jiwa memang lebih berasa daripada lelah fisik.


" hay..." sapa Agi dari pintu masuk ruangan Rista


Rista menatap sekilas kemudian tersenyum. Agi cerah sekali sore itu. dengan kemeja berwarna biru muda yang di gulung lengannya jiga celana slimfit berwarna hitam


" udah siap pulang?" Tanya Agi lagi sambil menghampiri Rista, kemudian membantu Rista mengenakan blazer warna broken white-nya. Formal namun tetap bisa terlihat santai. Rista memadukan blazernya dengan celana panjang berwarna senada. Cantik dan manis dimata Agi. meski wajahnya terlihat lelah,ada kantung mata hitam di sana.


" udah bentar lagi ya, aku bereskn folder dulu" Ujar Rista sambil menyusun beberapa tumpukan map


" kamu cape ya?" ujar Agi lagi


" ngga, kenapa emang?" jawab Rista sambil cekatan membereskan map map nya


" mata kamu ngga bisa bohong" unar Agi sambil meraoh tangan Rista dan mengahdapkan wajah Rista ke depan matanya.


Rista menahan nafasnya beberapa detik. ini bukan kali pertamanya Agi memperlakukannya semanis itu,namun Rista tidak mengerti, kenapa sekarang dia jadi salah tingkah di perlakukan seperti itu. Rista segera memalingkan mukanya, dan berusaja kembali fokus membereskan map-nya.


" kalau aku lelah,aku punya kamu untuk bersandar" Ujar Rista sambil menatap Agi lekat lekat. Lini giliran Agi yang salah tingkah.

__ADS_1


__ADS_2