Rumor Ratu Buruk Rupa

Rumor Ratu Buruk Rupa
Menyembunyikan kekuatan sejatinya


__ADS_3

Apalagi ketika saat perjalanan dari hutan spiritual zona empat menuju zona dua, Qiuxi menggunakan semacam metode untuk menghapus hawa keberadaan orang-orang lebih dari tiga puluh orang dalam waktu cukup lama adalah hal yang sangat sulit dan menguras seluruh tenaganya, karena itulah mengapa tidak ada hal bahaya apapun yang bisa mendekat saat mereka melakukan perjalanan.


Wajah Qiuxi terlihat kelelahan dan pucat seperti selembar kertas minyak, jadi Feng Shui segera membawa Qiuxi kembali ke Penginapan Gerhana Bulan Sabit dan dalam sekejap mata, ketiganya langsung menghilang dengan ilmu meringankan tubuh.


Dalam Penginapan Gerhana Bulan Sabit, mereka lalu di hentikan seorang pria tua yang memiliki sebagian jenggot yang sudah memutih.


Huaran tiba-tiba berkata. "Qiu'er ternyata kamu bisa tumbang juga?"


Huaran hanya mengatakan kalimat dengan maksud bercanda namun sukses mendapat tatapan tajam dari gadis bergaun semerah darah itu. Sedangkan kali ini Bai Qingyun menatap Qiuxi hanya bisa diam sejenak ketika melihat Feng Shui menjaga Qiuxi dalam beberapa hal dan memasukkan gadis kecil itu dalam gendongannya, pikirkan Bai Qingyun di liputi dorongan menjaga Qiuxi dan dia ingin sekali merebutnya dari Feng Shui. Tapi saat Bai Qingyun mendekat sedikit saja, Feng Shui langsung menatapnya intens seolah melarang siapapun dan tidak mengizinkan siapapun untuk sekedar menyentuh ujung jubah nonanya yang sekarang ada di tangannya


Saat memasuki kamar, Feng Shui segera menutup pintu ruangan mencegah Bai Qingyun dan Huaran untuk tidak menganggu Qiuxi. Shan Shie memang merasa khawatir pada masternya namun setelah keberadaan Feng Shui, Shan Shie tidak ingin masuk dan memilih menunggu di luar.


Feng Shui membaringkan Qiuxi dan melepaskan penutup wajah nonanya yang berupa topeng emas, saat topeng itu terlepas dari kulit wajah Qiuxi yang seperti giok, kulit putih bersih seperti bunga mangnolia itu juga memucat seolah-olah tidak ada kehidupan di dalamnya.


Kulit tangan Qiuxi juga kini terasa dingin di genggaman Feng Shui jadi dia kemudian menyalurkan energi spiritual pada Qiuxi sedikit demi sedikit dari ujung-ujung jarinya ke pergelangan tangan Qiuxi dan setelah merasa keadaan Lin Qiuxi menjadi lebih baik, Feng Shui tidak ingin pergi dari sisi ranjang Qiuxi dan dia lebih memilih duduk di tepi sampai nonanya itu membuka mata.


Sampai waktu berlalu selama dua belas jam, saat Qiuxi membuka mata hal pertama yang dia lihat adalah seorang pria tampan berusia dua puluhan yang tertidur di sisi tempat tidur dengan posisi duduk. Pria yang tampan tertidur dalam keadaan setengah sadar dan tidak sadar itu kini juga mulai membuka matanya saat merasakan orang yang kini dia tunggu akhirnya kembali sadar.


"Maafkan aku.." Pria itu meminta maaf sambil tersenyum canggung karna ketiduran saat menjaga nonanya.


Feng Shui memperhatikan kulit putih gadis di depannya telah kembali seperti sebelumnya yang juga menandakan keadaan tubuh Qiuxi sudah pulih.

__ADS_1


Saat dia ingin berkata sesuatu, Qiuxi sudah lebih dulu berkata. "Tidak apa-apa, kamu bisa melanjutkan untuk beristirahat."


Feng Shui masih saja memperlihatkan ekspresi khawatir yang tidak bisa di sembunyikan bahkan untuk sedikitpun, rasa khawatirnya pada Lin Qiu Xi adalah hal yang nyata, bahkan di dalam novelnya Qiuxi bisa merasakan bahwa Feng Shui bisa mengkhawatirkan Lin Qiu Xi dengan seluruh paru-parunya.


