Rumor Ratu Buruk Rupa

Rumor Ratu Buruk Rupa
Di luar perhitungan Qiuxi


__ADS_3

"Rasanya sudah lama sekali nona saat kita bicara berdua seperti ini dan aku sampai tidak bisa mengingat kapan terakhir kali aku menyuapi nona untuk makan."


Qiuxi, "...."


Tunggu dulu, apa Lin Qiu Xi harus semanja itu di dalam novel aslinya?


Tapi Qiuxi tidak mau menerima lagi konsenkuensi sistem karena tidak mematuhi alurnya, dia mau tidak mau membuka mulutnya dan menerima suapan makanan dari Feng Shui.


Saat dia sudah menghabiskan makanannya, Qiuxi berkata. "Kakak sepupu perempuan Lin Sili memintaku kembali ke Nanfang satu bulan lagi, apa menurutmu seseorang akan membebaskan tahanan mereka tanpa kompensasi apapun?"


Mendengarkan nonanya dengan patuh, Feng Shui tersenyum. "Entahlah nona.."


Qiuxi tersenyum di bibir ranumnya, tapi jika di perhatikan secara baik-baik jejak senyuman Qiuxi sedikit mengintograsi tapi dia segera tersenyum dengan cara biasa. "Aku penasaran apa yang Cheng Ming dan anaknya akan lakukan."


Feng Shui tahu bahwa jika yang membocorkan keberadaanya pada Kekaisaran Nanfang adalah Feng Shui sendiri, Qiuxi tidak membahas masalah ini saat ada Shan Shie bersama mereka tapi ketika mereka berdua saja, dia harus tahu apa alasan Feng Shui melakukan hal ini. "Kamu kembali lama saat aku memberimu tugas terakhir kali. Waktu yang lebih dari cukup untuk melakukan banyak hal, pastinya seperti kembali ke Nanfang dan memberikan lokasiku ku pada orang-orang di sana."


Feng Shui diam karena mengerti apa yang akan Qiuxi katakan padanya, Qiuxi hanya menghela nafas berat beberapa kali dan berkata pada Feng Shui. "Apa aku bisa mempercayai mu?"


Meskipun Qiuxi tidak perlu di pertanyakan dua kali, jika ada orang yang paling bisa dia percayai di dunia ini, maka satu-satunya adalah Feng Shui.


Dalam sekejap mata Feng Shui sudah berlutut di kaki nonanya itu dan Qiuxi hanya menatap Feng Shui dengan datar. "Nona bisa mempercayai ku atau meragukan aku seberapa banyak yang nona bisa. Tapi.. dengan keegoisan ini biarkan pelayan ini di sisi nona sampai nafas terakhir, nona jangan pernah mengusirku dan jangan pernah pergi dari sisiku, karena nona adalah segalanya.."


Qiuxi diam cukup lama melihat keseriusan Feng Shui, dan dia kemudian berujar tenang. "Aku juga tidak ingin kau menghilang dari sisiku jangan menghianati ku dan jangan sembunyikan apapun dariku lagi."


Feng Shui tersenyum lembut. "Nona maafkan aku, saat aku melihat nona berbatuk darah. Daripada melawan Xiao Sishan, lebih baik kita, lebih baik kita kembali ke Nanfang."

__ADS_1


Dia bergumam tipis dan nyaris tidak bisa di dengar oleh siapapun. "Jangan berusaha keras lagi, jangan membahayakan diri nona lebih dari ini lagi.."


Melihat penjelasan Feng Shui dan keseriusannya, Qiuxi mau tidak mau melunak, dia menurunkan suaranya. "Tidak apa-apa."


"Ikut dengan ku." Dia kemudian berkata pada Feng Shui untuk menunjukkan bahwa Qiuxi bukan orang lemah yang perlu di khawatirkan.


Saat perintah Qiuxi jatuh Feng Shui mengangguk mengerti dan tidak lama kemudian mereka langsung menuju hutan spiritual, karena masih belum belajar kultivasi Qiuxi terbang dengan rune dan Feng Shui dengan ilmu meringankan tubuhnya yang tinggi, sekejap kemudian dalam waktu singkat mereka telah sampai di hutan spiritual zona dua tepatnya di bawah pohon sakura yang mengeluarkan cahaya dan aroma yang harum.


Wewangian pohon sakura yang mampu menghipnotis penciuman kini menenangkan Qiuxi yang merasa penat dengan jalan pikiran Feng Shui dan saat Qiuxi menatap pria tampan itu, maka senyuman menawan akan dia perlihatkan untuk nonanya.


"Aku bahagia sekali saat nona memperhatikan ku, misalnya terus menerus menatap ku seperti sekarang dan tanpa berkedip. Apa bunga sudah tumbuh di wajahku?"


Qiuxi, "...."


