
Setelah menyalahkan beberapa lilin, Chang Hui segera pergi dan saat dia pergi maka tidak lama kemudian penjara bawah tanah itu hanya meninggalkan Qiuxi di sana sendirian.
Keadaan Qiuxi sekarang tidak lebih dari orang yang pingsan, tapi dia dalam keadaan sadar. Hanya saja perbedaannya sekarang dia seperti orang mati yang tidak bisa bergerak sekeras apapun dia mencoba.
Perjalanan dari Paviliun Seribu Obat ke Lembah Ziying setidaknya membutuhkan waktu sekitar satu bulan menunggangi kuda, dan tujuh hari menggunakan ilmu meringankan tubuh. Bukan masalah jarak perjalanan yang mengharuskan tujuh hari dia bertahan, tapi mencari tempat Qiuxi di kurung akan membutuhkan waktu yang sulit bagi Jenderal Hantu sekalipun, untuk itu setidaknya dia harus bertahan lebih dari tujuh hari.
Satu hari pertama Qiuxi menjalani kurungan tanpa ada yang repot-repot memeriksanya, ini di karenakan kabar bahwa dia menutupi wajahnya karena rasa malu, wajah buruk rupa yang di penuhi luka-luka menjalar sampai orang yang melihatnya sekilas akan mengendus jijik. Tapi terimakasih untuk rumor itu, dia bisa berbaring tanpa penyiksaan dari Baili Yulai seharian penuh. Dua sampai tiga hari berikutnya Chang Hui dan Gao Hang sesekali akan datang memeriksanya.
Ini masih berjalan baik jika dia bisa mengendalikan aliran spiritual untuk membuat beberapa trik, tapi jalur spiritualnya sudah di kunci Chang Hui sebelumnya.
Melihat keadaannya, Gao Hang berdecak. "Memang benar setelah meminum teh Pembersih Hati Teratai akan seperti orang mati."
Gao Hang terlihat antusias. "Sangat luar biasa racun toksis seperti itu di hasilkan oleh Gerbang Utama Kekaisaran sendiri, aku yakin Lembah Ziying akan mendapat keuntungan besar karena berhubungan dengan Baili Yulai!"
Untuk pertama kali dalam hidupnya Qiuxi merasa dia sangat tidak berguna! Bagaimana bisa dia tertipu semudah itu? Tapi meskipun begitu dia masih berdecak kagum pada Gerbang Utama Kekaisaran yang membuat teh Pembersih Hati Teratai di mana racunnya tidak bisa terdeteksi sedikitpun.
Seharusnya dia membaca Kitab Racun Jiwa lebih banyak, ah! Atau sistem idiot di kepalanya memperingatkan padanya terlebih dahulu jika Baili Yulai menaruh sesuatu yang berbahaya di sana!
Ada alasan kenapa dia tidak membaca Kitab Racun Jiwa lebih banyak, itu bukan hanya karena benda itu menjadi senjata bermata dua karena menjadi salah satu pusaka neraka. Benda itu pasti menyerap energi jiwa di dalam tubuhnya, untuk itu dia tidak pernah sekalipun mempraktekkannya. Dan ketika dia mencoba membacanya, Kitab Racun Jiwa itu tidak bisa keluar dari cincin penyimpanannya.
Jadi hal itu percuma saja.. dan adapun Xi Ze yang mendekam di lautan pengetahuannya, keberadaannya seolah-olah hilang di dunia ini karena jarang muncul untuk membantu Qiuxi sama sekali begitu situasi di butuhkan.
"Gadis bodoh!"
Seharusnya indra pendengarannya sudah lumpuh total karena sudah tidak bisa mendengar Chang Hui ataupun Gao Hang, tapi perkataan 'Gadis bodoh' itu terus-menerus berputar di telinganya, intonasinya jelas dan marah.
"Kenapa kau mengeryitkan alis mu! Kamu kira suaraku hantu?!"
__ADS_1
Kali ini suaranya terdengar lebih jelas. "Apa maksudmu percuma saja mengeluarkan ku dari cincin penyimpanan mu?! Kau tahu seberapa kesalnya aku terkurung di ruang gelap sana? Ah!"
Qiuxi tidak paham apa yang orang itu bicarakan, tapi anehnya suara dia bisa di dengar oleh pihak lain. "Kau Xi Ze?"
"Kau masih mengenali siapa aku?" Orang itu tertawa keras di lautan pengetahuan Qiuxi. "Hahaha.. gadis bodoh! Tidak ku sangka Xiang Xiang memiliki keturunan sepertimu! Karena dia meninggalkan Kitab Racun Jiwa untuk mu, waktu itu aku terpaksa harus mengakui mu sebagai tuanku Hmp!"
Qiuxi sangat terkejut. "Kau! Jadi kau tahu siapa ibuku?"
"Xi Ze, siapa kau sebenarnya?"
Melihat seberapa penasarannya Qiuxi, Xi Ze menggelengkan kepalanya. "Aku tahu kau ingin mengetahui banyak hal, jika kau ingin mengetahui siapa sebenarnya aku. Ini akan membutuhkan waktu setengah hidupmu hanya untuk mendengar ceritaku. Karena tentu saja identitas ku itu sangat panjang dan rumit."
