Rumor Ratu Buruk Rupa

Rumor Ratu Buruk Rupa
Season 2. Meredakan krisis wabah VI


__ADS_3

Di kedai arak dari kota Chouyan sangat terkenal dengan nama Kedai Tianshi. Bukan tanpa alasan memberi nama kedai itu, karena Tianshi memiliki pelayanan wanita yang terkenal sangat cantik di seluruh benua tengah.


Semua wanita cantik terkumpul di sana, saat Nanyue masuk di belakangnya Yin Jinze dia di lirik oleh semua pelayan. Nanyue merasa menciut karena pakaiannya yang sedikit lungsut dan wajahnya yang masih tergolong pas-pasan.


"Andaikan aku mempunyai kecantikan seperti mereka.." Nanyue tersenyum manis dan sedikit menilai curiga Yin Jinze. "Lord ku, kau tidak bermaksud mencari tambahan seorang selir setelah Ming Feifei dan putri Qiuxi kan?"


Yin Jinze, "...."


"Apa aku terlihat tertarik dengan para wanita di sini."


Para wanita di Kedai Tianshi tidak sesuai dengan selera Yin Jinze yang terlalu tinggi. Dan lagi, Yin Jinze tidak memiliki selir manapun. Ming Feifei adalah selir Li Zhu dan juga untuk para selir lainnya di Istana Harem Beifang bukan selirnya satupun, melainkan selir gentong gemuk itu.


Tidak lama setelah mereka tiba, seseorang segera mendatangi mereka.


"Selamat datang tuan, anda ingin memesan meja di lantai dasar apakah meja spesial di lantai atas?" Madam Yu menyambut baik Yin Jinze. Melihat pakaian yang di kenakan Yin Jinze seperti mengintimidasi tinggi, membuat Madam Yu sedikit gemetar takut.


"Akan saya siapkan meja di lantai atas. Tuan, silahkan ikuti saya." Madam Yu segera tahu jika semua pria di Kedai Tianshi harus pulang dengan suasana memuaskan. Jika seseorang di depannya pulang dengan suasana buruk, Madam Yu memiliki firasat kedainya akan rata dengan tanah malam ini juga.


Yin Jinze mengikutinya dan juga Nanyue ke lantai atas. Seorang pelayan wanita cantik melirik mereka dan menjadikannya pusat perhatian. Sedikit angkuh, pelayan wanita itu menghadang jalan Yin Jinze.


"Tuan, saya mencalonkan untuk mengisi waktu senggang anda dan saya juga pandai memberikan pelayanan yang terbaik."


Nanyue mengendus jijik dan bergumam dengan dirinya sendiri. "Wanita p*lacur tidak lebih baik dari kotoran keledai betina!"


Pelayan wanita itu mendengar jelas perkataan Nanyue, dia tersenyum dan mencibir. "Itu lebih baik dari pada dada datar anda. Jangan-jangan anda seorang pria yang terobsesi menjadi wanita?"

__ADS_1


Nanyue, "...."


Madam Yu menelan gugup. Dia tidak ingin menyinggung orang di depannya, dia tidak bisa membiarkan pelayanannya membuat resiko jadi dia buru-buru berkata dan meminta maaf. "Biar saya pribadi yang melayani anda tuan. Maaf dengan kelancangan pelayan saya tadi."


Yin Jinze mengangguk, mereka kemudian duduk di meja yang sudah di sediakan Madam Yu. Yin Jinze meneguk secangkir arak dan menilai kualitasnya. Arak yang harum, manis dan memiliki rasa yang segar. Tapi belum bisa di bandingkan dengan rumor arak terbaik dari kota Chouyan.


Dia mengeryitkan keningnya dan bertanya. "Madam Yu, apa ini arak terbaik yang bisa kalian sediakan?"


Madam Yu tersenyum tulus, dia menuang kembali cangkir yang kosong dan dia berkata dengan sopan. "Ini arak terbaik yang kami punya di Kedai Tianshi."


Yin Jinze kembali menyesap arak dengan sekali teguk. "Ini memang arak yang berkualitas tinggi, tapi aku menginginkan arak terbaik di kota Chouyan. Aku dengar aku bisa mendapatkannya di Kedai Tianshi karena tidak akan menemukannya di tempat lain."


Madam Yu sedikit terkejut, dia kemudian berganti menjadi tenang. Meskipun dia tidak berani menyinggung Yin Jinze, tapi dia tidak bisa melepaskan harta dari kota Chouyan pada sembarangan orang.


