
Qiuxi menatap master Huo dengan iris hitamnya yang setengah menyimpit. "Kamu keluarlah sekarang, kami ingin membicarakan sesuatu."
Meskipun Qiuxi sedang ada di dalam pasar gelap dan turnamen milik master Huo, tapi master Huo tidak merasa tersinggung sedikitpun jika dia sebagai tuan rumah membiarkan dia mengusirnya. "Baik Alkemis.."
Topik Selir resmi Ming pasti akan membahas kekaisaran Nanfang, jadi Qiuxi mengusir master Huo karena tidak ingin urusan rumahnya bocor ke telinga orang lain.
Saat melihat master Huo yang pergi dan terlihat begitu menghormati gadis bergaun darah itu penatua Wang melihatnya tidak percaya, karena bagaimana seorang tuan rumah di usir dari tempatnya berdiri oleh seorang gadis remaja? Sepertinya master Huo yang memiliki harga tinggi saat di turnamen akan menjadi rumor lelucon jika seseorang melihat kejadian ini.
Qiuxi berujar tenang. "Tiga saudara Lin kekaisaran Nanfang bukanlah saudara kandung, bagaimana jika salah satunya yang meracuni pangeran pertama Yixing? Akankah kau memohon dengan aku ini untuk membalasnya secara setimpal juga?"
Kekaisaran Nanfang adalah tempat yang berbeda dengan aturan Kekaisaran lain. Jika kekaisaran memiliki pangeran dan putri dari penerus darah daging kaisar, berbeda dengan Nanfang. Nanfang bisa mengangkat anak yang bukan darah daging untuk mewarisi marga dan juga kursi kekaisaran.
Selir resmi Ming menelan ludah sendiri, peristiwa Cheng Huo yang meracuni Lin Yixing hal yang tertutupi rapat, apa Alkemis Hantu di depannya bisa mengetahui segalanya dengan begitu mudahnya, seolah-olah kerahasiaan apapun tidak bisa lepas dari mata di balik topeng keemasan itu.
"Te-tentu saja Alkemis, pembalasan setimpal untuk perbuatan mereka, bahkan putri ini mengira mungkin saja yang meracuni pangeran adalah adik sepupu Lin Qiu Xi yang melakukanya."
Saat mendegar namanya di ucapkan dan di tuduh sebagai orang yang meracuni Lin Yixing, Qiuxi yang jiwanya tertempel di tubuh Lin Qiu Xi hanya bisa tertawa terbahak-bahak.
"Lin Qiu Xi yang melakukannya?" Saat dia bisa menstabilkan tawanya, Qiuxi berujar tenang. "Gadis idiot yang tidak bisa melakukan apa-apa, yang hanya sampah cengeng dan tidak memiliki dukungan apapun berani meracuni saudaranya sendiri Lin Yixing?"
Qiuxi menyimpitkan setengah matanya dan dia berkata dengan dingin. "Lalu alasan apa yang Lin Qiu Xi dapat dengan melakukan itu?"
__ADS_1
Selir resmi Ming segera berkata. "Putri ini juga tidak tahu, mungkin adik sepupu Lin sangat bodoh dia meracuni pangeran Yixing karena di hasut oleh orang lain."
Qiuxi hanya tersenyum dan dia menjentikkan ujung jarinya di sisi cangkir. "Bukankah yang paling di untungkan jika kematian pengeran Yixing adalah Cheng Huo?"
Selir resmi Ming segera menggelengkan kepalanya. "Itu tidak mungkin karena pangeran Cheng meninggal saat melakukan pelengseran kursi kaisar! Jika ada aturan baru mungkin saja jabatan kaisar bisa jatuh ke tangan perempuan, maka dari itu adik Lin meracuni pangeran Yixing sampai setengah mati!"
"Dan bagaimana dengan mu?" Qiuxi berujar tenang.
"Putri ini tidak melirik kursi kaisar sedikitpun!" Selir resmi Ming berteriak keras dengan suara yang sangat menyakinkan.
Qiuxi tersenyum ringan. "Oh jadi kamu sudah sangat yakin jika Lin Qiu Xi yang meracuni Lin Yixing, jadi kau datang mengemis padaku untuk menyembuhkan pengeran juga sekaligus untuk membalas dendam pada putri Lin?"