Dari suaranya, pria itu bisa di lihat umurnya sekitar empat puluhan tahun. "Kau bisa mengenaliku sebagai Xi Ze, dan untuk seterusnya anggap aku sebagai Xi Ze yaitu sebuah jiwa yang akan selalu menemani mu."
Lalu Xi Ze mulai menjelaskan alasan dia bisa berada di lautan pengetahuan Qiuxi, itu karena awalnya dia hanyalah kepingan jiwa yang ada di Kitab Racun Jiwa. Setiap kali Qiuxi menggunakannya, dia akan menyerap energi jiwa Qiuxi untuk membentuk wujud jiwanya sendiri.
"Aku sedikit merasa tidak enak saat diam-diam menyerap energi jiwa mu." Xi Ze merenung. "Ah! Kenapa kau memiliki jiwa yang lebih sedikit dari kebanyakan orang?!"
Qiuxi mengeryitkan keningnya setelah tahu alasan hilangnya Xi Ze tiba-tiba di lautan pengetahuannya karena pria idiot itu sibuk untuk mengumpulkan energi jiwa untuk dirinya sendiri! "Dan kau masih melakukannya kan?"
Xi Ze segera tersenyum bersalah. "Itu salahku!" Dia kamudian berbatuk sekali. "Jika aku tidak menyerap energi jiwamu yang sedikit itu, bagaimana kita bisa mengobrol? Ah! Atau aku akan pingsan di lautan pengetahuan mu untuk selamanya!"
Setelah beberapa saat, Xi Ze mencoba menghibur. "Kamu tenang saja, ini hanya akan memotong lima belas persen dari umurmu. Sebagai gantinya kau mendapatkan teman mengobrol di lautan pengetahuan mu kan? Bukankah ini bagus.. Ya, mungkin saja.."
Tenggorokan Qiuxi tiba-tiba terasa kering, alasan kenapa dia sering lelah adalah karena Xi Ze! Jiwa dari Kitab Racun yang menyerap umurnya lima belas persen juga karena Xi Ze! Memikirkannya saja dia ingin mencibir, jika bukan karena teh Pembersih Hati Teratai bagaimana bisa dia masih diam setelah melihat Xi Ze? Dia ingin menamparnya!
Qiuxi tertawa sakit. "Kenapa kau tidak membunuh ku saja dengan tenang untuk membuat mu bangkit?"
__ADS_1
Xi Ze batuk dua kali. " Uhuk! Itu juga salahku."
Kepala Qiuxi ingin berdenyut dan dia mendesah nafas panjang. "Sudahlah, berhenti berbicara jika tidak bisa membantu apapun."
Jika bukan karena Xi Ze yang menyerap energi jiwanya dan membuat dia merasa lelah, Qiuxi tidak akan menurunkan kewaspadaannya sampai jatuh ke trik kecil Baili Yulai.
Tahu apa yang ada di pikiran Qiuxi, Xi Ze ingin membela diri. "Yang ini bukan salahku!"
Xi Ze tidak tahan menjelaskan. "Salahkan pada lidahmu yang suka rasa manis! Sebenarnya teh Pembersih Hati Teratai bukan termasuk jenis racun, malahan teh itu cocok untuk spiritual di tubuh! Tapi jika kau meminumnya saat menghirup dupa yang di campur dengan ramuan tertentu itu bisa menjadi sangat berbahaya seperti racun!"
Qiuxi kembali mengingat-ngingat, dan benar saja waktu itu seorang pelayan membakar dupa di dekat mereka. Harga dirinya sempat terpelintir ketika dia ahli racun dan seorang Alkemis sempat kecolongan, tapi kenyataannya bahwa lebih buruk dari itu.. itu karena dia tertipu dengan satu batang dupa! Polusi udara! Ah!
Masuk akal!
Qiuxi, "...."
"Itu terjadi karena kau menyepelekan hal-hal kecil, menyepelekan perasaan Baili Yulai pada orang Bai itu, siapa yang tahu dia akan melakukan apapun untuk cintanya! Jadilah lebih teliti lagi di masa depan, kau telah menuainya jadi aku pergi dulu."
Xi Ze segera lenyap dari lautan pengetahuan Qiuxi dan dia segera berkata. "Kau ada tamu yang datang, tidak baik jika aku menganggu bukan?"
Seperti yang di katakan Xi Ze, ruangan itu segera kedatangan tamu. Dia seorang gadis yang sangat cantik, sulamannya di lakukan dengan ketelitian dan dia mempunyai mata yang indah.
Baili Yulai segera membuka pintu, mengabil lilin di dinding. Mendekatkan wajahnya ke arah Qiuxi dan menarik rambutnya.
"Sebenarnya apa yang di sukai Qingyun-gege darimu yang tidak Qingyun-gege sukai dariku?"
"Kamu buruk rupa! Kenapa Qingyun-gege tersenyum padamu?! Dia bahkan tidak mau repot-repot tersenyum palsu untuk ku? Seberapa kamu tahu sakitku di tolak dan di tolak? Aku cantik.. kenapa percintaan ku selalu gagal?!"
__ADS_1