Sekitar setengah jam berlalu mulai terlihat orang yang mendatangi pohon sakura bersama Magical Beast di samping mereka, tidak sedikit dari mereka mengalami luka dalam yang hampir merenggut nyawanya. Wajah kelelahan dan pucat serta nafas berat yang mereka alami begitu menyiksa saat mereka bertarung dengan  beberapa hewan spiritual. Namun begitu mereka melihat seorang gadis kecil dengan senyum ranumnya yang menanti kehadiran mereka,  semua perjuangan mereka sepertinya setimpal dan tidak ada yang namanya sia-sia. 


Di depannya mungkin hanya berdiri seorang gadis kecil, namun gadis itu yang mengenakan jubah semerah darah semakin membuat keberadaan Qiuxi sangat misterius sekaligus sosok yang tidak bisa di singgung oleh sembarangan orang.


Sekitar dua jam waktu kembali berlalu, di pohon sakura kini telah berkumpul sekitar dua puluhan dari tiga puluh tiga orang. Di antara mereka banyak orang dewasa, beberapa ada yang berumur lima puluh tahunan dan ada juga yang masih belasan tahun. Mereka kembali dengan Magical Beast berbeda satu sama lain, namun kebanyakan dari mereka menaklukkan Magical Beast jenis serigala dan ular.


Sesuai perintah dari Qiuxi, Feng Shui memberi mereka pil penyembuhan. Meskipun luka mereka telah sembuh, mereka juga memerlukan waktu untuk beristirahat. Sambil menunggu orang tersisa Qiuxi menyuruh semuanya untuk menunggu sampai orang terakhir.


Seseorang pria berumur tiga puluhan yang memiliki cidera cukup serius berkata pada Qiuxi. "Master, maafkan kelancangan ku untuk saat Ini. Hutan spiritual sangat berbahaya bagiku tidak terpungkiri juga pasti membahayakan banyak orang dan aku hampir mati di sana jadi aku kira tidak semuanya bisa keluar dengan hidup-hidup."


Qiuxi melihat orang itu dengan tenang dan dia sedikit menarik ujung matanya. "Siapa namamu?"

__ADS_1


"Hao Xuan, master."


Qiuxi diam sejenak, dan berkata tenang di wajah datarnya. "Dengan segala perhitungan dariku semuanya akan keluar hidup-hidup. Bahkan jika dirimu Hao Xuan hanya tersisa tulang dari jasadmu, aku akan kesana dan membawamu kembali."


Dia tidak mungkin berkata tanpa alasan, dengan perkataannya dan semua perhitungan dari Qiuxi yang sampai membuatnya menerima efek samping yang terjadi pada jiwanya untuk tiga puluh orang lebih itu.. tentu saja semua orang tidak tahu apa yang telah master barunya korbankan untuk mereka semua dari belakang.


Hampir sehari penuh Qiuxi menunggu dan sudah terkumpul tiga puluh dua orang bersama Magical Beast menemani setiap salah satunya. Masih tersisa satu orang lagi sebelum genap jumlah awal, karena sudah di luar waktu yang dia tetapkan Qiuxi terbang menggunakan rune dan dia berhenti di pucuk ranting tertinggi untuk melihat pergerakan orang tersisa.


Namun setelah satu jam, belum ada tanda-tanda untuk kehadiran orang terakhir. Qiuxi menyipitkan kedua iris hitamnya membuat jarak pandang semakin jauh dan masih tidak menemukan  apapun.


"Seharusnya perhitungan ku tidak mungkin meleset, jika memang ada satu yang gugur aku harus menemukan jasadnya." Dia bergumam kecil dengan dirinya sendiri.


Qiuxi memerintahkan orang yang masih bisa bertarung melawan binatang spiritual untuk pergi bersamanya dan sekitar empat orang mengajukan diri salah satunya adalah Hao Xuan untuk menemani Qiuxi mencari satu orang yang belum kembali.


Tapi sebelum dia pergi, Qiuxi melirik Feng Shui sejenak sebelum dia berkata pada semua orang yang tersisa.


"Aku tidak pernah menjadikan perkataan ku sebagai bualan, aku yakin jika yang terakhir masih hidup sampai sekarang ini maka aku akan menemukannya."


Feng Shui menghentikan Nonanya, dan mengharapkan Qiuxi membawanya ikut serta. "Biarkan aku ikut."


Qiuxi menggeleng cepat sambil menunjuk puluhan orang terkapar di tanah, dia berkata sangat dingin. "Kamu menjaga mereka, jika kamu tidak mematuhi perintah aku akan membuang mu."


"...." Feng Shui tiba-tiba tidak bisa lanjut untuk berbicara.


"Jangan mengikuti ku diam-diam dan meninggalkan mereka, atau aku akan benar-benar memarahi mu saat kembali dan membuang mu sesuai janji." Qiuxi sudah akan menghilang, dia kemudian terdiam sejenak dan berbalik ke arah Feng Shui.

__ADS_1


"Sebagai tambahan, Laozi ini tidak pernah bermain-main dengan semua ucapan yang aku katakan. Jadi.. ingat itu baik-baik."


__ADS_2