
Fang Li turun dari kuda dengan sangat anggun dan menjawab pertanyaan Baili Yulai, seolah-olah pertanyaan itu memang di tunjukkan padanya.
"Itulah sebabnya aku datang menyusul tuan muda Bai untuk menghindari hal yang tidak perlu. Seperti hal sia-sia yang sedang kamu lakukan sekarang. Yakinlah putri Yulai, aku tidak akan membiarkan itu terjadi."
Saat mendengarnya Baili Yulai tiba-tiba tertawa keras. "Benarkah? Lalu cobalah wujudkan apa yang kamu katakan itu?!"
Tepat setelah Baili Yulai selesai mengatakannya, tali yang mengikatnya dan Qiuxi telah sepenuhnya terpotong. Dan dalam sekali hembusan nafas dia mendorong mereka untuk langsung jatuh ke bawah jurang.
Karena tempat berdiri Fang Li lebih dekat dengan keduanya, dia secara alami akan terjun untuk meraih tali-tali mereka, dia kemudian melesat menggunakan pedang sebelum terbang menuju Baili Yulai dan Qiuxi.
Tapi sebelum Fang Li sempat memegang salah satu tali mereka, dia lebih dulu di ledakkan oleh trik kecil Baili Yulai.
Baili Yulai dengan cepat melemparkan kertas peledak di bawah pedang Fang Li, membuat dia terpental dari pedangnya dan jatuh bersama.
Tiga orang jatuh secara bersamaan ke dasar jurang.. tepat di hadapannya. Tiba-tiba Bai Qingyun tidak bisa berfikir secara rasional.
Siapa yang harus dia selamatkan?
Dia tidak akan sempat menyelamatkan dua atau semuanya, tapi dalam posisi keadaan terdesak sekarang yang menyangkut kehidupan orang lain, maka secara alami seseorang akan meraih apa yang paling penting dalam hidup mereka.
Seolah-olah Bai Qingyun akan takut jika dia tidak punya kesempatan untuk meraih tangannya.
Baili Yulai terkejut, begitu juga Fang Li. Orang yang di selamatkan Bai Qingyun agar mengharapkan untuk tetap hidup, adalah orang di luar perkiraan Baili Yulai.
Di bawah tekanan udara yang kuat mereka tidak ada yang berniat untuk berbicara, seakan mereka siap menghadapi kematian dengan tenang.
__ADS_1
Baili Yulai melihat ke arah Qiuxi yang sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda pergerakan, seolah dia adalah batang kayu.
Dia lalu bergumam sendiri. "Sebenarnya apa yang telah aku lakukan?"
Sambil mulai memejamkan matanya, Baili Yulai kembali berbicara. "Tapi tidak apa-apa.."
Pada saat jatuh tekanan udara kuat menusuk telinga mereka, di antara batu curam dan rotan-rotan tajam memberi pukulan perih. Fang Li melihat ke tangannya yang di tarik kuat oleh orang lain. Dia melihat bagaimana ekspereksi di wajah pria itu.
"Tuan muda Bai, kenapa kau malah menyelamatkan ku dan malah bukan putri Lin Qiu Xi?"
Bai Qingyun semakin mengeratkan tangannya dan dia tidak akan membiarkan tangannya melesat, tidak ada keinginan untuk melepaskan tangan yang dia pegang saat ini setelah mengeluarkan upaya keras. Bai Qingyun masih menunjukkan senyuman yang sangat ramah, tapi di matanya jelas rasa khawatir belum bisa hilang.
"Aku juga ingin bertanya, kenapa aku menyelamatkan mu?"
Dia segera menarik Fang Li untuk mengendarai pedang bersama, pedang itu sangat kecil dan tipis hanya bisa menampung dua orang. Sebelum rasa menyesalkan membayangi sisa hidup Bai Qingyun, karena tidak bisa menyelamatkan Baili Yulai dan juga Qiuxi. Dia melihat dua bayangan hitam terbang ke salah satu dari mereka untuk menyelamatkan Baili Yulai dan Qiuxi.
Berdiri di atas pedang, Tang Jiao masih memeluk Baili Yulai. Dia kemudian mengeluarkan jubah Lembah Ziyingnya untuk menyelimuti tubuh Baili Yulai. "Saat aku bertemu dengan mertua Ying, aku merasakan firasat buruk. Syukurlah aku datang tepat waktu."
Baili Yulai merasa buruk, bahkan perasaan rasa bersalah untuk Tang Jiao menjadi lebih besar dari pada sebelumnya. Dia melihat ke wajah Tang Jiao yang tidak menunjukkan jejak kemarahan, kemudian dia merasa lega. Sebenarnya dia telah buta, buta karena tidak melihat ketulusan Tang Jiao pada dirinya.
Benar apa yang di katakan Tang Jiao, 'Syukurlah.' Benar! Syukurlah bahwa Baili Yulai mempunyai kesempatan hidup untuk lebih menghargai perasaan Tang Jiao untuk seterusnya.
Berdiri di sisi lain, bayangan yang tidak perlu menggunakan pedang untuk terbang sudah membungkus erat tubuh Qiuxi ke dalam pelukannya. Dia memiliki ketinggian hampir mencapai dua meter, ketika tubuh gagah itu di dekatkan dengan tubuh Qiuxi, maka tubuh Qiuxi terlihat jauh lebih mungil dan itu memudahkannya untuk langsung tenggelam ke dada bidangnya.
