
Qiuxi mengeryitkan keningnya karena dalam cerita yang sebenarnya tidak ada kemunculan rubah seperti ini di plot apapun dan saat dia membuka matanya, sistem kembali berdering.
[Ding! Karena luka ini di akibatkan karena menjalankan misi, sistem akan membantumu menghapus rasa sakitnya~]
Qiuxi terkejut dengan semua rasa sakit yang di akibatkan jarum Nie Yu yang menghujani kulit-kulitnya tiba-tiba saja tidak terasa apapun, dia mengeryitkan keningnya dan bertanya pada sistem. "Dalam seumur hidup aku mengalami trasmingrasi, kamu baru kali ini bisa berguna."
Sistem, [....]
Untuk melindungi sosok Lin Qiu Xi rubah itu kemudian bergerak cepat menuju Nie Yu dan bersiap mengembungkan mulutnya bersiap menembakkan apa yang ada di dalam yaitu batu-batu yang mirip dengan bongkahan es.
Batu es itu melesat cepat ke arah Nie Yu dan di sisi lain Nie Yu menembakkan puluhan serangan yang secara otomatis darah Nie Yu seakan bisa memotong batu itu menjadi beberapa bagian.
Kornea mata berwarna ungu milik Nie Yu mengkilat saat dia melihat batu es yang di layangkan oleh rubah putih itu langsung mengudara di atasnya dan semua sisinya sangat keras dan terlihat padat yang menandakan seberapa fatalnya jika mengenai kulit bisa menimbulkan luka berdarah.
Semakin Nie Yu memotong batu-batu yang di lemparkan oleh rubah putih yang melindungi Qiuxi, bekuan es itu akan menjadi lebih banyak dari sebelumnya dengan ukuran yang lebih kecil sampai ratusan yang melayang di udara.
Mata Nie Yu seketika berubah menjadi merah gelap mata seorang kultivator yang menempuh jalan iblis. "Tidak terlalu buruk untuk kemampuan seekor hewan peliharaan."
Dia melangkah mundur mengambil jarak sambil melawan, Nie Yu mengangkat satu tangannya dan seketika ribuan tetesan darah dari tekniknya langsung menyerbu rubah putih salju itu dengan Qiuxi di belakangnya.
Teknik kultivator iblis Nie Yu hanya darah, namun ketika berbenturan dengan kerasnya bongkahan es milik rubah salju suaranya mengeletak seperti besi yang menghancurkan.
Rubah salju itu melirik bahwa Nie Yu sama sekali tidak menyentuh Rong Feiyin membuatnya mengangkat sedikit radian yang menyembunyikan taringnya.
Rubah itu hanya memprioritaskan untuk membawa Lin Qiu Xi, dan untuk Rong Feiyin.. dia sama sekali tidak peduli.
Dan setelah beberapa saat, rubah putih itu semakin menyerang Nie Yu dengan bongkahan es yang tajam, sedangkan Nie Yu bergerak menghindar beberapa langkah ke belakang, dan saat dia menghindar maka serangan batu es itu seolah-olah pedang dingin yang menembus ke tanah.
Sring!
__ADS_1
Tidak berhenti di situ bongkahan es tidak terhitung jumlahnya juga melesat ke leher Nie Yu, mata Nie Yu terbuka lebar dan dia hampir tidak bisa menghindari serangan mendadak tapi dia bisa merasakan perih di pipinya yang sepertinya telah tergores.
Merasakan luka perih di pipinya, Nie Yu mengusapnya secara kasar. "Kau meskipun seekor rubah yang tidak memiliki otak! Tapi beraninya melukai wajah seorang wanita?!"
Nie Yu berkata marah saat dia menatap rubah salju itu yang memaksa Nie Yu merapalkan mantra sambil tangannya mengunci rubah putih itu dengan matanya.
"Siapapun dari kalian bertiga, aku Nie Yu tidak akan membiarkan kalian memiliki nafas terakhir!"
Badai darah langsung menerjang membuat pusaran angin kuat dan langsung menggores kulit selayaknya ribuan pedang tajam dari segala arah.
Jlep!
Dalam kedipan mata rubah itu merasakan benda tajam berwarna merah menembus tepat ke perutnya yang langsung membuat rubah putih itu muntah seteguk darah hitam dan wajahnya langsung berubah memucat.
Melihat rubah putih yang melindungi kedua gadis itu telah tertembus jarum tepat di daerah dadanya, Nie Yu tertawa kecil. "Inilah akibatnya jika kalian menggores wajahku, akan terlihat cacat saat aku bercermin itu akan sangat memalukan."
