
Ketika sampai di Penginapan Gerhana Bulan Sabit, Qiuxi melihat bahwa penginapan itu sedang kedatangan seorang bangsawan bersama dua pengawalnya yang sudah tahap praktisi dou master tingkat awal, saat melihat pengawal yang memiliki tingkat kultivasi tinggi Qiuxi tidak heran jika oenginapan ini di kunjungi seorang bangsawan ataupun kultivator ternama karena memang Penginapan Gerhana Bulan Sabit ini cukup terkenal di area pasar gelap sebagai tempat istirahat yang menjanjikan.
Bukan hal istimewa dari kehadiran mereka yang menarik perhatian Qiuxi, tapi seorang budak yang tengah terseret di sepanjang perjalanan kini hampir tidak memiliki kesadaran untuk tetap tegap dan hanya bisa mengikuti orang yang menarik rantai di pergelangan tangannya dan berjalan di belakangnya.
Orang yang memiliki rantai di sekujur pergelangannya itu wajahnya terlihat sangat sayu dan letih, serta memar di sekujur tubuhnya yang melikuk-likuk dan merembet ke kulit-kulitnya dapat terlihat jelas sudah membiru dan hampir bernanah akibat penyiksaan, beberapa luka benda tajam dan sayatan juga terdapat di seluruh permukaan kulit dan daging seorang lelaki berusia tiga puluhan tahun yang kini menjadi budak dari bangsawan kaya dan terlihat sangat memprihatinkan
Saat melihat budak lelaki itu, Qiuxi yang membaca cerita aslinya dan tahu setiap tokoh siapa budak itu sebenarnya, dia tidak tahan untuk terkejut.
Dan sebenarnya budak itu adalah seorang Wajah Topeng Kabut Shan Shie. Di dalam cerita aslinya di jelaskan untuk membalaskan dendam kematian istrinya, Shan Shie membentuk sekumpulan organisasi pembunuh bayaran dengan nama Hantu Pembantai Iblis.
Hantu Pembantai Iblis yang di rekrut oleh Shan Shie hanyalah berisikan orang-orang yang bernasib sama dengan dirinya, yaitu sekumpulan orang yang ingin membalaskan dendam pada Perguruan Bukit Darah yang telah menyandra orang-orang mereka. Saat Hantu Pembantai Iblis terbentuk dan pengaruhnya sudah menjadi sangat kuat, Shan Shie yang waktu itu menjadi seorang pemimpin langsung melakukan penyerbuan ke salah satu cabang dari Perguruan Bukit Darah.
Shan Shie adalah orang yang sangat kuat, untuk memiliki orang seperti ini jelas Qiuxi tidak akan melepaskannya. Namun saat melihat budak itu dengan matanya, Qiuxi tidak tahan untuk terkejut sekali lagi karena dia tidak pernah menyangka jika seorang Wajah Topeng Kabut Shan Shie pernah mengalami kisah tragis kehilangan satu-satunya perempuan yang di sayanginya dan pernah membusuk sebagai seorang budak di bawah kaki orang lain.
Qiuxi terkejap dan dia masih memperhatikan situasi di depannya akan berjalan lebih jauh.
Di sisi lain seseorang yang baru masuk ke penginapan itu mengambil meja kosong untuk menikmati hidangan di lantai bawah, kemudian seorang pelayan menghampiri mereka.
__ADS_1
"Tuan.." Pelayan penginapan langsung menyapa bangsawan itu dengan senyum ramah.
Bangsawan itu segera menarik kepalanya ke atas dengan sangat angkuh. "Sediakan menu dan arak yang biasa aku pesan."
Pelayan itu mengangguk dan segera menyediakan menu dan arak berkualitas yang biasa di pesan oleh Wukang.
"Kamu dulu memandangku rendah seperti ini kan? Bagaimana perasaan mu Shie kekuatan yang kau banggakan dulu tak berguna di depanku?" Wukang tersenyum puas melihat budak di bawah kakinya.
Memang perbudakan di pasar gelap adalah hal yang wajar dan dapat di temui pada plosok wilayah dan kekaisaran manapun, bagi semua orang nyawa seseorang budak tidak di pandang karena pada kasta terendah dan mereka bernilai lebih buruk dari seekor babi dan karenanya banyak sekali budak yang mati di tangan tuanya karena selalu mengalami berbagai kekerasan.
