Rumor Ratu Buruk Rupa

Rumor Ratu Buruk Rupa
Season 2. Qiuxi dalam bahaya?


__ADS_3

Qiuxi yakin betul bahwa orang yang menarik pinggangnya adalah Yin Jinze, meski dia enggan berbalik untuk melihatnya. Hanya dari suaranya saja, napas panasnya dan aroma cendana yang kelasik itu pasti Lord Yin, protagonis pria Yin Jinze di novel ini!


Tapi begitu dia berbalik, sejak kapan itu berubah menjadi pria pendek gendut dengan kucir kuda? Tentu saja itu bukan suaminya karena ada tahi lalat tebal di sebelah kiri hidungnya.


Qiuxi "...."


Setelah menghabiskan tiga waktu dupa, dia sudah kembali ke Paviliun. Banyak sekali akhir-akhir ini waktu yang dia habiskan berjalan membosankan, jadi dia tersenyum pada papan torreya yang sudah ada di atas meja, dan Qiuxi meraih bidak-bidak weiqi untuk melawan dirinya sendiri.


Suara bidak weiqi berjatuhan di papan torreya dengan.. sangat.. membosankan hanya bisa mendesah nafas panjang karena akhir-akhir ini baik sistem atau Xi Ze tidak muncul di lautan pengetahuannya.


Tidak lama kemudian suara ketukan terdengar, setelah mengijinkan untuk masuk Lei Xia datang dengan selembar kertas. Di atasnya juga ada stempel cap kekaisaran, dia kemudian menyerahkannya pada Qiuxi.


Saat di buka maka itu adalah surat dari Kaisar Beifang, Li Zhu.


"Hujan deras di musim salju, kedinginan di kota-kota yang membekukan, tapi cinta pada Wangfei tidak akan pernah terbekukan."


"Sunyi di malam hari, dan juga sepi di setiap malamnya.. jamnya.. menitnya.. tapi tidak akan sesepi satu detik tidak ada Wangfei."


Qiuxi, "...."


Di lihat dari tulisannya acak-acakan, bahkan tulisan anak kecil usia satu tahun lebih bagus dari ini. Jelas sekali ini adalah tulisan Li Zhu, tidak perlu di ragukan untuk memastikannya lagi.


Di dalam surat menceritakan kekhawatiran Li Zhu karena Qiuxi tidak terlihat di manapun, dia memerintahkan prajurit kekaisaran untuk mencarinya, dan setelah menemukan kabar dari salah satu prajuritnya dia akan menunggu Qiuxi di Penginapan Rumah Anggrek.


Jadi setelah membaca surat di baliknya lagi, Lin Qiu Xi segera melipatnya.


Karena tidak ada cukup banyak barang untuk di kemas, jadi waktu yang tersisa cukup untuk menemani perjamuan makan bersama Bai Qingyun.


"Qiu'er aku sudah mempersiapkan kreta untuk ke Penginapan Rumah Anggrek. Kereta mu yang sebelumnya rodanya tidak akan cocok ke sana, jika tetap di gunakan itu akan menghambat waktu perjalanan."

__ADS_1


Jarak Paviliun dengan Penginapan Rumah Anggrek lumayan jauh, selain jauh dari kota penginapan itu sedikit terpencil, dan juga jalannya sulit untuk di lalui dengan kereta Qiuxi dari kekaisaran. Sedangkan kereta yang di sediakan Bai Qingyun sedikit unik, rodanya cukup tinggi layak untuk jalanan terjal, jadi dia tidak berniat untuk menolaknya.


"Terimakasih, aku merepotkan tuan muda Bai untuk ini."


Bai Qingyun dengan ramah membalas dan menggelengkan kepalanya. "Tidak sedikitpun aku merasa di repotkan."


Perjalanan singkat segera di mulai,  Qiuxi duduk di dalam kereta. Sedangkan Lei Xia dan Yan Bijun menunggangi kuda di sisi kanan kirinya. Setelah melewati desa kecil, mereka langsung di sambut pohon-pohon yang rindang dan jenis pemandangan ini adalah biasa karena perjalanan mereka melewati hutan belantara.


Qiuxi merasa mengantuk tanpa sadar sudah tertidur di dalam kereta. Untuk sesaat dia lupa kewaspadaannya, lupa untuk memikirkan alasan kenapa Li Zhu ingin menemuinya di Penginapan Rumah Anggrek.


Sebelum sempat menyadarinya kereta tiba-tiba berhenti, beberapa pukulan kemudian keretanya sedikit bergerak ke depan dan berhenti. Bau amis darah mulai tercium dari depan yang bisa di dipastikan orang yang baru saja terbunuh adalah kusir kereta mereka.


Dan saat kereta itu terpaksa berhenti, suara dari luar kereta terdengar. "Bagaimana dengan dua yang lainnya?"


"Jangan khawatir, Penatua Xun baru saja mengurusnya."


Seseorang yang mendengarnya segera mencibir. "Hanya satu orang dari Nanfang yang tidak lain hanya putri gagap kenapa memiliki dua penjaga yang lumayan hebat di sisinya sampai Penatua Xun harus mengurus mereka sendiri?"


