Rumor Ratu Buruk Rupa

Rumor Ratu Buruk Rupa
Season 2. Tentu saja Qiuxi adalah orang paling kaya di antara mereka


__ADS_3

"Pelelangan selanjutnya adalah arak terbaik dari kota Chouyan! Arak Phoeni Ilahi yang hanya di produksi lima kendi kecil, dan juga sudah tersimpan selama seratus tahun!"


Seseorang yang mendengarnya segera bertanya. "Bagaimana bisa arak itu bisa ada di sini?"


Pelelangan Rumah Harta benar-benar bukan cuma pelelangan yang terkenal, namun harta dari kota Chouyan bisa sampai di lelang di sini sudah membuktikan koneksi Pelelangan Rumah Harta yang tidak bisa di ukur oleh orang-orang secara sembarangan. Sangat misterius, bahkan tuan muda Pelelangan Rumah Harta tidak pernah menampakkan diri dan ridak ada seorangpun yang pernah melihat tuan muda Rumah Harta itu sekalipun.


Yan Bijun mulai menjelaskan. "Kabarnya Arak Phoeni Ilahi masih tersisa dua guci kecil selama ratusan tahun. Jika seorang bangsawan ingin membelinya namun mereka tidak bisa mendapatkannya, aku curiga mungkin saja bukan uang yang mereka tawar untuk satu Arak Phoeni Ilahi."


Orang dari Pelelangan Rumah Harta mulai membuka kain yang menutupi kendi arak, **** kendi itu masih tertutup rapat tapi aroma harum langsung menyebar ke seluruh ruangan pelelangan.  Dan saat itu, seseorang berteriak keras. "Arak yang di tumbuk dari bermacam tanaman dari empat benua. Meninggalkan rasa menyegarkan juga manis selama tujuh hari setelah di minum, aromanya sangat harum. Arak yang membuat orang  pandai minum akan mabuk selama tiga hari tiga malam."


Qiuxi dia juga ingin mendapatkannya. Dia berkata pada Yan Bijun. "Harumnya sangat manis, apakah kau pernah mencobanya seperti ini?"


Yan Bijun menggelengkan kepalanya. "Belum pernah, tapi aku pernah mencoba arak yang sangat manis. Ku rasa tidak akan jauh berbeda dengan Arak Phoeni Ilahi, jika Master menginginkannya kita bisa mencoba mendapatkannya."


Yan Bijun juga orang yang sangat menyukai arak, dia juga orang yang tidak mudah mabuk. Pernah suatu kali Yan Bijun dan Qiuxi mendatangi kedai arak, mereka menghabiskan sekitar enam kendi tidak ada dari mereka yang mabuk, dan wajah mereka tetap sama.


Mendengar mereka sama-sama belum pernah mencobanya, Qiuxi tersenyum kecil. "Tidak perlu, kita coba dapatkan yang di sini."


Penawaran pertama di buka dengan harga yang cukup tinggi, sekitar seratus keping emas. Orang-orang yang tidak tahu kualitas Arak Phoeni Ilahi akan bungkam dengan harganya yang terlalu tinggi. Tiga puluh keping emas bisa di gunakan untuk membeli sebuah kediaman yang luas, seratus keping emas hanya untuk membeli arak kecil ini seperti pemerasan.


Namun seseorang yang mengetahui Arak Phoeni Ilahi tidak akan ragu untuk menawar dengan harga yang sangat tinggi. " Seratus dua puluh keping emas!"


"Seratus dua puluh tiga keping emas!"


"Seratus tiga puluh keping emas!"


Shi Wu berkata tenang. "Seratus lima puluh keping emas!"


"...."


Pelayan Pelelangan Rumah Harta menghela nafas, dan mengkerutkan kening. Jika kali ini barang yang terjual di dapatkan Shi Wu, dia akan berhutang serta menggunakan pelayannya untuk mengancam dengan mengacaukan rumah pelelangan. "Apakah ada yang masih menawar lagi?"


Shi Wu mengendus, melipat tangannya. "Kita lihat, apakah ada orang yang berani menawar harga tuan muda ini!"

__ADS_1


Shi Wu tertawa puas, setelah jeda lama dan palu hampir terketuk 'terjual' seseorang sudah menaikkan tawarannya.


"Dua ratus keping emas."


Perkataan itu terdengar sangat lembut dan menyenangkan telinga, di bawa dengan cara yang anggun. Tapi menurut Shi Wu itu seperti obor yang tersulut dan orang-orang di pelelangan mulai berbisik.


"Orang rendah mana yang berani menawar harga tuan Shi Wu?"


"Bahkan jika seseorang mendapatkan barang yang di incar tuan Shi Wu dia tidak akan kembali hidup-hidup. Paling ringan pelayan tuan Shi Wu akan mematahkan semua kakinya dan membuat dia cacat seumur hidup."


"Apakah kamu mendengar seseorang yang pernah menawar Gingseng lima puluh tahun, dia kembali dengan kaki terbelah karena menyinggung tuan Shi Wu."