Saat Wukang duduk, dua pengawal praktisi master itu memaksa seorang budak itu bersimpuh seperti anjing di bawah kakinya. Tidak ada sepasang mata yang memandang iba ataupun kasihan untuk budak yang di perlakukan seperti binatang dengan rantai besi yang mengunci budak itu bahkan sampai membuat pergelangan tangannya dan di kakinya berdarah-darah mengeluarkan darah merah yang kental.
Meskipun dia membunuh tanpa ampun, Shan Shie diam-diam melepaskan anak-anak dan para wanita di tengah misinya. Shan Shie mengetahui misi yang di jalankannya bertentangan dengan prinsipnya tapi Shan Shie tidak bisa menolak perintah ataupun misi dari organisasi Perguruan Bukit Darah yang telah mengikatnya.
Organisasi gelap bernama Perguruan Bukit Darah itu menyandera istri Shan Shie dan akan melepaskan istrinya jika Shan Shie bisa tunduk dalam perintah organisasi. Shan Shie melakukan semua yang organisasi gelap itu perintahkan bahkan sampai sukarela menjadi bahan percobaan organisasi, hingga percobaan ke enam belas Shan Shie merasakan kejanggalan pada dirinya kultivasinya sedikit demi sedikit menurun sampai Shan Shie tidak bisa menggunakan kultivasinya dan nama Wajah Topeng Kabut tidak lagi terdengar dan tidak lagi tersematkan ke arahnya.
Organisasi gelap menjual Shan Shie sebagai budak setelah Shan Shie tidak lagi berguna dan di antara para budak yang akan di jual, Shan Shie terus menerus memikirkan keadaan istrinya yang masih menjadi tahanan organisasi, bagaimana cara Shan Shie membebaskan istrinya itu tetapi dia sekarang hanyalah seorang budak yang kehilangan seluruh tingkatan kultivasinya.
__ADS_1
Shan Shie kemudian di beli seorang bangsawan kaya bernama Wukang, yang sekarang sekaligus orang yang telah menjadi tuannya.
"Aku memiliki pengaruh di organisasi, aku bisa membebaskan istrimu jika kau patuh menjadi anjingku." Itulah kata-kata pertama yang Wukang katakan pada Shan Shie setiap waktunya
Wukang melihat Shan Shie masih di bawah kakinya dan matanya menyipit menghina. "Wajah Topeng Kabut sekarang hanyalah anjing yang menjilati kotoran di bawah sepatuku, apa kamu lupa bagaimana matamu memandang rendah kekayaanku dulu? Bagaimana perasaan mu sekarang?"
Para pelanggan Penginapan Gerhana Bulan Sabit mulai tertarik dan mempertontonkan Shan Shie yang sudah kehilangan taring dan jabatannya itu. Mereka saling berbisik dan berbagai bisikan mulai terdengar di lantai satu penginapan.
Bergabagai bisikan itu terdengar menghina. "Dia si Wajah Topeng Kabut Shan Shie? Aku masih sulit percaya meskipun dengan mata kepalaku sendiri dia sekarang menjadi seorang budak."
Orang lain juga mengangguk. "Dulu aku selalu takut hanya mendengar namanya, sekarang lihatlah dia berubah menjadi sangat menyedihkan!"
Banyak pelanggan yang membicarakan Shan Shie membuat Wukang ingin lebih memalukan si Wajah Topeng Kabut.
Wukang menginjak tangan Shan Shie hingga berbunyi suara retakan tulang patah seperti melodi merdu di telinga Wukang, tetapi orang yang jari-jarinya patah dan berubah bengkok sekalipun dari injakan kakinya, Shan Shie tidak pernah meringis kesakitan.
Sebagai seorang Wajah Topeng Kabut, meskipun dia sudah kehilangan semua kultivasinya sekalipun. Tapi sebagai seorang yang pernah mencapai tingkatan yang melebihi dou master, dia masih memiliki tingkatan yang mendominasi.
__ADS_1
Shan Shie mengangkat setengah wajahnya dan melihat ke arah Wukang, saat melihat sebuah tatapan yang seperti itu Wukang sempat merasakan mengigil di sekujur tubuhnya dan perasaan ketakutan itu tiba-tiba merembet ke dalam tulang-tulangnya.
Wukang takut, dia mengangkat kakinya dan menendang Shan Shie. "Aku akan memberitahu mu, tiga tahun yang lalu sebelum kultivasi mu menghilang kenyataanya istrimu sudah menjadi bahan tungku kuno organisasi gelap. Apa hidupmu sudah putus asa sekarang? Tiga tahun usahamu itu menjadi sampah sekarang hanya sia-sia!"