"Kota Chouyan terkenal dengan arak nya yang bernama Arak Phoeni Ilahi. Arak yang jauh tersimpan selama seratus tahun yang lalu, dan hanya di produksi lima kendi kecil. Arak yang di tumbuk dari bermacam tanaman dari empat benua. Meninggalkan rasa menyegarkan selama tujuh hari setelah di minum, sangat harum dan membuat orang yang pandai minum akan mabuk. Dan juga seseorang yang meminumnya akan tidur selama tiga hari tiga malam untuk ketenangan. Tapi sayangnya.. kami hanya masih memiliki dua kendi arak kecil, jikapun itu seseorang yang berkuasa tinggi yang memintanya kami tidak bisa memberikannya."


Madam Yu mencoba tetap tenang. "Benar, tuan."


Yin Jinze menghela nafas, dia meletakkan beberapa keping emas di meja. Madam Yu seorang yang bersikukuh dengan Arak Phoeni Ilahi dan dia tidak mudah di ancam.


"Lo-lord ku, kita pergi begitu saja?" Tanya Nanyue, dia buru-buru menyusul Yin Jinze.


Menurut Yin Jinze, mendapatkan satu guci kecil Arak Phoeni Ilahi adalah hal yang lebih sulit daripada pembantai satu klan. "Kau yang harus mendapatkannya Nanyue."


Nanyue langsung merasa lemas, karena bahkan Yin Jinze tidak bisa membujuk Madam Yu untuk mendapatkan Arak Phoeni Ilahi, bagaimana dia bisa?!

__ADS_1


"Ba-baiklah!  Sesuai perintah mu."


Yin Jinze lalu kembali ke Desa Hugo, tepat di perbatasan Yin Yifei menghampirinya dengan segunung sumber daya.


"Aku mendapat separuh dari sumber daya yang di minta putri Qiuxi." Sumber daya yang di bawa Yin Yifei hanya tiga belas, tujuh darinya adalah sumber daya langka yang sulit di dapatkan Yin Yifei.


"Kau menyimpan berbagai sumber daya yang langka, kau gunakan saja mereka." Yin Jinze tahu jika Yin Yifei adalah seorang kolektor berbagai sumber daya yang pernah dia temui. Hampir semua hidup Yin Yifei, ketika melihat sumber daya dia akan berbinar dan menyimpan semuanya.


Yin Yifei tersenyum getir. "Lo-lord ku kau jangan  memaksa ku."


Yin Jinze menyapunya sekilas cukup membuat Yin Yifei menelan ludah serat. "De-dengan senang hati aku akan melakukannya."


Yin Yifei segera mengeluarkan tujuh sumber daya yang kurang. Semuanya sangat langka dan sulit untuk mendapatkannya, selain sumber daya berusia ribuan tahun. Beberapa sumber daya juga Yin Yifei mendapatkannya dengan taruhan nyawa.


Dua puluh sumber daya itu jika di dapatkan bisa sebanding dengan waktu satu setengah tahun, tapi Yin Jinze mendapatkan semuanya tidak genap sampai setengah hari. Tentu saja membuat cincin penyimpanan Yin Yifei terkuras habis!


Yin Jinze menerimanya dan tersenyum. "Kamu memang selalu berguna untuk ku."


Yin Yifei, "...."


Seperti menggunakan barang sekali pakai, Yin Jinze menyuruhnya pergi. Yin Yifei segera membukuk dan kemudian lenyap.


"Baik, Lord."


Dari aromanya yang terpancar dari jauh, Yin Jinze tahu jika Lin Qiu Xi sudah menyelesaikan ramuan netralisir tingkat tujuh, dia mendatanginya dan bertanya. "Apa aku datang terlambat dengan semua sember dayanya?"

__ADS_1


Meskipun terkejut Qiuxi terlihat cukup tenang karena yang dia tulis adalah sepuluh sumber daya paling langka dan sulit di cari di manapun. Dan waktu yang paling sedikit yaitu enam bulan untuk mendapatkan semuanya, dia menulis setengah sumber daya yang tidak perlu untuk mengusir Yin Jinze pergi agar tidak mengganggunya saat meracik ramuan. Tapi siapa sangka, pria itu mudah sekali mendapatkan semuanya tidak sampai satu hari?


Qiuxi tidak tahan untuk mendesah nafas. "Tidak, Lord Yin. Aku berpikir kau tidak perlu mendapatkannya secepat ini."


__ADS_2