
Di sisi lain dari Chen Yu dan Mei Rui, di Nanfang La Feier dan Rui Rhiyu masih menjadi tamu penting Kekaisaran Nanfang dan mendiami kediaman yang istimewa, apa lagi La Feier seorang pria berwibawa yang di kenal sebagai Guru Besar Fei yang kabarnya telah mencapai tahap keabadian.
La Feier dia adalah sosok yang sangat tampan, wajah rupawannya langsung menarik perhatian banyak orang di pertemuan yang selalu dia hadiri, alasannya tidak ada mata yang berani meliriknya karena keberadaan seorang perempuan yang memiliki kipas perak dengan sifat posesif saat menyangkut tentang La Feier.
Setelah penghukuman selir resmi Ming beberapa bulan yang lalu, keduanya masih menjadi tamu kehormatan. Mereka mendapat sambutan yang megah dan di temani perempuan bercadar Lin Sili serta seorang putra kedua Lin Yixing, meskipun sempat mengalami kekacauan di Nanfang, perlahan namun pasti sekarang istana Nanfang menjadi jauh lebih stabil sedikit demi sedikit.
La Feier menunggu selama waktu ini di Nanfang hanya untuk bertemu Lin Qiu Xi. Alasannya sangat sederhananya, ketika dia melihat Lin Qiu Xi secara langsung yang sangat berbeda dengan rumor yang mengatakan gadis itu tidak lebih dari seekor keledai yang gegap dan cengeng, namun setelah mengetahui bahwa Lin Qiu Xi sebenarnya adalah sosok yang sama sekali berbeda, La Feier memiliki sedikit ketertarikan pada gadis itu.
Dia melihat ke arah pintu saat kasim istana mengumumkan kedatangan putri Lin kedua dengan suara keras dan tidak lama kemudian gadis berusia tiga belas tahun itu mengenakan stel pakaian istana yang lengkap berwarna merah dan sebuah penutup wajah yang tipis. Meskipun setengah wajah gadis itu tertutupi oleh selembar kain tipis, namun masih memancarkan kualitas mulia bagi siapapun yang melihat ke arahnya.
Gadis itu menunduk pada Lin Chen. "Salam ayah kaisar.."
Lin Chen masih menatap wajah putrinya itu. "Orang-orang Beifang sudah datang menjemput mu, apa kamu sudah siap menerima dengan pernikahan ini?"
Qiuxi mengangguk elegan untuk menerimanya, di sisi lain La Feier mengepalkan tangannya tidak terima saat mendengar persetujuan perjodohan Lin Qiu Xi. Dia ingin mengatakan banyak hal pada Qiuxi, tapi gadis itu pasti menolak melakukan percakapan dan bahkan gadis itu tidak memberikan respons sedikitpun.
Saat melihat Qiuxi keluar, La Feier berdiri untuk mengikutinya dan langsung menggenggam tangan kecil itu.
"Tunggu dulu.."
Lin Qiu Xi berbalik, saat melihat ekspresi wajah pria tampan itu membuatnya seketika tertawa sinis.
"Guru besar Fei, apakah anda orang yang tidak berpendidikan dari kampung kumuh? Kau tiba-tiba menghentikan seseorang yang tidak di kenal, di mana sopan santun mu?" Qiuxi menepis tangan itu dengan keras, dan mendesah malas.
La Feier tertegun mendapat tatapan Qiuxi yang sama sekali tidak bergeming, dan gadis itu memiliki tatapan mata yang terusik.
__ADS_1
"Aku dengar kau akan menikah, tolak lamaran itu aku akan membantumu.. agar tidak menikah dengan orang obesitas."
"Itu omong kosong." Qiuxi mengibaskan jubah di lengan pakaiannya dan ekspreksi di wajahnya yang putihn masih terlihat datar dan tidak berubah sedikitpun.
*
La Feier berdiri di bangunan kediaman, dia melihat beberapa kereta kuda megah Kekaisaran Beifang sudah terparkir di seberang jalan. Sekitar hampir seratus prajurit yang di tugaskan untuk pengawalan dan La Feier masih mengamatinya sampai seorang pria turun dari kreta kuda.
Pria itu masuk dan meraih tangan Qiuxi.
"Aku kesi untuk menjemput mu nona Lin." Tang Yue mengulurkan tangannya dan dia berkata dengan sangat sopan.