Karena tidak bisa menemukan Qiuxi ataupun Rong Feiyin, dia kemudian melirik sosok rubah itu yang sudah berubah menjadi kristal es yang membeku.
Melihatnya, Nie Yu langsung mencengkram erat kedua tangannya. "Sialan! Mereka melarikan diri dariku! Jika aku bisa bertemu mereka, aku akan membuat kehidupan mereka berada di bawah kendaliku sebagai boneka mayat!"
*
Saat sampai di tempat yang agak jauh dari Nie Yu rubah itu tidak tahan untuk berbatuk seteguk darah dan darahnya langsung mengubah hijaunya rumput di tanah menjadi hitam darah dengan bau yang sangat anyir, dan wajahnya sangat pucat seperti orang yang hampir mati.
Rubah itu berhasil melarikan diri dengan mengorbankan ekornya untuk membuat klonignya sendiri saat bertarung dengan Nie Yu, namun sebelum dia melarikan diri sebelumnya serangan Nie Yu sudah lebih dulu menembus perutnya sampai ke bagian belakang.
Tidak jauh darinya adalah Qiuxi yang sudah lebih dulu menginjakkan kakinya di atas tanah dan meloloskan diri dengan selembar kertas rune dan di sebelahnya ada Rong Feiyin yang dia bawa secara paksa dari sana.
Saat ini, Qiuxi berkata pada Rong Feiyin. "Berhenti menyerahkan dirimu sebagai tumbal untuk kutukan desa atau apapun itu, sebenarnya kau hanya akan di gunakan sebagai wadah mempertahankan usia dengan jalur kultivasi Iblis."
__ADS_1
Rong Feiyin yang melihat Nie Yu secara langsung tentu saja bisa percaya dengan apa yang di bicarakan Qiuxi. "Tapi.. apa yang bisa aku lakukan? Meski untuk awet muda bagaimanapun desa tetap takut dengan kultivasi Iblis seperti perempuan tadi."
Mendapatkan luka dari pertempurannya dengan Nie Yu tadi, Qiuxi berbatuk beberapa kali. "Masalah itu serahkan saja kepadaku, aku akan mengurus semuanya dengan sangat terpaksa."
Rong Feiyin, "...."
Setelah diam sejenak, Rong Feiyin tersenyum kering. "Kita baru saja bertemu, bagaimana aku menjadi orang yang memaksamu untuk meredakan krisis desa?"
Qiuxi mendesah nafas dan dia ingin sekali mengumpat tepat di wajah sistem yang ada di dalam kepalanya!
Karena berbatuk seteguk darah dari serangan Nie Yu tadi Qiuxi menjadi malas untuk berbicara dan dalam sekejap suasana hutan menjadi sunyi, hanya suara jangkrik spiritual yang saling bertautan dan tiba-tiba mata merah ruby memandang ke langit malam, ke cahaya rembulan dan saat kakinya menapaki tanah di hadapan Qiuxi.
Qiuxi melihat ke arah rubah putih itu dengan sedikit terkejut.
Dia juga melihat cahaya kecil berwarna kuning terbang tidak tentu arah yang hampir jatuh. Pencahayaan kunang-kunang spiritual yang terang redup, dalam kedipan mata kunang-kunang itu jatuh dengan pencahayaan yang tidak lagi menyala seperti rubah misterius itu yang tiba-tiba jatuh di depan mereka.
Dan sebelum rubah itu tiba-tiba pingsan, melihat Lin Qiu Xi mengalami goresan dari pertempurannya dengan Nie Yu tanpa di sadari mata merah ruby itu mulai berkaca-kaca, tidak lama kemudian mengeluarkan air hangat yang asing bagi dirinya sendiri.
Qiuxi terdiam beberapa saat sebelum dia bertanya dengan sistem. "Aku tidak ingat sampai akhir ada seekor rubah yang akan muncul di cerita aslinya."
[Kenapa kau pusing? Dari awal kau pertama kali membangkang dari misi ini juga sudah sangat memusingkan!] Sistem menggelengkan kepalanya.
[Kau tidak jadi menikah dengan Xiao Sishan, kau juga bukan Lin Qiu Xi gagap ataupun yang lemah melainkan jenius rune, pemimpin dari organisasi pembunuh bayaran dan tuan Wajah Topeng Kabut. Di dalam cerita aslinya sistem juga tidak ingat jika semua itu pernah terjadi!]
Qiuxi, "...."
Karena pernah ada karakter dadakan seperti Xi Ze di dalam lautan pengetahuannya dan Guru Besar Fei yang sebenarnya tidak ada di novel aslinya, mungkin saja rubah itu termasuk sosok yang misterius.
"Lupakan itu, apa kau bisa menyembuhkan lukanya?"
__ADS_1