
Ketika Tang Jiao mengadakan pertemuan dengan Baili Ying, Baili Yulai sudah berlari menggunakan kuda sambil membawa Qiuxi.
Kali ini Baili Yulai tidak membawa orang-orang dari Lembah Ziying untuk menemaninya, dan hanya pergi tanpa sepengetahuan Penatua Xun Hui, Chang Hui ataupun Gao Hang. Dia mengendarai kuda sambil mengikat Qiuxi di belakangnya dan Baili Yulai terlihat sangat handal dalam berkuda.
Dan setelah beberapa saat dia berhenti di sebelah jurang panjang, Baili Yulai membawa Qiuxi turun. Setelah tidak ada seseorang di punggungnya dan tepukan pelan dari tangan Baili Yulai, kuda itu memekik keras sebelum berlari meninggalkan mereka. Kemudian Baili Yulai mengeluarkan tali untuk mengikat mereka berdua yang di pastikan ikatan tali itu sangat kuat sebelum Baili Yulai tanpa ragu sedikitpun terjun ke bawah jurang.
Tali di sisi lain mengikat kencang Qiuxi dan kedua orang itu menggelantung di atas hanya dengan satu pohon kecil yang menopang tubuh mereka.
Karena ketinggian jurang itu luar biasa, dan batu-batu yang curam. Sudah di pastikan jika mereka terjatuh dari ketinggian seperti itu, mereka akan berakhir menjadi potongan daging berdarah.
Kali ini, Xi Ze tiba-tiba berbicara. "Dia gila! Benar-benar gila!"
"Dia ingin bunuh diri! Tapi menyeret mu untuk menemani mayatnya! Dia ingin membunuhmu, cepat lakukan sesuatu atau kita akan berakhir di sini!"
Aliran spiritual Qiuxi sudah di tutup oleh Chang Hui, meskipun jika dia tidak mengalami efek dari teh Pembersih Hati Teratai, situasinya tetap tidak akan berubah. Karena tanpa energi spiritual, dia tidak akan ada bedanya dengan manusia biasa. Jika dia jatuh, sudah pasti tidak akan ada yang selamat.
Sedangkan untuk Xi Ze, dia hanyalah kepingan kecil jiwa yang baru membentuk tubuh jiwa. Dia adalah seratus persen jiwa yang menempel pada spiritual Qiuxi untuk mempertahankan tubuhnya, jika inangnya mati tentu saja Xi Ze akan ikut lenyap.
Itulah sebabnya Xi Ze meraung-raung di lautan pengetahuan Qiuxi.
"Ah! Sial Sial! Sial! Aku baru saja membentuk tubuh jiwa kenapa harus menghilang secepat ini dan kembali berakhir menjadi buku pusaka bodoh!"
Setelah mendiamkan membiarkan Xi Ze cukup lama, Qiuxii akhirnya mulai berbicara dengan suara rendah. "Xi Ze, apa kau pernah membuat penyesalan besar dalam hidup mu?"
"...."
Di tanyai pertanyaan tiba-tiba seperti itu, Xi Ze tidak tahu harus menjawab bagaimana.
Qiuxi kemudian melanjutkan. "Berakhir seperti ini di bawah permainan Baili Yulai sepertinya tidak buruk juga."
__ADS_1
Mungkin karena Xi Ze adalah kepingan jiwa, Qiuxi akhirnya berani mencurahkan pikirannya yang tidak dia ceritakan pada siapapun, bahkan tangan kanannya Shan Shie dia tidak menceritakannya. Qiuxi mengingat kehidupan masa lalunya yang cuma seonggok pengemis yang membusuk di Jakarta, dan hidupnya hanya di liputi oleh belas kasian orang.
Dan hidup di dunia lain selama beberapa saat, Qiuxi hampir melupakan fakta itu.
Dengan menjadi protagonis asli Lin Qiu Xi, membentuk identitas tersembunyi sebagai seorang Alkemis Hantu, juga menjadi pemimpin sebenarnya dari organisasi pembunuh bayaran Hantu Pembantai Iblis tidak membuat Qiuxi bisa merasa puas dan tenang sedikitpun.
Dia sangat membenci rasa sakit kehilangan seseorang, terutama saat dia melihat kematian seseorang di kehidupan pertamanya yang membuatnya kehilangan sosok ayah Indonesianya, sosok yang di penuhi sungai keramahan yang tidak pernah mengering itu adalah jenis kesakitan sebenarnya bagi Qiuxi ketika dia tidak bisa melihat sosok itu lagi.
Jadi daripada dia mengalami lagi jenis kesakitan karena kematian seseorang terdekatnya, lebih baik Qiuxi menjadi pihak yang menghilang dari dunia ini.
Dan kematian di bawah tangan Baili Yulai sepertinya akan menjadi akhir dari perjalanannya di dunia palsu ini.
