
Karena Qiuxi terbang menggunakan rune dia melesat cepat dan dalam sekejap mata, dia telah sampai di sarang Holy Beast juga sekaligus tempat pemimpin para Beast jadi wajar saja jika Magical Beast ular hitam yang memberi informasi tadi dengan gemetar ketakutan.
Empat orang tadi berdiri di samping Qiuxi, salah satunya tiba-tiba berkata. "Tempat yang begitu suram, master biarkan aku berjalan di depan mu."
Hao Xuan memimpin di depan, begitu Hao Xuan melihat seorang anak laki-laki berusia sembilan tahun, serigalanya langsung menerkam ular yang mengelilingi anak itu. Darah ular putih tercecer saat tubuhnya terbelah dua. "Aku rasa itu bukan Holy Beast yang kita takutkan bukan, kenapa membunuhnya sangat mudah sekali?"
"Bukan, itu masih jenis Beast yang biasa." Qiuxi berujar tenang, kemudian melihat anak laki-laki berusia sembilan tahun dan dia bertanya. "Jangan bilang kalau kau adalah satu dari orang-orangku yang belum kembali?"
Di tatap dengan ekspresi datar yang terukir wajah seputih giok itu, Qiuxi menghela nafas berat satu kali. "Aku tidak ingin mengurus seorang anak jadi setelah ini pergilah, aku tidak membutuhkan mu."
Begitu mendengar perkataan Qiuxi jatuh dan mengusirnya, perasaan sedih merambat di wajah kecil anak laki-laki itu. "Kakak Master maafkan aku.. tapi tidak ada lagi tempat yang mau menerimaku selain anda. Aku tidak tahu harus bagaimana lagi, tolong jangan mengusir ku pergi.."
Qiuxi berkata tenang, melihat kepedihan orang lain dia mau tidak mau bertanya. "Siapa namamu? Aku tidak melihatmu di sana sebelumnya."
"Aku Chen Yu dan sebelumnya aku memakai alas kaki peninggi badan. Sekarang sudah hancur, itu sebabnya kakak master tidak bisa mengenaliku sekarang."
Qiuxi memerintahkan orang untuk membersihkan wajah kotor Chen Yu karena wajah itu tidak berbentuk seperti hitam karena terlalu banyak tertempel oleh debu dan tanah kering, setelah bersih Qiuxi mengingat jika Chen Yu adalah salah satu orang yang masih berdiri setelah meminum racun Qiuxi pertama. Dan saat melihat Chen Yu meminum racun, Qiuxi tersenyum puas mendapatkan bibit unggul usia belasan tahun tapi dia tidak menyangka usia Chen Yu sebenarnya belum genap sepuluh tahun.
Bagaimana pun tempat ini masih sarang Holy Beast meskipun jejak keberadaanya belum terlihat Qiuxi memerintahkan semua orang agar cepat cepat keluar dan pergi, tapi sebelum mereka sempat keluar mereka di hentikan guncangan yang meruntuhkan bebatuan dan dinding-dinding gua yang ada di dalam.
Namun sebelum mereka semua bisa keluar, tiba-tiba suara ular berdesis menghujami semua sisi gua dan berdenging di seluruh ruangan. Dan ketika ada desisan ular dan guncangan, kini mulai terlihat bayangan ular putih raksasa membuka matanya di depan mata mereka. "Setelah ribuan tahun tempat ini tidak pernah kedatangan tamu, aku tidak mengira hari aku bangun akan bertemu lima manusia. Haruskan aku menikmati kalian dengan cara memakan daging, tendon dan meminum darah kalian?"
Ular putih itu menatap Qiuxi intens sambil terus berdesis kemudian berjalan mendekati gadis bergaun semerah darah itu, saat mulutnya terbuka lebar Chen Yu mengadang jalannya.
"Jangan! Berhenti!"
__ADS_1
Peringatan Chen Yu hanya angin lalu bagi ular putih itu, bisa beracun tetap di semburkan berwarna hitam keunguan dan melesat cepat memotong udara dengan cepat ke arah Qiuxi.
Iris hitam Qiuxi tanpa berkedip menatap bisa yang melayang mendekatinya, tanpa pertahanan apapun Qiuxi tidak akan sempat untuk mengelak dengan tepat waktu.
Qiuxi mengumpat keras dalam hati kenapa dia banyak sekali celah untuk saat ini?
Kelima orang-orangnya menatap syok masternya yang kini menghadapi situasi yang sangat berbahaya dari raja para binatang liar.
"Master!"
Karena melihat celah pertahanan ular itu melemah Qiuxi segera meremparkan Pil berwarna kuning kemerahan pada mulut ular.
