Rumor Ratu Buruk Rupa

Rumor Ratu Buruk Rupa
Season 2. Menyelidiki tunangan Lin Qiu Xi seorang pria gemuk II


__ADS_3

Pelayan toko itu tersenyum puas pada Jiang Su setelah menerima bayaran secara lunas dan pelayan toko itu segera berkata dengan sopan santun. "Sesuai keinginan tuan, kami akan memberi informasi kaisar Beifang semua yang kami ketahui."


Kemudian pelayan toko itu segera menjelaskan. "Li Zhu adalah kaisar Beifang yang masih muda seperti yang tuan dengar, bahwa kaisar memiliki tubuh gemuk dan jelek."


Jiang Su yang mendengarnya segera bertanya. "Apa benar dia memiliki tubuh segemuk 160kg?"


Pelayan itu tersenyum tipis. "Benar, namun katanya kaisar Li Zhu naik beratnya mencapai 4kg cuma dalam seminggu."


Jiang Su, "...."


Pelayan itu memberi lukisan pada Jiang Su. "Informasi yang kami punya seperti rumor yang beredar, tapi kami mempunyai lukisan kaisar dan kami bisa mengatakan jika nanti kaisar Li Zhu mendatangi Rumah Bunga Merak malam ini."


Jiang Su menerimanya dan langsung melihat lukisan Li Zhu yang langsung membuatnya mengendus jijik. Bukan hanya jelek dan gemuk, tapi Li Zhu akan pergi ke Rumah Bunga Merak malam ini untuk memuaskan nafsu?


Rumah Bunga Merak bukan hanya tempat bordil, tapi tempat itu di kelilingi banyak pelacur gila yang nakal.


"Senang bisa bekerjasama dengan anda tuan." Kata pelayan itu mengantar keluar Jiang Su dan Qingru dari menara informasi Tujuh Pagoda Emas.


Jiang Su sedikit tercengang, apa dia baru saja membeli lukisan jelek dengan nilai yang sangat mahal?! Dan informasi yang dia dapat tidak lebih dari rumor yang beredar!


Memikirkan dia kehabisan uang secepat itu, jantung dan paru-parunya tiba-tiba menjerit karena kas menyimpannya langsung kosong hanya untuk mengetahui Li Zhu ke tempat bordil nanti malam.


"Aku hampir menghabiskan seluruh pendapatan ku selama tiga bulan.." Jiang Su hanya bisa bergumam tipis.


Qingru tersenyum sedikit melihat Jiang Su mengeluarkan seluruh uangnya untuk membeli informasi, sedangkan Qingru memiliki informasi segala hal tentang Beifang dan kaisar nya.


Melihat langit yang berubah gelap, Qingru berkata pada Jiang Su. "Jendral Jiang, sebaiknya kita bergegas."


Rumah Bunga Merak memiliki aroma yang harum dan mewah. Dan juga para pelayan cantik akan langsung menyambut siapapun yang memasuki pintu, banyak dari mereka yang tidak segan langsung menggoda para pelanggan saat melihat pengunjung memiliki wajah yang cukup tampan di depan mereka.


Jiang Su merasakan geli waktu lehernya di raba perempuan asing di rumah itu, sedangkan di sisi Qingru menepisnya lebih dulu sebelum pelayan wanita bisa menyentuh kulitnya.


Pelayan wanita itu seketika mengeryit mengalami penolakan dari dua pria yang datang bersama, pelayan lain langsung buru-buru berkata pada Jiang Su.


"Tuan, anda ingin langsung memesan kamar atau minum arak terlebih dahulu?"

__ADS_1


"Sajikan dua guci." Kata Jiang Su.


Mereka lalu di pandu pelayan rumah bunga ke salah satu meja dengan cara terhormat. "Silahkan tuan, kami akan membawakan arak terbaik yang kami miliki."


Bruak!


Setelah sampai ke atas dan meminum beberapa cangkir arak, Jiang Su memukul meja itu menggunakan cangkir araknya karena sudah tiga jam lebih dia menunggu di sana namun Li Zhu sama sekali belum datang ke Rumah Bunga Merak seperti yang sudah di informasikan.


Qingru menuang arak di cangkirnya dan meminumnya dengan pelan dan dia berkata pada Jiang Su yang sudah setengah mabuk.


"Jendral Jiang, sepertinya kamu telah mabuk."


Jiang Su hampir menghabiskan semua arak yang di pesan olehnya sendirian, sedangkan Qingru masih dua cangkir ini.


Dia mengendus marah, tidak sengaja matanya menyapu sosok yang di rumorkan itu dan matanya langsung melebar, Jiang Su lalu melihat seorang pria bertubuh gemuk yang wajahnya sangat jelek serta seorang tangan kanan yang hebat.


Li Zhu mendatangi Rumah Bunga Merak bersama Tang Yue.


Pelayan bunga langsung mendatangi mereka, meski pelayan itu sempat memandang jijik ke arah Li Zhu dia memandang senang pada Tang Yue.


