
Ketika pedang Shan Shie menebas tangannya seperti memotong sebuah kertas. DouZhung langsung menghentikan pendarahan di tangannya dengan tenaga dalam, dia menggunakan qi miliknya dengan wajah yang tidak tahan untuk terkejut dan DouZhung berteriak dengan semua suaranya. "Jangan melucu! Bagaimana mungkin kau menjadi lebih kuat hanya dalam sekejap!? Bukankah dantanian mu sudah rusak kau hanyalah seekor budak dan tidak lebih dari seonggok sampah yang tidak bisa apa-apa!"
Mendengarkannya, Shan Shie tersenyum tipis dan bahkan pedangnya yang sudah berlumuran dengan darah sudah berwarna merah sangat terang, dia kemudian bertanya. "Seonggok sampah? Aku bisa membunuhmu sekarang juga dan kau masih menganggap ku rendah seperti itu? Dulu aku memang sebatas sebagai tikus percobaan mu, tapi sekarang kau sebaiknya memohon nyawamu dengan bersujud di bawah sepatuku dan mungkin aku akan memberi mu kematian mudah."
DouZhung mendengus dingin. "Kau seperti tidak berniat mengabulkannya!"
Memang benar Shan Shie tidak akan memberi kematian mudah untuk DouZhung. Saat mendengarkan perkataan DouZung Shan Shie seketika mulai teringat wajah istrinya yang sudah menjadi percobaan kultivasi sesat oleh DouZhung, saat dia memikirkannya dia mulai menatap dingin DouZhung dengan wajahnya yang langsung berubah menggelap. "Ku pastikan kau akan membayar semuanya dengan harga mahal."
Karena DouZhung sudah kehilangan pedangnya dia berada di situasi yang kurang di untungkan, apalagi sekarang keadaan DouZhung telah kehilangan lengan utamanya yang jelas pertarungan di sisinya akan menjadi sangat memprihatinkan. Saat dia mendapatkan celah sedikit saja untuk melarikan diri, DouZhung langsung lari keluar mengunakan ilmu meringankan tubuh dengan kecepatan tercepat yang dia bisa sambil berharap ada seseorang yang akan membantunya melawan Wajah Topeng Kabut yang mengincar nyawanya tanpa berniat untuk melepaskannya.
DouZung berlari dan dia melompat keluar dari jendela dengan semua tenaganya yang tersisa.
Namun dalam sekejap mata Shan Shie berhasil menyusulnya, membuat DouZhung kian tak berdaya menatap topeng pencabut nyawa di depannya itu
DouZung membelalakkan matanya. "Bagaimana ilmu meringankan tubuh mu lebih tinggi dari ku ini tidak mungkin karena kultivasi mu jauh di bawah ku?!"
Shan Shie diam tidak menjawab, dia hanyalah praktisi dou ling mampu menyeimbangi praktisi dou king sudah menjadi keajaiban luar biasa di dunia persilatan. Sekarang dianggap mampu membunuh praktisi dou king dengan begitu mudahnya, jika hal ini akan sampai di telinga orang lain maka akan menjadi lelucon, namun tidak jika dia membantai Perguruan Bukit Darah dengan pasukan Hantu Pembantai Iblis milik Qiuxi, maka Wajah Topeng Kabut Shan Shie akan kembali menjadi nama yang di takuti dalam dunia persilatan.
Shan Shie masih diam kehabisan kata-kata dan tidak bisa berkata apapun karena Shan Shie heran akar spiritualnya baru kembali beberapa waktu lalu sekarang dia bisa menyudutkan seorang praktisi tahap dou king dan dia tiba-tiba menjadi lebih kuat tanpa dia menyadarinya, Shan Shie bahkan mengira jika dia bertekad untuk membalaskan dendam pada DouZhung maka dia tidak bisa bertahan secara hidup-hidup jika melihat jarak kultivasi mereka yang hampir setinggi langit.
__ADS_1
Namun dugaannya yang dangkal tidak sesuai dengan rencana Qiuxi yang sangat matang, seolah-olah gadis itu bisa membuat hal mustahil sekalipun bisa menjadi sesuatu yang bisa untuk di gapai salah satunya termasuk kultivasinya bisa membunuh DouZhung dalam tahap ini.
Melihat Shan Shie yang masih setengah melamun, DouZung tetap lari dengan ilmu meringankan tubuh. Saat dia mampu keluar dengan cara melompat dari jendela, dia di buat betapa terkejutnya DouZhung saat dia keluar maka yang bisa dia lihat hanyalah lautan mayat penuh dengan darah.
DouZhung melihat ke langit yang berwarna merah telah terpasang semacam array yang membungkus keseluruhan Perguruan Bukit Darah seolah-olah tidak membiarkan siapapun bisa meloloskan diri yaitu semacam array yang terlihat seperti sangkar dan tidak akan membiarkan seekor lalat pun bisa keluar dari tempat itu.
Tanpa bisa bergerak dan dalam satu tarikan nafas DouZhung merasakan sebuah pedang telah menembus dadanya dan tiba-tiba menusuk jantungnya, darah seketika merembes keluar membasahi jubah perguruannya seperti sungai yang mengalir. Merasakan sakit itu DouZhung melihat ke arah pangkal pedang yang di pegang oleh Shan Shie sebelum seorang Wajah Topeng Kabut itu mencabutnya tanpa peduli dan acuh tak acuh.