"Xi Ze, aku tidak ingin kehilangan seseorang.."
"Aku tanya padamu Xi Ze, apakah dunia palsu ini.. apakah itu layak jika aku terus hidup saat aku sendiri bukan bagian dari dunia ini?"
Namun kehidupannya yang dulu di Jakarta dan di dunia novel ini, sepenuhnya sangat berbeda.
Sekarang dia mulai bisa melupakan kehidupan masa lampaunya, tidak ingin terikat hal sekecil apapun dengan masa lalu sampai kemudian dia menjadi orang yang lebih lunak, menjadi orang biasa yang bernama Qiuxi.
Dia menjalani sedikit kehidupan tenang untuk mengenal orang-orang seperti Bai Qingyun dan nama-nama para Pasukan Hantunya, Qiuxi merasa tidak akan menyesal meskipun berakhir di tangan Baili Yulai.
Xi Ze kali ini berkata di lautan pengetahuan Qiuxi. "Sosok ayahmu di kehidupan mu sebelumnya memang sangat luar biasa, dia memiliki senyuman yang hangat dan kasih sayang dengan luapan keramahan yang tidak terbatas. Jika aku adalah dia, aku merasa senang jika kau bisa menerima kehidupan barumu ini dan tanpa terikat dengan kehidupan mu yang sebelumnya."
Xi Ze tiba-tiba berbicara dengan serius. "Itulah yang bisa aku katakan."
Mungkin jika seseorang bisa mendengar pembicaraan Xi Ze dengan Qiuxi, mereka pasti menganggap bahwa itu terlihat seakan lelucon di mata semua orang, dan Baili Yulai yang berada di sebelahnya tiba-tiba tertawa. "Aku dan Qingyun-gege adalah teman masa kecil, mungkin karena aku mengenalnya terlalu lama aku sudah terbiasa menganggapnya sebagai tunangan dan yakin jika dewasa kelak kami pasti menikah. Tapi tidak aku sangka setelah kami dewasa, dia akan menyukai orang lain."
Di sambut dengan hamparan jurang curam, Baili Yulai sama sekali tidak takut. "Jika dia tidak memilihku, Qingyun-gege juga tidak bisa memilih orang lain. Kita bisa mati bersama!"
__ADS_1
Waktu sehari penuh hampir berakhir, langit berwarna kemerahan sudah mulai terlihat. Baili Yulai tersenyum mendengar suara kuda mendekat, kuda berpenumpang pria itu akhirnya berhenti.
Menggunakan jubah berwarna khas obat, orang itu memiliki fitur wajah yang luar biasa tampan, tapi ekspresi ketakutan sekarang lebih mendominasi di wajah Bai Qingyun.
Menarik kekang kuda, Bai Qingyun segera turun. Wajahnya sangat panik begitu melihat Baili Yulai dan Qiuxi menggantung hanya di topang satu kayu tipis.
"Yulai apa yang kau lakukan?!" Karena terlalu panik, Bai Qingyun lupa mengunakan kesopanan. Dia berteriak keras dan melihat ke arah Baili Yulai dengan perasaan kecewa.
"Ini hanya masalah kita berdua! Kenapa kau membawa orang yang tidak ada hubungannya dengan ini?!"
Pada saat ini, Baili Yulai menunjukkan senyuman dan di sisi lain juga bukan sebuah senyuman. "Aku tahu kamu pasti akan datang ke sini cepat atau lambat tanpa perlu aku memberitahu di mana lokasinya."
Baili Yulai tersenyum tipis.
Tapi suara yang tidak di harapkan Baili Yulai tiba-tiba datang, seperti pisau yang memotong percakapan mereka.
"Itu akulah yang memberitahu tuan muda Bai sebelumnya."
Dia adalah seorang wanita yang mengendarai kuda putih berpakaian biru yang memiliki sulaman sebuah bunga dengan kelopak lima. Dia hampir secantik Baili Yulai, wajah tirus, hidung kecil dan bibir tipis yang sintal.
"Kau!?" Baili Yulai sedikit terkejut karena situasinya lebih ramai dari yang dia kira. "Fang Li!"
Fang Li menanggapinya dengan ramah. "Benar."
Baili Yulai tiba-tiba tertawa dan menunjuk ke arah Qiuxi danndia sepenuhnya mengabaikan sosok Fang Li.
Baili Yulai kemudian berkata pada Bai Qingyun dan matanya menyipit dengan tajam. "Kau datang untuk menyelamatkannya? Tapi Qingyun-gege.. jika kau menyelamatkannya, tali kami akan terpotong dan saat itu juga perempuan ini akan jatuh ke bawah bersamaku!"
"Jadi.. buat keputusan tepat yang tidak akan kau sesali seumur hidup untuk menyelamatkan aku atau dia."
__ADS_1