Rumor Ratu Buruk Rupa

Rumor Ratu Buruk Rupa
Season 2. Yin Jinze harus melindungi gadis itu secara diam-diam


__ADS_3

"Ini hanya kebetulan, pria gendut itu mati tidak sengaja saat aku mengalami kenaikan kultivasi."


Satu tahun yang lalu, Yin Jinze mendapat promosi dalam kenaikan tingkat praktisinya. Karena Yin Jinze memiliki ranah kultivasi yang tinggi maka petir yang menyambarnya pasti kuat dan pasti akan sangat mengerikan. Untuk itu sebelum doom terjadi, Yin Jinze menyendiri di hutan yang jauh dengan pemukiman penduduk agar saat dia sedang melakukan terobosan di tingkat kultivasinya agar tidak membahayakan orang-orang di sekitar. Namun tanpa di duga rombongan Kekaisaran Beifang lewat dan doom pertama tanpa sengaja menyambar rombongan itu, semuanya langsung terbakar hidup-hidup.


Dari segi pakaiannya, salah satunya adalah seorang kaisar. Karena kesalahan tidak sengaja membuat rombongan itu mati jadi Yin Jinze akan menggantikan Li Zhu sampai Kekaisaran Beifang mendapatkan Kaisarnya yang baru dan lebih layak.


Dan saat dia menyamar sebagai Li Zhu tanpa di duga Yin Jinze, Jia Li mencarikannya seorang permaisuri dari wilayah Nanfang, dan saat Yin Jinze mendapat lukisan Lin Qiu Xi dari seorang kasim dia sangat terkejut, bukankah gadis itu adalah gadis yang selama ini dia cari di setengah hidupnya?


Selama lebih dari setengah hidupnya dia terus mencari sosok Lin Qiu Xi, namun tidak di sangka peristiwa 'Kebetulan' mempertemukannya dengan gadis itu.


Yin Jinze bergumam sendiri. "Aku harus berterimakasih pada Ibu Suri Jia Li."


Yin Jinze menolaknya dan mengembalikan lukisan itu pada Jia Li, tapi dia diam-diam mengamati Lin Qiu Xi secara langsung dan jika bisa, semua hal yang menggangu gadis itu dia akan menuntaskannya secara diam-diam.


Dan saat dia mengawasi Lin Qiu Xi dari belakang, Yin Jinze mendengar pelarian Lin Qiu Xi karena terlibat dengan Perguruan Bukit Darah.


Saat gadis itu melakukan pelarian Yin Jinze mencarinya dan terus mengamatinya sampai mereka berada di sebuah danau dan saat gadis itu tampak sedih, dan kehadiran gadis itu seolah tampak transparan dan seakan-akan Lin Qiu Xi bisa menghilang kapanpun setiap waktu.


Dan ketika Lin Qiu Xi menjatuhkan diri ke dalam danau dan tidak kunjung naik ke permukaan, Yin Jinze segera menariknya karena dia mengalami ketakutan besar jika Lin Qiu Xi tenggelam atau gadis itu menghilang dari dunia ini.


"Jangan bunuh diri nona.. saya tidak tahu permasalahan anda, tapi nyawa itu sesuatu yang paling berharga. Jadi apapun permasalahannya anda di larang untuk bunuh diri."


Hanya berselang sebentar dari pantauannya dengan Lin Qiu Xi dan saat dia pergi gadis itu mendapat serangan dari Xiao Sishan. Yin Jinze lalu membawa Lin Qiu Xi dan Feng Shui yang terluka ke Beifang dan menyerahkan sisanya pada Tang Yue kemudian dia mencari Xiao Sishan untuk membalas dendam karena telah melukai gadis itu.


Setelah sempat beradu pertarungan dengan Xiao Sishan, Yin Jinze lalu kembali ke pasar gelap di situ dia melihat Lin Qiu Xi mengalami pertikaian kecil bersama seorang  bocah laki-laki bernama Sun. Dia tidak tahan menarik pinggulnya, ketika Lin Qiu Xi mengatakan dirinya seorang pedofil dia tidak bisa menahan untuk tertawa terbahak-bahak.

__ADS_1


Dalam senyum sarkasme yang tersembunyi di balik topeng peraknya, kejadian itu sungguh sangat lucu begitu Yin Jinze mengingatnya kembali.


Dan hanya berselang sebentar, Lin Qiu Xi mendirikan pasukan yang kuat tanpa campur tangannya membuat pandangan Yin Jinze pada gadis itu sangat tinggi bahwa Lin Qiu Xi bukan sosok yang rapuh dan lemah seperti yang di rumorkan melainkan seseorang yang mandiri dengan kekuatannya sendiri dan mungkin saja gadis itu tidak memerlukan bantuannya sedikitpun.


Saat Lin Qiu Xi mendirikan sebuah organisasi pembunuh bayaran dengan nama pasukan Hantu Pembantai Iblis untungnya, Yin Jinze bisa memasukkan Qingru ke pasukan itu sebagai mata-mata di bawah komandonya.


