Rumor Ratu Buruk Rupa

Rumor Ratu Buruk Rupa
Xi Ze, guru yang tidak di akui Qiuxi (revisi)


__ADS_3

Karena Xi Ze sepertinya sudah pergi dari lautan pengetahuannya, Qiuxi kemudian memandang Feng Shui dan Chen Yu yang ada di dalam ruangannya sebelum dia berujar dengan orang-orang yang ada di dalam ruangan itu. "Kalian tetap di sini, aku akan ke tempat Mei Miyan sesuai janjiku untuk menyembuhkan adiknya."


Mendengar perintah Qiuxi yang tidak akan membawanya ikut serta untuk ke tempat Mei Miyan, senyuman Feng Shui berangsur-rangsur menghilang dan alisnya menurun dengan sangat lemas.


"Nona pergi sendiri? Aku tidak bisa membiarkannya, biarkan aku ikut.."


Qiuxi menolaknya. "Dengan ilmu meringankan tubuhnmu akan membutuhkan waktu seharian penuh, tapi dengan rune terbang hanya beberapa jam untuk sampai kesana, karena kau hanya akan menghambat waktuku saja jadi kau tetap berada di sini."


Feng Shui tidak bisa berkata jika dia bisa lebih cepat dari perkiraan nonanya, namun dia tidak bisa mengatakannya jadi Feng Shui mendesah sesal. "Setidaknya bawa Xiao Boa bersama mu nona, karena dia raja para binatang spiritual dia bisa melindungi mu jika aku tidak ada."


Qiuxi mengangguk dan menerima ular yang di kontrak oleh Chen Yu ke tangannya.


Chen Yu melihat Kakak master dan Xiao Boa, dia tersenyum sambil berkata. "Pastikan membawa oleh-oleh untuk ku kakak master."


Qiuxi mengangguk sejenak sebagai tanggapan dan dia kemudian membawa Mei Miyan hilang dari pandangan mereka menggunakan rune terbang yang sudah dia persiapkan.


Hanya Xiao Boa yang mengharapkan mereka bertemu musuh, namun sampai di tempat tujuan tidak ada jejak-jejak penyerangan membuat Xiao Boa menghela nafas malas karena membosankan, dia tidak bisa bercanda dengan Qiuxi yang dingin dan tidak ada satupun lawan yang bisa menghiburnya.


Saat sampai di sana Mei Miyan memasuki gubuk tua dengan dinding penuh lubang di permukaan nya, gubuk yang terlihat seolah-olah biasa ambruk jika ada angin kencang menerpa dan jatuh kapanpun. Saat melihat gubuk reyot itu Mei Miyan sempat merasa ragu melihat tempat tinggalnya apakah layak untuk kaki Putri Lin Qiu Xi yang tidak pernah merasakan kemelaratan?


Jadi dia segera berkata menyesal. "Aku dan adikku tinggal di rumah reyot ini, pasti anda merasa tidak nyaman Alkemis.. Ak-aku akan cepat membersihkannya."


"Itu tidak perlu." Ujar Qiuxi dingin, membersihkan tempat ini akan menguras waktu setidaknya sekitar sepuluh menit dan dia tidak ingin membuang-buang waktu untuk sesuatu yang percuma.

__ADS_1


Qiuxi mengecek tubuh Mei Rui, setelah mengetahui apa penyebabnya dan bahkan persis seperti di cerita aslinya tentang keadaan Mei Rui, Qiuxi hanya berujar tenang. "Baiklah, sekarang kita kembali."


Saat Mei Miyan memberikan pandangan penuh tanda tanya pada gadis muda yang bergelar Alkemis itu, Qiuxi tidak tahan untuk mendesah nafas. "Miyan, kau kembali lagi kesini setelah aku menyelesaikan penawarnya."


Mei Miyan memandang Qiuxi penuh harap untuk kesembuhan adiknya dan dia kemudian berkata dengan mata yang bersungguh-sungguh. "Terimakasih Alkemis, kami akan merepotkan anda di kemudian hari mendatang. Jika Mei Rui bisa sembuh, aku pastikan akan membawa kesetiaan ini sampai ke ujung neraka sekalipun."


Mendengar sumpah Mei Miyan, sebagai tanggapan Qiuxi tersenyum puas yang sengaja tidak dia sembunyikan sedikitpun yang bahkan dia tunjukkan aura tirani pada perempuan bertangan kidal itu agar tidak berani-berani membangkang dari perintahnya.


Keesokan paginya saat Qiuxi telah sampai, dia langsung mengeluarkan Manual Racun Jiwa dari cincin penyimpanannya, dan setelah beberapa saat dia akhirnya menemukan penawar racun untuk menyembuhkan penyakit Mei Rui yang tidak bisa di sembuhkan oleh tabib manapun.


