
Dengan ilmu meringankan tubuh, Chen Yu seketika keluar dari kawasan pasar gelap dan lebih memilih mendarat di desa Huiyi, dekat wilayah kekaisaran Nanfang.
Chen Yu segera berkata pada Xiao Boa. "Aku ingin memeriksa di sekitar Nanfang, jangan di adukan pada kakak master jika aku keluar dari pasar gelap tanpa memberitahunya."
Xiao Boa langsung berdesis. "Itu tergantung seberapa besar kau akan membayar ku!?"
Karena desa Huiyi dekat Kekaisaran Nanfang, maka tidak heran jika penduduk Nanfang berlalu lalang di desa ini. Namun perhatian Chen Yu begitu penasaran pada seorang pria tua berumur limapuluhan tahun yang terlihat begitu di takuti penduduk sekitar dan seorang perempuan cantik berumur dua puluhan tahun bersama pengawalnya yang bertopeng.
Melihat kejanggalan itu Chen Yu berkata pada Xiao Boa dengan transmisi suara, agar tidak ada yang mendengar perkataan mereka selain penggunaannya saja. "Itu.. kakaknya, kakak master kan Xiao Boa? Lin Sili.."
Xiao Boa mengamati perempuan berumur dua puluhan tahun itu dan dia menggelengkan kepalanya. "Aku tidak tahu, jadi perempuan itu yang bernama Lin Sili?"
"Tapi kenapa dia membawa pengawal dengan Praktisi ranah lemah begitu?" Yang di maksud Xiao Boa ranah lemah adalah pengawal Lin Sili yang menggunakan Topeng yang hanya praktisi dou shi, yang seperti segelintiran semut di mata Xiao Boa yang notabene raja binatang spiritual.
Chen Yu menggelengkan kepalanya dan berdecak iri. "Itu lebih baik dari ku kan? Aku hanya ranah dou zhe."
"Meskipun kau masih ranah dou zhe tapi qigong atau ilmu meringankan tubuh mu itu membuatku terkejut, itu sama dengan kecepatan qigong seorang dou ling." Xiao Boa banyak berpikir Karna penasaran dengan latar belakang ChenYu. "Aku tidak yakin jika kau hanya seorang pencuri sebelumnya."
Chen Yu tersenyum. "Aku memang seorang pencuri."
__ADS_1
Sambil mengingat kisah masa lalunya, Chen Yu berkata dengan senyuman tipis di bibir. "Aku hanya mengingat beberapa orang membuatku pingsan, saat tersadar aku berada di benua tengah ini. Sejak itu aku memulai hidup dengan di pukuli karna ketahuan mencuri, tapi terimakasih pada Senior Feng, berkatnya aku bertemu kakak master yang bisa membuat ku bukan menjadi seorang pencuri yang di pukuli semua orang lagi.''
Chen Yu berasal dari luar benua tengah? Membuat penasaran Xiao Boa semakin tinggi. "Kau berasal dari benua lain?"
Setelah tergagap agak lama, akhirnya Xiao Boa bertanya. "Jadi dari mana kamu berasal?
Chen Yu kemudian menunjuk ke arah Lin Sili sebelum dia berjalan mengikutinya, dia menggelengkan kepalanya. "Itu tidak penting sekarang Xiao Boa kau bisa menanyaiku kapanpun nanti, tapi aku tidak yakin bisa menjawab pertanyaan mu. Sekarang kita fokus saja pada yang di depan mata kita menyelidik Lin Sili yang terlihat sangat mencurigakan itu."
Chen Yu dan Xiao Boa kemudian terus mengikuti mereka sampai berhenti di sebuah kedai. Di kedai yang mereka amati, Lin Sili terlihat berkata pada pria berumur lima puluh tahunan. "Penatua Wang, aku pastikan akan memberi anda kompensasi yang memuaskan dan putri ini bisa berjanji bayaran yang akan kamu dapatkan tidak pernah akan mengecewakan."
Penatua Wang tersenyum sinis. "Aku tidak tahu kau akan sanggup membayar ku apa tidak, aku yakin jika uangmu akan habis lebih dulu untuk bayaran Wajah Topeng Kabut yang sangatlah tinggi itu, aku dengar kau juga menyewa pemimpin dari Hantu Pembantai Iblis, apa kau sempat meragukan kemampuan ku?"
