
"Apa yang kau katakan memang ada benarnya, cepat! Seret perempuan itu kesini!"
Bandit penjarah itu menodongkan senjatanya ke kreta Lin Qiu Xi. "Hei perempuan keluar! Atau aku akan menyeret mu sendiri!?"
Dan saat bandit penjarah itu mendekati mereka Jiang Su segera menahan senjata itu menggunakan tangan kosong dan dia tersenyum. "Jika lebih dari ini, aku akan memutus tanganmu atau aku memotong kakimu jika dekat selangkah lagi dengan kreta nonaku."
Tentu saja sekumpulan para penjarah itu merasa terpicu dan mereka langsung melepaskan serangan ke arah Jiang Su, dan Jiang Su berniat menghindari serangan sebelum dia mengambil tangan penjarah itu dan mematahkannya perhatiannya di ambil alih oleh Li Zhu yang tiba-tiba datang.
Li Zhu mengunci kaki penjarah itu menggunakan tangannya yang gemuk seperti paha babi. "Ti-tidak tidak! Ja-jangan menyakiti istriku! Jangan melukainya sedikitpun!"
Buk! Bandit penjarah menendang perut Li Zhu dan langsung memberikan bengkak yang besar, tapi diam-diam kaki penjarah itu sendiri yang mengalami nyeri. "Babi jelek jangan menyulitkan ku! Kamu cukup menyerahkan harta berharga mu dan istrimu dan kami akan membiarkan mu pergi dengan selamat, itu saja!"
Karena kegaduhan itu Qiuxi membuka tirai di jendela keretanya dan dia kemudian dia turun. Dan saat kakinya menapaki tanah dengan perlahan iris hitam di matanya terlihat meremehkan puluhan bandit penjarah di depannya dengan mata yang angkuh dan acuh tak acuh. "Siapa yang ingin kalian bawa, aku? Kalian semua cukup berani untuk membawa putri ini mungkin karena otak kalian sedang miring?"
Karena tidak terima di ejek seperti itu para penjarah memberikan beberapa pukulan ke arah Qiuxi, tapi sebelum itu Li Zhu segera memblokir pedang yang di hunuskan para bandit ke arah Qiuxi menggunakan tangannya, dan ketika dia melakukannya sebagai seorang Li Zhu maka dia segera berlari ke arah Qiuxi dan dia memperlihatkan tangannya yang terluka.
Li Zhu berkata dengan suara menyedihkan. "Wang Fei, Ouch! Ini sakit sekali! Istriku, sembuhkan aku!"
Jiang Su, "...."
"Kaisarku, kebetulan sekali aku seorang tabib kecil. Aku bisa menyembuhkan lukamu dengan cara mematahkan, bagaimana?" Jiang Su mengambil salep herbal dari cincin penyimpanannya dan pedang di pinggangnya.
Jiang Su merasa sangat marah karena pria jelek inj ingin mendekati masternya di depan mata kepalanya?
Jangan harap!
Li Zhu meraih pundak Qiuxi dan itu berdiri di belakangnya. "Wang Fei, jauhkan kusir kuda aneh itu dariku karena dia ingin membuat ku cacat!"
Jiang Su, "...."
"Ouch! Wang Fei, kusir kuda aneh itu mau meremukkan tanganku mau membuat ku cacat, mau membuat tangan ku buntung!"
__ADS_1
Jiang Su membubuhkan herbal dan sedikit meremasnya. "Dengan daging mu yang tebal, tenagaku tidak cukup kuat untuk meremukkan tangan mu kaisar Li."
Li Zhu, "...."
Melihat pertikaian Jiang Su dan Li Zhu para bandit penjarah itu seakan kehilangan muka karena merekalah yang memegang kendali tapi seakan mereka tidak di pandang berbahaya sedikitpun. "B*jingan! Kami di sini untuk menjarah harta dan nyawa kalian tapi kalian tidak takut sedikitpun ke kami!"
"Tidak, kami takut dan kami sangat, sangat takut." Li Zhu menengahi mereka dan dia mengangkat tangannya. "Karena sangking takutnya aku serius, aku akan menyerahkan semua harta yang kami miliki, tapi biarkan kami semua pergi!"
Dan Li Zhu segera melemparkan sekantong penuh uang ke mereka.
Mendapat kantong penyimpanan itu senilai tiga ratus emas mereka langsung merasa puas. Ketua bandit itu tiba-tiba memiliki firasat untuk segera pergi, dia mengangkat satu tangannya sambil menelan ludah takut.
"Semuanya, ayo kita pergi karena urusan kita sudah selesai!"
Para bawahan penjarah sedikit menolak, melihat seberapa patuhnya Li Zhu dia menekan pundaknya. "Hei babi! Kau masih punya harta berharga jauh lebih tinggi kan?! Cepat serahkan semuanya!"
"A-aku minta maaf! Aku sudah menyerahkan semua yang aku miliki." Li Zhu tersungkur ke tanah dan hampir mendapat ludah yang di keluarkan hampir mengotori pakaiannya, dia kemudian tidak tahan untuk menatap dengan cara dingin karena kesabarannya sudah ada batasnya.
