Rumor Ratu Buruk Rupa

Rumor Ratu Buruk Rupa
Season 2. Feng Shui, sebenarnya kemana dia pergi?


__ADS_3

Shan Shie mengambil pedang kayu dan melemparkannya ke arah Mei Rui yang di tangkap dengan sangat mulus, dalam genggaman tangan gadis itu mulai terlihat tekat kuat bagi Mei Rui untuk belajar seni beladiri agar dia bisa melindungi sosok Alkemis yang telah menyembuhkannya. Dan untuk membalas semua kebaikan yang pernah di berikan oleh Lin Qiu Xi, Mei Rui rela untuk memberikan nyawanya dan semua yang dia miliki agar tidak pernah mengecewakan sosok gadis berjubah merah yang sudah menyembuhkan penyakitnya yang tidak bisa di sembuhkan oleh tabib manapun.


Mei Rui menggepal kuat pangkal pedang kayunya dan dia harus menjadi orang kuat agar bisa melindungi sosok Lin Qiu Xi dan Mei Miyan yang sekarang dia anggap sangat berharga.


Seolah tahu apa yang ada di dalam kepala Mei Rui, Shan Shie berkata dengan suara rendah. "Tekat kuat baja saja tidak akan cukup untuk melindungi seseorang dan kekuatan tidak cukup untuk mempertahankan seseorang."


Entah perkataan Shan Shie di tunjukkan pada Mei Rui atau dirinya sendiri di masa lalu waktu dia kehilangan istrinya, dia memiliki tekat yang keras dan kekuatan yang tinggi namun tetap saja dia menjadi seorang Wajah Topeng Kabut sekalipun, dja tidak bisa melindungi seseorang yang berarti di hidupnya.


Mei Rui melayangkan tebasannya ke udara untuk pemanasan dengan sangat kuat. "Aku hanya perlu berusaha! Jika masih belum cukup aku akan mencobanya lagi agar bisa melindungi Alkemis!"


Mei Rui kemudian menarikan teknik yang di ajarkan Shan Shie padanya dan dia kembali berteriak. "Jika gagal aku akan mencoba lagi dan lagi sampai kesempatan berusaha menghilang aku tidak akan menyerah! Aku akan menjadi kuat agar bisa melindungi mereka berdua!"


Shan Shie tersenyum melihat daun muda yang begitu bersemangat, dia lalu mengambil pedang kayu untuk menjadi lawan tanding latihan Mei Rui dan mereka kemudian saling bertukar puluhan serangan kecil.


"Apa kamu pikir master kekurangan orang untuk melindunginya? Di bandingkan dirimu yang lemah, ratusan pasukan Hantu Pembantai Iblis akan lebih dulu melakukannya sebelum kamu sempat berfikir untuk melindunginya."


Dalam secepat mata pedang kayu Shan Shie sudah bertengger mulus di sisi leher Mei Rui dan Shan Shie kemudian berkata dengan suara rendah. "Kau yang berlatih ilmu beladiri hanya akan mengantar mayat mu sendiri, tidak lebih."


Perkataan Shan Shie memang tajam, dia hanya melontarkan untuk mengetahui jawaban Mei Rui dan di sisi lain Mei Rui terperangah merasakan kayu keras sudah menggores kulit di lehernya. "Sudah aku bilang, aku akan tetap melakukannya dan bahkan jika Alkemis tidak butuh perlindungan dari orang lemah sepertiku aku akan tetap berusaha untuk melindunginya!"


Mei Rui membuat pola serangan dari jarak dekat mengunakan kaki dan tangannya, hanya dalam hembusan nafas pedang kayu Shan Shie sudah meninggalkan sisi leher Mei Rui.


Shan Shie menarik pedang kayunya cepat, dan melihat sorot mata tajam Mei Rui. Sebelum menyadarinya Shan Shie sudah lebih dulu melihat pedang kayu Mei Rui telah menyentuh tepat ke arah perutnya.

__ADS_1


"Guru, kau lengah di hadapan murid baru ini." Mei Rui tersenyum kecil dan dia mengepal kuat pangkal pedang di kayunya.


Saat melatih Mei Rui, Shan Shie bisa menemukan jika Mei Rui memiliki kemampuan untuk menguasai medan sangat tinggi dan dengan kepintarannya akan lebih cepat membalikkan situasi yang mengancam seperti sekarang ini dan membalikkan keadaan sesingkat mungkin yang padahal kultivasi Shan Shie sangat tinggi yaitu berada di tahap duo ling!


