Revenge Obsession

Revenge Obsession
Revenge Obsession : Cp.97


__ADS_3

Biasakan Like bab-nya😉...


Masukin list Fav juga ya🥰


Komentar positifnya biar Author


makin semangat Up, apalagi dapat hadiah🥰


So... I Hope Enjoy The Story


Typo bergentayangan, mohon di maklumi


...****************...


"Oh Se Rin si?"


Seorang wanita berbalik menghadap Hanna, dan itu benar wanita yang waktu itu menitipkan sebuah flashdisk padanya.


Wanita itu berjalan menghampiri Hanna sambil membawa sebuah tablet di tangannya.


"Apa kau membuka file yang ada di dalam flashdisk itu?"


Hanna menggeleng, "Aku tidak membukanya"


Se Rin hanya tersenyum tipis seolah ia tahu sesuatu


"Tapi apa alasanmu menitipkan flashdisk itu padaku" kata Hanna lagi.


"File itu akan aman di tanganmu, anak buah Han Il Guk tidak akan berani menyentuhnya selagi itu berada di kawasan J'Devils"


"Maksudmu? Apa kau sedang memanfaatkanku?" ucap Hanna.


"Aku tidak memanfaatkanmu, melainkan..." Se Rin menggantung ucapannya, lalu meraih kedua pundak Hanna.


"Melainkan?" ulang Hanna yang semakin penasaran.


"Didalam flashdisk itu, ada file yang akan mengungkap seluruh kebusukan Hannam Group, termasuk kemana dan siapa orang yang mendapatkan ginjal ibumu"


Hanna terdiam saat Se Rin menyinggung masalah ibunya.


"Apa maksudmu ibuku?!"


"Apa kau tidak penasaran bagaimana ibu Jae Hwan mendapatkan pendonor dengan cepat?!"


"Bicara yang jelas"


"Didalam file itu, ada seluruh transaksi gelap yayasan Hannam Group, dari penggelapan sampai klient VIP mereka"

__ADS_1


"Orang yang mendonorkan ginjalnya untuk istri Bae Han Ju adalah ibumu... lalu ginjal itu di ambil oleh Ayahku untuk diberikan pada istri Jung Dae Hwan, Nyonya Min Dae Hee"


Hanna masih diam, ia masih belum bisa mencerna seluruh perkataan wanita yang ada di hadapannya ini.


"Lalu..."


"Lalu, ibumu di singkirkan oleh orang lain dengan modus meninggal karena penyakit."


"???" Hanna hanya menatap Oh Se Rin dengan tatapan bingung.


"Siapa yang kau maksud menyingkirkan ibuku? Dan alasannya apa?! Tolong jangan membuatku bingung" Hanna kembali bertanya.


Hanna tahu jika Bae Han Ju memiliki dendam pada keluarga Jae Hwan karena Shin Myung Il memggunakan cara licik untuk mendapatkan pendonor secara cepat. tapi tidak tahu siapa pendonornya, karena seluruh catatan medis mengenai data pendonor dan siapa yang menerima pendonor sudah dilenyapkan 1 tahun sesudah Hanna mengetahui informasi tentang alasan dibalik dendam Bae Han Ju.


Pikirnya itu adalah pendonor yang mengalami mati otak seperti yang tertulis di berkas medis, dan membuatnya tidak menyelidiki lebih jauh.


"Itu bukan sekedar donor ginjal, melainkan ada orang lain yang juga mendapatkan salah satu organ tubuh ibumu... yang secara tak langsung, kau bisa menyimpulkan itu sebagai penjualan organ" kata Se Rin


"Aku penasaran... Apa alasanmu memberitahuku tentang ini? Apa ini hanya tipuanmu, Karena secara tidak langsung kau mengungkap kebusukan Ayahmu" balas Hanna menatap Oh Se Rin dengan tatapan curiga.


Saat mereka berdua bicara, datang salah satu bawahan Oh Se Rin dan langsung membisikkan sesuatu padanya.


"Apa tujuanmu sebenarnya?" tanya Hanna lagi, ia tahu jika ini semua tidak gratis.


Informasi yang baru saja Oh Se Rin katakan adalah sebuah informasi yang pasti menginginkan feedback yang sama.


"Aku terus terang saja, aku ingin kau menjauh dari Jung Jae Hwan... Seharusnya setelah ku beritahu informasi mengenai ibumu, kau sadar jika Jae Hwan adalah musuhmu"


"Kau harus sadar Hanna, tujuan utamamu adalah membalaskan dendam untuk keadilan kedua orang tuamu, tapi lihat sekarang! Kau malah terjebak dengan pria gila itu"


"Jangan membuatku marah Nona Se Rin" sahut Hanna yang masih mengontrol emosinya.


"Semua yang ku katakan adalah fakta Hanna"


"Apa yang akan kau lakukan jika aku menjauh dari Jae Hwan?!"


