Rumor Ratu Buruk Rupa

Rumor Ratu Buruk Rupa
Season 2. Meredakan krisis wabah II


__ADS_3

Ketua Liang tidak tahu apa yang di maksud Qiuxi, tapi dia tidak berani menyanggahnya, Ketua Liang lalu berbisik pelan pada Liu He. "Kamu jalankan perintah seperti apa yang di katakan selir resmi Ming Feifei karena itu lebih masuk akal ketimbang memberi permintaan untuk seorang Alkemis Hantu datang."


Liu He segera mengangguk. "Ketua Liang, kau seharusnya menolak saja secara terus terang.. permintaan putri Qiuxi yang sama sekali tidak mendasar karena sepertinya dia hanya mampu menyombong saja saat mengatakan suaranya akan lebih di dengar oleh seorang Alchemy tingkat tinggi."


Mendengarnya, Liu He segera di tegur. "Liu He, apa kau tidak pernah mendengar Alchemy Hantu pernah menjadi tamu penting di Nanfang selama beberapa bulan? Tentu saja hubungan mereka akan lebih dekat, dan permintaan dari suara putri Qiuxi akan lebih di dengar.. Hanya saja, seseorang yang menjilat Alchemy tingkat tinggi bukan hanya putri Qiuxi, masih ada banyak orang lainnya juga."


Ketua Liang berbatuk pelan, dia kemudian berteriak memerintahkan warga untuk memberi label merah pada warga yang terjangkit wabah parah, dan kuning untuk yang masih tergolong ringan di depan tenda darurat. Setelah memastikan semuanya siap, Ketua Liang lalu melapor menuju tenda Lin Qiu Xi.


Jiang Su menghadangnya, dan memberikan jarak yang tegas. Meski sedikit, Jiang Su mengeluarkan aura penekanan pada pundak Ketua Liang.


Pundak Ketua Liang tiba-tiba berat, dia sadar jika pihak lain sedang mengintimidasinya. Tapi ketua Liang tidak pernah berpikir pernah menyinggung Jiang Su, dia merasa heran apakah pria kusir kuda sebenarnya memiliki kekuatan sehebat ini dan dia seorang kultivator?


Ketua Liang menelan perkataanya dengan hati-hati. "Hamba ingin melaporkan permintaan Permaisuri, sudah kami penuhi.."


Jiang Su menarik auranya yang membuat nafas ketua Liang kembali ringan jika ada sebagian besar orang di desa Hugo ini memandang rendah masternya bahkan sedikit saja, maka Jiang Su tidak bisa menerimanya. Jika Lin Qiu Xi mau, dia bisa menghancurkan desa kecil Hugo sekejap mata, hanya satu perintahnya pada pasukan Hantu Pembantai Iblis maka satu nyawa di desa Hugo tidak ada yang bisa tetap hidup.


"Bersyukurlah kalian karena master adalah gadis yang sayang dengan nyawa.. jika dia perempuan licik yang memasukkan pandangan rendah kalian, maka seluruh nyawa di desa Hugo akan terbabat habis!"


Jiang Su hanya beradu dengan pikirannya, dia lalu berbatuk kecil. "Aku menyuruhnya untuk beristirahat, kerena perjalanan dari Beifang ke desa Hugo adalah hal yang melelahkan ketua Liang.. jadi, kuharap kau bisa memakluminya."


Ketua Liang hanya semakin memandang remeh, perjalanan dari Beifang ke desa Hugo adalah jarak yang tidak menimbulkan kelelahan meskipun desa kecil itu terletak di berbatasan, tapi Qiuxi hanya duduk di dalam kereta dan sudah membuat gadis manja dari Nanfang itu kelelahan?

__ADS_1


Ketua Liang lalu berbalik pergi dan langsung menuju tenda darurat, sepertinya usulan Ming Feifei jauh lebih masuk akal ketimbang menunggu kehadiran Alkemis Hantu.


Dan saat sampai di sana, Ketua Liang langsung tercengang begitu melihat surai gadis bergaun darah di depannya dengan sebuah topeng emas berpola rumit yang menggambarkan siapa pemakainya sebenarnya.


Seorang Alkemis hebat dan jenius yang lahir seribu tahun sekali.


Gadis itu sudah ada di depan tenda darurat, tangannya sangat lembut dan cekatan saat memeriksa warga yang terkena wabah penyakit satu persatu.


Ketua Liang langsung menaruh hormatnya, begitu dia mendapatkan sapuan sekilas oleh mata hitam dari balik topeng berwarna keemasan itu, dia menyapanya dengan kesopanan. "Alkemis anda benar-benar membantu permasalahan desa kecil kami ini?"


Menjadi seorang Alkemis Hantu dan mengenakan jubah darah, ekspreksi di wajai Qiuxi tidak bisa terbaca dengan jelas saat dia berkata. "Ketua Liang, apakah ada lab ramuan yang bisa aku pakai?"


