
Meskipun usia mereka terpaut jauh, tapi Li Zhu sama sekali tidak peduli dengan rumor yang akan beredar. Rumor mengatakan jika pasangan ini sudah seperti seorang paman yang menikahi keponakannya. Li Zhu seorang kaisar yang berusia dua puluh delapan tahun, sedangkan Lin Qiu Xi masih gadis kecil yang baru berusia tiga belas tahun.
Li Zhu memainkan tirai merah di tempat tidurnya dan matanya memelas mengetahui bantal di sebelahnya sudah berubah dingin, matanya melirik seorang gadis di ruangan yang dari tadi duduk di dekat jendela sambil membaca buku dengan cara yang acuh tak acuh.
"Wang Fei, kemarilah.. apa kau tidak akan tidur?"
Qiuxi berdehem sedikit lalu membalik halaman bukunya yang baru. "Anda tidurlah lebih dulu Wang ye, saat aku sudah mengantuk aku akan menyusul."
Li Zhu memasang ekspresi sedih dan menderita, apakah kali ini permaisurinya tidak ingin tidur di tempat tidur yang sama karena takut tubuhnya tertindih sampai gepeng?
"Aku tidak akan mengilas mu menjadi setipis kertas, jadi tidak apa-apa tidur di sampingku."
Qiuxi tiba-tiba tertawa kecil, mengetahui Li Zhu sedikit bisa bercanda dengan kegemukannya sendiri. "Aku tidak takut dengan tubuh gemuk Wang ye, aku hanya belum mengantuk dan aku juga tidak akan takut kalau di gilas setipis karpet."
"...."
Li Zhu tidak ingin menganggu lebih jauh dan mengusik gadis itu atau membuat permaisuri kecilnya merasa tidak nyaman. Dia berbalik memutar posisi untuk membelakangi Qiuxi.
Qiuxi mengangkat bibirnya tersenyum kecil, melihat Li Zhu yang menekuk sebagian wajahnya seperti seorang bocah padahal usianya hampir tiga puluh tahun membuatnya ingin tertawa terbahak-bahak.
Setelah di rasa Li Zhu tertidur, seseorang muncul di hadapan Qiuxi entah dari mana.
"Master.." Jiang Su menundukkan wajahnya, dari segi apapun dia lebih baik dari Li Zhu, dan wajah tampannya lebih sempurna dari Li Zhu. Untuk itu dia sangat tidak terima jika masternya menikahi pria gemuk dan jelek.
Qiuxi yang melihat kedatangan Jiang Su yang tiba-tiba hanya bisa mengeryitkan keningnya. "Kenapa kau datang? Aku tidak memanggilmu."
Jiang Su datang untuk menemani Qiuxi yang sepertinya tidak bisa tertidur malam ini, dia juga meminta Mei Miyan yang berada di luar untuk membuatkan teh hangat.
"Aku di sini untuk menemani master membaca buku, apakah itu saja tidak boleh?"
__ADS_1
Jiang Su mengeluarkan bunga Krisan yang dia dapat di ruangan Qiuxi, dia juga mengatur beberapa formasi kecil agar bunga Krisan itu tidak layu sepanjang musim.
Dia lalu meletakkannya pada vas di meja dekat jendela dan memberikan sedikit energi spiritual. Jiang Su sedikit bergumam. "Master, jika sampah gemuk itu mengusikmu.. aku boleh mengeluarkan kepalanya dari tempatnya?
Namun sebelum Qiuxi bisa menjawabnya, Jiang Su terperangah melihat Li Zhu hampir berbalik dan dia langsung menghilang menggunakan ilmu meringankan tubuh
"Apa kau mengatakan sesuatu padaku Wang Fei?" Li Zhu melihat ke arah sekitar mereka dan melihat bunga Krisan berwarna merah.
Li Zhu berbalik melihat Qiuxi, saat dia mendengar suara samar seorang pria dia tidak tahan untuk bertanya. Karena jelas saja dia tidak ingin istrinya yang baru dia nikahi tidak sampai setengah hari di goda pria lain di dalam kamar mereka.
Qiuxi menutup bukunya kemudian menutup tirai merah itu.
"Aku tidak mengatakan apapun."
*
Itu wajar jika dia pria yang jelek, tapi baginya dia adalah ketampanan pertama yang tidak pernah tertandingi oleh siapapun.
