Rumor Ratu Buruk Rupa

Rumor Ratu Buruk Rupa
Season 2. Qingru sebagai mata-mata untuk mengawasi Lin Qiu Xi


__ADS_3

Sudah berhari-hari mereka terbang menggunakan pedang mereka menuju Kekaisaran Beifang, dan akhirnya setelah perjalanan panjang itu mereka bisa berjalan kaki dengan santai untuk menapaki Kekaisaran yang maju.


Keramaian dan gedung tinggi menunjukkan kemakmuran Beifang, Jiang Su melihat toko yang menjual berbagai pernak pernik dan dia mulai terbesit ide gila dengan membelikan sesuatu untuk masternya, tapi dia yakin itu akan berakhir menjadi tatapan tajam yang menelan ludah ngeri jika dia menganggap Qiuxi sebagai seorang anak kecil.


Jiang Su lalu melihat Qingru yang seperti sudah terbiasa dengan keramaian Beifang dan dia kemudian bertanya. "Kau sudah menjadi Pasukan Hantu cukup lama, tapi aku tetap tidak tahu kau berasal dari mana?"


Seperti menjadi ciri khas, Qingru menjawabnya dengan ramah dan sepasang matanya menyipit ke arah Jiang Su. "Jendral Jiang, kau bisa menyelidiki asal usul ku kapanpun yang kau inginkan, kau cukup menyuruh beberapa Pasukan Bayang untuk melakukannya."


Jiang Su tertawa kecil. "Jika ada orangnya di depanku kenapa aku harus repot-repot melakukannya?"


Semua Jendral Hantu dan Pasukan Hantu adalah hasil yang Feng Shui kumpulkan dari berbagai orang dengan nasib buruk. Banyak dari mereka seorang buronan, sebatang kara tanpa keluarga ataupun tempat tinggal.


Terlepas dari itu, semuanya pasti memiliki cerita tersendiri dari desa mana berasal atau tentang kehidupan menyedihkan sebelum bertemu Feng Shui yang akhirnya mempertemukan mereka dengan seorang gadis kecil yang selalu mengenakan gaun semerah darah.


Qingru masih tersenyum dengan ekspresi yang tidak berubah, dan terlihat enggan bercerita apapun pada Jiang Su.


Jiang Su meliriknya, dulu dia seorang remaja biasa yang hidup damai di keluarga petani kecil. Saat waktu menjelang malam, sekumpulan perampok mendobrak rumahnya dan langsung membantai seluruh keluarga Jiang Su.


Namun hal anehnya setelah mengeledah seluruh ruangan perampok itu tidak mencuri barang apapun, bukan itu saja yang menjadi pertanyaan Jiang Su tapi hal apa yang mereka cari sampai mendatangi keluarga petani miskin. Setelah melakukan pembunuhan mereka meninggalkan Jiang Su yang masih gemetar ketakutan begitu saja.


"...."


Qingru hanya diam mendengarkan setiap cerita Jiang Su dan saat membandingkannya mereka memiliki nasib yang tidak jauh berbeda.


Meski mengingat kisah yang sedih, Jiang Su tetap memiliki ekspresi wajah tersenyum seperti pria di sampingnya.


Dia berkata pada Qingru. "Yah dulu aku masih muda. dari pada dendam, aku lebih membiarkan semua keluarga ku beristirahat tenang di jembatan reinkarnasi dan aku mulai hidup dengan perjalanan yang baru."


Perjalanan baru Jiang Su dengan memilih mengabdikan hidupnya untuk master kecilnya sebagai pilihan yang tidak akan Jiang Su sesali, bahkan untuk seumur hidupnya.


Dia berkata. "Kita harus segera menyelidiki tunangan master yang seorang sampah gemuk."

__ADS_1


Jika semakin mendengar rumor yang beredar di telinga Beifang, rumor tentang kaisar gemuk yang jelek bukan lagi sekedar rumor.


Jiang Su menghampiri salah satu toko pernak pernik, dia membeli beberapa dan bertanya pada penjual.


"Kemana aku pergi untuk membeli beberapa informasi?"


Penjual wanita itu berkata pada mereka. "Anda cukup berjalan lurus dari sini kemudian belok ke jalan kiri, masuklah ke bangunan yang menyerupai pagoda dan itu adalah menara informasi Tujuh Pagoda Emas yang bisa membeli dan menjual semua informasi apapun."


Tujuh Pagoda Emas adalah menara informasi paling dekat yang ada di Beifang, dan Kekaisaran ini menjadi lebih maju karena kemampuan untuk mengolah informasi menjadi ladang kejayaan rakyat Beifang. Orang yang tidak pernah mendengar rumornya pasti berpikir jika tangan yang memegang Beifang pasti Kaisar yang hebat, tapi kebanyakan orang lain tidak menyangka jika kaisar yang ada di baliknya hanya seorang pria obesitas 160kg yang jelek.


