
Nie Yu tanpa memberi ampun, dia langsung mencekik kuat leher kepala desa dan seketika itu juga langsung membuat wajah ketua desa pucat kehabisan nafas.
Ketua desa itu mencoba berkata dengan kesusahan saat merasakan tenggorokannya terasa seperti hampir remuk. "Yang re-rendah ini tidak berani berbohong di depan kultivator."
Nie Yu menatap tajam ketua desa, meski ketua desa itu berkata jujur tetap tidak akan cukup menyelamatkannya dari amarah Nie Yu setelah dia kehilangan jejak Qiuxi dan Rong Feiyin di depan mata kepalanya.
"Kau memang tidak berbohong." Kata Nie Yu membuat ketua desa itu bisa bernafas sedikit di tenggorokannya yang di cengram kuat oleh perempuan kultivator iblis itu.
"Namun, bagaimana cara ku mengendalikan amarah ini karena kau tidak pecus?"
Ketua desa itu mulai menutup matanya, seperti menikmati hembusan nafasnya yang terakhir. "Kultivator bisa membunuh yang rendah ini, yang rendahan ini juga akan memberikannya sebagai janji kultivator tidak akan menyentuh warga desa ini.."
Meski seorang kultivator iblis sekalipun yang memuja kegelapan, tapi untuk Nie Yu dia selalu menepati janjinya membuat ketua desa itu bisa beristirahat tenang setelah kematiannya jadi dia berani membuat perjanjian seperti itu pada Nie Yu.
"Jika itu mau mu."
Nie Yu mulai merapalkan mantra bersama kornea ungu yang berubah merah gelap.
Saat perkataan itu jatuh dengan suara dingin, warna mata Nie Yu yang berkilat ungu kemudian sedikit demi sedikit berubah menjadi warna merah yang gelap, saat kabut gelap tipis muncul dari kulit-kulit Nie Yu asap itu seolah-olah menarik energi kehidupan ketua desa dan masuk ke dalam mulut Nie Yu sampai tubuh ketua desa berubah kurus dan semua darahnya mengering maka Nie Yu menghentikan tekniknya.
Tepat setelah Nie Yu menghentikannya dan seakan perutnya sudah kenyang, keriputan yang ada di bawah kelopak mata Nie Yu kembali kencang dan kepala ketua desa seketika meledak dan langsung menghamburkan yang di dalamnya dengan suara keras yang bisa menembus pintu.
Warga desa yang mendengarnya buru-buru membuka pintu itu untuk mengecek situasi, tapi mereka semua langsung lemas pucat dan mata mereka terbelalak besar tidak percaya karena melihat mayat tanpa kepala yang dia yakini sebagai ketua desa yang di hormati.
"Ketua desa?!"
__ADS_1
Hanya dengan kedipan mata Nie Yu menghilang seperti keberadaannya tidak pernah ada di sana seperti sebelumnya dan kejadian kematian ketua desa itu menyisakan trauma pada warga desa yang sempat melihat sosok iblis seorang Nie Yu.
Seorang kultivator iblis yang bisa membunuh siapapun dalam hitungan detik.
*
Setelah menyembuhkan rubah putih yang tidak lain adalah Feng Shui, rubah putih itu tiba-tiba berlari dan menghilang. Qiuxi mengembalikan Rong Feiyin ke Rong Su sedangkan dia sendiri karena untuk berjaga-jaga agar Nie Yu tidak melakukan sesuatu pada warga desa, maka Qiuxi datang ke kedai untuk mengamati apa saja yang terjadi di dalam desa yang dekat dengan kekaisaran Beifang ini.
Di dalam sebuah kedai minuman yang berpelanggan penuh, seorang pelayan membawa nampan minuman dengan tangan gemetar membuat cangkir arak itu bergoyang dan tumpah di mana-mana saat menabrak pria kekar langsung membuat nampan itu jatuh.
Pria kekar itu mendengus marah karena pakaiannya basah terkena air arak yang di tabrak oleh pelayan tadi. "Pelayan! Apa kau berjalan dengan menutup matamu!?"
"Ma-maafkan aku.." Kata pelayan itu dengan ekspresi takut di wajahnya, tangannya tiba-tiba terasa kebas karena cuaca yang dingin membuat semua tangannya pucat dan mengigil.
