Rumor Ratu Buruk Rupa

Rumor Ratu Buruk Rupa
Lin Qiu Xi tidak seperti dengan rumor


__ADS_3

Di tempat lain dari persiteruan antara Feng Shui dan Shan Shie, Bai Qingyun yang tidak tahan dengan kekhawatirannya ketika mendengar kabar bahwa Qiuxi batuk berdarah, dia tidak tahan untuk segera mengecek keadaannya.


Ini kedua kalinya bagi Bai Qingyun untuk melihat wajah Qiuxi secara langsung tanpa satupun kain tipis yang menutupinya. Wajah seputih giok kini membuatnya selalu saja terpana setiap saat menatap gadis bergaun darah di hadapannya. Meskipun memang Bai Qingyun baru mengenal gadis kecil itu belum lama ini, entah kenapa gadis itu selalu menarik semua perhatian Bai Qingyun untuk memperhatikan dan mengkhawatirkannya.


"Qiu'er kamu terlihat lemah, pasti kamu belum makan seharian ini a-ku akan mengambilkannya." Bai Qingyun khawatir dan gugup secara bersamaan saat Qiuxi menatapnya dengan mata irisnya yang berwarna hitam.


Iris hitam adalah jenis bunga yang terkenal sangat cantik dengan warna hitam pekat di setiap kelopaknya, dan jika di bandingkan dengan mata Qiuxi seolah-olah keduanya adalah warna yang tidak bisa di lupakan di dunia ini dan sekaligus mata yang menyimpan banyak sekali rahasia dan kepedihan yang besar. Saat dia menatap iris hitam itu dan menemukan penderitaan Qiuxi yang tidak bisa di jelaskan pada siapapun dan seakan jenis rasa sakit yang tidak terikat dengan di sini, seolah-olah batu berton-ton memukul jantung Bai Qingyun sampai membuatnya sesak karena tidak bisa membantu gadis itu dalam hal apapun.


Qiuxi meliriknya sejenak, setengah melamun dan tanpa sadar dia menarik sudut matanya ke atas dan berkata pada Bai Qingyun. "Tidak perlu, aku sudah menyuruh Feng Shui melakukanya."


Huaran penasaran keadaan Qiuxi hampir satu hari mereka tidak bertemu saat kedatangan Feng Shui, jadi dia tidak tahan untuk bertanya. "Kami tidak melihatmu hampir seharian, kami terkejut kamu kembali dengan keadaan yang tiba-tiba lemah."


Qiuxi tersenyum kecil. "Tubuh manusia memang lemah, tapi aku tidak selemah tubuh tuamu yang hampir bau tanah."


Huaran, "...."


Setelah Huaran cukup berpikir perkataan Qiuxi yang ada benarnya, dia mengangguk tidak berdaya. "Harus ku akui itu memang benar.. sekali."


*


Di wilayah sepi dan jauh dari Penginapan Gerhana Bulan Sabit yang masih termasuk kawasan pasar gelap kini terjadi pertarungan antar dua orang dan salah satunya memakai topeng kabut, meskipun wajahnya tertutupi masih bisa di kenali dengan jelas umurnya sudah menginjak kepalan tiga sedangkan di sisi lain adalah seorang pria berumur kepalan dua dan juga sosok yang memiliki wajah begitu tampan.


Mereka saling menyerang dan bertahan lebih dari seratus jurus namun tidak ada satupun luka yang mendarat di tubuh salah satunya, entah itu di karenakan mereka tidak mengeluarkan kekuatan penuh mereka atau satu dari mereka masih bermain main dengan lawan di depan matanya.

__ADS_1


"Apa aku akan percaya omong kosong mu? Bagaimana mungkin bukan niat buruk jika kau menyembunyikan sesuatu yang sebesar itu dari master! Jika bukan untuk berhianat?!"


Feng Shui mundur untuk menciptakan jarak dari Shan Shie dan sekaligus cara untuk menghentikan pertarungan mereka.


"Berhianat ya?" Feng Shui tiba-tiba berkata dengan suara sedikit getar dan wajahnya berubah menggelap namun matanya ada jejak ketidakberdayaan yang langsung menguap sampai tidak tersisa.


Melihat ekspresi berubah Feng Shui, Shan Shie tidak lagi mengangkat tangan untuk memukulnya dan lebih memilih mengehentikan serangannya.


Saat Shan Shie tidak berniat lagi menyerangnya, Feng Shui bertanya dengan suara rendah tapi juga tidak terlalu tinggi. "Apa kau mengenal nona dengan sangat baik? Apa kau benar-benar peduli padanya?"


