
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
hai hai kakak 🤗 kenalin saya Renggo, ini Karya pertama saya. maaf jika ada salah kata dan banyak typo😃 oleh karena itu Renggo sangat berharap kakak kakak mau memberi masukan dan dukungan nya. Terimakasih 😉
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"mbak kenapa nggak ada kabar? aku sama mas Bima khawatir mbak. tolong kasih kabar mbak". tulis Risana dalam aplikasi percakapan
dilihatnya layar handphone nya hanya ada centang satu warna abu-abu, membuat Risana sedikit tak enak hati. sangat khawatir akan kesehatan Kakak madunya.
ia duduk termenung memikirkan kakak madunya, ia berfikiran pasti nafisa sengaja menghindari bima dan dirinya agar ia dan Bima mempunyai waktu untuk berdua.
"hati kamu baik banget mbak, pantas mas Bima sangat mencintai mu. maaf kan aku yang hadir diantara kalian, maafkan juga karena aku mencintai mas Bima". gumam di dalam hatinya merasa bersalah dengan Nafisa
****
malam berlalu telah di gantikan dengan pagi yang begitu indah, hari ini Monica berencana menemui seorang pria yang mobilnya di tabrak kemarin. hatinya was was ia takut jika nanti salah bicara. di dalam dompet besarnya Monica sudah menyiapkan beberapa lembar cek untuk di berikan kepada pria kemarin.
dengan sedikit semangat Monica melajukan mobilnya menuju alamat yang tertera di kartu nama pria itu. Monica sesekali melihat alamat pria itu yang dari tadi di pegang nya.
"alamat nya ini menunjukkan rumah sakit, apa dia jam segini udah praktek ya". gumam Monica memikirkan pria kemarin
tak berapa lama mobil Monica sudah sampai di pelataran rumah sakit, ia segera turun dari mobilnya menuju ruang pendaftaran untuk menanyakan perihal dr. Yuda Pratama.
"permisi sus, saya mau bertemu dr. Yuda Pratama". ucapnya di meja pendaftaran
"oh iya, tadi dr. Yuda sudah bilang kalo ada seorang wanita yang mencarinya di suruh langsung keruangan nya. karena beliau sedang ada tindakan operasi". ucap suster menerangkan
"ruangannya sebelah mana ya sus". tanya Monica yang masih berdiri di depan suster
"mari saya antar". ucap suster lalu berjalan meninggalkan meja pendaftaran
segera Monica mengikuti langkah suster itu menuju keruangan dr. Yuda Pratama. tak butuh lama akhirnya monica sampai di ruangan dr. Yuda
__ADS_1
"ini kak ruangan dr. Yuda silahkan masuk. di tunggu ya, sebentar lagi dr. Yuda datang". ucap suster lalu pergi meninggalkan Monica sendiri
di ruangan dr. Yuda nampak Monica melihat sekeliling. ruangan yang rapi dan bersih membuat Monica kagum dengan dr. Yuda, di setiap sisi Monica melihat dengan seksama. ada beberapa foto keluarga yang terpasang dan juga informasi tentang kesehatan.
"dr. Yuda ganteng juga kalo di bandingkan yang di sebelah nya, mungkin ini kakaknya kali ya". gumam dalam hati Monica memperhatikan foto dr. Yuda satu persatu
kemudian Monica berjalan ke arah meja kerja dr. Yuda, ia melihat ada foto di atas meja itu membuat Monica penasaran. berjalan sedikit pelan lalu mengambil foto itu, ternyata foto dr. Yuda dengan kekasihnya. Monica melihat dengan seksama yang membuatnya sedikit kaget.
"Risana". ucap Monica kaget melihat foto di tangan nya
"apa yang sebenarnya kamu sembunyikan Ris". gumam lirih Monica meletakkan kembali foto itu
"aku foto aja deh, ya kali bisa buat Risana hancur". gumamnya dalam hati lalu mengambil handphone di dalam tas nya
selesai memfoto Monica tersenyum licik lalu duduk di sofa yang ada di ruangan dr. Yuda.
