Rafa Rista

Rafa Rista
Eps. 28 ( Sebuah Pertemuan )


__ADS_3

Agi mendapati Rista sendirian dikamarnya, tidak ada liliputh, tidak ada Rona juga Rafa. Biasanya pasti ada yang menemani Rista di kamar.


" Gi... " Panggil Rista begitu dia melihat Agi masuk ke kamar


" Lho kok sendirian, Kak Rona mana?" tanya Agi penasaran. Kok Rista yang baru selesai operasi malah di tinggal sendiri. Ujar Agi dalam hati, dia merasa khawatir, bagaimana kalau Rista ada apa apa.


" Kak Rona tadi lagi keluar dulu, pas ada temen temen liliputh. Liliputh baru aja turun, sekitar 5 menit yang lalu lah" jawab Rista


" Ohh.... kamu gimana sekarang? udah enakan?" Tanya Agi sambil melihat keadaan Rista


" Udah enakan sekarang, tapi ya gini namanya juga baru beres Operasi, masih ada yg kerasa"


Agi membelai lembut rambut Rista, Ahh... kenapa sih Rista harus menolak dia, padahal dia begitu tulus sayang pada Rista.


" Bentar lagi jam makan malem kamu Aku suapin ya " tawar Agi. Rista mengangguk, makan malam dia sebetulnya sudah datang, hanya tinggal menunggu jadwalnya saja.


" Gi, kamu ngga marah sama aku kan?" Tanya Rista, matanya lurus menatap ke arah Agi


" Marah? kenapa?" Tanya Agi heran


" Marah karen udah jujur tentang perasaan aku ke kamu dan aku malah bilang ke kamu kalau aku sukanya ke orang lain " jawab Rista


" Ta, aku ngga bisa marah ke kamu, dan masalah perasaan itu adalah hak kamu, aku ngga bisa maksa, Aku malah seneng kamu bisa jujur ke aku. kalau aku marah, aku ngga akan ada di sini sekarang"


" Makasih buat semuanya ya Gi " jawab Rista sambil menggenggam tangan Agi. Dia merasa sangat beruntung di sayangi oleh Agi, meskipun dia tidak bisa memaksakan perasaannya


" Aku suapin kamu sekarang ya " pinta Agi, dia melihat jam, sudah menunjukkan waktunya Rista makan malam. Rista mengangguk, Agi kemudian membawa nampan makan Rista.


" Ta, harus kamu tau,sayang aku ke kamu itu tulus Ta, mau kamu membalas perasaan aku atau ngga, itu ngga masalah. semoga nanti aku bisa dapet pasangan yang baik dan kuatnya sama seperti kamu" ujsr Agi sambil menyiapkan makanan ke mulut Rista


" Aku ngga ada duanya Gi, ngga akan ada orang yang kaya aku lagi" jawab Rista dengan mulut penuh makanan

__ADS_1


" Hehehhee betul juga sih, you are the one and only " ujar Agi sambil tertawa.


***


Ahmad sudah sampai di depan pintu kamar Rista, tangannya nyaris mengetuk pintu kamar namun samar samar dia mendengar ada yang bercakap cakap di kamar Rista. Ahmad mematung.Jadi, selama ini Agi punya perasaan sama Rista, pantas dia selalu berusaha melindungi Rista, Ahh... kenapa aku ngga peka dengan hal itu, dan malah terang terangan melukai Rista depan Agi.


Rona yang baru saja tiba dari bawah melihat seseorang berdiri di depan kamar Rista, Namun dia yakin itu bukan Agi atau Rafa, dia menghampiri nya. Dahi Rona mengernyit, dia kenal dengan orang itu.


" Hai.. " sapa Rona, ternyata benar, dia Ahmad. kenapa dia di sini, tanya Rona dalam hari


" Eh.. mas Rona, sedang apa di sini?" Tanya ahmad penasaran


" Lah mas Ahmad sendiri sedang apa?" Rona balik bertanya


" Adik aku di rawat di sini, dia habis operasi" Jawab Rona sambil menunjuk ke kamar Rista


" Ohh, kebetulan banget ya kalau gitu" Ahmad terlihat salah tingkah.


" Gi, tolong coba lihat depan pintu ada siapa kok seperti suara kak Rona" pinta Rista pada Agi. Agi kemudian beranjak membuka pintu.


Kreekk....