Ketika dulu saat Qiuxi belum menjadi apa-apa di dunia ini dan dia masih seorang pengemis di kota Jakarta, dia pernah sekali berfikir menurut kesetiaan Feng Shui kenapa Lin Qiu Xi asli tidak berakhir dengan Feng Shui saja? Namun alih-alih menikah dengan Xiao Sishan yang berujung penderitaan dan di jual ke kaisar buruk rupa di Beifang, jika saja Lin Qiu Xi yang asli menikah lebih dulu dengan Feng Shui mungkin nasib mengenaskan tidak akan seperti dalam cerita novelnya.


Meskipun Feng Shui sangat tampan, Lin Qiu Xi asli tidak akan tertarik dengan orang yang melakukan pekerjaan pelayan di dalam kekaisaran dan dia ingin sekali mencibir protagonis perempuan yang idiot itu. Tapi begitu dia merasakan sendiri menjadi Lin Qiu Xi..


Qiuxi menyadari bahwa perasaan Feng Shui adalah sebuah obsesi yang menganggap dia adalah segalanya.


Jadi baik dia ataupun Lin Qiu Xi yang asli tidak sekalipun melirik Feng Shui karena ingin membuat pria itu merasakan kebebasan yang belum pernah di rasakan.


*


Saat Feng Shui keluar kamar, dia melihat Bai Qingyun masih berdiri menunggu di depan pintu karena tidak ada pilihan mau tidak mau Feng Shui membiarkan Bai Qingyun masuk untuk melihat kondisi Qiuxi.


Ketika dia keluar Feng Shui merasa Shan Shie terus menatapnya saat pertemuan pertama mereka. Dia lalu melesat ke tempat yang sepi dengan ilmu meringankan tubuh dan benar saja sesuai dugaan Feng Shui, Shan Shie diam-diam mengikutinya dan berhenti tidak jauh darinya.


Feng Shui berkata pada Shan Shie yang bersembunyi di belakangnya. "Keluarlah, aku tahu kamu mengikuti ku."


Shan Shie yang mendengarnya langsung menunjukkan diri, dia keluar dari sisi bayangan sambil tertawa sinis. "Kamu sangat hebat! Merasakan hawa keberadaanku yang ku sembunyikan dengan sangat baik huh!"

__ADS_1


Dia kemudian bertanya pada Feng Shui. "Aku bertanya padamu, apa maksudmu menyembunyikan kekuatanmu yang sebenarnya dari master?"


Feng Shui tetap tenang seperti telah mengetahui apa yang akan Shan Shie katakan, karna memang Feng Shui sebenarnya menyembunyikan kekuatan yang sejatinya. Dia berujar tenang dengan nada seolah bertanya. "Menyembunyikan kekuatanku?"


Shan Shie seketika marah dan darahnya naik pitam, tidak lama kemudian dia menyerang Feng Shui dengan pukulan tangannya. Sedangkan di sisi lain Feng Shui dengan mudah menahan setiap pukulan Shan Shie yang bertenaga dalam penuh.


Lebih dari sepuluh pukulan di layangkan Shan Shie yang membuatnya semakin murka dan menatap tajam Feng Shui dan berkata sangat dingin. "Jelaskan apa maksudmu sekarang menipu master?"


Shan Shie pernah mendengar dari Qiuxi jika Feng Shui hanyalah berada di praktisi dou master, saat beradu pedang di pertemuan pertama mereka kecurigaan Shan Shie seketika muncul kenapa Feng Shui begitu mudah menahan serangannya yang hampir praktisi dou king? Dan alasan apapun itu tidak akan di benarkan untuk menyembunyikan kekuatan dari orang yang telah mempercayai mereka tepat di bawah hidung orang lain.


Sambil beradu berbagai serangan Feng Shui tersenyum. "Aku tidak memiliki niatan buruk, apa kamu berfikir aku akan menghianati Nona kapan saja saat Nona menunjukkan celah sedikit saja?"


Shan Shie tetap tidak mempercayai kata-kata Feng Shui dan dia memilih mencari jawabannya sendiri dengan kekuatan sampai keduanya bertukar serangan sepuluh gerakan berturut-turut.


Saat keduanya sampai pada tahap saling menyerang, Feng Shui tersenyum dan jejak kabut kedinginan melayang di antara matanya.


Dia melihat ke arah Shan Shie yang hanya baru beberapa hari mengenal Qiuxi, sedangkan dia, sedangkan dia sudah sangat lama menjaga gadis itu di sisinya dari belakang saat Lin Qiu Xi masih sosok yang sangat lemah yang tidak sanggup menghentikan satu tamparan dari selir Lin Chen.


Jadi ketika ada orang baru yang menguruinya, Feng Shui tidak tahan untuk tertawa sebelum dia bertanya dan mencibir.


"Apa kau pikir, aku yang sudah terlalu lama mengenalnya akan menghianati? Apa pemikiran mu itu sinting?"

__ADS_1


__ADS_2