Ketua Liang sedikit berpikir merasa tidak nyaman memberikan Lab ramuan yang kotor untuk Alkemis Hantu, jadi Ketua Liang mencoba untuk menjelaskannya terlebih dahulu.


Qiuxi berdehem sedikit. "Tidak apa, Ketua Liang kamu segera mempersiapkannya."


Ketua Liang merasa terhormat karena Alchemy tingkat tinggi mengetahui namanya, dia mengangguk cepat kemudian berlari untuk membersihkan lab ramuan yang berdebu dengan terburu-buru.


Dia melihat Liu He dan dia segera berteriak. "Liu He! Cepat hentikan pekerjaan mu, sepuluh tabib yang kamu dapat tidak bisa di bandingkan dengan satu Alchemy tingkat tinggi ini jadi kita harus membersihkan lab ramuan yang lama usang sesegera mungkin!"


Liu He mengkerutkan keningnya tidak percaya. "Ketua Liang, apa maksudmu.. perkataan putri Qiuxi yang gagap itu di terima oleh Alchemy tingkat tinggi? Dan.. Alkemis Hantu langsung datang begitu mendengar permintaan putri Qiuxi?"

__ADS_1


Ketua Liang mengangguk puas. "Apa yang kamu katakan itu memang sulit di percaya, tapi itulah kenyataannya."


Jika Qiuxi adalah gadis lemah dan manja Ketua Liang tidak keberatan untuk menjilat perkataannya, agar bisa dekat dengan Alkemis Hantu. Untuk selebihnya dia akan bersikap jauh lebih sopan.


Ming Feifei tidak sengaja mendengar pembicaraan antara Ketua Liang dan Liu He, dia bertanya seolah sulit percaya pada Ketua Liang. "Apa yang kau katakan? Jelaskan padaku."


"Permaisuri Qiuxi benar-benar sesuatu.. bahkan Alchemy tingkat tinggi langsung datang secepat ini karenanya, jika itu perintah Kaisar Li, mungkin masih butuh waktu berminggu-minggu apakah permohonannya di terima ataukah di tolak."


Ketua Liang menceritakan semuanya pada Ming Feifei, kedatangan Alkemis Hantu hanya dengan satu perintah dari permaisuri Qiuxi? Memikirkannya saja Ming Feifei mengigit bibir bawahnya keras, hanya bakat orang lain sudah merubah pandangan Ketua Liang pada Qiuxi?


Ming Feifei tersenyum ringan. "Ketua Liang, kau seharusnya memuja Alkemis Hantu.. bukan permaisuri Qiuxi."


Ketua Liang berbatuk kecil. "Benar, tapi tanpa permohonan dari permaisuri Qiuxi, wabah di desa Hugo nyaris tidak bisa di tangani."


Melihat punggung suka cita ketua Liang karena Qiuxi,  Ming Feifei menggertakkan tangannya dan menggigit bibir bawahnya sendiri. Dia lalu menuju tenda darurat untuk melihat secara langsung bagaimana seorang Alkemis Hantu, jika Lin Qiu Xi bisa menjalin kerjasama sama dengannya maka Ming Feifei lebih bisa!


Karena Ming Feifei sedikit tahu tentang ilmu Alkemis dan berbagai obat-obatan, bakatnya memang mumpuni di antara keluarganya dan dia telah menjadi seorang Alkemis tingkat dua di usia dua puluh tahun.


Tapi ketika di bandingkan dengan Alkemis Hantu yang bisa membuat pil kualitas empat di usia tiga belas tahun, wajah Ming Feifei sama sekali tidak bisa di setarakan sedikitpun. Namun jika di bandingkan dengan Qiuxi yang hanya bisa mengunggulinya bermain kecapi, Ming Feifei jauh lebih unggul berkali-kali lipat!


"Aku adalah Alkemis tingkat dua, aku bisa membantu mu sedikit di lab ramuan.. jika kamu tidak merasa keberatan."

__ADS_1


Jika di ijinkan, Ming Feifei bisa melihat secara langsung saat Alkemis Hantu menyempurnakan ramuan, dia bisa belajar sedikit. Karena mencari guru seorang Alkemis adalah hal yang lebih sulit daripada mencari guru Kultivasi jadi seberapapun harganya Ming Feifei tidak bisa meninggalkan kesempatan ini.


Qiuxi tidak terlalu terkejut dengan perubahan sikap Ming Feifei yang terlalu tiba-tiba, dia hanya mengeryitkan keningnya ke atas dan berkata dengan suara rendah. "Baiklah, kau bisa membantuku membuat beberapa ramuan yang berguna dan untuk Ketua Liang, apa dia sudah mempersiapkan lab ramuannya?"


__ADS_2