
Shan Shie lebih memilih kembali ke Penginapan Gerhana Bulan Sabit dengan berjalan kaki. Di tengah keramaian pasar gelap dan penuh dengan kegaduhan dia tak sengaja mendengar perkataan yang mengaitkan nama masternya. Dan jika di perhatikan baik-baik, sekitar puluhan prajurit kekaisaran Nanfang terlihat di pasar gelap dan saling bergunjing membicarakan Lin Qiu Xi.
"Apa informasinya benar bahwa putri Lin berada di sini? Aku hanya mengetahui jika dia seorang gadis lemah yang hanya cantik dan modal muka saja, pasar gelap terlalu berbahaya untuknya. Bisa saja seseorang tanpa sengaja merobek kecantikannya, jika rusak lalu apa lagi yang bisa dia miliki." Kata seorang pria yang mengenakan pakaian prajurit kerajaan pada seorang Kasim istana.
Kasim segera membentaknya sedikit. "jaga mulutmu kita hanya perlu mendatangi putri Lin dan menyampaikan surat dari kekaisaran."
Shan Shie terus mengikuti mereka, mengetahui mereka tidak ada yang bisa merasakan kehadiran Shan Shie sepertinya rumor mengenai Kekaisaran Nanfang satu yang terlemah dari empat kekaisaran adalah yang benar. Tapi dunia tidak tahu jika Nanfang menyimpan kejutan lebih besar yaitu seorang Lin Qiu Xi yang tidak bisa di prediksi sembarangan orang.
Seperti prajurit milik Qiuxi masih belum terbentuk sempurna dan masih menjalani latihan di hutan spiritual zona dua, dan belum waktunya mereka menunjukkan pada dunia.
Shan Shie tetap mengawasi mereka sampai ke Penginapan Gerhana Bulan Sabit.
Mungkin saja situasi akan lebih buruk, apa masternya memang membocorkan keberadaannya sendiri pada orang kekaisaran, atau ada orang di sisi masternya yang diam-diam membocorkan keberadaan Lin Qiu Xi.
Orang kekaisaran itu berbicara pada pemilik penginapan, dan tak lama setelah itu pemilik penginapan datang bersama Feng Shui. Shan Shie masih mengamati semuanya dari atas loteng, tentu saja satunya yang bisa merasakan kehadirannya hanya Feng Shui.
Feng Shui melihat ke arah Shan Shie yang bersembunyi dan dia tersenyum licik sengaja dia ukir di wajah tampannya membuat bulu kuduk Shan Shie berdiri seketika, dan melihat apa yang di lakukan Feng Shui, Shan Shie masih saja tidak bisa mengenali Feng Shui adalah orang seperti apa dan sekaligus orang yang sulit untuk bisa di prediksi oleh siapapun.
Setelah beberapa saat Feng Shui berbicara dengan Kasim istana, Feng Shui menerima surat dan tidak lama kemudian orang-orang Kekaisaran Nanfang itu langsung pergi.
"Baik, sampaikan padanya surat ini sudah di terima oleh nona."
Shan Shie tidak lagi mengikuti Feng Shui, sejurus kemudian Shan Shie tiba di kamar masternya yang sekarang lebih ramai karena di penuhi Huaran, Bi An dan juga Bai Qingyun.
__ADS_1
"Master, aku melihat orang Kekaisaran Nanfang di Pasar Gelap ini dan mereka sedang mencari Master." Dia segera melaporkan tugasnya sesuai dengan apa yang dia lihat.
Shan Shie keluar dari bayangan dan membuat Huaran terbelalak kaget karena tidak bisa merasakan kehadiran seorang Wajah Topeng Kabut Shan Shie yang padahal mereka masih memiliki tingkatan praktisi yang sama. "Bukankah kau memasuki praktisi dou king baru kemarin-kemarin saja? Kenapa aku tidak bisa merasakan hawa keberadaaan mu?"
Shan Shie melirik masternya sepertinya Qiuxi akan mengetahui ini cepat atau lambat saat tidak menemukan keterkejutan di sana, kemudian dia melihat Huaran. "Penatua Hua memang benar, tapi sewaktu aku menjadi Wajah Topeng Kabut. Aku membunuh semua musuhku tanpa mereka sadari sebelum nyawa mereka berakhir dengan pedangku, itulah alasannya kenapa kamu sendiri juga kesulitan untuk menyadari hawa keberadaan ku meskipun ada di ruangan yang sama."
Wajah Topeng Kabut Shan Shie selalu berhasil membunuh musuhnya dengan kemampuan bersembunyi yang sangat lebih baik dari kemampuan bertarungnya sendiri, sering juga orang-orang memanggilnya sebagai moster yang bersembunyi di balik bayangan malam untuk mengintai musuhnya dan membunuhnya dalam keadaan senyap.