"Jika demikian.." Qiuxi terkekeh mengejek. "Aku tidak menyukai balasan setimpal, maka aku akan membalasnya untuk mu pada siapapun yang meracuni pangeran Yixing.. berpikir neraka lebih baik dibanding berurusan dengan aku ini."
Penatua Wang yang melihatnya mencibir. "Hanya aura pembunuh yang kecil dia berani bersikap angkuh di depan Penatua ini!"
Saat mengatakannya penatua Wang mengeluarkan aura pembunuh yang lebih besar untuk menekan gadis kecil bergaun darah di depannya, ketika dua tekanan yang tidak rendah itu beradu seketika membuat selir resmi Ming yang berada di antara mereka hampir terjatuh ke tanah karena tekanan dua orang di sekitarnya.
Namun hal itu tidak berlangsung lama karena dalam kedipan mata penatua di buat terkejut saat merasakan aura pembunuh yang lebih besar dari miliknya dan juga aeketika membuat kesadaran selir resmi Ming hilang dan dia sendiri merasakan tubuhnya gemetar hebat dengan bulu kuduk berdiri tegak dan semua kulit-kulitnya mengigil kedinginan.
"Bagaimana mungkin seorang gadis kecil seperti mu memiliki aura pembunuh sepekat ini!? Berapa banyak yang kamu bunuh sampai melampaui tekanan pembunuh seorang praktisi dou king!"
__ADS_1
Tentu saja penatua Wang tidak mengetahui aura pembunuh yang menekan tubuhnya adalah bantuan dari sistem yang dia miliki, Qiuxi hanya praktisi fre dou qi tentunya tidak akan bisa menekan seorang Penatua di ranah dou king yang bahkan dia belum pernah membunuh siapapun di dunia ini.
"Kamu terlalu lancang untuk yang tinggi ini." Qiuxi berkata sangat dingin. "Kamu bawa dia, aku akan menyembuhkan pangeran Yixing dan jika kau merasa terhina oleh kemampuan ku, yakinlah aku akan melayani mu sepenuh hati sampai kau bisa mengetuk pintu kematian."
Penatua Wang kemudian mengambil Selir resmi Ming di pundaknya. Lalu matanya menatap gadis bergaun semerah darah yang terbang di udara tanpa item apapun.
Bagaimana seseorang melayang di udara tanpa pedang? Pasti sosok ini memiliki kultivasi yang lebih tinggi daripada kultivasinya, karena tahu kultivasinya mungkin lebih rendah dari perempuan bertopeng emas itu penatua Wang tidak tahan untuk berdecak ketakutan.
Meskipun penatua Wang mengatur maksimal tenaga dalamnya, namun tetap saja tidak mengimbangi kecepatan gadis kecil bergaun darah yang di kenal sebagai Alkemis Hantu itu.
Mungkin keahlian gadis yang menutupi sebagian wajahnya menggunakan topeng keemasan dalam pengobatan tidak bisa di perhitungkan secara sembarangan!
Jadi siapa identitas sebenarnya dari Alkemis yang memiliki kekuatan yang setinggi itu?
Tidak lama kemudian hanya dalam kedipan mata keduanya telah berada di kekaisaran Nanfang, tepatnya di kediaman pangeran Lin Yixing. Karena racunnya ini telah di hentikan oleh Bai Qingyun sebelumnya, maka akan lebih mudah untuk membuatnya tersadar.
Jadi Qiuxi hanya perlu memasukan pil ke dalam mulut pangeran, yaitu sebuah pil berwarna biru kehitaman dan saat dia menyuapinya dan juga membantu menelan dengan menyalurkan tenaga dalam miliknya untuk bisa lebih mudah tercerna, dan setelah pil itu tertelan hanya membutuhkan waktu sekitar setengah hari agar pangeran Yixing kembali siuman.
Selir resmi Ming juga telah sadar di pundak penatua Wang akibat bentrokan aura pembunuh tadi sedangkan di luar pintu beberapa pelayan juga bergegas hendak melaporkan pada selir resmi Ming yang berwajah sebagai Lin Sili.
"Putri tamu kehormatan Guru Besar Fei telah datang." Lapor pelayan dengan patuh.
__ADS_1
Selir resmi Ming yang menerima kabar itu langsung tersenyum puas. "Putri ini akan menemuinya dan berikan jamuan pada Guru Besar Fei jamuan yang paling terbaik."
Para pelayan segera mengangguk. "Baik."