Revenge Obsession

Revenge Obsession
Revenge Obsession : Cp.9


__ADS_3

Biasakan Like bab-nya😉...


Masukin list Fav juga ya🥰


Komentar positifnya biar Author


makin semangat Up, apalagi dapet hadiah🥰


So... I Hope Enjoy The Story


...****************...


"APA KAMI PERNAH MENGAJARKANMU MENJADI PRIA BRENGS*K SEPERTI INI!!!"


Tanpa melepaskan kerah kemeja Jae Hwan, pria itu menatapnya dengan tatapan tajam seakan ingin membunuhnya.


"Yak! berhenti, jangan seperti anak kecil" lerainya saat Jae Hwan dan Yoon Wo saling menatap satu sama lain dengan tatapan yang begitu tajam.


"Tapi dia sudah keterlaluan hyung, bagaimana bisa dia memperlakukan wanita seperti itu, aku tahu dia marah tapi bukan seperti ini caranya." ucap Yoon Wo lalu beralih menatap Jae Hwan.


"Dia pantas mendapatkan ini hyung, KENAPA KAU MEMBELANYA PADAHAL SUDAH JELAS DISINI ADIKMU AKU BUKAN WANITA ITU!!!" kata Jae Hwan


"Turunkan nada bicara mu" sahut Yoon Wo datar seraya melepaskan kerah kemeja sang adik.


"Apa karena dia mirip dengan Sarah!" tambahnya


"Jae Hwan" tegur Seok Hyun menatapnya seolah memberi kode pada Jae Hwan agar tidak menyinggung masalah Sarah.


"Kenapa? bukankah itu benar. saat Yoon Wo hyung bertemu dengannya aku merasakan perlakuan berbeda yang di berikannya pada jal*ng itu" sahut Jae Hwan


Yoon Wo hanya tersenyum tipis, sebelum ia menatap sang adik dengan tatapan dinginnya.


Melihat itu, seketika Seok Hyun merasakan atmosfer yang berbeda di ruangan itu, bahkan Si Hwan, Ye Jun dan Tae il yang baru datang menghentikan langkahnya tanpa berani menghampiri ketiganya.


"Aku tahu kau marah dan ingin membalas dendam padanya, tapi coba kau pikirkan lagi apa semua penyelidikanmu sudah benar, bukankah kau masih tidak berhasil membuat Kim Yeon-U bicara sampai dia tewas dan sekarang kau menghakimi-nya. bagaimana jika ada dalang lain dibalik ini." tutur Yoon Wo menatap adiknya.


Mendengar penuturan Yoon Wo, seketika Jae Hwan diam karena memang benar jika ia tidak berhasil membuat Ayah Hana buka mulut tentang siapa orang lain yang juga ikut andil hari itu, karena tragedi itu tidak mungkin hanya di lakukan oleh Kim Yeon-U sendirian.


"Tidak perlu membahas hal lain, aku sudah yakin pada penyelidikanku dan aku tidak akan berhenti sampai wanita itu menderita dan meminta untuk di bunuh olehku sendiri" jawabnya, baru kali ini ia tetap pada apa yang di pikirkan-nya dan melawan ucapan Yoon Wo hanya karena kebencian-nya pada Hana.


"Apa yang terjadi?!" bisik Tae il bertanya pada Seok Hyun


Seok Hyun hanya meletakkan telunjuknya di bibir tanda untuk diam dan jangan ada yang berisik.

__ADS_1


Ketiganya hanya mengangguk paham dan berdiri di samping Seok Hyun, dimana Jae Hwan dan Yoon Wo sedang menatap satu sama lain dengan tatapan yang tidak bisa di artikan.


"Sampai kau bisa membuktikan jika Kim Yeon-U benar-benar bersalah sepenuhnya. Hana akan berada di tanganku selama itu jangan berani menyentuhnya, aku tidak suka melihat tanganmu melukai orang yang tidak bersalah." tutur Yoon Wo, lalu pergi begitu saja meninggalkan yang lain.


Brakkk~


Jae Hwan memporakporandakan seluruh barang yang ada di atas meja kerjanya, setelah mendengar penuturan Yoon Wo barusan. sedangkan yang lain hanya bisa menghela napas mereka lalu pergi dari sana meninggalkan Jae Hwan sendirian.


...****************...


Yoon Wo pergi ke rumah sakit di mana Hana di rawat, entah karena sifat dan wajah Hana yang agak mirip dengan Sarah atau hanya perasaan kasiannya pada wanita itu hingga berakhir membantunya dari sang adik.


"Bagaimana keadaannya dok?!" tanyanya pada dokter yang kala itu sedang memeriksa keadaan Hana yang terbaring lemah di branker rumah sakit


"keadaannya mulai membaik, hanya saja bekas luka yang di dapatnya akan meninggalkan beberapa bekas, tapi tidak perlu khawatir itu akan sembuh seiring berjalannya waktu" jelas Dokter dan di angguki paham oleh Yoon Wo.


Setelah dokter pergi, lantas pria itu duduk di kursi yang tersedia di samping branker Hana, tidak beberapa lama datang Seok Hyun bersama yang lain dan melihat sendiri bagaimana keadaan memprihatinkan Hana dengan luka yang ada di wajahnya.


