Rumor Ratu Buruk Rupa

Rumor Ratu Buruk Rupa
Shan Shie II


__ADS_3

Begitu kakinya menendang ke sebelah kiri bahu Shan Shie, Wukang tidak tahan untuk tertawa keras dan terbahak-bahak, tawanya memenuhi seluruh lantai penginapan menarik perhatian semua pengunjung terutama meja Bai Qingyun dan Huaran yang tidak jauh dengan mereka.


"Tentu saja berguna dalam artian lain, seperti menjadi anjing patuh yang mematuhi semua perintah ku seperti seekor babi!"


Perkataan yang Shan Shie dengar bahwa istrinya di jadikan sebagai bahan percobaan Perguruan Bukit Darah seperti petir menyambar setiap saraf di otaknya, yang seketika keterkejutan dan ketidakpercayaan itu memutus semua emosi Shan Shie sampai-sampai dia sendiri tidak tahu lagi harus menangisi kematian istrinya atau menyesali semua tindakan tiga tahun terakhir ini yang sepertinya yang dia lakukan hanyalah percuma.


Tapi satu hal yang Shan Shie yakini dengan pasti andaikan diri masih seorang Wajah Topeng Kabut yang dulu, pasti sekarang dia akan membalaskan setiap kata-kata yang di ucapkan Wukang, namun nyatanya sekarang Shan Shie hanyalah seekor budak yang kehilangan kultivasi.


Shan Shie tersenyum miris di balik wajah lebamnya meratapi nasib yang mengikat istri dan dirinya, andaikan dia ingin membalaskan dendam kematian istrinya sekalipun, dia tidak bisa melakukan apapun..


Karena dia sekarang hanyalah seonggok sampah yang hanya tinggal menunggu hari ketika dia akan membusuk.


Meskipun dia harus mengunakan nyawanya dan seluruh darah yang ada di dalam dirinya, dia ingin membelaskan dendam pada Perguruan Bukit Darah yang berkultivasi jalan sesat menggunakan orang lain untuk meningkatkan kultivasi mereka.


"Aku suka melihat ekspresi orang kesakitan, tapi betapa sombongnya dia tidak merasakan apapun. Cepat siksa dia sampai mati! Dia bukan lagi budak yang berguna!" Tiba-tiba Wukang memerintahkan dua pengawal praktisi Master nya.


Shan Shie merasakan beberapa tulang rusuknya patah saat dua pengawal praktisi Dou Master memukulinya dengan kejam dan tanpa ampun.


Wukang berdecak dan dia memerintahkan beberapa pengawal itu. "Pegang dia! Dan buka paksa mulutnya!"


Dua pengawal itu langsung mengunci pergerakan Shan Shie dan memaksa membuka mulutnya, Wukang mengambil cangkir arak membuang isinya menjadi kosong kemudian mengisi cangkir dengan ludahnya sendiri.

__ADS_1


"Aku tahu jika Wajah Topeng Kabut sekarang haus, bagaimana bisa aku membiarkan mu mati kehausan?"


Tidak ada hal yang lebih memalukan bagi seorang kultivator selain penghinaan di depan umum, Wajah Topeng Kabut sekarang telah kehilangan namanya dan Wukang tersenyum semakin lebar.


Wukang memaksa Shan Shie membuka mulut untuk meminum air ludah, tapi Shan Shie membungkam mulutnya dengan sekuat tenaga karena tahu jika istrinya mungkin tidak hidup lagi, setelah waktu tiga tahun terakhir menjadi seorang budak, kali ini adalah pemberontakan pertamanya.


Bai Qingyun yang sendari dari tadi mengikuti perintah Huaran untuk tetap diam kini hampir tidak bisa menahan diri untuk tidak ikut campur tindakan Wukang untuk memalukan Shan Shie. Meskipun Wukang hanya bangsawan tanpa kultivasi dan dua praktisi dou master seperti semut di hadapan Bai Qingyun, tapi dia tidak bisa memicu perhatian banyak orang sebagai seseorang dari Paviliun Seribu Obat.


Huaran menghentikan Bai Qingyun yang berdiri dari kursinya. "Jangan menimbulkan masalah yang tidak perlu."


Bai Qingyun melihat keadaan Shan Shie cukup lama sebelum duduk lagi di kursinya. Meskipun dia tidak tega melihat Shan Shie, tapi di area pasar gelap sebaiknya tidak mencoba menambah masalah yang tidak perlu seperti yang di katakan oleh Huaran.


Shan Shie sudah tidak memiliki tenaga lagi untuk menahan air ludah yang masuk ke mulutnya, sebelum air ludah itu berhasil Wukang tuangkan ke mulut Shan Shie, tiba-tiba cangkir itu terpental jauh ke lantai dan pecah menjadi berkeping-keping.


