
Biasakan Like bab-nya😉...
Masukin list Fav juga ya🥰
Komentar positifnya biar Author
makin semangat Up, apalagi dapet hadiah🥰
So... I Hope Enjoy The Story
...****************...
"Ya Ya! kalian mau apa?"
"turunkan aku!"
"Kau siap Tae il" tanya Jae Hwan dan langsung di angguki oleh Tae il yang sedang memegang kaki Jin Sung.
Kali ini mereka berdua berada di kubu yang sama, dan siap untuk menjatuhkan Jin Sung dari jendela.
"Yak! hyung, apa yang kalian lakukan... turunkan aku" ujarnya sambil terus berontak karena Jae Hwan dan Tae il sedang mengayunkan tubuhnya dan bersiap untuk menjatuhkannya dari jendela lantai 17 kamar Tae il.
Semua ucapan kotor keluar dari mulut Jin Sung yang kini sedang mengumpat pada dua pria ini, karena jika dilepas ia akan benar-benar jatuh.
"Apa kalian berdua kurang kerjaan?"
Sontak keduanya langsung menatap ke arah pintu di mana di sana ada Seok Hyun, Ye Jun, Si Hwan dan Yoon Wo yang sedang berdiri.
Bughhhh~
"Akhhh~ b*kongku" lirih Jin Sung karena dua kakaknya itu malah melepasnya hingga jatuh cukup keras di lantai.
"Syukurlah hyung ada di sini, kalau tidak aku akan mati konyol karena dua pria gila ini." adunya pada sang kakak sambil mengusap bok*ngnya karena masih sakit.
"Dia duluan." sahut Tae il tidak mau kalah.
"Gelut... gelut...gelut..."
Sambil bertepuk tangan, Seok hyung menggoda para adiknya untuk melanjutkan adu mulut mereka.
Jin Sung dan Tae langsung melirik satu sama lain dengan tatapan yang kesal satu sama lain.
Pria muda itu langsung membuang muka dan memilih untuk duduk di samping Seok Hyun yang sedari tadi sudah duduk Bersama yang lain.
📳Drrtttt…..
Jae Hwan keluar meninggalkan yang lain untuk mengangkat telpon dari bawahannya.
📞In Call-
“Ada apa?”
“Aku baru saja selesai memeriksa identitas pria yang melukaimu”
“Siapa?”
__ADS_1
“Dia salah satu anak buah dari Jang Moon Bae gangster di daerah Anseong”
“Baiklah, aku akan segera kesana. Kita lanjutkan di sana”
📞End Call-
Memasukkan Kembali ponselnya, Jae Hwan diam sejenak sambil memikirkan apa yang menjadi pemicu Jang Moon Bae menyuruh bawahannya menyerang dirinya, dimana sebenarnya mereka bukanlah rival.
Tanpa buang waktu ia langsung pergi dari sana meninggalkan yang lain.
…….
Sedangkan di kamar Tae Il, para pria itu sedang diselimuti dengan gelak tawa karena Jin Sung dan Seok Hyun yang tidak bisa akur dan saling nyolot satu sama lain.
“Apa kau tidak membawakan apa-apa untukku dari Amerika?” ucap Seok Hyun.
Dimana sebenarnya Jin Sung sudah hampir satu bulan di Seoul dan ia baru saja bertanya oleh-oleh.
“Percuma kaya, kalau masih minta oleh-oleh dariku” sahut Jin Sung.
“Ah~ aku lupa. Hyung,kan sudah tua pasti bingung kalau kesana karena tidak tau fashion” ejeknya plus ekpresi tengil yang membuat Tae Il dan Jae Hwan ingin membunuhnya tadi.
“Yak! Aku baru 30, dan walau 30 pun aku masih tampan... bahkan pacar Si Hwan saja melirikku” ujarnya menyombong sambil menyisir rambutnya dari depan ke belakang dengan tangan-nya.
“Sejak kapan pacarku melirikmu hyung, yang benar dia tidak selera dengan om om” sahut Si Hwan berpihak pada Jin Sung.
“Om Om kau bilang, Yak “Sudah hyung sudah... percuma berdebat dengan yang muda. Akui saja kalau kau tua” potong Yoon Wo yang ikut membully Seok Hyun.