"Aku akan memberitahumu itu nanti"


Hanna tersenyum tipis, "Apa kau ingin berada di posisiku? karena itu sekarang kau ingin aku menjauh dari Jae Hwan?! Apa benar begitu Nona Se Rin??"singgung Hanna tersenyum remeh.


Se Rin tersenyum, lalu buka suara "Baiklah, Aku ingin kau menjauhi Jae Hwan agar aku bisa bersepakat dengannya, jika JH Group dan pemilik saham mayoritas Hannam Group bersatu, maka untuk membalas kematian ibumu dan Hye Soo akan lebih mudah, karena aku akan memastikan mereka menanggung akibatnya, dan itu bayaran untukmu jika kau menjauh"


Hanna bertepuk tangan lalu tertawa pelan, "Apa secara halus kau memberitahu rencanamu untuk memiliki Jae Hwan?!"


"Apa ini sebenarnya jati dirimu nona Se Rin" ucap Hanna membenarkan kerah kemeja Oh Se Rin.


"Bukankah seharusnya kau berpikir Hanna... Bukankah tinggal bersama mafia gila seperti Jung Jae Hwan itu memuakkan?!"

__ADS_1


"Jika itu memuakkan kenapa kau ingin aku menjauh darinya?"


"Aku hanya sebentar Hanna, saat Hannam Group hancur, maka aku akan pergi... aku tidak akan pernah berpikir untuk menyerahkan hidupku pada pria psikopat sepertinya."


"Kau lucu Nona Se Rin, dan kau juga salah tempat! Aku tidak akan pernah membiarkan rencanamu itu berhasil, aku bisa menyelesaikan semuanya. Dan ya, terimakasih untuk flashdisk-nya" Hanna keluar dari gudang tersebut seraya memasang kembali kacamatanya.


Ia meraih ponselnya, dan melihat jika malam sudah larut dan ada banyak panggilan tak terjawab dari Jae Hwan.


Baru saja ia akan berjalan menuju mobil, ledakan terdengar dari telinga Hanna, dimana mobil beserta bawahan Jae Hwan telah terkunci dan ikut tewas dalam mobil seketika saat ledakan terjadi.


Senyum puas tertarik dari bibir wanita yang saat ini berdiri di belakang Hanna.


"Karena kau sudah mengetahui isi falshdisk itu, maka tidak ada alasan kami meloloskanmu Nyonya Hanna" ucap Se Rin memerintahkan bawahannya untuk menyeret Hanna masuk kembali kedalam gudang.


Hanna didorong masuk kedalam sebuah sel, dimana ia melihat seorang pria tak sadarkan diri terikat di dalam sel yang sama.


"Oh Nam Chul?!" gumam Hanna pelan dan langsung menutup mulutnya.


"Apa ini sifat aslimu?!" teriak Hanna tak terima.


"Baguslah jika kau langsung mengerti" kata Oh Se Rin tersenyum puas, dimana niat aslinya menemui Hanna adalah rencana utamanya.


Sasarannya adalah Jae Hwan, Oh Se Rin sangat mengenal siapa Jung Jae Hwan, entah sudah hilang akal atau apa, yang jelas tujuan Oh Se Rin adalah mengambil alih yayasan Hannam dengan bantuan dari kekuasaan Jae Hwan.


Selama bertahun-tahun Oh Se Rin mengamati dan mempelajari tentang Jae Hwan dan organisasi tersembunyinya, dengan sengaja bekerja di YJ Hospital untuk mengakses lebih banyak informasi karena Jae Hwan terkait dengan pimpinan YJ Group.


Namun rencananya tak berjalan lancar saat tanpa sepengetahuannya, ada Hanna yang juga mengincar Jae Hwan dan sayangnya mereka berakhir dalam satu hubungan karena Hanna ketahuan oleh Jae Hwan .


"Disini kau yang pendatang baru Hanna!" kata Oh Se Rin berdiri membelakangi Hanna yang ada di dalam Sel.


"Aku sudah lebih dulu mengenal Jung Jae Hwan, tapi Arin dan Kau malah masuk tanpa di undang" sambungnya, seolah dirinya lah yang berhak memiliki Jae Hwan seutuhnya.


"Ck. Tak kusangka pria brengsek itu banyak yang naksir" kata Hanna dengan tawa remehnya.


Ia berdiri sambil menyilangkan tangannya, dan berusaha tetap tenang agar Oh Se Rin tak memandangnya lemah.


Jae Hwan selalu memperingati istrinya untuk tangguh di hadapan orang lain, agar mereka tidak bisa mencari celah kelemahan dalam dirinya.


...****************...


.


.


.


Jangan Lupa like, tinggalin jejak di komen, vote, dan share, biar author semangat up ep-nya.🥰

__ADS_1


.


.


__ADS_2