Qingru menghampiri Jiang Su. "Kita seharusnya berpencar untuk mencari informasi di tempat yang berbeda, akan lebih baik kita kembali lebih cepat untuk melapor pada master nantinya."


Jiang Su setuju dengan saran Qingru, mereka bisa mempercepat waktu dan membagi tugas. "Baiklah, aku akan ke Menara Informasi."


Qingru mengangguk, setelah urusannya selesai dia akan menemui Jiang Su ke Tujuh Pagoda Emas. "Aku akan menemanimu setelah mendapat informasi, Jendral Jiang."


Jiang Su melihat pria itu yang sudah lenyap menggunakan ilmu meringankan tubuh dan dia kemudian membalikkan badan dan berjalan ringan menuju Menara Informasi Tujuh Pagoda Emas.


Setelah lepas dari Jiang Su, Qingru langsung melepaskan topeng pasukan Hantu Pembantai Iblis dan menggantinya mengunakan topeng yang asing dan berwarna putih. Dan ketika dia berganti topeng, Qingru melakukannya begitu cepat sampai wajahnya tidak terlihat begitu jelas seperti angin yang hanya menerbangkan sebagian rambutnya dalam sekejap.


Dia langsung melesat pergi ke istana Beifang, sebagian penjaga yang mengenal Qingru langsung memberikan hormatnya saat melihat pola di topeng putih itu.


Dia berjalan tenang ke salah satu ruangan, dan di sambut beberapa pelayan yang menyajikan hidangan hangat, dan ketika pelayan itu melihat keberadaan Qingru maka mereka langsung menuangkan minuman ke cangkir dan menawarinya dengan sopan. Tidak butuh waktu lama, seorang perempuan mendatanginya.


Qingru bertanya pada perempuan yang bernama Nanyue. "Apa beliau sudah kembali?"


Nanyue menjawab. "Kami sudah mengabarinya, beliau sedang dalam perjalanan."


Qingru menyerahkan sebuah kertas yang dia tulis tanpa sepengetahuan orang lain, Nanyue menerimanya dan berkata setelah melihat tulisan Qingru.


"Tulisan ini benar-benar jelek, aku tidak bisa membacanya." Nanyue tersenyum kecil.

__ADS_1


Qingru tidak begitu mempedulikan perkataan Nanyue meskipun tulisannya jelek tapi masih bisa di baca dengan jelas.


Nanyue melipat kertas itu dan menyimpannya. "Aku akan menyampaikannya."


Melihat Qingru yang berdiri, Nanyue buru-buru berkata. "Kau langsung pergi begitu saja?"


Qingru membuka suaranya. "Aku kesini bersama Jendral Jiang, aku harus segera menemuinya karena aku adalah mata-mata yang di selipkan Lord Yin ke dalam orang-orangnya putri Lin Qiu Xi."


Nanyue tidak ada alasan apapun untuk membuat Qingru tinggal sedikit lebih lama, dia lalu mengiringi jalan Qingru untuk mengantar pria itu saat dia tahu jika pekerjaan Qingru sebagai mata-mata untuk mengawasi Lin Qiu Xi pasti lebih merepotkan dari semua tugas yang di berikan oleh Yin Jinze.


Setelah sampai di gerbang keluar, Nanyue melihat seorang pria asing yang berbicara dengan beberapa penjaga. Nanyue dan Qingru menghampirinya.


"Aku ingin bertemu Senior Tang Yue dia yang memintaku untuk kemari."


Para penjaga masih tetap menghadangnya, tapi Nanyue buru-buru menghampiri mereka dan berkata pada pria itu.


"Ada urusan apa mencari saudaraku?"


Pria itu melihat ke arah perempuan yang berbicara padanya, matanya menatap terpaku seorang pria yang mengenakan jubah hitam malam dengan topeng pola putih, meski asing dia bisa merasakan hal yang familiar.


Dia berkata pada Nanyue. "Aku adalah Xue Yanhai, dan senior Tang yang menyuruhku datang untuk menemuinya."


Jika Tang Yue sudah menyuruh seseorang untuk menemuinya, pasti akan membahas beberapa hal yang penting.


Nanyue tersenyum senang melihat kehadiran Xue Yanhai jadi dia segera bertanya. "Andakah yang terkenal sebagai Mata Elang Xue Yanhai?"


Nanyue membungkukkan sedikit badannya."Suatu kehormatan kita bisa bertemu anda secara langsung."


Dia lalu menyuruh para penjaga untuk membiarkan Xue Yanhai masuk, setelah menerima perintah Nanyue para penjaga tidak bisa menolaknya.


Mata Qingru yang tertutup topeng putih masih tidak teralihkan dari Xue Yanhai, dia ingin tahu alasan apa yang membawa Xue Yanhai kesini tapi sekarang pertemuannya dengan Jiang Su di Tujuh Pagoda Emas harus tertunda sedikit lebih lama, jadi Qingru berkata pada Nanyue.

__ADS_1


"Sepertinya aku harus ikut minum beberapa cangkir lebih dahulu sebelum pergi."


__ADS_2