“iya hyung” tambah Ye Jun sambil tertawa dengan yang lain.
Tapi sebenarnya ia tidak menganggap itu, mereka sudah biasa melakukan itu dan selalu berakhir dengan gelak tawa yang berhasil membuat mereka terhibur.
“Tapi, dimana Jae Hwan hyung?” Celetuk Si Hwan yang menyadari jika Jae hwan sedari tadi tidak Kembali setelah panggilan masuk.
“Apa jangan-jangan Jae Hwan bertemu Hana lagi?” kata Jin Sung.
“Apa sebelumnya mereka bertemu?” tanya Yoon Wo yang langsung beralih menatap Jin Sung
“tadi mereka berdua hampir berkelahi karena Jae Hwan hyung memeluk Hana” jelas Jin Sung sambil menunjuk Tae Il.
"Jadi ini alasan tadi kau mau dilempar mereka??” sahut Ye Jun bertanya pada sang adik dan langsung di angguki oleh Jin Sung.
Belum sempat buka bicara, telpon Yoon Wo berdering dimana Jae Hwan lah yang menghubunginya.
Tanpa buang waktu ia langsung mengangkatnya dan mengaktifkan pengeras suara agar yang lain mendengar.
📞In Call-
“Kau dimana?”
“tidak penting aku dimana sekarang, tapi sepertinya aku mendapatkan hal penting”
“Apa?”
“beberapa hari yang lalu ada orang yang sengaja melukaiku, setelah mendapatkan identitasnya aku pergi menemui Moon Bae Hyung dan memeriksa apa ada masalah sampai dia menyuruh anak buahnya meluikaiku”
__ADS_1
“Lalu…?”
“Tapi pria itu sudah lama keluar, Moon Bae Hyung membantuku mencari lebih dalam tentang informasinya dan mendapati jika sekarang pria itu bekerja di bawah Paman Shin-
“Maksudmu Shin Myung Il rekan Ayahmu?”
“Iyaa”
“Tapi bagaimana bisa?”
“Aku juga belum bisa memastikan hyung, tapi saat aku dan Hana bicara, ada seorang pria yang gelagatnya aneh berdiri di ruangan Lee Bong Cha seolah mengawasinya, dan ku rasa dia orang yang sama”
“Ye Jun minta Hana untuk datang kesini, bilang saja aku yang menyuruh” pinta Yoon Wo dan langsung di kerjakan oleh Ye Jun
“Apa sekarang kau mencurigai paman Shin?”
“Aku tidak yakin hyung, kalau dipikir-pikir untuk apa dia melakukan itu padaku.”
“Yasudah, sekarang kau Kembali kerumah sakit kita bicara dengan yang lain”
“Oke”
📞End Call-
“Apa ini ada kaitannya dengan kematian orang tua Jae Hwan?” tanya Seok Hyun memastikan lagi.
Yoon Wo mengangguk, “mungkin ini ada kaitannya, mengingat untuk apa pria yang di maksud Jae Hwan mengawasi bibi Hana, jika seandainya ini ada kaitannya dengan paman Shin maka semuanya terhubung. Kim Yeon-U, Lee Bong Cha, Shin Myung Il, Jung Dae Hwan.”
“Paman Shin adalah rekan Paman Dae Hwan dan Lee Bong Cha adalah adik ipar Kim Yeon-U yang mengambil berkas milik Ayah Hana beberapa tahun yang lalu.” Sambung Si Hwan.
“dan kemungkinan apa yang di miliki Lee Bong Cha ada hubungannya dengan tragedy kebakaran hari itu” ~ Yoon Wo
“Tapi Apa?” ujar tae Il
Mereka semua menggeleng pelan setelah mencoba menyambungkan keterkaitannya.
“Bapak memanggilku?” tanya Hana yang baru saja masuk Bersama Ye Jun.
“Duduklah”
Hana mengangguk dan duduk di kursi yang berseberangan dengan Yoon Wo dan Seok Hyun.
...****************...
.
.
.
Jangan Lupa like, tinggalin jejak di koment, vote, dan share, biar author semangat up ep-nya.🥰
.
.
__ADS_1