"Ya! Tuan Shi Wu jika tidak bisa membelinya, dia memiliki pelayan kuat untuk merebutnya!"


Dan setelah itu, seseorang tiba-tiba bertanya. "Siapa nona muda yang  menaikan harga itu?"


Orang-orang mulai melihat seseorang dari blok lantai dua, mereka tidak bisa melihat begitu jelas. Hanya gaun merah menyala dan topeng keemasan yang menonjolkan identitasnya, seseorang yang mengenalinya langsung berteriak. "I-itu Alkemis Hantu?!"


"Sang Alkemis yang bisa membuat ramuan tingkat tujuh di umur tiga belas tahun yang itu, dia ada di sini?!"


"Betul, sangat di sayangkan."


Shi Wu sangat kesal bahwa barang yang dia tawar di naikkan oleh Qiuxi, meskipun marah tapi wajahnya tetap mencoba ekspresi biasa seolah dia tidak tersinggung sedikitpun. "Dua ratus lima keping emas."


Qiuxi tersenyum kecil. "Dua ratus lima puluh keping emas."


"Dua ratus lima puluh lima keping emas."


Sambil menikmati teh yang di tuangkan Yan Bijun, Qiuxi menaikkan tawarannya dengan lembut. "Tiga ratus keping emas."


Shi Wu mengepalkan tangannya dan dia menawar lagi. "Tiga ratus enam puluh keping emas!"


Yan Bijun menggelengkan kepala. "Meski orang bernama Shi Wu itu sangat kaya, dia terlalu pelit saat menaikkan harga. Lima sampai sepuluh keping emas setiap menawar ck ck."

__ADS_1


Qiuxi bertanya pada Lei Xia. "Apa kita membawa uang yang banyak?"


Lei Xia kemudian mengeluarkan kertas dan memeriksa jumlah keuangan mereka. Tentu saja para Pasukan Hantu telah menghasilkan uang sangat banyak untuk Qiuxi, dan diam-diam gadis itu menjadi orang yang lebih kaya dari Paviliun Seribu Obat yaitu tuan muda Bai Qingyun. Tapi Qiuxi hanya sedikit menggunakan uang Pasukan Hantu untuk kepentingannya sendiri, dia lebih suka menggunakannya untuk gaji para pekerjanya, tentu saja para Pasukan Hantu akan menerima gaji yang pantas dan bahkan dengan bayaran yang lebih tinggi dari Qiuxi.


Dan Lei Xia, secara khusus memegang keuangan Qiuxi alasannya Qiuxi terlalu malas dengan tumpukan kertas perak dan emas karena memenuhi cincin penyimpanannya.


Lei Xia segera berkata. "Master, kita membawa uang yang banyak. Tapi jumlah yang banyak bukan berarti cukup dengan segala hal, aku takutnya kita tidak bisa membeli barang selanjutnya."


"Berapa yang kita bawa?"


"Hanya seratus keping emas."


Yan Bijun mendengarnya dan mulai berkata. "Kita bisa menggunakan uang ku."


Lei Xia mengangguk cepat. "Ya master, uang ku juga."


"Tidak perlu." Entah kenapa Qiuxi merasa hangat, tapi matanya secara alami menyimpit sedangkan iris hitam di matanya tanpa sadar membuat Lei Xia tertegun sejenak. "Apa penghasilan Pasukan Hantu ku dan harga rune bisa membuat kalian berpikir bahwa master ini miskin?"


Lei Xia dan Yan Bijun segera tersenyum canggung, benar masternya adalah master yang membayar gaji mereka. Jadi tentu saja Qiuxi adalah orang paling kaya di antara mereka.


Mendesah nafas malas, Qiuxi menurunkan papan harga dari Rumah Harta yang dia pegang dengan jari-jari rampingnya, dia segera berkata dengan suara rendah dan tidak terlalu tinggi. "Karena seseorang sangat menginginkan Arak Phoeni Ilahi, aku akan berhenti dan menyerahkannya pada Shi Wu."


Menyerahkan pantatmu!


Shi Wu mengepalkan tangannya dengan keras, dia memang tetap mendapatkan arak Phoeni Ilahi. Namun awalnya dia mendapatkan hanya seratus lima puluh..


Sekarang menjadi tiga ratus keping emas!


Orang-orang di pelelangan seperti memperhatikan pertunjukan yang menarik, sangat jarang ada orang yang memukul mundur Shi Wu sampai sekarang.


Orang-orang menunggu ketukan palu terdengar, tapi seorang pelayan Rumah Harta segera berlari dan menyerahkan catatan hutang Shi Wu selama membeli barang di pelelangan.


Ketukan palu Rumah Harta terdengar. "Terjual! Untuk Nona muda di blok lantai dua."

__ADS_1


Mereka kemudian melanjutkan dan berbicara pada Qiuxi. "Kami tidak bisa menjualnya pada tuan Shi Wu karena hutang anda sudah melebihi warna merah di pelelangan Rumah Harta, jadi kami akan menjualnya pada nona muda ini."


__ADS_2