"Minta maaf saja tidak cukup!" Pria kekar itu menganggkat tangannya berniat memukul wajah pelayan kedai.
Krak!
Suara retakan dan pecah menyusulnya, semua pelanggan kedai berteriak panik dan langsung berlarian pergi, setiap kali langkah mereka menginjak tanah yang berubah menjadi es, tubuh mereka seketika menjadi kristal dingin yang keras.
Jendela kedai bergerak liar membawa masuk hawa dingin yang mengerikan dan pelayan itu langsung menutup jendela dengan takut saat melihat rubah putih menghancurkan desanya secara perlahan. Sebelum dia bisa bereaksi lebih lanjut, tangannya sudah hancur menjadi bongkahan es, dan dalam kedipan mata kemudian seluruh tubuhnya bernasib sama.
Pecah menjadi berkeping-keping.
Rubah salju itu seperti kehilangan akal, dia mengamuk sampai di luar kendalinya hingga satu desa kecil dia ratakan dengan tanah. Seolah-olah kemarahan yang dia lampiaskan karena warga desa yang mengorbankan Rong Feiyin yang membuat Lin Qiu Xi terluka!
__ADS_1
Sosok nonanya yang dia lindungi dan tidak pernah terluka sedikitpun di depan matanya, terluka karena bertarung dengan Nie Yu hanya demi sebuah desa?
Lebih baik bagi rubah putih itu yang tidak lain adalah Feng Shui, daripada nonanya tergores sedikit saja, dia lebih suka menghancurkan desa bermasalah itu sampai rata ke tanah!
"Karena desa kecil ini nonaku sampai terluka dan bertarung dengan kultivator iblis yang hampir membuatnya berada dalam bahaya? Bahkan ratusan juta nyawa di sini memohon padaku aku tidak akan memaafkannya!" Mata merah ruby itu melihat anak kecil perempuan dengan mata tajam, dia sudah tidak bisa membedakan mana yang pantas menerima amarahnya dan mana yang tidak.
Untuk target rubah putih itu seorang perempuan tua itu mendekap kuat putri kecilnya begitu pedang es melesat bak peluru mengincar ke arah mereka.
Namun sebelum kemarahan rubah putih itu bisa melukai siapapun orang di sana, serangan itu tiba-tiba terbelokir.
Cring!
Suara rantai besi terdengar membuat mereka merasa lega dan mereka melihat rantai yang berwarna emas yang menyala telah mengentikan bongkahan es yang menargetkan siapapun dari kemarahan Feng Shui yang berwujud rubah putih.
"Seseorang me-menyelamatkan kita?" Kata anak kecil perempuan itu saat dia melihat sosok yang melayang di atas langit yang telah menghentikan serangan yang di arahkan pada mereka.
Sosok itu adalah gadis remaja yang berjubah merah gelap, di bawah topengnya yang keemasan sepasang bibir merah Qiuxi sedikit melengkung ke atas dengan lembut. Namun dalam senyuman yang hangat itu perempuan itu dalam kelumpuhan wajah dan semua kulitnya yang seputih batu giok terlihat lebih dingin sampai hanya jari-jari tangan Qiuxi yang ramping terlihat sangat pucat, dan mata hitamnya melihat ke arah rubah putih itu dengan pandangan yang menyimpit.
"Feng Shui.." Dia bergumam dengan suara rendah.
Seperti seorang pemimpin dari pasukan Hantu Pembantai Iblis yang memiliki aura tirani pada siapapun, meskipun dia seorang putri kaisar dan Feng Shui selalu menemani Lin Qiu Xi sebagai seorang pelayan di sepanjang sisinya sampai kapanpun, tapi sebagai seorang Qiuxi yang menerima misi sistem di dalam kepalanya, dia tidak bisa mentelorir kesalahan Feng Shui seperti ini.
Mengacaukan desa dan ingin meratakannya ke dalam tanah, hanya karena Lin Qiu Xi?
Qiuxi ingin sekali memijat kepalanya yang tiba-tiba berdenyut dan dia berkata dengan suara dingin. "Hewan peliharaan berkaki empat."
__ADS_1
"Apa kau tidak takut padaku sebagai nona mu? Feng Shui melihat mu menimbulkan kekacauan seperti ini.."
"Kau tidak memikirkan konsekuensi putri ini bisa membuang mu ya?"