Qiuxi menyambutnya, lalu masuk ke kereta kuda mereka. Dan tidak lama kemudian kereta itu berjalan tenang setelah mendapat perintah dari Tang Yue.
Tang Yue melirik di kejauhan saat merasakan anggota lasukan Hantu Pembantai Iblis mengikuti kereta kuda Qiuxi, dia lalu tersenyum ringan untuk calon permaisuri Kaisar Beifang itu yang sebenarnya adalah seorang pemimpin dari organisasi pembunuh bayaran.
Banyak warga pria melemparkan buket bunga ke arah kereta Qiuxi. Rombongan kereta Qiuxi sudah keluar dari wilayah Nanfang tapi suara gembira para warga masih terdengar cukup jelas sampai beberapa meter.
Di sepanjang perjalanan Qiuxi mendesah malas dan di dalam kereta dia merasa jenggal karena dia hanya bisa menggunakan beberapa kali memakai waktu membosankan itu, untuk tidur.
Saat memasuki wilayah Kekaisaran Beifang, Qiuxi menyibak tirai kereta untuk melihat jalanan kekaisaran Beifang. Berbeda saat perjalanannya dari Nanfang yang di sambut meriah oleh para warga, di Beifang, dia malah mendapatkan sambutan yang sunyi.
Qiuxi tidak masalah, malah merasa lebih baik karena tidak mendapatkan teriakan kegaduhan apapun yang menimbulkan kebisingan. Tapi tetap saja membuatnya bertanya-tanya, rombongan ini adalah permaisuri baru kekaisaran mereka namun tidak ada seorangpun warga yang datang untuk menyambut kedatangannya.
Seberapa, tidak kompetennya kaisar Li Zhu itu?
__ADS_1
Salah satu warga itu bahkan mendengus jijik dan bergumam. "Kaisar yang jelek itu akhirnya mendapatkan seorang permaisuri, aku yakin jika rumor kecantikan putri Lin Qiu Xi adalah kabar yang di putar balikkan, mungkin saja gadis itu cuma sebatas sampah dan wajah yang sebenarnya menjijikkan!"
"Bukankah bagus jika kaisar gemuk itu mengambil istri baru? Aku dengar bahkan para selirnya tidak mau bersentuhan dengannya karena takut terlindas menjadi karpet "
Orang lain menyenggol orang itu. "Hush, jaga bicaramu! Bagaimanapun Beifang lebih maju jika di bandingkan dengan Kekaisaran yang lain, itu juga berkat kaisar gemuk itu."
Tidak ada komentar baik apapun yang di dengar Qiuxi untuk kaisar Li Zhu. Dan Qiuxi adalah tipe orang yang tidak mudah percaya dengan rumor dan omongan orang yang belum dia lihat sendiri. Bahkan jika hal jelek itu benar, dia tidak terlalu peduli jika harus menikah dengan sapi gemuk sekalipun.
Perlahan kereta itu berhenti dan sebuah tangan besar menyambut kehadiran Qiuxi, saat meliriknya tangan itu kelebihan lemak yang gempal dengan tubuh yang berkali-kali lipat dari ukuran normal.
Li Zhu tersenyum dan memberikan tangannya ke arah Qiuxi, saat gadis itu menerima ulurannya maka ekpresi bahagia langsung tercetak sangat jelas di wajahnya.
Dia tersenyum lebar, lalu menyibak lengan pengantinnya yang berwarna merah.
"Selamat datang Wang Fei."
Qiuxi tersenyum sedikit saat dia melihat Li Zhu seperti yang di rumorkan.
"Wang Ye. " Qiuxi mengangguk sedikit sebagai tanggapan dan dia hanya berjalan mengikuti arah yang di tunjuk Li Zhu.
Iris hitamnya menyapu sekitar mereka yang nampak sepi tanpa penyambutan yang meriah apapun, seperti tanah yang gersang dan tidak ada kehidupan.
Li Zhu terus menatap wajah Qiuxi, dia sudah memiliki dorongan untuk menyibak kain tipis itu yang menutupi wajah istrinya.
"Wang Fei sungguh kau permaisuri yang cantik.. yang gemuk ini, yang obesitas ini merasa sangat beruntung bisa menikah dengan putri Lin."
__ADS_1
"...."
Qiuxi tersenyum kecil dan tiba-tiba semua giginya terasa sakit. Dia ingin sekali menampar sistem atau mencekiknya karena membuatnya menikah dengan orang yang seperti ini, seorang kaisar gemuk.