Dimana seharusnya tidak pantas untuk wanita sepertinya mendapatkan luka seperti itu, dengan koadrat wanita yang seharusnya dijaga dan dilindungi dan bukannya di sakiti.


"pantas saja saat aku datang, dia tidak ada. jadi ini alasannya" batin salah satu dari para pria itu.


"Bagaimana?" tanya Seok Hyun


"seperti yang kau lihat Hyung." sahut Yoon Wo.


Respect Si Hwan langsung menutup mulutnya lalu menatap Tae il dan Ye Jun secara bergantian. tapi mereka berdua hanya memutar malas bola matanya dan tidak menghiraukan Si Hwan.


"Aku akan membawanya, jangan ada yang memberi tahu Jae Hwan dimana aku menyembunyikan Hana. jika dia sampai tahu maka kalian berempat yang akan menjadi tersangka utama." ucapnnya, lalu bangkit dari duduknya untuk menelpon bawahannya. sedangkan yang lain hanya bisa menelan kasar salivanya atas ucapan pria itu.


Yoon Wo terkenal dingin dan di takuti oleh 4 pria itu termasuk Jae Hwan. karena jika ada yang salah maka Yoon Wo akan langsung mengambil tindakan. pertama ia akan menarik seluruh aset maupun investasinya lalu setelah itu membuat hidup orang itu semenderita mungkin, karena itu Tae il, Si Hwan, Ye Jun, Jae Hwan tidak ada yang berani bahkan Seok Hyun sekalipun. dan JJ Corp yang di pimpinnya berinvestasi pada perusahaan keluarga Si Hwan, dan Tei Il bahkan Ayah Ye Jun bisa duduk di bangku pemerintahan karena adanya campur tangan dari Yoon Wo.


Ia memang terlihat dingin namun pria itu sangat cerdas dan memiliki pengaruh besar pada beberapa perusahan besar. termasuk perusahaan , milik Jae Hwan.


Walau begitu, Yoon Wo adalah pria yang masih menjaga batasannya dan menghormati seorang wanita. pria itu diluar dingin namun ia sangat lembut dan perhatian pada wanita yang berarti padanya terutama Sarah.


...****************...


Jae Hwan duduk di sofa mewah yang ada di ruang markasnya bersama dengan Jung Wo.


"Targetku tidak akan pernah salah, aku melihat sendiri hari itu Kim Yeon-U keluar dari kamar mandi dan menjatuhkan dua botol air yang sama dengan yang diminum orang tuaku, dia yang sengaja memjatuhkannya agar bukti itu hilang terbakar" tukasnya yakin, dimana Jae Hwan memang menyaksikan langsung saat Yeon-U keluar dari kamar mandi dan dengan sengaja menjatuhkan botol racun agar hilang bersama kobaran api yang menyambar.


"Apa benar-benar tidak ada CCTV yang aktif hari itu?" tanyanya tapi hanya mendapat gelengan dari jung Wo

__ADS_1


"bertepatan dengan tragedi itu seluruh CCTV benar-bnar dimatikan dan tidak ada lag yang tersisa seolah seseorang memang sengaja mematikan itu." jelasnya


"Inilah kenapa aku yakin jika ada dalang lain di balik kematian orang tuaku... Lalu bagaimana dengan barang-barang Kim Yeon-U?" .


"Hanya ada ini" jawab Jung Wo meletakkan sebuah Zip Plastik di mana di dalamnya terdapat dompet, gelang, dan buku catatan. serta pakaian saat Kim Yeon-U baru mendekam di penjara.


Ia lantas meraih sebuah buku catatan di mana di dalam buku itu terselip foto lama Hana bersama Ayah dan Ibunya, tidak ingin ambil pusing dengan itu ia kembali memeriksa buku catatan tersebut.


Sorot matanya tidak melepaskan satu katapun dari kalimat di dalam buku catatan tersebut.


"B Bank"


Sebuah kata yang tertulis memenuhi kertas di buku catatan tersebut, seolah ada sesuatu di balik kata tersebut. tanpa buang waktu ia merah ponselnya dan men search kata


"B Bank" yang mungkin merujuk pada sebuah Bank di Korea. tapi sayangnya Jae Hwan tidak menemukan hasil untuk kata pencarian tersebut.


📞In Call-


"Apa?"


"Kau dimana?"


"Di Bar bersama yang lain, memangnya kenapa?"


"Aku mengirimkan pesan padamu tolong carikan itu sekarang. jika sudah telpon aku kembali."


"iyaa"


📞End Call-


Setelah menelpon Ye Jun ia kembali melihat buku catatan itu tapi hanya tersisa sebuah surat untuk Hana.


Sudah bisa ditebak jika pria itu tidak akan membaca hal itu, ia langsung saja meletakkan kembali buku tersebut lalu meraih dompet dan gelang yang ada di atas meja.


...****************...


.


.


.


Jangan Lupa like, tinggalin jejak di komen, vote, dan share, biar author semangat up ep-nya.🥰

__ADS_1


.


.


__ADS_2