
suara teriakan Bima membuat Zian kaget segera ia membalikan badan dan mundur. "pak Bima". batin Zian
Bima dengan santai berjalan ke arah Risana dengan satu tangan di saku celana berjalan pasti mendekati tunangan nya itu.
"asal kamu tau Zian Risana adalah tunangan saya. jadi tolong kamu menjauh darinya dan jangan berharap Risana akan membalas cinta kamu". ucap Bima keras sampai terdengar keseluruh kampus.
semua mahasiswa yang melihat di buat kaget atas pengakuan bima. hingga terdengar kegaduhan di antara mahasiswa lainnya.
dengan segera Bima menggandeng tangan Risana dan di tarik untuk mengikuti langkah Bima.
seketika hati Zian hancur runtuh bagaikan tebing yang roboh karena guncangan hebat. acara romantis yang seharusnya bahagia malah membuatnya hancur bagaikan di hempaskan dari atas bukit tertinggi.
"lepaskan pak". teriak Risana berusaha melepaskan pegangan tangan Bima.
"kita bukan muhrim". timpalnya lagi.
"maafkan saya Ris soal kemarin dan hari ini". ucap Bima sesal.
__ADS_1
"kenapa bapak tega sama saya, bukannya sudah kesepakatan kita untuk menutupi ini semua". ucap Risana terisak dan mulai mengeluarkan air mata.
"aku cuma ingin selamatkan kamu dari cowok seperti Zian. Zian itu nggak baik buat kamu. aku tau gimana sifat Zian aku nggak mau kamu terlalu jauh melangkah sama Zian". kata Bima menjelaskan.
"apalagi tadi kamu di tembak Zian seromantis itu, gimana kamu bisa nolak?". imbuhnya lagi.
"padahal tadi aku mau menolaknya karena aku hanya mencintai bapak". gumam Risana lirih tapi tetap bisa di dengar Bima.
Bima yang malu berpura pura tidak tahu dengan omongan Risana dan berlalu pergi.
"dasar nggak sopan ngajak ngobrol sendiri malah di tinggal gitu aja". oceh Risana kesal
di sisi lain Risana kembali ke kelasnya sepanjang perjalanan semua mata menatapnya dengan sinis terdengar sautan suara-suara yang membicarakan dirinya.
"sabar Ris sabar". sahutnya dalam hati.
semenjak kejadian pengakuan Bima kemarin Risana menjadi di musuhi sebagian mahasiswi yang mengidolakan bima. mereka semua iri kenapa Bima memilih Risana hingga ada salah satu mahasiswi yang nekat mencelakai Risana.
__ADS_1
"aku harus memberi Risana pelajaran" . ucap Monica menaruh dendam.
Monica mengatur siasat supaya Risana celaka. Monica merupakan salah satu mahasiswi penggemar berat Bima. menurutnya hanya dialah yang pantas untuk Bima, Monica seperti itu karena belum tahu jika Bima sudah beristri.
beberapa hari setelah kejadian itu Monica dan teman-temannya berencana akan menyekap Risana di gudang kampus.
"Rin pokoknya aku mau memberi pelajaran sama Risana, enak aja dia main tunangan sama pak Bima. padahal aku cinta mati sama pak Bima". ucap Monica mengutarakan keinginan liciknya.
"kita sekap aja di gudang kampus kan jarang ada yang kesana Nic biar dia kapok". timpal Rini mengkompori.
siangnya Monica dan Rini melaksanakan rencan yang sudah tersusun. mereka mengajak Risana mengobrol di dekat gudang kampus saat Risana lengah mereka segera mengunci Risana di dalam gudang kampus.
dengan sisa tenaga Risana menggedor pintu berharap ada yang menolongnya capek berteriak Risana terduduk lemas hatinya di selimuti rasa takut yang amat sangat. karena Risana memang anak yang penakut. ia segera mencari handphone nya berusaha menghubungi Yola. sialnya di gudang yang pengap itu susah sinyal.
Risana mulai putus asa entah sampai kapan ia akan berada di gudang kampus.
"ya Allah kenapa Monica jahat sekali sama aku". gumam Risana.
__ADS_1
"makanya jangan belagu jangan sok sok an jadi tunangannya pak Bima. semoga kamu jera dan segera minta putus sama pak Bima". kata kata Monica terakhir dan tawa liciknya masih terngiang di kepala Risana .
"aku nggak nyangka Monica bisa senekat ini mungkin karena cintanya sama pak Bima udah dalem banget ". ucap Risana merasa iba.