
mereka asyik dengan dunia mereka masing-masing, Bima yang sudah rindu Nafisa segera mengambil handphone nya dan menanyakan kabar Nafisa menurut nya nggak apa-apa kali cuma nge chat menanyakan kabar toh dia harus adil dengan istri-istrinya.
tapi Bima segera mengurungkan niatnya saat istri barunya mengajaknya makan di luar sambil jalan-jalan Karena merasa jenuh Bima mengiyakan permintaan istri barunya.
"pak makan di luar yuk, pengen jalan-jalan bosen di rumah". pinta Nafisa yang masih duduk di ranjang.
"kemana Ris?". tanya Bima meletakkan kembali handphone nya di meja.
"gimana kalo ke alun-alun pak di sana pasti rame". ucap Risana semangat
"katanya tadi bapak bingung mau ngapain, ya udah kita keluar aja pak soalnya aku juga bosen". jelas Risana
"ya udah saya siap-siap dulu, kamu juga siap-siap". pinta Bima mengambil baju ganti dan bergegas ke kamar mandi.
"siap pak" teriak Risana yang melihat punggung Bima hilang di balik pintu kamar mandi.
Risana segera membuka lemari memilih baju terbaiknya karena ini pertama kalinya jalan sama Bima, ia harus memberi kesan yang baik ya meskipun cuma jalan-jalan malam.
setelah siap mereka berdua segera menuju ke garasi menaiki mobil pak satpam yang berjaga di depan segera membuka pintu gerbang melihat mobil majikannya berjalan pelan keluar
sepanjang perjalanan mereka nampak cuek hanya fokus memandang lurus ke depan karena merasa masih sungkan.
__ADS_1
tak beberapa lama mobil mereka telah tiba di alun-alun Bima segera mencari tempat parkir untuk menepikan mobilnya setelah dapat keduanya bergegas keluar dan menuju kedai makan yang mereka tuju
"mau makan di mana Ris". tanya Bima.
"itu nasi goreng yang sana pak". ucap Risana menunjukkan tempat yang di maksud.
"bapak kesana dulu ya HP aku ketinggalan di mobil aku ambil dulu ya pak". timpalnya lagi.
"ya udah kamu hati-hati ya ini kuncinya". ucap Bima.
Risana berjalan agak cepat menuju parkiran setelah sampai segera membuka pintu mobil mengambil hp lalu bergegas menyusul Bima. saat perjalanan menuju ke kedai nasi goreng Risana di hampiri sekelompok pemuda yang sedang nongkrong dengan pertanyaan-pertanyaan menggoda. Risana yang merasa risih mulai ketakutan.
agak lama menunggu Bima mulai khawatir dengan Risana yang tak kunjung datang. Bima memutuskan menghampiri Risana di parkiran mobil karena takut terjadi sesuatu.
"maaf Ris seharusnya saya tadi mengantarkan kamu". ucapnya menyesal.
"nggak apa-apa pak, yang penting kan saya baik-baik saja". ujar Risana.
"terimakasih sudah perhatian pak". timpalnya lagi dengan senyum malu.
Bima hanya terdiam dan berlalu pergi selesai makan mereka berencana melihat-lihat sisi alun-alun yang banyak orang berlalu lalang dan para penjual yang menjajakan dagangannya. sesekali Bima dan Risana bercanda menciptakan tawa awal tumbuhnya rasa cinta.
__ADS_1
entah kenapa Bima mulai merasa nyaman dengan Risana sifat kekanak-kanakan nya mampu meluluhkan hati Bima meskipun Bima memungkiri jika telah jatuh cinta dengan Risana.
puas berkeliling alun-alun mereka memutuskan untuk pulang. tak seperti biasanya kali ini mereka sedikit ada obrolan.
"rencananya kita balik kerumah mbak Nafisa kapan pak". tanya Risana.
"mungkin lusa kata mamah kalo sudah 3 hari baru boleh balik kerumah suami". ucap Bima yang masih fokus ke depan.
"terus mulai masuk kuliah kapan pak?". tanyanya lagi.
"kalo saya hari Senin sudah masuk, nggak tau kalo kamu". ucapnya datar
"saya Senin juga pak". jawabnya.
suasana mulai hening lagi sesekali Risana melirik Bima yang hanya fokus memandang ke depan. sesampainya di rumah Bima segera menuju ke tempat sholat untuk melaksanakan shalat isya dan Risana mengikuti nya di belakang.
"kita berjamaah ya pak". pinta Risana
Bima hanya mengangguk. setelah selesai sholat mereka bersalaman Risana mencium punggung tangan Bima dan Bima mencium kening Risana, sontak Risana kaget dengan kecupan Bima mata mereka saling menatap lama.
"maaf kebiasaan saya dengan Nafisa mengecup kening nya jika selesai sholat". jelas bima yang masih duduk di depan Risana.
__ADS_1
silahkan tinggalkan komentar dan like nya supaya AUTHOR semakin semangat untuk terus menulis cerita 🤗