
Keesokan harinya Chen Yu mengambil satu daun muda yang dia gunakan untuk bersiul ringan sambil menatap langit yang cerah, mata Chen Yu juga mulai terpejam karena lelah.
Chen Yu mengeryitkan keningnya dan tidurnya terasa tidak nyaman karena sesuatu mengusik hidungnya juga secara samar-samar Chen Yu mendengar suara pelan seseorang di dekatnya dan suara rendah itu bergumam di dekatnya.
"Kenapa dia begitu bersantai sekali di sini? Dia terlalu ceroboh dan bebas setelah menyatakan menjadi orangnya master.."
"Benar, dia juga masih sangat bocah. Bahkan semua rambutnya belum tumbuh untuk bisa menganti popoknya sendiri.."
Karena terusik Chen Yu mencoba untuk membuka matanya, dan saat dia membuka matanya Chen Yu begitu di kejutkan dengan penampakan pria topeng jelek tepat di atas mukanya, karena sangking terkejutnya Chen Yu buru-buru memukul wajah topeng itu dengan kepalan tangannya yang di hindari mulus pihak lawan.
Sekejap mata wajah topeng itu menghilang dan berganti berdiri di atas tanah. Chen Yu berteriak keras alhasil tidak bisa menyeimbangkan tubuhnya di pohon, dia terjatuh dengan suara berat.
Bruk!
Chen Yu segera melihat topeng jelek itu yang tidak asing dengan dirinya dalam waktu dekat ini. Dia berkata sambil mengusap punggungnya yang kebas dan Chen Yu tidak tahan untuk menggerutu sejenak. "Pa! Paman Shie! Kau mengejutkanku aku hampir saja mati karna terjatuh."
Topeng yang di lihat Chen Yu adalah Wajah Topeng Kabut Shan Shie, melihat Chen Yu jatuh Shan Shie membuka mulutnya dan berkata. "Di ketinggihan itu tidak akan membuat mu mati dan knapa kamu bisa berada di luar dan tidak bersama master?"
Salah satu orang Qiuxi telah memberi tahu Shan Shie jika ada seorang lelaki muda berusia sembilan tahun yang berada di antara master mereka dan lagi orang kecil itu memiliki binatang kontrak yang berada di tahab raja dari binatang lir. "Jadi itu kamu yang bernama Chen Yu?"
Chen Yu mengangguk dan ingin menjawab Shan Shie, tapi perkataannya yang belum di katakan segera di hentikan lebih dulu saat Chen Yu merasakan pergerakan di dalam pakaiannya dan tidak lama kemudian Xiao Boa muncul karena merasakan gempa di tubuh Chen Yu, waktu Chen Yu jatuh dari pohon.
Shan Shie melihat ular putih itu langsung terbelalak kaget saat seekor Hewan Suci keluar dari pakaian Chen Yu. Saat melihatnya Shan Shie seketika mengambil jarak sejauh mungkin dengan kewaspadaan tinggi namun badannya tetap meremang ketakutan di hadapan seekor Holy Beast dengan kekuatan yang sepertinya bukan kabar burung semata.
Shan Shie mengambil pertahanan yang kuat dan berkata dengan gagap karena sangking terkejutnya. "Seekor Holy Beast, raja para binatang spiritual?!"
__ADS_1
Chen Yu menatap arah pandangan Shan Shie dan dia kemudian menatap pakaiannya, tepatnya Xiao Boa yang bersembunyi di dalam pakaiannya sendiri. "Maksud Paman Shie ular kecil ini? Jangan takut Paman Shie, Xiao Boa ular yang sudah jinak."
Xiao Boa mendengus kesal ingin mengumpati bocah kecil Chen Yu. Tapi dia hanya memalingkan muka dan mencibir. "Apa maksudmu jinak! Kau menyamakan ku dengan hewan liar di hutan, aku raja yang kelas atas!?"
Tapi hati Xiao Boa tetap saja mengumpat. 'Si*lan! Aku yang agung ini seperti tidak memiliki harga diri barang setipis jaripun!'
Shan Shie yang melihat hewan suc dari Holy Beasti itu hanya bisa tersenyum hampa dan saat dia melihatnya, sebenarnya dari mana berasal kekuatan menindas yang di takuti ribuan kultivator untuk sektor Holy Beast?
Bukankah Holy Beast di hadapannya bertingkah lucu seperti anak kecil? Atau karena pemiliknya anak kecil maka Holy Beast akan mewarisi sifat temurun dari tuan mereka seperti Chen Yu?
"Kau membuat kontrak darah dengan seekor Holy Beast? Aku mendapat informasi banyak tentang mu, tapi aku masih tidak tahu kau telah menaklukkan pemimpin para Beast." Kata Shan Shie pada Chen Yu.
Chen Yu tersenyum dan dia kemudian menjawabnya dengan sedikit menimbang. "Mungkin itu karena..
Shan Shie mempertajam pendengarannya dan bertanya. "Karena..?"