Pemimpin bandit yang tinggal seorang itu langsung lari dan melemparkan kantong penyimpanan senilai ratusan keping emas. Tang Yue tidak berniat menebasnya dan hanya membiarkannya.
Tang Yue menyarungkan pedangnya kembali saat kotoran berwarna darah itu sudah mengotori sebagian pedangnya. "Mereka cukup berisik jadi aku memotong lehernya, apa ada yang merasa keberatan?"
Qiuxi, "...."
Tang Yue juga membungkukkan setengah badannya ke arah Lin Qiu Xi dan Jiang Su. "Semuanya, tolong maafkan kelancangan ku yang menimbulkan keributan sejenak tadi dan untuk permaisuri Qiuxi ku harap anda bisa memakluminya."
Jiang Su hanya bisa mengumpat menggunakan jantungnya dan dia hampir bertanya-tanya kenapa orang sehebat Tang Yue tunduk dengan Kaisar Li yang cuma seonggok gumpalan daging?!
Sebelum Yin Jinze yang sedang menyamar sebagai Li Zhu benar-benar kehilangan kesabaran, Tang Yue berinisiatif telah memotong mereka. Dia mengulurkan tangannya dan berkata dengan hormat. "Kaisarku, aku bantu berdiri."
Tang Yue hanya tersenyum tipis, lagi-lagi melihat Li Zhu yang merengek pada Lin Qiu Xi seolah-olah bukanlah Yin Jinze yang selalu dalam kelumpuhan ekspereksi. "Wang Fei, Wang Fei! Bantu aku berdiri!"
__ADS_1
Jiang Su yang tidak terima mendengarnya segera berdiri di depannya. "Kaisarku sepertinya kau menyarankan ku untuk membantu mu berdiri?"
Jiang Su tersenyum kecil melihat Li Zhu, dia lalu meraih Qiuxi untuk kembali ke kereta melalui transmisi suara. "Master, sebaiknya kita melanjutkan kembali perjalanan ke desa Hugo."
Melihat istrinya di bawa pergi oleh pria lain, Li Zhu menekuk sebagian wajahnya di dalam kereta bersama Tang Yue. Di sisi lain Tang Yue hanya merasakan aura dingin berasal dari belakangnya, dia mengusap tengkuknya yang berkeringat mengigil.
"Lord Yin, jangan terlalu merasa cemburu karena Jiang Su hanyalah bawahan untuk putri Qiuxi."
Yin Jinze tidak menghiraukannya dan aura dingin semakin kental sampai sukses membuat Tang Yue merasa kesulitan untuk bernafas hanya dengan berada di sekitarnya.
Di sisi lain, Jiang Su menarik nafas tenang dan menghembusnya dengan suka cita. "Master, entah kenapa aku merasakan udara di kereta ini lebih bersih dari pada kereta yang ada di belakang yang sepertinya terlihat lebih menyedihkan."
Meskipun sedikit ragu dan familiar, Qiuxi masih menyelidikinya sendiri dan dia merasa sedikit aneh tentang Li Zhu.. karena jika Kaisar Li hanyalah pria biasa maka tidak mungkin Tang Yue mengabdikan diri pada seseorang yang lebih lemah darinya.
Jiang Su tertegun mendengar Qiuxi kehilangan sikap tenangnya karena baru kali ini dia melihat masternya memiliki emosi samar di wajahnya yang tertutup oleh selembar kain tipis dan alis gadis itu yang terbiasa tegas, sekarang terlihat sedikit mengeryit ke atas.
*
Kota Hugo masih termasuk dalam otoritas Beifang namun dalam batas pinggiran, untuk itu jarak tempuh dari istana Beifang ke kota Hugo memakan waktu hampir lima hari penuh.
Saat sampai di sana seekelompok orang segera menyambut mereka dan menunjukkan wajah yang senang begitu ada utusan kekaisaran menerima permohonan bantuan kota mereka yang sedang dalam kondisi kritis.
"Aku dengar Kaisar Li turun tangan sendiri untuk meredakan kritis desa kita dengan begitu desa kita akan segera terselamatkan!"
Sekelompok orang terlihat senang karena Kaisar Li akan turun serta secara langsung meredakan krisis desa mereka. Meskipun kaisar Li terkenal kurang cakap tapi mereka hanya bisa menerima harapan tipis itu menyelesaikan permasalahan di desa mereka.
Tapi sekelompok orang yang lain merasa tidak puas jika itu Kaisar Li, karena pria dengan jabatan tinggi itu tidak akan banyak membantu hal yang berguna karena Li Zhu hanyalah obesitas yang malas dan suka semena-mena. Jadi banyak darj mereka merasa lebih baik jika Kaisar Li mengirimkan pasukan untuk menyelesaikan permasalah desa mereka bukan Li Zhu itu sendiri.
Dua kereta itu berhenti tenang dan langsung menampilkan Kaisar Li dari kereta besar, seorang warga melihat ke arah kereta lain yang baru sampai dengan rombongan mereka.
"Kaisar ku, aku dengar anda akan datang sendirian. Lalu siapa yang ada di kereta depan?"
__ADS_1