Shan Shie tidak tahan untuk terkejut dan dia tiba-tiba mengigil saat tahu bakat-bakat moster dan orang-orang yang berkemampuan khusus telah berhasil tunduk di tangan kecil masternya yang masih berusia tiga belas tahun Lin Qiu Xi seorang gadis kecil yang memiliki mata iris hitam yang menundukkan, dan sosok itu yang selalu memakai gaun berwarna merah darah sebagai ciri khasnya dan sekaligus sosok yang tidak mudah untuk di singgung oleh siapapun.


*


Qiuxi membungkukkan setengah badannya saat memenuhi panggilan Lin Chen.


"Salam ayah kaisar.."


Lin Chen menatap putrinya sedikit merasa bersalah, karena dia ingin membahas perjodohan Lin Qiu Xi dengan Beifang untuk membantu meningkatkan pemerintahan kekaisaran Nanfang yang sedang melemah setelah kasus internal mereka sebelumnya. Tapi melihat Lin Qiu Xi di depannya, mata Lin Chen sedikit takut saat dia mengetahui identitas sebenarnya dari Lin Qiu Xi adalah seorang pemimpin dari organisasi pembunuh bayaran yang paling terkenal di dunia persilatan selama beberapa saat ini.


[Ding.]


[Misi ketiga telah datang~]


Sistem berputar secara otomatis. [Misi ketiga adalah menerima pernikahan dengan kaisar yang sangat jelek, dan yang memiliki obesitas membeludak sampai-sampai orang yang melihatnya akan mendengus jijik, silahkan anda untuk menerimanya~]


"...."


Qiuxi tertawa sakit. "Jika aku tidak mematuhi misi kali ini, apa konsenkuensinya?"

__ADS_1


Sistem kembali menjelaskan. [Esensi kehidupan anda tinggal 50% jika tidak menerima pernikahan dengan kaisar buruk rupa ini, maka akan ada pengurangan nilai -40%]


Qiuxi, "...."


Kenapa pengurangannya tinggi sekali? Jika dia tidak menjalankan misinya, maka nyawanya tersisa 10%?


Qiuxi langsung membuyarkan sistem di kepalanya dan dia tidak menunjukkan reaksi khusus dan hanya berkata pada Lin Chen di depannya. "Jika ini untuk rakyat, maka putri ini bisa menyetujuinya."


Lin Chen tersenyum samar pada putrinya secara tidak langsung Lin Qiu Xi menjadi alat politik untuk kemakmuran rakyat Nanfang.


Setelah jeda sejenak tiba-tiba Qiuxi berujar tenang dan dengan suara rendah. "Apa ayah kaisar tahu keberadaan ibu permaisuri di mana sekarang ini?"


Mendengar pertanyaan Lin Qiu Xi yang mempertanyakan keberadaan ibunya, perlahan alis Lin Chen berangsur-angsur melemas dan meskipun dia tanpa berkata sepatah katapun jawabannya sudah bisa tangkap oleh siapapun hanya dengan melihatnya saj.


Qiuxi hanya mendesah nafas bertanya pada orang yang pastinya tidak akan mengetahui keberadaan Xiang Xiang yang bahkan beberapa pasukan Hantu Pembantai Iblis yang Qiuxi kerahkan selama tiga bulan ini tidak mendapatkan informasi apapun mengenai keberadaan Xiang Xiang di manapun. Jadi daripada membuang napas secara percuma untuk bertanya pada Lin Chen lebih jauh, maka Qiuxi lebih baik untuk tidak bertanya lagi.


Setelah kembali ke kediamannya, Qiuxi hanya duduk malas-malasan sambil menyesap cangkir teh di dekat jendela kamarnya seperti biasa dan dia mengangkat radian alisnya ke atas saat merasakan teh hangat yang dia minum tidak seenak buatan Feng Shui.


Tidak tahu keberadaan di mana Xiang Xiang yang menjadi ibu Lin Qiu Xi aslinya, dan tidak tahu keberadaan Feng Shui setelah kejadian kemarin, Qiuxi ingin sekali memijat kepalanya yang tiba-tiba berdenyut.


Qiuxi lalu melihat teh di cangkirnya sendiri yang memantulkan sebagian wajahnya dan dia tidak tahan untuk bergumam sendiri dengan suara yang sangat tipis saat kedua alisnya yang terbiasa tegas, kini menurun dengan perlahan.


"Feng Shui, sebenarnya kemana dia pergi?"

__ADS_1


__ADS_2