Dia adalah seorang pria misterius yang memiliki tekanan luar biasa, ketika dia mendapati jalur pernafasan Qiuxi tidak teratur. Dia langsung tanpa ragu mengeluarkan aura hitam sesak di sekitar tubuhnya, tekanan yang mendominasi itu langsung membuat semua mahkluk hidup di sekitarnya merasakan kesulitan untuk bernafas. Gunung-gunung seakan ingin meledak mengeluarkan seteguk isinya. Dan jurang di hadapan mereka semua, perlahan tanahnya terkikis ke atas. Burung-burung segera berhamburan dari hutan juga memekik mengeluarkan suara jeritan mencicit seperti semburan kapas yang di lemparkan secara kacau.
__ADS_1
Target dari tekanan besar itu adalah empat orang yang sedang mengendarai pedang. Tang Jiao dan Bai Qingyun di hadapi dengan kekuatan seperti itu, mereka langsung terbanting ke dasar tanah dengan orang di pelukan mereka. Hanya dengan tekanannya saja sukses untuk membuat mereka semua mengeluarkan seteguk darah, sebelum mereka mengalami luka serius oleh pria asing itu. Tiga orang lainnya segera datang dalam sekejap mata tabir sudah terpasang di hadapan mereka.
Salah satu wanita yang datang adalah Nan Yue, sambil memblokir tekanan menggunakan tabir untuk melindungi mereka. Dia memberanikan diri untuk berkata pada pria itu. "Lo-lord ku. Tenanglah! Perhatikan emosi anda baik-baik atau semuanya di sini bisa hancur!"
Yin Yifai dan sosok yang seperti kakak Nan Yue itu hampir kewalahan saat mempertahankan tabir mereka untuk memblokir tekanan Yin Jinze.
Tapi Yin Jinze tidak berniat untuk menurunkan tekanannya sedikitpun setelah dia tahu, dia merasakan tubuh dingin orang di pelukannya serta wajah pucat yang seolah-olah tanpa nyawa sudah cukup membuat semua ekspereksi di wajahnya menjadi memperhatikan dan menyeramkan.
Dan dia kemudian dengan acuh membuat kekuatan kebencian itu mulai merembes keluar menjadi lebih besar dari pada sebelumnya, dan ketika kekuatan yang dia keluarkan membeludak tanpa pandang bulu maka langsung membuat tiga tabir yang terpasang beberapa detik sebelumnya sudah hancur seperti kaca yang rusak, dan patah menjadi berkeping-keping.
Tanpa memperdulikan bagaimana orang lain kesulitan atau mengancam nyawa mereka. Mata Yin Jinze masih memandang ke mata tertutup Qiuxi, mengangkat tangannya dan menyentuh lembut wajah Qiuxi sebelum membelainya dengan hati-hati. Dengan penuh kehati-hatian seolah orang di dalam pelukannya adalah sebuah kertas tipis yang dingin dan tangannya adalah air panas. Dia takut hanya dengan menyentuhnya keberadaan Qiuxi di pelukannya bisa menguap dan menghilang dari dunia ini.
Menyentuh kulit dingin dengan buku-buku jarinya, wajah Yin Jinze sudah agak berubah. Wajahnya yang dingin dalam kelumpuhan wajah yang biasanya sekarang menjadi lebih gelap, dan untuk waktu yang lama, pandangan matanya dengan enggan pergi dari wajah pucat Qiuxi.
Hanya dengan satu kata Yin Jinze merubah keseluruhan udara menjadi lebih berat, aura yang keluar jauh lebih menyeramkan dan mengancam.
"Siapa?"
Kali ini Baili Yulai sudah pingsan saat merasakan tekanan dari Yin Jinze. Untuk Tang Jiao, Bai Qingyun dan Fang Li mereka kesulitan untuk membuat diri mereka agar tetap sadar, bahkan mereka hampir menyusul Baili Yulai untuk pingsan.
Dan saat mendengar ucapan Yin Jinze yang di selimuti tekanan tertentu, mereka hampir di paksa kembali mengeluarkan seteguk darah keluar dari mulut mereka, kemudian wajah mereka berubah menjadi sepucat wajah Qiuxi. Perbedaannya adalah mereka mengeluarkan keringat dingin, dan tubuh mereka mengalami gemetar, terlihat begitu menderita daripada keledai yang mau disembelih.
Sebenarnya kultivasi mereka tidak dalam keadaan lemah. Keduanya adalah seorang Zhongshi sebagai Tuan Muda dari Lembah dan Paviliun besar. Bisa di katakan dari jumlah milenium terakhir, hanya seratus orang yang memiliki bakat luar biasa dengan kekuatan besar seperti mereka menjadi Tang Jiao dan Bai Qingyun adalah salah satu dari beberapa jenius yang lahir seribu tahun sekali.
Bukan hanya memiliki kultivasi tinggi, kemampuan beladiri mereka membuat orang-orang tidak akan berani menyinggung keduanya.
__ADS_1
Tapi di hadapan pria misterius itu, bukan hanya di jatuhkan seperti layang-layang putus. Mereka bahkan tidak punya kesempatan untuk melawan saat di gertak secara buta.
Siapa sebenarnya pria ini?