Saat perkataan Lin Sili jatuh, tiba-tiba seseorang mendobrak pintu mereka dan berteriak panik. "Penatua Wang! Penatua, ada kabar buruk dari Perguruan Bukit Darah!"
Bahkan sebelum Penatua Wang bertanya, seseorang itu langsung kembali berteriak dengan suara memperihatinkan. "Perguruan Bukit Darah di bantai oleh para Hantu Pembantai Iblis bahkan semuanya tidak ada yang bisa keluar dengan hidup-hidup, penatua ini adalah kehancuran organisasi kita dan Wajah Topeng Kabut adalah dalang di balik semuanya!"
"Apa?!" Penatua Wang yang mendengarnya langsung memecah cangkir arak yang dia pegang sampai hancur berkeping-keping, dia tidak tahu harus bersyukur karena saat pembantaian besar-besaran itu terjadi dia tidak ada di sana, atau menangis karena dukungannya sekarang sudah benar-benar lenyap.
Namun yang jelas saat mendengar kabar itu wajahnya langsung berubah menggelap dan menghitam. "Wajah Topeng Kabut!"
__ADS_1
Dia juga langsung melirik ke arah Lin Sili. "Jika kau bekerjasama dengan pembantai sepertinya, maka perjanjian mu dengan kami berakhir di sini!"
Penatua Wang akhirnya meledak-ledak. "Apa kau mengira Perguruan Bukit Darah bisa di rendahan seperti ini dan kau ingin membuat kami memiliki keterlibatan dengan orang yang menghancurkan perguruan kami sendiri, Lin Sili!"
Lin Sili juga baru mendengar kabar kehancuran Bukit Darah dalam waktu semalam itu, jadi di hadapi penatua Wang yang marah dia berkata takut sampai semua kulitnya berkeringat dingin seolah-olah ketenangannya yang sebelumnya langsung menguar seketika, dia berkata dengan tergagap. "Pu-putri ini juga baru tahu mengenai kabar seperti ini.."
Penatua Wang melihat ke arah pengawal bertopeng Lin Sili dan dia segera memukulnya sampai berbatuk seteguk darah, Lin Sili yang melihatnya langsung panik, dia kemudian berteriak. "Tunggu dulu, putri ini memiliki saran!"
"Bukankah jika putri ini menyewa Wajah Topeng Kabut Shan Shie untuk membunuh adikku sendiri Lin Qiu Xi, bukankah kamu juga akan memiliki peluang untuk membalaskan dendam padanya karena telah menghancurkan Perguruan Bukit Darah!? Penatua Wang, pikiran baik-baik bukankah dengan begini sama saja melempar satu batu pada dua burung? Kita bisa mencapai tujuan kita masing-masing di waktu yang bersamaan!"
Chen Yu dan Xiao Boa yang mengawasi mereka dari kejauhan, berkata dengan transmisi suara mereka. "Apa Lin Sili mempunyai anak? Kenapa kakek itu mengatakan pelayanan bertopeng anak Lin Sili? Dari pada Lin Sili, terlihat lebih tua yang memakai topeng kan Xiao Boa?"
"Aku tidak tahu, kita kembali dan melaporkan ini pada mastermu saja." Xiao Boa menggelengkan kepalanya sebelum dia berkata dengan transmisi suara yang mereka masih mengawasi percakapan Penatua Wang dan Lin Sili.
Penatua Wang berkata dengan lebih dingin dan mengencam. "Baiklah, tapi jika rencanamu gagal sebagai gantinya aku akan membunuhmu!"
"Tentu saja Penatua Wang." Lin Sili dengan senyuman tipis, meskipun senyumannya terlihat tenang tapi dia sangat ketakutan dengan ancaman penatua Wang.
Chen Yu yang bersembunyi pada jarak tertentu dia langsung melesat pergi menggunakan ilmu meringankan tubuh saat dia berkata pada Xiao Boa. "Aku rasa informasi tadi cukup, jangan terlalu lama atau mereka akan menyadari keberadaan kita."
__ADS_1
Xiao Boa mengangguk setuju dan dengan jentikkan ujung jari kaki Chen Yu, mereka kemudian lenyap dari sana yang dari awal sampai akhir hawa keberadaan Jenderal Hantu itu tanpa bisa di sadari oleh satu orangpun seolah-olah mereka tidak pernah ada di sana.