Perempuan itu tersenyum di balik penutup wajahnya yang berwarna emas, melihat ke arah Wukang sejenak sebelum beekilas ke arah Shan Shie.


Qiuxi bergumam pelan. "Anjing..."


Dua praktisi daster menjadi begitu waspada mereka tidak merasakan kehadiran lawan untuk jarak sedekat ini dan mereka tiba-tiba berkeringat dingin begitu melihat perempuan di hadapannya yang hawa keberadaannya dan tingkat praktisinya tidak bisa terbaca pastilah sosok yang memiliki kultivasi tinggi yang mampu menyembunyikan tingkatnya sampai tidak terbaca dan sosok yang tidak bisa di provokasi.


Masih duduk bersila kaki, Qiuxi menyimpitkan setengah matanya untuk melihat mereka sekilas.

__ADS_1


Dia bertanya dan berkata. "Kenapa kalian takut padaku? Aku bukanlah seorang kultivator karena aku bahkan belum belajar kultivasi."


Wukang memerintahkan dua pengawal praktisi master untuk menghabisi perempuan yang duduk angkuh di kursinya yang sambil berrespreksi sombong, dia berteriak. "Cepat lawan dia dan singkirkan dia!"


Dua praktisi master itu segera melawan perempuan bergaun merah darah itu, sebelum serangan mereka mengenai pihak lawan pedang+pedang mereka tiba-tiba berhenti di udara seperti menebas baja tak terlihat dan tidak kasat mata. Saat pedang mereka berbenturan dengan sesuatu yang tidak kasat mata, suara nyaring pedang terdengar nyaring dan percikan api terlihat di sisi perempuan itu.


Perempuan itu menuangkan teh ke cangkir dan mulai meminumnya, karena Qiuxi sudah membuat beberapa rune pertahanan sebelumnya, dia akhirnya sekarang bisa menggunakannya. Masalah kehadirannya yang tidak bisa di prediksi meskipun dia baru saja di trasmingrasi dan belum berlatih kultivasi apapun, hawa keberadaannya bisa di sembunyikan oleh sistem juga merupakan cara curang yang di miliki Qiuxi sebagai seonggok jiwa yang tiba-tiba ada di dunia ini.


Sedangkan di sisi lain, semua orang yang melihat tindakannya, mereka semua akan berdecak kagum dan takut. Semua pengunjung yang menyaksikannya tidak percaya apa yang mereka lihat dan tidak sedikit dari mereka merasa takjub dengan perempuan bergaun merah darah yang menarik perhatian mereka semua.


Bai Qingyun terus memperhatikan situasi tiga orang yang tengah memperlakukan Shan Shie seperti binatang, memaksakan untuk meminum air ludah karena ini adalah hinaan besar untuk nama Wajah Topeng Kabut.


Saat cangkir yang Wukang pegang tiba-tiba terlempar, Bai Qingyun melihat gadis yang di kenalnya menggunakan gaun semerah darah itu telah duduk di kursi Wukang dengan tenang dan menyulut emosi Wukang dengan permainan katanya yang picik. Dan saat Qiuxi hampir menerima serangan dua praktisi dou master membuat Bai Qingyun khawatir dan tanpa sadar dia langsung berdiri.


"Bai'er apa kamu tidak mempercayai Qiu'er dan menganggapnya lemah?" Bai Qingyun ingin menghentikan serangan itu lagi-lagi Huaran menghentikan langkahnya terlebih dahulu.


Bai Qingyun segera menggelengkan kepalanya. "Apa maksudmu Penatua Hua? Lawan Qiu'er dua praktisi dou master dan Qiu'er hanya fre dou qi tanpa kultivasi, bagaimana jika terjadi sesuatu pada Qiu'er?"


Huaran mengelus ujung janggutnya dan berkata. "Jika terjadi sesuatu pada Qiu'er aku yang akan turun tangan, itu sudah cukup."


Saat perkataan Huaran jatuh, Bai Qingyun sangat terkejut dan dia di buat tercengang saat melihat serangan dou master tidak mempan pada Qiuxi dan bahkan semua serangan mereka berhenti di udara seperti sesuatu tak terlihat menahannya dan seolah-olah gadis misterius itu terlindungi oleh sesuatu yang tidak terbatas.

__ADS_1


Melihat kemampuan Qiuxi yang menurutnya hal baru, Huaran tersenyum bangga sambil mengelus jenggotnya lagi yang sudah mulai memutih saat dia mencoba mengingat kembali pertemuannya dengan Qiuxi.


"Dia benar-benar gadis kecil misterius yang menarik, sejak dia memancing emosiku pertamakali di Paviliun Seribu Obat aku sendiri sudah tahu bahwa dia bukan orang yang biasa."


__ADS_2