Ular itu merasakan sesuatu di tenggorokannya yang membuatnya terasa terbakar hebat seolah-olah kekuatannya sebelumnya melemah, selain hanya menjadi ular besar yang melemah. Ular itu berkata mulai menyesalkan perbuatanya. "Aku seharusnya membakar mu saja dengan bisa beracun ku tadi!"
Semuanya sudah mengikat kontrak dengan Binatang Spiritual, hanya tinggal Chen Yu yang belum menemukan binatang spiritual untuk dirinya. Jadi Qiuxi segera menyuruh Chen Yu untuk mengikat kontrak darah dengan Holy Beast Ular Putih Ribuan Tahun, ular itu seketika berbatuk darah menahan kemarahannya melihat Chen Yu semakin dekat dan akan mengikat kontrak dengannya.
Chen Yu tersenyum mengembang di wajah mungilnya. "Sabarlah.. kita akan menjadi partner hebat untuk ini."
Saat darah Chen Yu telah mengikat kontraknya dengan ular putih itu, ular putih itu seketika berubah menjadi sangat kecil dan kemudian tertidur jadi Chen Yu mengambil ular kecil itu dan membelai lembut di bagian kepalanya.
"Kamu sangat manis ular kecil.."
Chen Yu lalu melihat master barunya sambil mengharap pujian dari gadis tak kalah kecil dengan dirinya. "Kakak master, sepertinya ular kecil ini sangat hebat, jadi aku pasti akan berguna akankah kau mengusirku pergi?"
Qiuxi sedikit tersenyum juga senyuman yang telah berhasil membuat lingkar sabit di wajahnya yang seputih giok, tapi dia tidak mengatakan apapun. Melihat diamnya Qiuxi, Chen Yu menganggapnya sebagai sebuah kesetujuan.
__ADS_1
Hao Xuan meminta maaf kepada Chen Yu karena sebelumnya dia bersikeras membawa Qiuxi pergi dan meninggalkan Chen Yu mati di sarang Holy Beast. "Maafkan aku, aku terlalu mengkhawatirkan master sampai tidak peduli dengan nyawa mu."
Chen Yu menggelengkan kepalanya pelan. "Tidak apa-apa, aku akan melakukan hal yang sama jika aku adalah kamu paman Hao."
Hewan suci jenis ular putih itu telah tertidur pulas setelah mengikat kontrak dengan Chen Yu, jadi Chen Yu kemudian memasukkan ular kecil itu di dalam pakaiannya dengan sangat hati-hati untuk membiarkannya tidur di dalam pakaiannya.
Melihat jalan keluar tertutupi bebatuan, Hao Xuan segera memerintahkan Magical Beast serigalanya untuk menyingkirkan bebatuan yang menutupi mulut gua. Tiga orang lainnya juga melakukan hal yang sama dengan Magical Beast mereka.
Setelah jalan terbuka, sekali perintah dari Qiuxi semuanya kemudian menghilang dari gua dengan ilmu meringankan tubuh masing-masing.
Hao Xuan menatap laki-laki berusia sembilan tahun di dekatnya yang sangat mahir dalam Qigongnya. Jadi Hao Xuan bertanya pada Chen Yu. "Ilmu meringankan tubuh mu tidak buruk, cukup hebat untuk seumuran mu. Apa kamu memiliki guru seorang praktisi dou king?"
Chen Yu menggelengkan kepalanya. "Seorang guru? Mana mungkin aku memiliknya.. paman Hao, maksudmu ini adalah qigong yang sering di sebut ilmu meringankan tubuh? Aku hanya mempelajarinya dari kebiasaan ku mencuri."
Hao Xuan terbelalak kaget, bahkan jika ada seorang seumuran Chen Yu akan sangat kesulitan memiliki ilmu meringankan tubuh bahkan jika di ajarai seorang guru yang hebat sekalipun.
Tapi Chen Yu berhasil melatihnya sendiri dari kebiasaan mencuri? Apa itu bukan lelucon?
Seolah tahu apa yang ada di jalan pikiran Hao Xuan, Chen Yu segera berkata. "Aku harus berlari cepat saat ketahuan mencuri, atau aku akan tertangkap dan di pukuli lagi.."
Mendengar itu Qiuxi sedikit melirik Chen Yu, sekilas menatap Chen Yu di iris hitamnya. "Jangan mencuri lagi."
Chen Yu tidak bisa berhenti tersenyum bahagia melihat master barunya memperhatikannya. "Tidak akan lagi, atau orang-orang yang barangnya telah aku curi akan mendatangi kakak master dan menuntut ganti rugi."
Hao Xuan, "...."
__ADS_1
Sepertinya Chen Yu sudah terkenal sebagai pencuri ulung di seluruh pasar, saat memikirkannya membuat Hao Xuan tersenyum tipis.
Buronan kecil ini..