Li Zhu berkata tidak sabar karena yang di carinya belum juga muncul. "Kapan wanita itu datang?"


Pelayan bunga itu menelan ludah jijik begitu mereka melihat wajah jelek kaisar Li Zhu. Selain wajah jelek Li Zhu, sepertinya pria itu sudah tidak sabar memuaskan nafsunya untuk di lampiaskan di sini. "Kami akan memanggilnya segera, perempuan bunga yang kami miliki dengan harga tinggi untuk menemani anda tuan selama semalaman."


Li Zhu diam lalu duduk di tempat yang sudah di sediakan. Tidak lama kemudian datang seorang perempuan yang menggoda mendatangi mereka.


Perempuan bunga itu membawa guci arak. "Salam tuan, namaku Xie Qie."


Li Zhu menatapnya dari atas ke bawah saat Xie Qie menuangkan arak ke cangkir Tang Yue.


Li Zhu bertanya pada perempuan bunga itu. "Namamu Xie Qie? bukan Shi Qie yang berarti pekerja ranjang?"


Xie Qie sedikit tersipu. "Ah tuan, bukan seperti itu.."


Li Zhu berbisik pada Tang Yue untuk menurunkan tirai ruangan agar tidak ada orang yang melihat, dia juga menyuruh Tang Yue untuk mengatur formasi kedap suara yang mengelilinginya.

__ADS_1


"Baik." Kata Tang Yue, dia lalu melakukan apa yang di katakan Li Zhu.


Di kejauhan Jiang Su mengeryitkan keningnya, dia sudah tidak bisa melihat ataupun mendengar karena pihak lain sudah mengatur formasi kedap suara tingkat tinggi yang membuatnya tidak bisa memata-matai mereka.


Jiang Su lalu berkata pada Qingru. "Sepertinya kita harus mendekat."


Qingru menjawabnya dengan tersenyum kemudian mengikuti perintah Jiang Su, mereka kemudian menghilang bercampur bayangan setelah membayar tagihan mereka. Dan saat mereka sudah mendekat Jiang Su tidak bisa mendengar percakapan Li Zhu ataupun Tang Yue dan juga Xie Qie. Dia hanya bisa bersembunyi dan terus memperhatikan ke arah. mereka.


Jika di lihat lebih jauh Li Zhu tidak mencampuri Xie Qie, dia hanya memberi beberapa pertanyaan yang tidak di dengar Jiang Su dan Qingru karena formasi kedap suara yang terpasang.


Li Zhu dan Xie Qie pasti tidak bisa berkultivasi karena tidak memakai percakapan transmisi suara karena memiliki menggunakan aturan formasi, meskipun begitu Jiang Su juga bisa membaca ucapan mereka dari gerak bibir Li Zhu dan Xie Qie.


Jiang Su mencoba membaca gerak bibir Li Zhu, dia menyipitkan matanya dan berusaha untuk fokus tapi tetap saja tidak bisa membaca perkataan Li Zhu sedikitpun.


Dia menyuruh Qingru untuk melakukannya. "Kamu coba baca gerak bibir mereka."


"Akan aku lakukan." Qingru mulai menyipitkan matanya.


Setelah beberapa saat Jiang Su bertanya. "Bagaimana? Apa kau tahu percakapan mereka?"


Qingru menggelengkan kepalanya sedikit. "Aku tidak tahu."


Tidak ada pilihan lain, Jiang Su mulai menerbangkan nyamuk spiritualnya untuk lebih dekat dan bertengger ke pundak Xie Qie kemudian beralih ke pundak Li Zhu. Dalam jarak yang dekat masih tidak bisa mendengarkan suara salah satunya. Formasi kedap suara bukan hanya di pasang di ruangan, melainkan juga di tubuh keduanya.


Jiang Su melihat orang yang mengatur formasi itu, dan menatap Tang Yue dengan umpatan. "Orang sehebat ini menjadi bawahan Kaisar jelek?!"


Suara meja berdecit menekan tanah, Xie Qie mundur ke belakang dengan ekspresi wajah ketakutan. Dia terlihat begitu panik seperti orang yang tidak waras, dengan gila Xie Qie mengeluarkan pisau dari pakaiannya dan menyerang ke arah Li Zhu.


Dia terlihat begitu histeris, tapi Tang Yue dengan cepat menghentikan tangan Xie Qie dan mengambil pisau yang di genggam.


Tang Yue mengarahkan pisau itu di leher Xie Qie, memandang rendah dengan tatapan menundukkan. Perempuan bunga itu terlihat lebih memberontak dan semakin histeris.


Jiang Su tidak mengetahui situasi dengan baik karena formasi kedap suara, dia langsung tertegun melihat mata Tang Yue terarah ke persembunyian mereka di balik bayang-bayang.


Jiang Su melihat arah mata Tang Yue tepat ke Qingru.

__ADS_1


"Qingru apa mereka tahu kita di sini mengawasi nya?"


__ADS_2