Shan Shie,"....."
Bagaimana informasi sepenting itu bisa lupa di beritahu? Apa masternya telah menampung puluhan orang ceroboh dan otak tumpul yang idiot?
Shan Shie kemudian mengajak Chen Yu untuk kembali ke master mereka yaitu Qiuxi. Saat Shan Shie melihat ilmu meringankan tubuh Chen Yu, dia cukup terkejut melihat gerakan bocah setinggi upil itu hampir ringan dan secepat gerakan miliknya.
Tapi sekejap kemudian Shan Shie berpikir Chen Yu telah mengalami pelatihan kejam dari Qiuxi, seperti meneguk racun dalam jumlah besar. Sekarang Chan Yy memiliki tubuh anti racun dan setiap darah yang mengalir di nadi dan dagingnya sangat mematikan, dan belum lagi seekor Hewan Suci di genggamannya.
Memikirkan kombinasi keduanya, bukankah Chen Yu sekarang moster yang menyamar di tubuh anak kecil dengan wajah polos?
__ADS_1
Shan Shie memikirkan Qiuxi yang memiliki orang-orang abnormal seperti itu dia seketika tubuhnya meremang karena masternya yang menciptakan moster di depannya.
Begitu Shan Shie setengah melamun tidak butuh waktu lama untuk mereka sampai di hadapan Qiuxi, Shan Shie keluar dari bayang-bayang dan berlutut di depan gadis itu dan kedua kakinya menekuk di tanah. "Salam master."
Chen Yu juga melakukan hal yang sama melihat apa yang di lakukan Shan Shie terasa keren di matanya dia kemudian melakukan penghormatan yang sama persis, dia segera menekukan kakinya di atas tanah. "Salam kakak master."
Ketika melihat dua bawahannya itu bertekuk lutut di bawah kakinya, Qiuxi mengangkat setengah matanya ke atas dan sebelum Maya hitamnya itu menyimpit dia berkata tenang pada Shan Shie. "Kamu kembali? Lalu apa yang telah kamu dapatkan?"
Sehari sebelumnya Qiuxi memutuskan Shan Shie untuk menyelidiki surat Nanfang dari Lin Sili, karena ada kejanggalan dari surat itu yang tidak seperti karakter asli Lin Sili di novelnya, Qiuxi memutuskan Shan Shie untuk melakukan penyelidikan terlebih dahulu. Dan sekarang sehari sudah berlalu dari penyelidikan Shan Shie, dia menganggukkan kepalanya.
Shan Shie berkata dengan patuh. "Master aku memang melihat Lin Sili telah di lepaskan oleh keluarga Cheng dan bebas menapaki kekaisaran Nanfang. Pelayan ini tidak menemukan apapun yang ganjil, kecuali.. aku tidak menemukan keberadaan Cheng Ming di manapun."
Qiuxi duduk di dekat jendela dan mulai menyesap teh hangat yang di buat Feng Shui sebelumnya, teh di cangkir itu begitu hangat dan aromanya sangat lembut, dia menarik sudut bibirnya dan tersenyum kecil. "Tidak ada Cheng Ming di manapun?"
Saat Qiuxi meletakkan cangkirnya di atas meja dia juga mendesah nafas malas, sebenarnya dia tidak ingin membuat perhitungan dengan Cheng Ming dan Cheng Huo karena membuang-buang waktu miliknya untuk membentuk kekuatan sebelum melawan seorang Xiao Sishan di Perguruan Bukit Darah, tapi jika Cheng Ming mengigit terlebih dahulu dan mengusiknya seperti mengacaukan keluarga protagonis asli Lin Qiu Xi, maka Qiuxi yang cuma jiwa akan membuat perhitungan untuk membalas budi karena dia bisa hidup di tubuh berbeda menjadi Lin Qiu Xi.
Jadi apapun permasalahan Lin Qiu Xi kedepannya, akan menjadi permasalahan dia juga.
Qiuxi menutup matanya sejenak dan dia mulai mengambil nafasnya, meskipun permasalahan miliknya terkait dengan Lin Qiu Xi, tapi dia bukan Lin Qiu Xi.
Dia bukan manusia yang akan menikah dengan Xiao Sishan lalu di jual ke kaisar gemuk yang buruk rupa, atau mengakhiri kehidupan di rumah pelacuran yang setiap hari hanya bisa lemah dan cengeng untuk meratapi nasib yang seperti sampah.
Karena dia adalah Qiuxi.
Jadi keputusan dan pilihan apapun yang akan dia lakukan ke depannya, dia tidak ingin terikat dengan siapa-siapa dan apapun itu.
__ADS_1
"Ya." Melihat masternya di depannya yang berkata dengan suara tidak terlalu tinggi atau rendah Shan Shie langsung mengangguk saat perkataan gadis dengan jubah merah darah itu jatuh, maka seseorang yang melihatnya tidak tahan untuk menjawab dengan sangat hormat seperti dia saat ini.