Tapi ketika Qiuxi membuatnya selama dua jam penuh dengan tungku perak kuno, Xi Ze yang ada di lautan pengetahuannya tiba-tiba membimbingnya tanpa di suruh. "Bukan begitu caramu melakukannya, kau salah."


"Api yang kau gunakan untuk mengolah pil itu terlalu kecil jadi pil yang seharusnya bisa di buat selama satu jam, kau melakukannya selama dua jam sia-sia tapi malahan masih belum membentuk apapun? Ini gila.."


Mendengar ejekan Xi Ze, Qiuxi berkata dengan suara dingin. "Berhentilah mencibir, jika salah katakan cara yang seharusnya aku lakukan."


Xi Ze mendesah nafas sekali. "Panggil aku guru maka aku akan mengajarimu."


Mendengarnya, Qiuxi tertawa mengejek. "Baik, jika kau keluar dari kepalaku dan berhenti menggerogoti energi jiwa dan spiritual ku, maka aku akan menyembahmu sebagai guru."


Xi Ze yang mendengarnya langsung di buat terdiam.


Bukan rahasia lagi di antara keduanya jika kesadaran Xi Ze ada hanya dengan cara mengambil energi jiwa dan spiritual Qiuxi. Sama saja jika Qiuxi mempertahankan Xi Ze di lautan pengetahuannya yang tidak memberikan keuntungan sedikitpun, maka dia hanya seperti memelihara seekor benalu dan parasit.

__ADS_1


"Kau tahu, aku hanya bercanda.." Xi Ze tertawa sakit.


"Kau akan menganggap ku sebagai guru atau tidak itu urusan mu. Tapi aku akan mengajarimu cara mengolah pil yang benar dan aku akan membimbing mu yang tidak kamu tahu. Bukankah dengan begini kita akan menjadi partner yang saling menguntungkan?"


Qiuxi merasa juga tidak ada salahnya, dia segera mengangguk sedikit. Dan dengan arahan Xi Ze, Qiuxi akhirnya mampu menyelesaikan pil untuk menawar penyakit Mei Rui hanya dalam satu jam.


Setelah selesai, Qiuxi kemudian duduk dekat jendela sambil menyesap teh yang di buat Feng Shui juga sejenis teh yang terasa manis namun bisa mengurangi efek keletihan untuk peminumnya.


Saat menikmati sepoci teh, Qiuxi melirik bocah berusia sembilan tahun yang duduk tidak jauh darinya. "Jendral Chen, bawa Miyan kemari."


Chen Yu yang sebagai pasukan dari Jenderal Hantu itu segera meletakkan cangkir teh miliknya dan mengangguk patuh. Dan setelah setengah sekitar Lima belas menit, Mei Miyan datang bersama Chen Yu di belakangnya.


Mei Miyan membungkuk dengan hormat. "Salam Alkemis.."


Bersama perkataan Mei Miyan, botol kaca kecil melayang ke arah perempuan itu dan Qiuxi berujar tenang. "Itu adalah penawar yang telah aku janjikan. Aku menepati janjiku untuk menyembuhkan adik mu maka kau harus menepati janji mu untuk patuh dengan perintahku. Dan jika kau berani berfikir untuk menghianati ku, aku Lin Qiu Xi akan membuat kematian mu lebih mengerikan daripada di neraka."


Bukannya takut mendengar ancaman Qiuxi, Mei Miyan malah terlihat senang dan dia segera mengambil botol yang memiliki pola rumit di depannya. Saat mendapatkan obat yang akan menjadi penawar penyakit Mei Rui yang selama hidup belum bisa di sembuhkan, Mei Miyan langsung melakukan sujud kowtow pada gadis muda yang menggenakan jubah cyan gelap di depannya.


Gadis yang memiliki ekspreksi wajah yang acuh tak acuh dan kulit putih yang cerah, namun di matanya yang hitam seolah-olah ada jejak kedinginan yang tidak terbatas yang orang lain saat tanpa sengaja melihatnya, mereka akan mengigil kedinginan seakan mereka merasakan sensasi yang menundukkan yang memaksa mereka untuk membungkuk di bawah kaki gadis itu.


Seperti sekarang, saat Qiuxi menatap kesungguhan Mei Miyan, dia hanya menatap datar di mata hitamnya. "Pergilah, adikmu menunggu mu."


"Baik Alkemis.." Mei Miyan segera menjawab dengan patuh sambil mengengam obat di tangannya dengan sangat erat.

__ADS_1


"Saya tidak akan mengecewakan harapan mu juga tidak akan mencoba untuk menghianati mu sedikitpun. Jika saya tidak bisa di percaya, Alkemis.. anda bisa mengambil nyawa yang rendah ini."


__ADS_2