Untuk menantang langit dan melindungi gadis itu tentu saja pasukan Hantu Pembantai Iblis milik Lin Qiu Xi masih sangat, dan sangat lemah jadi Yin Jinze harus melindungi gadis itu secara diam-diam dan tanpa membiarkan sesuatu bisa terjadi pada Lin Qiu Xi.


Yin Yifei keluar entah dari mana dan dia kemudian langsung memberikan lututnya saat berkata dengan hormat. "Lord ku, selama beberapa waktu ini aku masih belum menemukan Tabib Ilahi di Prefektur Beiba."


Yin Jinze mengangguk sedikit, Prefektur Beiba sudah lama dia hancurkan jadi mungkin sedikit kemungkinan Tabib Ilahi masih berada di sana.


"Dan kemanapun, aku sudah mencarinya Lord ku." Lanjut Yin Yifei.


Yin Yifei mengangguk patuh, Yin Yifei akan memulai pencariannya menemukan Tabib Ilahi di Benua Timur, dia kemudian lenyap di telan ruang dalam kedipan mata.


"Sesuai keinginan mu Lord ku."


Yin Jinze menghela malas, dia sedikit menyesali pencarian ini untuk menyembuhkan Feng Shui yang berbentuk seekor rubah. Dia tidak punya pilihan lain, karena rubah licik itu mempunyai hub kontrak darah dengan Lin Qiu Xi, jika sesuatu terjadi pada Feng Shui tentu saaja Lin Qiu Xi tidak bisa baik-baik saja.


Dan hal menjengkelkan bagi Yin Jinze ketika rubah itu berubah menjadi pria tampan bernama Feng Shui saat itu Feng Shui akan selalu menempel pada Lin Qiu Xi kemanapun.


"Andaikan dia cuma rubah biasa aku sudah mencekiknya sampai mati dari dulu."


Tang Yue sedikit bertanya. "Lord ku, bukankah bagus jika Feng Shui hilang atau meninggal? Sekarang dia sedang kehilangan ingatan dan ini sangat bagus untuk menghilangkan satu saingan cintamu. Maka Lord ku, kau tidak perlu mencarikannya seorang Tabib Ilahi."

__ADS_1


Yin Jinze juga inginnya begitu, bahkan kepeduliannya pada Feng Shui tidak ada sama sekali yang membuatnya bersusah payah mencari Tabib Ilahi. Namun bagaimana lagi, Yin Jinze tidak bisa memberikannya begitu saja karena dia tidak ingin melihat Lin Qiu Xi marah padanya.


"Aku juga inginnya begitu, tapi tidak bisa.."


Tang Yue sedikit tidak terima. "Kenapa tidak bisa, hanya dengan satu jari tangan mu Lord ku. Kau bisa melakukan apapun jika kau menginginkannya, bahkan untuk membalikkan dunia di telapak tangan anda sekalipun."


Yin Jinze sedikit tidak berdaya. "Aku tidak bisa, atau dia akan memarahiku jika dia tahu aku mengabaikan rubahnya."


Tang Yue, "...." Di katakan seseorang bisa kehilangan kewarasannya serta keganasannya, ketika orang itu jatuh cinta sepertinya memang benar.


Tidak ada hari bagi Tang Yue untuk berpikir seorang pria yang tega membantai ayah dan saudaranya itu akan tertunduk takluk oleh seorang gadis.


Jika itu beberapa silam yang lalu, sosok Yin Jinze yang berdiri di hadapannya dengan perilaku lembut itu sangat mustahil! Dan ketika di bandingkan dulu, Yin Jinze itu benar-benar mengerikan! Dia menghancurkan Prefektur Beiba hanya dalam beberapa tarikan nafas dengan serulingnya, dia megalunkan melodi dunia bawah dan menguyur ratusan mayat di Beiba dengan darah.


Bukan hanya itu saja, saat para bawahannya tidak bisa memberi informasi yang dia inginkan, Yin Jinze tidak akan ragu untuk memenggal kepala mereka. Berbeda dengan sekarang, ketika Yin Yifei tidak bisa memberikan informasi tentang Tabib Ilahi, Yin Jinze membuat pengecualian.


Bahkan Yin Jinze pun turun tangan sendiri untuk mencari Tabib Ilahi di Benua Tengah, ini hal yang mustahil jika itu adalah Yin Jinze di waktu yang silam.


Dan itu semua hanya karena seorang Lin Qiu Xi.


Yin Jinze mengeluarkan gumpalan putih dari cincinnya yang berwarna hitam. Dan cincin penyimpanan milik Yin Jinze adalah cincin langka yang bisa menyimpan benda bernyawa untuk bisa masuk ke dalam sana.


Ketika melihat wajah Tang Yue rubah itu langsung masuk ke pakaian Yin Jinze untuk mencari perlindungan. Yin Jinze sedikit tersenyum sinis, jika rubah itu berubah menjadi pria seperti Feng Shui, dia lebih baik mati daripada harus menerima perlindungan dari Yin Jinze.


Yin Jinze bergumam untuk rubah yang bersembunyi di pakaiannya. "Jika kau mengingat ini, kau pasti langsung muntah darah."

__ADS_1


__ADS_2