Huaran sepertinya biasa saja mendengar perkataan Shan Shie tapi hatinya sedikit mengumpat.
' Qiu'er menundukkan moster seperti ini.. aku mulai menyesalkan tidak menolongnya saat Wajah Topeng Kabut masih menjadi seorang budak!'
Saat Feng Shui memasuki ruangan dengan nampan makanan, Shan Shie membalikkan mukanya. Qiuxi kemudian memerintahkan Huaran dan Bai Qingyun untuk keluar karena dia ingin membahas masalah kekaisaran hanya dengan orang-orangnya saja.
"Jujur saja aku tidak mengusir kalian, aku akan membahas masalah pribadi kami sendiri."
Qiuxi menggeleng pelan dan dia berkata dengan tenang. "Kamu orang yang baik, aku akan melibatkan kalian saat waktunya tepat nanti."
Bai Qingyun tidak bisa menolak itulah pertamakalinya Qiuxi berkata lembut padanya. Huaran menarik Bai Qingyun dan memberikan ketiga orang itu untuk privasi mereka.
Saat dia keluar, Huaran sedikit bercanda. "Gadis kecil, apa kamu ingin menjadi cucuku?"
Seperti sebelumnya Huaran selalu sukses mendapat tatapan tajam dari gadis kecil bergaun semerah darah itu, dia berbatuk-batuk beberapa kali. "Aku hanya bercanda, baiklah Qiu'er kami akan keluar."
__ADS_1
Qiuxi menatap dua orang yang tersisa merasa ada benteng besar kasat mata antara Shan Shie dan Feng Shui, dia bertanya tenang. "Kenapa dengan situasi kalian ini?"
Feng Shui hanya tersenyum kaku. "Kami tidak seperti itu nona.."
Setelah jeda sejenak Feng Shui kemudian berkata. "Nona, aku mendapatkan surat dari Nanfang."
Kali ini Shan Shie mempertajam pendengarannya sambil memperhatikan apa yang akan Feng Shui lakukan. "Tunggu dulu, ada yang menjanggal kenapa keberadaan master sampai di ketahui kekaisaran?"
Qiuxi diam sesaat, tidak ada hal yang bisa tersembunyi di sekitarnya. Tentu saja dia tidak membocorkan keberadaannya sendiri. "Aku tidak tahu, sudahlah cepat atau lambat ini juga akan terjadi."
Setelah Feng Shui menyerahkan surat dari kekaisaran pada nonanya, Qiuxi langsung membacanya dan membuat dahinya mengernyit.
Di surat itu menjelsakan bahwa Lin Sili yang juga saudara protagonis Lin Qiu Xi menyatakan kebebasannya dari Cheng Ming dan ingin Lin Qiu Xi menghadiri Kekaisaran Nanfang untuk menjelaskan rencana pembalasan pemberontakan Cheng Ming serta Cheng Huo.
Semakin membacanya membuat Qiuxi semakin mengeryit di dahinya, kini wajah cantik seputih bunga magnolia itu memasang ekspresi kebingungan untuk beberapa hal. Dia juga tidak bisa mengetahui kejelasannya karena dari awal Qiuxi sudah terlalu melenceng dari alurnya, yang di mana dalam cerita seharusnya Lin Qiu Xi sudah menikah dengan Xiao Sishan dan orang-orang Nanfang selamat hanya saja seluruh warganya menjadi budak kekaisaran Dongfang karena Lin Chen adalah kaisar yang di bawah kendali Xiao Sishan.
Karena Qiuxi kabur dari Nanfang dan tidak menjalani misi yang seharusnya, membuat dia sendiri tidak bisa meramalkan masa depan seperti seorang trasmigator yang di kirim.
Entah Qiuxi harus tertawa atau menangis karena sederhananya, cerita yang berjalan di depan matanya sudah berbeda dengan novel yang dia baca.
Jika dia tidak bisa mengetahui apapun, sama saja dengan dia seonggok trasmigator idiot. Dia bergumam pelan. "Tidak ada alasan bagi Cheng Ming membebaskan kakak sepupu perempuan Lin Sili..."
Qiuxi kemudian memerintahkan Shan Shie. "Cari tahu semua ini diam-diam dan selidiki, tidak ada alasan seseorang yang tiba-tiba membebaskan tawanannya tanpa bayaran apapun."
__ADS_1
Dan lagi, cara Lin Sili berinisiatif untuk membalaskan dendam pada Cheng Ming ini agak kurang masuk akal jika di bandingkan dengan sifat sebenarnya Lin Sili di dalam novel yang mungkin hampir sepenakut Lin Qiu Xi yang asli.
Shan Shie mengangguk mengerti ketika perintah masternya jatuh dan sejurus kemudian, Shan Shie menghilang di kegelapan malam dengan ilmu meringankan tubuh. "Baik."