Shan Shie diam cukup lama, memang dia tidak mengenal Qiuxi gadis seperti apa juga tidak benar-benar sepenuhnya peduli, perasaan yang Shan Shie tancapkan pada Qiuxi hanyalah balas budi pada nyawanya dan dengan nyawanya saja.


"Kamu sedikit benar... namun juga salah. Tapi jika kematian datang pada master, aku akan berjalan di jalan yang sama dan mati bersamanya. Itu lebih baik dari pada dirimu yang menghianati kepercayaannya."


Shan Shie hampir batuk darah mendengar Feng Shui merendahkan dirinya di setiap perkataan mereka seperti Qiuxi, cara mereka mencibir dan mencemooh hampir sama persis dan tidak ada duanya.


Feng Shui masih tersenyum. "Entah akan mempercayaiku atau tidak aku sendiri tidak peduli sedikitpun. Mungkin saja jika suatu hari nona kehilangan semuanya, menjadi sampah, dan tiba-tiba menjadi orang yang cengeng dan berbeda dengan dia sekarang, apa kau tidak akan gentar di sisinya?"


Shan Shie semakin geram dengan semua permainan kata Feng Shui, dia seketika meledak. "Konyol! Aku yang seharusnya meragukanmu di situasi ini bukan malah sebaliknya!"


Feng Shui tersenyum tipis. "Di situasi sekarang, bukan pilihan tepat meragukan ku. Jika nona tiba-tiba menjadi persis seperti yang di rumorkan, apa kau sendiri masih akan menganggapnya master?"


Tanpa menunggu jawaban Shan Shie, Feng Shui melesat pergi dengan ilmu meringankan tubuh sebelum dia menghilang dari pandangan Shan Shie dia berujar tenang. "Jika hari itu tiba saat nona memiliki tabiat yang menyedihkan dan lemah, aku harap kau tetap berjuang melindunginya."

__ADS_1


Shan Shie tidak menghalangi Feng Shui pergi, dia tidak bisa membaca karakter Feng Shui orang seperti apa. Sedetik yang lalu Feng Shui membuat Shan Shie meragukannya dan detik kemudian Feng Shui membuatnya dapat di percayai.


Apa Feng Shui baik atau tidak Shan Shie tidak mengerti dengan jelas karena batas kekuatan Feng Shui masih menjadi sebuah misteri baginya.


Saat Shan Shie menjentikkan ujung jari kakinya dan dia hampir melesat pergi, dia berhenti sejenak dan dia bergumam pelan. "Apa maksudnya master yang sesuai dengan rumor..?"


Jika tidak salah saat Shan Shie mendengar gunjingan dari orang-orang di kedai teh dan arak, ada sebuah rumor baik dan rumor buruk pada Lin Qiu Xi.


Rumor baiknya adalah terletak pada penampilannya. Sosok Lin Qiu Xi adalah sosok yang enak di pandang sampai membuat perempuan manapun berdecak kagum dan iri bersamaan, dan ketika orang melihat ke arah wajahnya, semua orang tidak tahan untuk terkesima dan seolah-olah mereka semua terbius dan tidak bisa berkedip.


Namun sosok yang seperti itu ada juga rumor jelek di belakangnya yang sebenarnya Lin Qiu Xi putri dari kaisar Lin Chen dari Nanfang adalah seseorang yang sangat cengeng, selain mudah untuk menangis dan selalu menggerutu Lin Qiu Xi adalah orang lemah yang tidak bisa melakukan apapun, dan bahkan merawatnya akan menghabiskan tenaga ekstra daripada merawat seekor keledai.


Hidupnya di sia-siakan oleh Lin Chen, dan Lin Qiu Xi sama sekali tidak pernah di anggap oleh sesama saudaranya menjadikannya sebatas orang yang di kucilkan dan terisolasi.


Dan ketika berhadapan dengan Cheng Ming sekalipun yang seorang selir, maka Lin Qiu Xi akan gemetar ketakutan dan sebelum menangis dia akan pipis di celana terlebih dahulu sampai-sampai membuat seluruh pelayan di kekaisaran menertawakannya dan menjadi bahan cemoohan.


Saat membayangkannya saja jika masternnya akan seperti itu, Shan Shie benar-benar merasa sangat mustahil.


Karena apa yang Shan Shie lihat dengan mata kepala sendiri, dengan apa yang di rumorkan jelas sangat berbeda dengan apa yang bisa dia percaya.


Bahwa Lin Qiu Xi tidak seperti dengan rumor.


Shan Shie melesat pergi dan melompat ke atap bangunan dan dia berhenti sejenak di sana, jika dia memikirkan kembali wajah Lin Qiu Xi, jelas lebih dari apa yang bisa di rumorkan.

__ADS_1


__ADS_2