DouZung meludahkan seteguk darah dari mulutnya, karena terlalu sedikit sisa tenaga dalam untuk menghentikan semua pendarahannya, jadi semua luka itu masih bernganga lebar dan saat pedang tercabut dari dadanya DouZhung tetap berlari pontang-panting dengan kakinya untuk menyelamatkan nyawanya tanpa daya di bawah mata Shan Shie.
Dengan sisa tenaga yang dia bisa DouZhung mencoba mencari tempat persembunyian seaman mungkin, beberapa kali kakinya menginjak puluhan mayat yang membuatnya semakin ketakutan karna di setiap sudut tidak ada satupun mayat di pihak Shan Shie yang gugur, hanya puluhan orang dan hewan spiritual melakukan pembantaian besar-besaran membunuh semua orang dalam Perguruan Bukit Darah sampai ke akar-akarnya seolah-olah pasukan Qiuxi di bawah komando Shan Shie itu sedang mencabut sebuah bulu.
Array yang berwarna merah seolah-olah terlihat berliter-liter darah di tumpahkan dari langit, membuat pandangan dari sudut manapun terlihat mengerikan, sampai-sampai orang yang akan melihatnya mengigil hebat karena ketakutan.
Semuanya berhamburan dan berlari untuk mempertahankan nyawa mereka namun selalu berakhir di terkam puluhan serigala, taring-taring yang mengoyak setiap anggota Perguruan Bukit Darah tanpa kenal ampun. Semua yang bertemu para serigala akan mengubah mereka menjadi koyakan kecil-kecil untuk kematian yang sangat menyakitkan, seakan tulang dan daging mereka akan hancur menjadi berkeping-keping.
Suara desisan ular juga menghujani setiap penjuru, ular-ular kontrak itu menggigit dengan meremukkan leher semua orang dalam kedipan mata, para pasukan Hantu Pembantai Iblis itu seolah-olah membabat habis rumput tanpa meninggalkan satupun tersisa dari akarnya.
Lolongan serigala mulai terdengar keras menjadi hiruk pikuk menegangkan dan suara melengking itu dapat memekakkan telinga menjadi melodi pencabut nyawa yang paling mengerikan dan memaksa setiap bulu kuduk untuk berdiri tegak, mengigil dan meremang, dengan perasaan takut yang tidak tertahankan.
__ADS_1
DouZhung serasa pucat mati melihat Shan Shie tetap mampu mengejarnya hanya dengan berjalan kaki secara ringan sedangkan rasa sakit di dada DouZhung seakan mendesaknya untuk berlutut memohon atau bertekuk lutut di bawah kaki Shan Shie.
Shan Shie berkata dingin. "Ribuan nyawa berakhir karna percobaan mu menggunakan manusia untuk berkultivasi di jalan yang sesat, lalu kenapa kau berlutut dan memohon di bawah sepatuku?"
Shan Shie tidak langsung membunuh DouZhung, namun membiarkannya melihat perguruan yang selalu di agungkan dalam seumur hidup DouZhung sekarang lenyap dalam satu malam saja seakan menemaninya untuk berjalan ke neraka sedikit demi sedikit.
Hao Xuan dan Qingru menghampiri Shan Shie. "Senior kami telah mengurus penatua dan beberapa orang yang tersisa dari perguruan ini."
Mendapatkan laporan dari Hao Xuan dan Qingru Shan Shie melihat kemudian melihat ke arah sekitar untuk menemukan bahwa semua telah rata di tanah dan terbabat oleh para pasukan Hantu Pembantai Iblis. Sebelum pergi, Shan Shie memberi tusukan di perut DouZhung memutus rangkaian perutnya dan dengan luka seperti itu sudah di pastikan DouZung hanya tinggal menjemput ajal dengan kesakitan yang tidak tertahankan.
Ketika Shan Shie memberi perintah seketika array di atas perguruan itu langsung lenyap dan puluhan anggota pasukan itu langsung menghilang seperti keberadaan mereka tidak pernah ada di sana sebelumnya seolah-olah pergi dan datang dengan cara yang sangat senyap tanpa menimbulkan kebisingan dan perhatian tidak perlu.
Keesokan harinya kabar tentang pembantaian satu malam Perguruan Bukit Darah langsung menggemparkan setiap penjuru dunia persilatan. Banyak beredar rumor yang mengatakan jika mereka adalah sekumpulan orang-orang jahat yang akan haus darah dengan tubuh kebal dan yang sangat mematikan lebih dari pada racun, dan setiap anggotanya mampu mengendalikan puluhan binatang spiritual yang mustahil di jinakkan oleh siapapun, jika orang lain yang mendengarnya semuanya terdengar bagaikan rumor yang melebih-lebihkan.
Tapi tentu saja di depan mata yang telah menyaksikan secara langsung kengerian pasukan Hantu Pembantai Iblis, itu bukan lagi menjadi rumor belaka melainkan lebih dari apa yang bisa di rumorkan dan kengerian itu bisa merembet ke ujung tulang siapapun yang pernah melihat kekuatan dari pasukan Hantu Pembantai Iblis yang sebenarnya.
Wajah Topeng Kabut Shan Shie juga telah kembali membawa moster di belakangnya yang menundukkan puluhan Magical Beast dan mereka di kenal sebagai Hantu Pembantai Iblis yang langsung di takuti di seluruh dunia persilatan, pemimpin kedua dari orang yang pernah menjadi seonggok sampah karena akar spiritualnya telah terputus.
Namun hanya segelintir orang yang tahu sebenarnya ada seseorang pemimpin lain yang ada di belakang mereka, yaitu seorang gadis berusia tiga belas tahun putri dari kekaisaran Nanfang, Lin Qiu Xi.
__ADS_1