Gao Hang mengangguk, mereka hanya di perintahkan untuk membawa orang ini tapi tidak di sangka pekerjaan ini lebih mudah dari yang di bayangkan. Dan setelah memastikan gadis itu benar-benar pingsan, mereka kemudian langsung melemparkan Qiuxi ke penjara bawah tanah.


Dan penjara bawah tanah itu adalah tempat adalah tempat yang gelap dan lembab, tidak ada cahaya apapun yang menembus tempat itu. Seperti seseorang melihat, tapi mereka tidak bisa melihat apapun seakan mata mereka tertutup. Sebenarnya itu adalah efek samping keracunan, Qiuxi kehilangan semua inderanya. Baik itu untuk mendengar, melihat atau merasakan semua inderanya perlahan kabur.


Sebelum benar-benar tidak bisa melihat, dia sedikit bisa mengetahui wajah Chang Hui dan Gao Hang dan memastikan mereka orang-orang dari Lembah Ziying.


Dan saat dia tertangkap oleh orang-orang dari Lembah Ziying, Qiuxi mengeryitkan keningnya karena bagaimanapun dia mengingat, dia tidak pernah terlihat konflik dengan organisasi kuat itu.


Saat melihat orang-orang itu Qiuxi kemudian mengingat-ingat sejak kapan dia di racuni semudah itu, kehidupannya hanya membosankan lalu kapan dia memiliki musuh selain Perguruan Bukit Darah? Kenapa seseorang meracuninya..


Apa itu Baili Yulai?

__ADS_1


Racun di dalam teh Pembersih Hati Teratai?


Qiuxi ingin segera mengutuk dirinya sendiri karena lengah, tidak mewaspadai niat Baili Yulai sebenarnya. Baili Yulai melakukan ini hanya karena dia dekat dengan Bai Qingyun, ini sedikit masuk akal. Tapi sebelum dia bisa mengutuk dirinya sendiri, Qiuxi langsung mendapatkan totokan di titik spiritualnya.


"Kenapa kau menutup jalur spiritualnya? Kultivasinya lemah kan?" Melihat seberapa lemahnya Qiuxi karena racun di teh Pembersih Hati Teratai, Gao Hang yakin tidak perlu mewaspadai orang yang hampir kehilangan kesadaran dan semua inderanya.


Chang Hui menutup pintunya, sebenarnya mereka mengunci Qiuxi di rumah kecil yang tua, yang sudah lama tidak terpakai karena sudah di tinggalkan. "Dia memiliki dua penjaga yang lumayan, tidak ada salahnya untuk berjaga-jaga. Dan juga paman Xun lama sekali membereskan dua orang itu apa menurutmu ini tidak aneh sama sekali?"


Seperti angin yang tiba-tiba datang, seseorang kemudian mendatangi mereka. "Panggil aku Penatua."


Dia adalah Xun Hui, umurnya sekitar lima puluh tahunan dan juga paman dari Chang Hui mereka berdua berasal dari Lembah Ziying. Nafasnya sedikit berat bisa di katakan dia telah mengalami pertempuran yang serius, jika Xun Hui datang itu berarti Yan Bijun dan juga Lei Xia telah di kalahkan? Qiuxi mengeryitkan keningnya khawatir.


Seseorang itu masih berbicara. "Aku bertempur melawan keduanya, mereka memiliki beberapa trik  seperti darah mereka beracun. Bukan itu yang terpenting, tiba-tiba ada orang yang datang membantu mereka.. jadi aku melepaskannya."


Mendengar itu Qiuxi bisa menghela lega, dia masih mengamati di sekitarnya sebelum inderanya benar-benar lumpuh.


Xun Hui langsung menelan beberapa ramuan dan pil. "Karena aku melepaskan keduanya, cepat bawa dia ke tempat lain atau seseorang akan menemukannya dengan cepat. Bawa saja ke tuan muda Tang untuk di urus."


Gao Hang segera berbicara. "Tapi Penatua Xun.."


"Ini bukan masalah, sewaktu aku bertempur aku menutupi identitas ku. Mereka tidak akan berfikir aku berasal dari Lembah Ziying dan mencarinya ke sana."


Chang Hui dan Gao Hang mengangguk, mereka segera membawa Qiuxi ke Lembah Ziying. Melemparkannya ke penjara bawah tanah yang sebenarnya, yang sebelumnya hanya gejala racun karena matanya gelap tapi sekarang penjara itu benar-benar gelap gulita.


Tidak ada angin yang bisa masuk, membuat pernafasan di sana sedikit sulit, dan juga di sana cahaya tidak bisa menembus sama sekali.


Chang Hui segera menyalakan lilin, meskipun begitu Qiuxi masih tidak bisa melihat apapun karena indra penglihatannya sudah tidak berfungsi.


"Apa yang di campur di dalam teh Pembersih Hati Teratai itu benar-benar hebat. Dia kehilangan kesadarannya seperti batang kayu yang sudah lumpuh total, tidak bisa menggerakkan apapun."

__ADS_1


"Idiot, ck ck ck gadis gagap."


__ADS_2