Monica nampak sedikit berfikir, ada rasa iri di dalam hatinya karena Risana bisa dekat dengan pria-pria yang keren.
"apa sih cantiknya Risana, bisa bisanya mereka suka sama dia. padahal kalo sama aku kan cantik kan aku kemana mana di bandingkan Risana". gumam Monica mendengus kesal
lama menunggu akhirnya dr. Yuda datang menemui Monica, ia nampak keren dengan jas putih yang ia kenakan. Monica yang masih duduk di sofa di buat ternganga dengan kedatangan dr. Yuda, membuat dr..Yuda sedikit ilfil.
"sudah lama?". tanya dr. Yuda dari arah pintu
Monica hanya mengangguk sambil terus melihat ke arah dr. Yuda, dr. Yuda yang baru sampai langsung mengarah ke lemari pendingin berukuran kecil yang ada di ruangannya, nampak ia mengambil dua minuman dan di letakkan di depan Monica
"ini untuk kamu". ucap dr. Yuda meletakkan minumannya di meja depan monica
"iya terimakasih". ucap Monica lalu mengambil minuman itu.
"bagaimana sudah kamu bawa uangnya?". tanya dr. Yuda yang duduk di sebelah Monica
"iya, sudah, bukan uang cash. tapi dalam bentuk cek". ucap Monica menjelaskan
__ADS_1
"oke no problem". ucap dr. Yuda masih menikmati minumannya, ia nampak sedikit lelah setelah melakukan tindakan operasi untuk pasien.
nampak Monica masih memikirkan sesuatu, dalam hatinya masih mengganjal apa hubungan Risana dan dr. Yuda. Monica memberanikan diri untuk bertanya mengenai Risana kepada dr. Yuda
" eemmm kalo boleh tau foto yang di atas meja itu, foto kamu dan istri kamu?". ucap Monica sedikit hati hati
"bukan". ucap dr. Yuda sedikit menggelengkan kepala
"terus siapa?". ucap Monica penasaran
"dia mantan kekasihku, yang sampai sekarang aku masih mencintainya,dan masih berharap dirinya kembali". ucap dr. Yuda mengingat Risana
"kenapa bisa putus kalo masih cinta?". tanya Monica semakin penasaran
"entah lah, tiba-tiba dia memutuskan sepihak dengan ku. setelah itu dia menghilang ".jawab dr. yuda yang terlihat tak semangat
"Heemm heemm jadi ini sebenarnya. kamu ninggalin dr. Yuda terus nikah sama pak Bima. licik juga ternyata kamu ris". gumam di dalam hati Monica
"maaf saya malah curhat masalah pribadi". imbuh dr. Yuda merasa sungkan dengan Monica
"tidak apa-apa aku suka dengerinnya kog". ucap Monica tersenyum kepada dr. Yuda
"oh iya, aku simpan nomor kamu ini ya, sewaktu waktu kalo ada perlu aku hubungi. dan ini cek nya". imbuhnya sambil menyodorkan selembar kertas kepada dr. Yuda
"tidak usah, aku hanya memberi pelajaran kepada mu kemarin, simpan saja buat kamu. soal mobil aku sudah membawa nya kebengkel". ucap dr. Yuda tersenyum kepada Monica
"tapi ini sudah aku siapkan". ucap Monica tidak enak hati
"tidak apa, aku senang kau mau menepati janji. karena janji adalah hutang yang harus di bayar". jelas dr. Yuda, membuat Monica terkagum akan sifat dr. Yuda yang dewasa
"oh iya, kalo boleh tau mantan kamu masih kerja atau, masih kuliah". ucap Monica pura pura tidak tahu soal Risana
"ya dia masih kuliah, di universitas Islam di kota ini". Jawab dr. Yuda menatap Monica
__ADS_1
"kamu sendiri kuliah atau sudah bekerja?". tanya balik dr. Yuda
"aku, kuliah di universitas yang sama dengan mantan kekasih mu itu". Jawab Monica dengan senyuman sedikit sinis