Tangannya terulur untuk meraba kasur dan bantal di sebelahnya dan dia merasakan hawa hangat seseorang yang mungkin mendiaminya semalaman. Dan saat dia tahu Qiuxi tidur di sebelahnya, Li Zhu mengangkat sudut bibirnya ke atas dan tersenyum kecil.
"Apakah dia tidur di sebelahku tadi malam?" Dengan memikirkannya saja, sudah membuat perasaan Li Zhu berubah senang secara cukup drastis.
Dia lalu memakai pakaian kehormatannya untuk mengurus pekerjaannya sebagai kaisar, saat berada di ruangannya, Tang Yue sudah berada di sana dan Tang Yue membungkuk waktu melihat Li Zhu dengan hormat.
Li Zhu sedikit menghela. "Ada tamu tidak di undang datang kemari, sepertinya dia orang yang sedikit tertarik dengan istriku."
"Baik, aku akan mengurusnya." Dalam sekejap mata Tang Yue sudah menghilang dari ruangan.
Dia berdiri di atas loteng, mengamati apa yang di maksud oleh Li Zhu. Tang Yue melihat seorang pria dan wanita bersurai sutra yang memegang kipas perak.
__ADS_1
"Aku kesal sekali kakak ketiga Fei, kita seperti penguntit di sini." Kata Rui Rhiyu, matanya sedikit kelelahan karena dia dan juga La Feier semalaman berada di atas loteng kamar Qiuxi dan Li Zhu.
"Aku tidak pernah menyuruh mu untuk membuntuti ku, adik Rui."
Rui Rhiyu membuka kipas peraknya dan mengipasi dirinya sendiri. "Bagaimana bisa kita berniat mengintip malam pertama pernikahan orang lain?"
"Apakah otak kita sudah sinting..?"
Menurut kabarnya Lin Qiuxi Xi hanyalah sosok yang diibaratkan seperti kecantikan yang rapuh, lemah dan selalu berbicara gagap, sedangkan sosok gadis yang mereka temui memiliki senyuman dan aura tirani yang kontras berbeda dengan apa yang di bicarakan orang-orang.
La Feier merasakan kehadiran orang lain yang tidak jauh darinya dan dia langsung melakukan kontak mata dengan Yang Yue. Rui Rhiyu sedikit terkejut saat merasakan ada manusia yang tidak bisa dia rasakan hawa keberadaannya, dia menutupi keterkejutan dengan tawa sinis.
"Kau pasti lumayan kuat, bisa-bisanya aku tidak merasakan hawa keberadaan mu tadi." Rui Rhiyu dengan cepat menutup kipas lipatnya, dan dia sedikit mengendalikan selendangnya jika Tang Yue berniat bertarung melawan mereka
Dalam posisi selendang yang mengarah, Rui Rhiyu kemudian bertanya. "Apa kau mau menghibur ku?"
Tang Yue tidak menghiraukannya sedikitpun. "Bisa-bisanya kalian melakukan hal yang tidak tahu malu. Mengintip pasangan baru di malam pertama mereka? Apakah kalian otaknya berada di ujung kaki?"
Rui Rhiyu berubah merah, dia menghenduskan nafasnya dan berteriak maliu. "S-siapa yang mengintip?! Kami hanya mengamati!"
La Feier tidak bisa menghentikan keterkejutannya, dia bertanya pada Tang Yue.
"Kau sepertinya tahu banyak tentang kami, kamu sepertinya bukan manusia biasa karena masih berani berdiri di sini, apa kau sedikit angkuh mengira bisa melawan kami berdua yang berkultivasi hampir selangkah ke keabadian?"
Tang Yue mengangkat semua tangannya. "Aku tidak berniat bertarung melawan satu dari kalian karena hanya akan ada kekalahan."
La Feier mungkin telah menganggu kehidupan pribadi Lin Qiu Xi karena dia tidak merasa puas dengan keputusan yang di ambil oleh gadis itu untuk menikahi seorang kaisar sampah.
Jika gadis itu memiliki masalah, La Feier ingin membantunya atau membawa Qiuxi lari dari kaisar jelek itu yang sama sekali tidak ada apa-apanya selain kegemukan Li Zhu yang bisa membuat siapapun saat melihat ke arah tubuhnya, akan tercengang karena sangking takjubnya.
__ADS_1