Agi melihat Rona dan Ahmad di depan pintu


" Siapa Gi? Kak Rona?" Tanya Rista dari dalam


" Iya Ry, ini aku" Teriak Rona, namun matanya masih melihat ke arah Ahmad. Dia masih terlihat kebingungan loyal customer nya tiba tiba muncul di depannya.


" Eh kamu Mad, jadi ternyata jenguk Rista nya " ujar Agi. Ahmad jadi semakin salah tingkah, Andai dia bisa kabur saat itu juga dari mereka.


" Hay Gi " Jawab Ahmad kikuk

__ADS_1


" Ayo masuk Mad" Ajak Agi, sementara Rona pun terlihat canggung dan bingung, ada tanda tanya di otaknya.


Rista melihat Ahmad berjalan di belakang Agi, di susul oleh Rona, bagaimana mungkin mereka bisa kebetulan bersamaan.


" Hay Ta, gimana kabar kamu?" Tanya Ahmad, jelas terlihat dia merasa canggung, sementara Rona langsung duduk di sofa dengan mata terus menatap Ahmad dan Rista


" Alhamdulillah, sekarang udah agak enakan" jawab Rista sambil senyum


" Kamu gimana kabarnya?"


" Hhmmm... aku baik, kok bisa kamu kecelakaan gini Ta"


" Ya bisa lah Mad, siapapun bisa kecelakaan, takdir" jawab Rista kaku.


Kenapa pula mantannya ini datang menjenguk saat ada Rona, dan kenapa Rona seperti mengenal dekat si mantannya ini, Rista terus bertanya tanya dalam hatinya. Rona beranjak dari sofanya,dia harus memastikan kalau Ahmad si loyal customer nya ini mantan Rista atau bukan.


" Ry, ternyata kamu kenal juga sama Ahmad ya" tanya Rona sambil duduk di ranjang Rista. kini mereka berempat berkumpul, Rista bisa merasakan aura yang kurang nyaman saat itu


" Iya kak, Ahmad temen sekampusnya Ry dan mantan Ry " jawab Rista sedikit enggan dan menyebutkan kata 'mantan sedikit pelan'.


" Kak Rona kok bisa kenal dengan Ahmad juga? Tanya Agi


" Ohh.. begitu... " Kak Rona mendelik ke arah Ahmad " Ahmad ini customer di auto bridal aku"


" Dunia sempit ya" Ujar Rista, dia tidak menyangka ternyata Rona mengenal Ahmad, lalu bagaimanakah sikap Rona setelah tau bahwa konsumen kesayangannya adalah orang yang menyakiti adiknya hingga menangis berminggu minggu. Rista yakin Rona sudah tau cerita patah hatinya dari cerita Rafa dan Agi malam itu, juga cerita dari liliputh.


" Tenyata Mas Rona ini kakaknya Rista ya " ujar Ahmad


" Ngga nyangka yah,? aku juga ngga nyangka kalau ternyata Ahmad yang di ceritakan Agi dan Rafa itu ternyata kamu"


Agi ngga bisa membiarkan suasana ngga nyaman ini berlangsung lama, dia harus bisa mencairkan suasana, namun buntu, dia sama sekali ngga ada ide. Mereka semua tenggelam dengan dialog di kepala masing masing.

__ADS_1


Rista tidak menyangka bahwa mantannya, yang membuat dia terluka justru adalah seorang konsumen loyal di usaha kakaknya, begitu juga Rona, dia tidak menyangka, kalau orang yang menurut dia begitu baik, konsumen setia di auto bridalnya adalah orang yang membuat hati adiknya hancur, berminggu minggu menangis sendiri, meratapi kenyataan di putuskan secara sepihak. Sementara Agi, bagaimana dia menjelaskan pada Ahmad bahwa sebenarnya dia sayang pada Rista, namun dia sendiri takut Ahmad Salah sangka. Dan semua ini semakin rumit di otak Ahmad, Mantannya ternyata adik dari salah satu bengkel dan auto bridal kepercayaan, dimana dia mempercayakan perawatan mobil mobil di Mad's travel pada auto bridalnya Rona, sementara itu dia juga baru tau kalau ternyata Agi, sahabatnya, menyimpan perasaan juga pada mantannya, yang jelas jelas dia campakan, belum lagi masalah dia harus jujur tentang pasangannya yang sekarang. Segala kerumitan ini terasa jelas di atmosfer kamar rawat Rista malam itu.


__ADS_2