
Malam harinya saat semua sedang berkumpul mami menceritakan tentang kedatangan Agi, berdasarkan cerita mami Rona dapat menebak kalau mami suka dengan Agi. Sebagai seorang ibu mami dapat membaca perilaku Agi kepada Rista, dan mami pun dapat menilai Agi orang yang seperti apa. Rona yang dari awal memang setuji bila Agi berpacaran dengan Rista memanas manasi mami agar mendukung Rista dengan Agi.
" Mi tau ngga, waktu Rista di rumah sakit, Agi care banget sama dia" Ujar Rona sambil matanya melihat ke arah Rista
" Ya care lah, diakan suka sama Ry" Jawab Rista tenang sambil menyuapkan nasinya
" HAH.... jadi Agi udah nyatain ke kamu?" Tanya Rona terkejut
" Iya udah " jawab Rista santai
" Terus?" Rona semakin penasaran
" Terus apanya?"
" Kalian udah jadian?" Mami ikutan kepo
__ADS_1
" Ngga " jawab Rista singkat
" Lho, maksud ?" Rona sekarang fokus melihat adiknya itu, sudah jelaa Agi telag menyatakan perasaannya tapi mereka ngga jadian.
" Aku tolak "
" What.... " Rona hampir tak percaya dengan jawaban adiknya ini, sementara mami menggeleng gelengan kepalanya. Hanya papi yang no coment dengan keadaan itu, karena dia belim melihat seperti apa Agi.
" Iya Ry tolak" Rista mempertegas jawabannya
" perasaan Ry ke dia bukan sebagai pacar, Ry nyaman deket dia, tapi bukan sebagai kekasih, Ry nyaman dengan Agi, tapi ngga cinta"
Papi mengangguk anggukan kepalanya. Dalam hatinya dia bangga dengan putrinya yang telah berani bersikap jujur. Rista kemudian menceritakan bagaimana saat Agi menyatakan cintanya, dan juga bagaimana perasaan Rista terhadap Agi, reaksi Agi begitu tau ternyata bukan dia lah yang ada di hati Rista.
" Tapi sungguh Ry ngga mau nyakitin Agi, Ry sayang dan peduli sama dia tapi ngga cinta, Ry ada orang lain yang Ry sukai, yang Ry kagumi yang Ry idam idamkan " Jawab Ry dengan muka yang sedih.
__ADS_1
" Siapa emangnya cowok itu Ry?" Tanya Rona,dia penasaran, jangan jangan Rista masih menyinpan perasaan ke Ahmad.
" Dia Rafa Kak " Jawab Rista dengan sedih. sedih karena dia faham Rafa tidak mungkin bersamanya karena masih ada Marinda. Ditambah lagi sekarang hubungan mereka mulai menjauh.
Rona terkejut mendengar Rista mengucapkan nama Rafa dengan jelas sebagai orang yang ada di hatinya. Bagaimana mungkin ini terjadi, Rafa yang ternyata dapat mencuri hati Rista, yang Rista rindukan setiap harinya. Dan yang membuat Rona bingung, Dia yang menyuruh Rafa menjauh dari Rista. Bagaimana jika Rista tau kalau Rona meminta Rafa menjauh, Rista pasti akan sangat terluka.
" Lalu kenapa kamu ngga jadian sama Rafa?" tanya mami
" Ngga ah mam " jawab Rista sambil meneguk air dari gelasnya
" Lho, kenapa?" tanya mami lagi, sementara itu mata Rona tertuju pada Rista. dia ingin melihat ekspresi Rista.
" Dia udah punya pacari mam" Jawab Rista sambil tersenyum, bukan senyum kebahagiaan, namun senyum miris. Rona melihat itu, Rona melihat ada kesedihan di mata Rista, dan juga kepasrahan.
" Ry ngga mau jadi penghancur di hubungan orang lain" Jawab Rista lagi. meskipun dia harus memendam perasaan kepada Rafa, dan membunuh perasaannya namun Rist rela daripada di cap sebagai perusak hubungan orang. Itulah yang sda di fikiran Rista.
__ADS_1
Mami mengusap punggung Rista, menguatkan. Sebagai seorang ibu dia tidak ingin putrinya terluka, dia juga sekaligus bangga, dengan keputusan putrinya, di kehidupan sekarang ini banyak sekali orang orang egois yang memaksakan kehendaknya, padahal dia tau itu menyakiti hati orang lain.